
Kamar Astein
"Oh apakah kau ingin berebut dengan anak kecil? Disebelah masih ada loh." Astein malah menggoda David.
"Aku tidak ingin berebut dengan anakku sendiri Astein." Ucap David yang memeluk Astein dari belakang karena Astein menyusui Dastein dalam keadaan berdiri.
"Tu- Apa yang kau lakukan David? Dastein bisa terganggu emm." Ucap Astein saat merasakan ada sesuatu yang mengeliat dipahanya dan bagian bawahnya.
"Kau yang memnggodaku Astein." David memasukkan jarinya kebagian istimewa Astein dan mulai memainkannya dibalik gaunnya.
"Henti- mm ah." Astein agak kesusahan untuk berbicara dan bersandar kedapan masih mempertahankan Dastein.
"Aku mulai yah." David melepaskan tangannya.
"Apa yang ingin kau laku- ah!" Astein hampir berteriak saat bagian bawahnya langsung full dan tidak bisa ditumbuk masuk lagi.
"Mmm." David mulai memaingkan pinggangnya yang membuat Astein menikmati setiap gerakan David dengan suara yang kadang kaluar kadang tertahan.
"Huh ah h ah!" Pada akhirnya Astein tidak bisa bertahan dan mencapai ******* dimana sebuah cairan keluar dari aset bawahnya.
Astein menurunkan Dastein dari gendongannya dan menaruhnya kembali ketempat tidurnya sebelum berbalik mencium bibir David.
"Kau sepertinya belum berniat berhenti Astein." David mengikuti keinginan Astein dan mengangkatnya keranjang.
"Ah! Hmm ah."
...
"Mandi?" David bertanya pada Astein yang sudah penuh dengan keringat setelah melakukannya berjam jam.
"Hmm'." Astein mengangkat kedua tangannya meminta digendong oleh David.
__ADS_1
"Baiklah." David mengikuti keinginan Astein dengan menggendongnya ala princes menuju kekamar mandi untuk mandi bersama.
Byurr.. shass...
...
Pagi hari
Keesokan harinya David menuju kekediaman Arik Von Lugard karena mendapatkan panggilan untuk semua ketua guild yang ada diwilayahnya untuk berkumpul, meskipun begitu beberapa guild yang berada dikota lain tidak bisa hadir karena masih berada diperjalanan sehingga hanya ada David dan Mark saja yang datang.
Saat David berada didalam kereta dia jelas melihat banyak prajurit yang berlalu lalang karena semua prajurit langsung dikeluarkan oleh Erik Lugard baik itu yang sudah bertugas jaga ataupun yang masih menggunakan liburannya untuk bersama keluarga.
Tentu Virinda juga sudah mengirim surat cepat kepada Tiger untuk mengirim sembilan puluh persen prajurit bahkan surat perintah penarikan misi Moar ditanda tangani langsung oleh David agar mereka dapat menghentikan penyelidikan dan kembali melindungi kota Green dalam waktu tiga hari.
...
Ruang pertemuan.
"..." dalam mode serius juga Mark dan David tentu tidak akan berbicara selain diizinkan biar bagaimanapun juga David tetap menghormati Erik Von Lugard sebagai mertuanya maupun sebagai pemimpin.
"Infromasi yang leader David ungkapkan memang belum bisa dipastikan tapi aku tetap menyiapkan prajuritku untuk ini jadi untuk penjelasan bisa kau jelaskan Guild leader Dark."
Erik berbicara dengan formal dimana mereka sedang duduk dimeja bundar dengan peta dan lokasi kemungkinan muncul portal juga tempat dan jenis perlawanan serta antisipasi serangan dadakan.
Jelasnya mereka semua belum tahu apakah yang muncul dari dalam portal itu adalah pasukan iblis atau pasukan monster tapi mereka memiliki kemungkinan keluar adalah monster sebesar enam puluh persen karena kebanyakan portal yang muncul beberapa priode ini adalah pasukan monster.
David yang dari tadi diam menutup mata membuka matanya. "Aku menjaminnya dengan nyawaku bahwa akan ada portal yang muncul disana, hanya saja aku belum bisa memastikan jenis dan kapan portal muncul, tapi dari penyelidikan bawahanku kemungkinan portal muncul adalah tiga hari lagi." Ucap David tenang tapi penuh dengan peringatan.
Sebesar itulah rasa percaya David pada Selartain sampai mempertaruhkan nyawanya hanya untuk informasi yang diberikan oleh Selartain.
"Bagaimana pendapatmu guild leader Mark?" Erik melemparkan pandangannya pada Mark saat David kembali menutup matanya.
__ADS_1
Sebenarnya sekarang ini David sedang memeras otaknya berpikir tentang pencegahan untuk segala kemungkin seperti seberapa banyak monster yang muncul, seberapa besar kekuatan mereka, serangan dadakan, serangan susulan, tambahan pasukan monster, munculnya pasukan iblis atau munculnya portal ditempat lain.
Untuk sekarang ini David meminta Selartain menelusuri semua tempat untuk mencari apakah masih ada portal lain berdama Teador yang biasanya hanya mengurus semua pelayan dimansion.
"Kemunculan portal ini memang belum jelas tapi kata kata leader David bisa kita pegang." Ucap Mark mempercayai David. "Yang sekarang menjadi masalahnya adalah kapan dan seberapa besar kekuatan pasukan yang akan keluar dari portal, kita juga belum tahu apakah itu pasukan monster ataukan pasukan iblis." Sambung Mark.
"Yang kau katakan memang benar tapi kita tentu juga tidak bisa membiarkan hal ini terjadi dan berakibat seperti berbagai kota dikerajaan lain yang jatuh karena serangan seperti ini." Ucap Erik.
David kembali angkat bicara. "Setidaknya kita sudah mengetahui letak munculnya portal, berikutnya kita hanya perlu bersiap saja setidaknya kita masih satu langkah didepan kota yang telah jatuh karena serangan monster." Ucap David mengambil sisi positif.
"Bagaimana pasukanmu David?" Erik tiba tiba bertanya pada David dan menghilangkan keseriusan tadi setelah berusaha berpikir positif.
"Dalam perjalanan." Singkat saja David menajwab karena hanya itu yang dipertanyakan.
"Mark." Erik melirik kearah Mark.
"Level anggota guildku tidak terlalu tinggi, jadi aku hanya berharap anggota guildku berada digaris belakang." Ucap Mark yang tentu sangat menghargai rekan seperjuangannya yang telah membangun kekuatan bersama.
"Baiklah persiapan sudah berjalan cukup baik, David kuharap kau biaa bertarung kali ini menggunakan nama jendral Dark bukan Guild Leader Dark." Ucap Erik.
"Ya." Tentu David mengetahui apa yang dimaksudkan oleh Erik yang mencoba memperingatinya kali ini.
Jika David menggunakan nama guildnya untuk bertarung maka akan dikatakan menyalah gunakan wewenang karena memimpin prajurit berlogo kerajaan dalam kepentingan guild, jadi dia harus benar benar menggunakan nama jendral Baron yang bisa memimpin lima ribu perajurit meskipun David sudah mendapatkan hadiah pernikahan dai raja Artur berupa lencana kepemimpinan atas sepuluh ribu perajurit.
Meskipun semua equip atau perlengkapan perang para prajurit dibuat atas nama blacsmith guild Datk Dragon tapi tetap saja terpanpang jelas dilogo setiap equip mereka logo kerajaan dan logo jendral Dark yang merupakan logo guildnya sendiri.
Setelah memastikan jumlah dan kekuatan masing masing pasukan mereka bertiga mulai membahas tentang segala tindakan yang akan dilakukan dalam medan perang termasuk antisipasi.
Mereka bertukar pikiran selama seharian penuh, sebelum membubarkan rapat.
Satu hal lagi yang David tambahkan yaitu adlah Guild Dark Dragon akan menjamin kebutuhan potion untuk pasukan kali ini, David sengaja melakukannya karena perang kali ini tidak ada nama guildnya sama sekali jadi setidaknya nama guildnya akan naik sebagai penyumbang saja.
__ADS_1
Setelah rapat selesai David segera mengurus hal yang tersisa dan kembali kemansion.