
"Sepertinya aku harus melawan kalian semua sampai para perajurit berhasil di teleportasikan." Ucap David pada para Titan.
"Manusia jadi kau yang membunuh saudaraku, tidak akan ku maafkan!" Tanpa basa basi panjang seluruh Titan langsung menyerang kearah David yang telah siap dengan pedang besarnya.
David hanya menangkis beberapa pedang besar saja sebelum mengubah kembali pedangnya kewujud aslinya dan fokus pada menghindari serangan Titan.
David sesekali memberikan damage yang parah saat menemukan celah diantara armor Demon Titan, jika hanya menggunakan pedang biasa itu sangat sulit untuk menembus armor Demon Titan.
Namun jika David menggunakan pedang tingkat Mythic nya bisa saja ada yang mengenalinya dan mulai menandai David sebagai incaran harta pusaka.
"Sialan kau manusia! Jangan terus menghindar!" Para Titan tambah geram.
Saat seluruh perajurit telah kembali bersama para pahlawan dan hanya menyisahkan Vexana dan Rina saja, David langsung mengubah tangan kirinya menjadi Demon Hand.
"Gloutthony." David langsung memakan dua Demon Titan yang tekah ia kalahkan.
(TL note: Skill Gloutthony David tidak dapat di gunakan untuk memakan makhluk yang masih memiliki sepuluh persen Hp dari keseluruhan jumlah Hp David.)
"Kemana kau bawa saudaraku!?" Bertanya Demon Titan.
"Maaf kita bertemu lain kali lagi." David menggunakan skill hujan meteornya dan langsung menghujani sepuluh Demon Titan tersebut sebelum David mundur bersama Vexana dan Rina.
...
Magiccary Empire
Istana kerajaan
"Berapa banyak korban jiwa?" David bertanya saat mereka bertiga langsung berteleportasi ketempat yang berbeda dari perajurit karen para perajurit berada dibarak sementara mereka langsung keistana kerajaan.
"Sekitar lima puluh persen." Jawab Vexana dimana memang kebanyakan perajuritnya berada di barisan belakang.
"Jadi selanjutnya hanya perlu mempersiapkan meja rapat tujuh kerajaan." Ucap David.
"Dengan rekaman ini sudah cukup untuk membuktikan kekuatan Titan." Ucap Vexana menunjukkan sebuah bola kristal perekam kejadian.
"Yah kuharap setiap kerajaan dapat bekerja sama kali ini." Berharap David dimana meskipun tujuh kerajaan telah membentuk aliansi untuk melawan Raja iblis namun masih ada di antaranya yang menyimpan dendam.
"Aku akan mengurus beberapa hal dulu." Vexana pamit dan berbelok kearah ruang singgasanannya.
__ADS_1
"Baiklah." David tidak berencana untuk mengikutinya.
"Pada akhirnya Rina dan Cleo tidak mendapatkan kesempatan untuk bertarung." Ucap Rina yang membicarakan Petnya yang belum pernah ia keluarkan.
"Cleo? Si hamster?" Bertanya David bingung.
"Ah iya kakak sudah lama tidak bertemu dengan Cleo yah." Dari tangan Rina muncul seekor hamster berwarna orange yang terlihat memiliki bulu yang sangat lembut.
"Uwaa Cleo lama tidak jumpa." David langsung menangkap hamster milik Rina.
Hamster tersebut merupakan hadiah pemberian David dulu pada Rina saat Rina masih SMP.
"Tapi bagaimana Cleo bisa menjadi petmu Rina?" Bertanya David karena Cleo sudah ada jauh sebelum tragedi Dungeon break di bumi.
"Entahlah.. seluruh pengguna elemen Dark dapat menjadikan hewan biasa menjadi petnya, sama halnya seperti Leader Aron yang menjadikan kucing peliharaannya sebagai pet." Jawab Rina dengan sedikit penjelasan.
"Tapi tadi kakak belum melihat pet milik pahlawan mage Naviza." Ucap David dimana Naviza hanya bertarung dengan cara yang unik mirip seperti Ahrul yang menggila di medan perang.
"Pet Naviza adalah Pet tertinggi Ice Dragon, tapi katanya itu dulu adalah milik Leader Aron, yah.. Rina juga tidak mengetahuinya dengan jelas." Jawab Rina seadanya.
"Pahlawan lain?" David menanyakan pet milik pahlawan lainnya.
"Mau main rahasia rahasia an?" Tersenyum David mengangkat salah satu alisnya.
"Bagaimana yah.. beri tahu tidak yah.." Rina mulai mencibir sendiri.
"Sudahlah kakak juga tidak terlalu tertarik." David langsung berjalan mendahului Rina.
"Eh? Hmph!" Rina terkejut sebentar sebelum kesal sendiri karena niatnya mempermainkan kakaknya namun dia sendiri lah yang di permainkan.
...
Pagi hari
Setelah perang singkat kemarin yang menghasilkan kekalahan total dimana hampir seluruh perajurit di bantai, saat ini berita tersebut terus beredar hingga semua penduduk mengetahuinya.
Beberapa perajurit yang berhasil lolos itu di karenakan adanya pertolongan dari pahlawan, seperti itulah berita yang beredar dan saat ini semua warga menjadi sangat gelisah akan kekuatan dari Demon Titan tersebut.
Di saat yang sama sebuah laporan dan surat permintaan bantuan Vexana terima di pagi hari, Fertiland Empire yang merupakan negara terdekat dengan tembok Titan saat ini sedang di serang oleh sekelompok Demon Titan.
__ADS_1
Magiccary Empire memiliki tembok yang tinggi serta perajurit methal yang siap menembak siapapun yang mendekat sedangkan Holytrit Empire memiliki penghalang berkah dari dewa di mana setiap ras Demon yang melewatinya akan mengalami penurunan kekuatan secara derastis.
Saat ini Fertiland Empire merupakan sasaran yang empuk bagi para Demon Titan tersebut, untungnya masih ada pahlawan Tank Sul yang menahan Demon Titan untuk tidak menyerang kearah kota mereka.
"Jadi bagaimana?." Bertanya David akan tindakan yang ingin Vexana berikan.
"Saat ini Holytrit Empire tidak dapat membantu mereka sedangkan kita bisa membantu mereka kapan saja, jadi David kali ini bawa dua jendral kerajaan bersamamu untuk membantu." Ucap Vexana yang seakan meminta tolong pda David.
Ini di lakukan agar saat Magiccary Empire membutuhkan bantuan nanti, Fertilamd empire dapat membantunya, selain itu Magiccary Empire masih kekurangan informasi mengenai ras Demon Titan.
"Baiklah segera siapkan gerbang teleport, aku akan memilih dua jendral." Ucap David menyetujui sebelum melangkah pergi.
"Nn." Vexana menjawab dengan anggukan.
Singkat cerita saat David dan dua jendral yang memiliki keahlian dalam bertarung jarak dekat pun telah siap, mereka langsung berteleportasi menuju perbatasan Fertiland Empire dan tembok Titan.
Namun saat mereka tiba, ternyata jumlah Demon Titan lebih banyak dari pada yang mereka perkirakan, ada lebih lima puluh Titan yang terus melancarkan serangan mer3ka maupun melempar batu besar namun semuanya dapat ditahan oleh sebuah robot yang sangat besar pula.
Namun David yakin bahwa pahlawan Sul belum menggunakan kekuatan penuhnya dimana ia terlihat hanya fokus menahan serangan dan jarang sekali menyerang balik.
"Kalian berdua bersiaplah, tunggu perintah dariku sebelum bergerak." Ucap David yang menyuruh dua jendral yang ia bawa diam terlebih dahulu.
"Baik yang mulia." Jawab mereka.
"Dan juga jangan panggil aku yang mulia disini." Ucap David
"Baik!"
David menuju kearah Sul yang sedang berdiri sambil mengendalikan boneka Widi atau robotnya.
"Pahlawan Sul, sepertinya anda terlihat sangat tenang." Ucap David datang menyapa.
"Ah! raja Alfa rupanya, saya hanya di suruh untuk menahan mereka saja." Ucap Sul.
"Tolong jangan memanggilku raja disini, oh iya anda belum memberitahukan nya pada raja Field kan?" Bertanya David memastikan.
"Rina menyuruh saya untuk tidak memberitahunya." Jawab Sul.
"Lalu kenapa Demon Titan ini tidak di bunuh saja? Saya yakin dengan kekuatan anda, anda bisa membunuh mereka dengan mudah." Bertanya David saat melihat para Titan hanya sibuk pada boneka Widi milik Sul.
__ADS_1