Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 52, Kapal baru & Berlibur


__ADS_3

Rapat setelah makan malam.


"Jadi begitulah aku ingin kita mengadakan liburan untuk merayakan kapal baru kita bagaimana menuurt kalian?" David bertanya setelah mejelaskan panjang lebar.


"Liburan.. ayo!" yang pertama menanggapi adalah Merly.


"Bagaimana dengan yang lain?" Tanya David karena tidak terlalu peduli dengan jawaban Merly yang sudah jelas setuju.


"Itu ide bagus leader"


"Saya pun setuju"


"Memancing.. hehwe"


"Bagaimana dengan Redben? Kamu bisa mengajak mereka berdua" tunjuk David kedua orang wanita yang satu seumuran dengan Redben yang satunya seumuran Merly dengan rambut pendek.


"Tapi kami hanya punya sisa liburan selama satu minggu lagi" Redben tidak ingin menjadi beban siapa tau yang lain ingin liburan lebih lama.


"Itu waktu yang cukup untuk kita liburan dan mungkin singgah keberapa pulau untuk bertamasya" David pun tidak masalah dengan waktu yang diberikan Guild petualang kepada Redben karena itu adalah waktu yang cukup.


"Baik kalau begitu kami ikut" Redben pun setuju dengan membawa dua rekanya yang lain dari Guild petualang.


"Oke apa tidak ada lagi yang keberatan atau tidak bisa ikut?" Tanya David.


"..." semuanya diam saling menatap satu sama lain.


"Kuanggap semuanya setuju.. Redben segera utus beberapa petualang untuk mengirim potion enam hari lagi jadi kamu simpan lah dulu diguild petualang kota ini"


"Besok semuanya segera siapkan segala kebutuhan kalian kita akan berangkat saat malam hari" David memberi perintah untuk mempersiapkan segala kebutuhan selama satu minggu diatas kapal terutama kepada tim Virinda.


"Baik!" Jawab yang lain serentak.


"Hey Forts kamu pasti bisa lah membuatkanku pancingan tingkat epic bukan?" Tanya David dengan senyum memberi kode agar Forts dapat membuatkanya.

__ADS_1


"Hmph! Aku sudah mempertimbangkan hal ini, karena pasti kamu akan meminta itu padaku jadi aku membuatnya satu minggu yang lalu" Forts tampak menyombongkan diri karena ada Redben.


Redben sendiri sibuk mengobrol dengan dua temanya dan mengabaikan Forts.


"Uuu... terima kasih Forts.. aku akan meminta Redben memberimu ciuman sebagai tanda terima kasi- ukh" sebuah pukulan melayang tepat diwajah David yang membuat Virinda langsung mengeluarkan pisaunya tapi segera ditahan oleh Merly.


"Ukh.." Forts tiba tiba merasa ngeri sendiri.


"Apa ha?!" Teriak Redben kepada Forts.


"Aku tidak membutuh kan terimah kasih adik ku tercinta haha hahaha" Forts pergi melarikan diri.


"Aku ini ketua kalian loh" ToT.


**********


Satu hari penuh semua persiapan dilakukan mulai dari bahan makanan, pakaian, bermacam macam alat ajaib ciptaan forts untuk digunakan ditengah laut dan pendaftaran kapal sampai izin berlayar keberbagai tempat diwilayah Romulus Empire telah dilakukan.


Sekarang semuanya sudah mulai mempersiapkan segalanya diatas kapal seperti meletakkan bahan makanan berbagai batu oksigen dan tabung aiir dilantai satu kapal yang siap untuk dipompa.


Lantai tiga adalah lantai paling atas sebelum tempat mengemudi, jadi hanya ada sebuah lepangan kecil untuk bersantai dan memancin didepan dan dibelkang serta disamping kapal, semuanya memiliki tempat yang luas karena dilaut didunia sekarang sering ada bandit laut atau bajak laut.


Lantai empat atau menara kemudi sekalian temoat bendera Guild Dark Dragon berkibar serta menara pantau karena masih ada tempat diatas tempat mengemudi David pasang sebuah teropong yang bahkan dapat meilhat hingga 500 km lingkup 360° kecuali terhalang kabut, Teropong tersebut dapat diakses dari belakang kursi pengemudi hadi tidak perlu untuk naik berpanas panasan dan memantau sekeliling cukup putar sana dan putar sini saja.


Semuanya segera berangkat saat setelah semuanya siapa dan telah dicek kembali secara menyeluruh.


Pembawaan kapal yang tengan dengan laju 50 km/jam, mampu menghilangkan rasa penat setelah bekerja selama sebulan penuh.


Walau sedang mengemudi tapi David juga masih tetap bisa menikmati pemandangan dengan jelas sedangkan Merly sudha bermain dibawah dengan scichi David menyiapkan sebuah kursi didekat tempat duduk David yaitu kiri kanan dan belakang.


Disebelah kiri David duduk Virinda dan dibelakang ada Ahrul yang terus mengintai menggunakan teropong secara menyeluruh.


Setelah berlayar selama 4 jam dan sudah sejauh 200 km dari daratan, David akhirnya menurunkan jangkar untuk mengistirahatkan kapal juga untuk membuat semuanya beristirahat dengan tenang tapi tetap akan ada yang berganti jaga karena dari laporan Guild sering terjadi perampokan dijalur laut ini.

__ADS_1


Karena belum mengantuk David memilih terus memancing dan mendapatkan banyak ikan kecil cukup untuk sarapan besok pagi.


Saat David sedang memancing dan kebetulan sinar bulan sangat terang seekor burung yang sangat mencurigakan terus berkeliaran diatas kapalnya yang membuat David memiliki perasaan yang tidak enak.


"Moar segera naik kemenara pantau untuk melihat apa ada sesuatu yang mendekat!" Teriak David karena yakin bahwa burung yang ada diatasnya bukan burung biasa melaingkan burung spirit.


Moar segera naik keatas untuk memantau wilayah sekitar karena memang dialah yang dijadwalkan berjaga.


Sebenarnya David bukan mengantuk tapi lambat laun efek Classnya membuatnya tidak mudah mengantuk tapi mudah tidur jika ingin tidur.


"Tuan sesuatu mendekat dari jarak 500 meter didepan, mereka tidak mengunakan penerangan apapun tapi dapat dipastikan itu adalah sebuah kapal yang berlayar menuju kapal kita dalam kecepatan tinggi" lapor Moar.


"Oh ternyata informasi dari guild memang benar, ada yang memata matai kita dipelabuahan dan segera mengirim pesan kepada bajak laut saat melihat sebuah kapal mewah dengan anggota berlevel rendah yang masuk kelaut bebeas" David mengambil sebuah teropong tangan dan melihat kearah depan, memang jika bukan Class David yang bertipe kegelapan memang dia pasti tidak akan melihatnya, sedangkan Moar adalah kelebihan job assassinya yang membuatnya dapat melihat didalam kegelapan.


"Tapi mereka lngsung mengincar kita hanya karen kapal mewah, apa mereka ini bodoh?" David masih memikirkan orang bodoh didepan.


"Moar! Bangunkan yang lain terutama Merly dia paling suka bermain dengan orang jahat" ucap David.


"Baik"


"Biar aku lihat performa kalian yang ingin mengejar kapal baruku hehe" David melempar burung yang terus mngawasinya dari atas dengan batu yang membuat burung tersebut terbang dengan susah payah kembali menuju kekapal bajak laut itu.


David segera keruang kemudi, dia ingin bermain kejar kejaran dengan para perampok itu.


"Tiger angkat jangkar kapal!" Teriak David begitu melihat Tiger paling dulu keluar dengan lengkap baju tempur full platenya.


"Baik tuan!" Teriak kembali Tiger dan pergi untuk mengankat jangkar kapal.


"Mereka kelihatan semakin bersemangat" David melihat para bajak laut itu semakin menambah kecepatanya sedang kan tiger masih berusaha menarik jangkar untuk naik.


"Merly! Ahrul! Bermailah dengan mereka!" Teriak David.


Segera Merly dan Ahrul mengeluarkan Crosbow mereka, Merly menggunakan panah paling beracunya karena keuntungan Merly dalam menembak adalah kecepatan membidiknya sednagkan Ahrul sudah memiliki anak panah yang ujungnya siudah dirancan sebagai bom asap beracun yang akan meledakkan racun begitu mengenai target jadi kena tidak kena sekama mendarat diatas kapal para bajak laut itu maka mereka akan mendapatkan efek dari panah Ahrul.

__ADS_1


"Jangkar sudah ditarik tuan!" Teriak Tiger.


__ADS_2