
Dalam dua hari berita yang mengatakan bahwa prajurir jendral Dark berhasil menumpas kelompok Bandit yang ditambahkan dengan banyak berita tambahan untuk memperburuk nama bandit agar reputasi David semakin meningkat.
Tentu semuanya diatur oleh Virinda dan Redben, David hanya menerima hasilnya saja, tapi dari semua itu ternyata bandit yang ditumpas pasukan David adalah salah satu bandit yang memiliki kekuatan terbesar dikerajaan sehingga reputasi David langsung meningkat.
Tentu yang David tumpas hanya sekelompok kecilnya saja yang mencoba menanam kekuatan didaerah kekuasan keluarga Lugard yang memiliki dukungan dari Guild Dark Dragon.
Setelah mengetahui bahwa masih banyak dalang dibalik semuanya Kevin memerintahkan Moar untuk mengambil alih pekerjaan mencari informasi diberbagai kota menggunakan prajurit assassin nya untuk mengetahui segala seluk beluk dari kekuatan Bandit tersebut.
Guild petualangan tentu memiliki banyak informasi, Redben yang menjabat sebagai wakil ketua guild tentu memiliki hak untuk mengetahui informasi tersebut sehingga informasi tersebut jatuh ketangan David pada akhirnya.
Dari sana David mengetahui bahwa dibalik kejayaan beberapa kerajaan ternyata ada kekatan kriminal bandit yang bekerja seperti mafia didalamnya.
Termasuk kelompok bandit kali ini adalah salah satu organisasi bawah tanah didua kerajaan yaitu Romulus Empire dan Livius Empire sebagai tetangga.
David tentu mulai berhati hati menangani masalah ini karena tidak mungkin dua kerajaan membiarkan kekuatan bawah tanah bangkit dikerajaan mereka.
Ada tiga kemungkinan yang membuat organisasi tersebut dapat bertahan.
Pertama, kerajaan tidak bisa melacak pergerakan mereka.
Kedua, kerajaan sudah memberikan misi pemusnahan terhadap organisasi tapi mereka terlalu kuat sehingga mereka tidka dapat membersihkannya dan membiarkannya saja.
Ketiga, organisasi ini memiliki peran penting bagi kerajaan atau menguntungkan kerajaan dari pada merugikannya. Seperti mempertahankan kerajaan atau menambah kekuatan tempur kerajaan.
Jelas organisasi seperti ini sangat mirip dengan Mafia yang tidak ingin wilayah kekuasaan mereka diusik oleh kelompok lain.
Karena David kekurangan informasi dia lebih memilih untuk tetap diam untuk sementara sampai dia mendapatkan informasi yang cukup dari Moar maupun yang lain.
Apalagi untuk saat ini semua kerajaan sedang bersiap untuk perang karena tanda akan serangan iblis semakin banyak seperti seringnya muncul portal yang mengeluarkan banyak monster sekaligus diberbagai kerajaan.
__ADS_1
Jadi jika kelompok tersebut tetap bertahan dikerajaan karena kemungkinan ketiga maka David tidak akan mengusik mereka selama mereka tidak berlebihan dalam menggunakan kakuatan untuk memonopoli berbagai jalur.
Sebenarnya David sempat mendapatkan masalah karena ternyata kelompok mafia tersebut juga pernah terlibat dalam memonopoli dagangnya yang dikirim keketiga kerajaan tetangga yang berupa bir maupun wine atau Wine cooler yang menjadi produksi andalan kotanya untuk bangsawan.
David menganggap pemberihan kelompok mereka yang mencoba membangun kekuatan diwilayahnya ini sebagai konpensasi karena pernah menghambat bisnisnya.
"Tuan?" Virinda bersuara saat dari tadi berdiri disamping David yang sedang sibuk menyimpulkan berbagai informasi yang ada dan melihat raut wajahnya tiba tiba berubah kecut.
"Tidak apa apa Virinda, tolong buatkan teh lagi." David agak pusing untuk menangani banyak masalah yang semakin mendekati pernag semakin bertambahnya masalah termasuk pembangunan peralatan tempurnya yang masih belum bekerja karena sibuk membangun tempat tinggal.
Maksud David adalah para Dwarf.
Virinda tidak membantah walaupun ini adalah permintaan membuat teh David dari kesekian kalinya saat Virinda berdiri didekatnya dan pekerjaannya hanya berbolak bali kedapur mebgantar gelas kosong dan membuat teh.
....
Sore hari.
"Kerja bagus tuan." Puji Virinda masuk membawakan teh yang entah sudah belasan kali atau puluhan kali dia membuatnya.
"Aa kau juga kerja bagus." David mengambil teh dan menyeruput habis.
"Meskipun tuan dapat meminum hingga ribuan gelas teh setiap harinya tapi tetap saja itu tidaka kan terlalu baik loh tuan." Virinda menegur saat David ingin memintanya membuat teh lagi. "Lagian nona Astein dibawah sudah menggerutu dari tadi karena tuan selama tiga hari hanya menghabiskan waktu didalam ruang kerja."
"Ah aku akan bermain dengan Dastein besok." Ucap David yang merasa agak bersalah.
"Jangan melupakan nona Astein tuan." Ingat Virinda.
"Kau tidak perlu mengingatkanku unttuk hal itu." Meskipun kata kata Virinda sebenarnya dapat menyinggung perasaan David jika mengatakan melupakan Astein tapi ntah kenapa David tidak marah dan hanya menegur Virinda saja.
__ADS_1
"Maaf jika saya terlalu banyak bicara tuan." Virinda menunduk.
"..." sekarang David yang merasa bersalah. "Ah tidak.. terima kasih karena sudah mengingatkanku." David baru tersadar bahwa seharusnya ia mengatakan itu dari tadi.
....
Hari hari berikutnya David habiskan dengan meluangkan waktunya untuk bermain dengan Dastein, walaupun sebenarnya lebih terlihat sedang melatihnya berjalan dari pada bermain.
David tidak bermaksud untuk memaksakan anaknya untuk cepat bisa berjalan hanya saja, anaknya yaitu Dastein terus terus saja berusaha untuk berjalan bahkan saat pertama kali David datang kemarin Dastein sudah mulai berdiri dan jatuh sekarang mulai melangkah dan jatuh.
Ini merupakan sebuah sesuatu ke abnormalan karena usia Dastein barulah dua bulan dan sudah bisa berjalan diakibatkan oleh pertumbuhan kekuatan ditubuhnya terlalu cepat yang bahkan hampir merusak tubuhnya, untungnya David dapat mengorbangkan skill regenerasi terbaiknya yang dapat ditingkatkan untuk membantu anaknya tetap menjaga tubuhnya dan hidup normal.
Meskipun Abnormal tapi David tidak ingin ada orang yang menyebut anaknya tidak normal.
Setelah satu minggu David berada diGreen Luck City, David segera mengirim Forts menuju ketempat para Dwarf untuk mengarahkan mereka dalam proyek yang harus mereka kerjakan, tentu Forst telah mendapatkan beberapa tendangan dari Red karena penyakitnya yang Siscon itu.
Walaupun pembangunan tempat tinggal para Dwarf mungkin saja masih belum jadi tapi setidaknya mungkin sebagian dari mereka sudah mulai bekerja karena ini adalah proyek besar besaran dan harus segera dikerjakan.
Untuk David sendiri memiliki urusan diDragkolli Town dan beberapa masalah yang inhin ia selesaikan secepatnya.
"Perjalananku kali ini mungkin hanya memakan waktu dua minggu saja Astein, tolong kamu jaga Dastein yah, juga pastikan Merly tidak membuat masalah." Ucao David karena Merly sempat membuat beberapa petualang yang membuatnya kesal menjadi penuh lebam karena terkena racun lebah Merly.
"Baiklah baiklah serahkan padaku saja, kamu harus hati hati meskipun baru kali ini perjalananmu sesingkat ini juga kurasa kau bukan hanya ingin pergi kekota Dragkolli tapi yah sudahlah serahkan urusan mansion padaku dan Teador." Ucap Astein percaya diri dan memang David tidak memberitahunya kemana dia akan pergi dan Astein tidak berencana untuk menanyakannya. 'Kapan kita bisa hidup normal layaknya keluarga lain David?' Batin Astein bertanya mengharapkan ahri hari damai bersama suaminya.
"Aku berangkat."
"Selamat jalan."
...
__ADS_1
Saat David berada dikota Dragkolli, David tidak memasuki kota selain hanya mengirim pesan pada Tiger mengatakan bahwa dia sedang ada perlu saja.
Meskipun itu tidak perlu tapi David sudah memberitahu Astein bahwa ia ingin pergi kekota Dragkolli, jika Astein bertanya pada Tiger nantinya apakah David pernah kekota atau tidak dan Tiger menjawab tidak, tentu itu bisa membuat Astein salah paham meskipun David yakin Astein tidak akan menanyakan itu pada Tiger.