Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 62,Dua keluarga Red


__ADS_3

Ruang Vip


Tok..tok..tok..


"Masuklah!" David mempersilahkan pelayan diluar untuk masuk.


"Ini adalah kedua budak yang anda beli tuan serta didalam sini adalah tulang naga milik anda tuan silahkan" dua pelayan membawa dua laki laki berpostor tubuh seperti Forts, tinggi 165 cm dan berambut merah serta satu kantong penyimpanan yang segera David periksa dan memang memiliki satu set tulang naga dan core.


"Baik ini lengkap" David memindahkan semuanya kedalam cincin penyimpananya.


"Tuan tolong teteskan darah anda kami akan membantu anda untuk melakukan kotrak darah tuan dan budak" seorang pelayan memberikan David sebuah pisau.


"Tidak perlu kalian keluarlah" David segera menyuruh orang tersebut keluar.


Setelah mereka keluar David segera menebas rantai mereka berdua dan melepaskanya.


"Kenapa kau membeli kami jika kamu ingin melepaskan kami, kami bisa saja langsung membunuhmu" budak tersebut langsung berbicara karena merasa aneh.


"Aku tidak ingin kalian meyerangku tapi aku ingin kalian melihat pisau ini dengan baik" David memberikan Dark Knife nya pada dua orang itu.


"Memangnya ada apa dengan pisau aneh ini? Apa kau ingin dibunuh menggunakan ini?" Tanyanya saat menerima pisau David.


"Tidak, aku ingin kalian memeriksanya dengan baik" David hanya menggeleng pelan.


Mereka berdua segera memeriksanya dan memang terlihat ekspresi terkejut diwajah mereka.


"Ba-bagaim- i-ini adalah buatan tuan Forts dimana dia berada" mereka berdua terkejut.


Mereka memang memiliki keahlian menempa yang sangat bagus karena bahkan dengan memperhatikanya saja sudah dapat mengenali siapa pembuat pisau itu.


"Aku akan memperlihatkan tempatnya bekerja jika kalian ikut denganku" ucap David.


"Kami akan mengikuti anda jika anda bisa mempertemukan kami dengan tuan Forts" ucap mereka antusias.


"Kalian percaya begitu saja?" Tanay David memang sedikit terkejut.


"Pisau ini cukup menjadi bukti bagi kami karena pembuatan pada pisau ini adalah tekhnik rahasia keluarga uang hanya bisa dibuat oleh tuan Forts, dipisau ini juga membukitikan bahwa pisau ini dibuat untuk teman terdekatnya" jelasnya mengembalikan pisau David.


"Baiklah gunakan ini kita akan segera berangkat ketempat Forts" David memberikan mereka berdua Hidden Cloak.


"Ayo pulang"


**********


Disuatu ruangan dimansion Baralak tempat Virinda menunggu perintah.


"Nona apa tuan David belum memberi perintah?" Tanya bawahanya.


"Sabarlah.. kita harus mengikuti perintah tuan David untuk tidak merepotkanya" Virinda pun menenangkan anggotanya agar tetap dalam kendali dan tidak melepaskan aura mereka karena terlalu ingin balas dendam.


'Virinda' sebuah suara terdengar didalam kepala Virinda.


"Tuan David" Virinda menjawab dengan cepat.

__ADS_1


'Hati hati' David mendengar Virinda hampir berteriak.


'Maaf tuan' Virinda meminta maaf.


'Segera selesaikan urusanmu disana dan segera kembali' David ingin Virinda sendirilah yang membunuh Baralak dengan tanganya sendiri.


'Baik tuan' Virinda sudah mengeluarkan pisaunya diikuti yang lain.


'Juga pergilah kegudang penyimpananya dan ambil semua benda yang dapat diambil tapi janagan ambil semua uangnya kalian hanya perlu mengembil setengah uangnya dan segera lari keluar kota aku menunggumu dihutan' David menjelaskan.


'Dimengerti tuan' Virinda pun sudah langsung maju berhadapan dengan Baralak.


Walau menimbulkan sedikit keributan tapi saat Baralak dihentikan selama 0.5 detik menggunakan Skill shadow oleh keempat bawahan Virinda disaat itu pula lah Virinda melancarkan tusukan bertubi tubi keberbagai tubuh Baralak untuk melampiaskan amarahnya.


"Kalian segera selsaikan seluruh keluarga dan orang yang terlibat daoam masalah ini, aku masih ada urusan dengan babi ini" Virinda memberi intruksi dan segera semua bawahanya bergerak.


Virinda mulai memperlihatkan kekejamannya dengan mulai menguliti Baralak hidup hidup setelah membunuh beberapa pengawal yang ingin masuk.


**********


Hutan diluar kota Loyi.


"Kita tunggu Virinda disini" David berhenti ditengah hutan dengan membawa lima kuda tambahan untuk ditunggangi oleh Virinda nanti.


"Hey kalian berdua! nama kalian siapa?" David bertanya kepada dua keluarga Red yan dia bawa.


"Saya Gal dan ini adik saya Gel kami adalah saudara dan kami berkeliling kota dan kerajaan untuk mencari tuan Forts..." Gal terus mengoceh dan memjelaskan banyak hal dari yang penting sampai yang tidak penting sampai Virinda datang.


"Sudah selsai?" Tanya David.


"Sudah tuan" singkat Virinda menjawab dengan masih tersenyum pisikopat setelah menyiksa keluarga Baralak.


"Simpan harta mereka dimansion nanti" David mengingatkan.


"Baik tuan" Virinda menyanggupi.


"Baiklah kamu segera ganti baju dan segera kembali"


Virinda dan bawahanya langsung menghilang dari sana dan hanya butuh waktu 15 detik saja mereka sudah kembali.


Segera David memimpin mereka untuk kembali karena tidak ingin terlibat dalam kekacauan kota yang sebentar lagi akan dimulao walau mereka adalah dalangnya.


**********


Dua hari kemudian


Sore hari


Mansion Dark Dragon


"Huh benar kata tuan David, ternyata dimansion ini banyak tikus" keluh Ahrul.


"Lagi mereka adalah orang bodoh, aku bingung bagaimana mereka bisa lolos dari penjagaan dua penjaga didepan yang lebih bodoh itu" Bord pun ikut mengomel.

__ADS_1


"Sudahlah kita tunggu tuan David saja, seharusnya hari ini sudah akan tiba" Tiger memotong.


"Kenapa kalian berkumpul disini" ucap David saat memasuki ruangan dengan tiba tiba.


"Selamat datang kembali tuan David" yang tadinya sedang bersantai disofa segera semuanya kembali berdiri menyambut David.


"Yah aku kembali dan tidak perlu terlalu serius, Virinda segera panggil Forts" ucap David.


"Baik tuan" Virinda segera berjalan keluar.


"Tiger berapa banyak tikus yang kalian tangkap?" David bertanya.


"Lima tuan" singkat Tiger menjawab.


"Baiklah kuserahkan mereka pada kalian" maksud David adalah menyerahkanya kebawahan Virinda untuk diintrogasi.


"Kami mengerti tuan" para bawahan Virinda segera pergi.


"Tuan saya sudah membawa tuan Forts" Virinda datang bersama Forts.


"Baiklah kamu segera susul bawahanmu" David menunjuk kearah jalan bawah tanah.


"Tuan Forts!!" Gal dan Gel segera datang kepada Forts dan ntah masalah apa Gal dan Gel bahkan menangis sambil memeluk kaki Forts.


"Gal! Gel! ternyata kalian! Hu- huhuhuaaa..." Forts ikut menangis.


"Kalian adalah pengawalku palimg berharga" Forts menangis sambil teriak dengan muka jelek.


"Kami sangat merindukanmu tuan" Dal dan Gel pun juga iktu berteriak menangis.


"Tapi tuan bagaimana dengan putri Redben?" Bertanya Gel seketika berhenti menangis dan mengubah ekspresi dengan cepat.


"Hehe.. sebentar lagi aku akan mendapatkan hati adikku hahaha" Forts juga langsung mengubah ekspresi dengan cepat.


"Kami mendukungmu tuan" Gal dan Gel lansung memberikan dua jempol.


"Sebaiknya kita tinggalkan mereka untuk reuni keluarga -_-."David agak jijik melihat ketiga lelaki itu dan segera pergi kekamar.


**********


Kamar David


"Core inti naga ini bukan lah Core biasa itulah aku membelinya ... pasti memiliki keistimewaan lain kecuali aura naga" David terus menganalisa.


"Coba tanya dari sistem, sistem apa kau tau kelebihan Core ini?" David bertanya.


'Jawab, Inti Core ini masih tersisa jiwa naga, dapat dihidupkan kembali menjadi skeleton dragon dengan menggunakan skill Rising dari Class Necromancer.'


"Kalau begitu berarti aku akan mendapatkan naga panggilan hehehe"


"Aku akan menghidupkanya dilapangan" David segera berlari menuju lapangan Mansionya tapi tepat pada saat David melangkah keluar dari pintu Virinda juga mengekori nya dari belakang.


"Virinda apa kau tidak tidur?" Bertanya David saat sampai dilapangan.

__ADS_1


__ADS_2