Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 239, Bersihkan


__ADS_3

Kota pelabuhan wilayah Lugard


"Maaf tuan tapi wajah mereka sangat jelek, berbicara keluar liur saya jadi tidak sengaja melepaskan anak panah ku." Ucap Ahrul membalas David dengan serius namun terdengar mengejek karena memang seperti itu lah Ahrul yang selalu tidak dapat membaca situasi dengan baik.


"Manusia! Jangan memberikan mereka ampun semua nya serang!" Teriak iblis lain nya yang kemudian berbagai iblis datang dengan tombak trisula mereka.


"Absolute Defense! Lima detik tuan!" Bord menggunakan pertahanan mutlak nya yaitu sebuah aura berbentuk tembok besar mengelilingi mereka.


Namun itu hanya dapat menahan lima detik para iblis ini untuk masuk wilayah mereka karena kekuatan para iblis tersebut setara dengan kekuatan Bord dan jumlah nya ada banyak.


"Itu sudah cukup." Ucap David tetap tenang.


Begitu terdapat banyak iblis yang berkumpul di dekat tembok dan berusaha menembus pertahanan Bord tepat nya saat detik ke empat setelah skill Bord Aktif, sebuah bongkahan es dari atas langsung terjun dan membekukan seluruh iblis yang ada di sekitar tembok.


"Lightning Rain!" Lily kembali mengaktifkan skill susulan.


Spirit eudora mengangkat tangan nya dan mengurung kan banyak petir yang menggelegar kemana mana memecah seluruh es hingga berkeping keping bersama apa yang beku di dalam sana.


Dar! Drarr!


"Hangus!" Ucap David.


"Kini saat nya giliran kami." Ucap Virinda yang menghilang bersama squad Assassin lain nya.


"Huh.. meskipun kuat namun masih ada ribuan iblis yang tersisa jadi kalian berhati hati lah." Ucap David bersiap untuk pertarungan solo.


"Baik tuan!"


David terlebih dahulu memperingati karena level seluruh iblis yang ada di sini setara dengan level kelima pemimpin pasukan nya, jika seandai nya mereka hanya melawan monster maka David tidak perlu terlalu khawatir namun ini adalah bangsa iblis yang memiliki akal seperti manusia dan meskipun mereka berlima menggunakan combo mereka pasti para iblsi tersebut akan menemukan celah.

__ADS_1


David langsung berlari ke arah depan dan mengendalikan lima pedang di belakang nya yang terus memutar melindungi tubuh nya dalam radius sepuluh meter.


"Ini lah yang di namakan Sword Dance yang sesungguh nya!" David tanpa ampun mulai menebas dan memotong setiap tubuh dari demon yang mencoba mendekati nya atau pun yang berusaha melempari nya drngan tombak.


Sementara David membantai banyak iblis dan semua iblis mulai melihat nya saat David menarik perhatian mereka, squad Assassin Virinda langsung beraksi dan hanya bagaikan sebuah kabut gelap yang berterbangan kesana sini namun setiap Demon yang ia lalui selalu mati tercabik.


Saat ini Virinda dan saudari saudari nya benar benar imune terhadap segala serangan fisik berkat Class skill Shadaow Assassin yaitu keturunan dari leluhur mereka yang merupakan assassin pelindung kerajaan.


Tidak membutuhkan waktu lama sampai para iblis mulai ketakutan dan ada pula yang memilih untuk berlari kembali ke laut.


"Setelah mengacau di sini jangan pernah berharap bisa melarikan diri! Lily!" Teriak David.


"Wahai embun mula dari bencana besar, laut sang pembawa bencana, angin yang membawa malapetaka, datangkan lah malapetaka di laut ini.. Ice Land!" Tepat setelah Lily membaca mantera sihir nya tiba tiba saja seluruh lautan membeku entah hingga di ujung mana yang bahkan tidak dapat di lihat oleh mata.


"Jangan berharap dapat selamat di wilayah laut ku." Tersenyum David kemudian kembali melanjutkan pembantaian nya.


Ting!


David berhasil menangkis nya namun bukan nya jatuh trisula tersebut malah kembali terbang ketangan seorang iblis yang baru saja keluar dari portal tersebut.


"Pantas saja aku merasa kekuatan nya sedikit lebih tinggi ternyata iblis berlevel empat ratus." Gumam David.


"Kau seperti nya cukup bersenang senang saat membantai ras ku." Ucap iblis tersebut seakan menyapa David dengan amarah nya.


"Maaf tapi aku tidak punya waktu untuk meladeni ocehan mu, masih ada banyak iblis yang harus aku bantai." David mengabaikan dan malah semakin membantai setiap iblis yang mendekat.


"Kau! Berani nya kau! Water Spear!" Dia langsung menggunakan skill dan melemparkan tombak nya yang di selimuti oleh energi air pada David saat amarah nya meledak. "Matilah!"


"Skill rendahan seperti itu tidak akan cukup untuk membunuh ku!" David langsung mengarahkan kelima pedang nya yang kemudian membentuk perisai di depan untuk menangkis tombak tersebut.

__ADS_1


Ting! Shurr...


Namun air yang memiliki kekuatan dahsyat dan laju tidak dapat di tahan oleh pedang David saat tombak itu berhenti, air tersebut lngsung melaju ke arah David.


"Barrier." Secara refleks David menggunakan skill nya dan bertahan dari serangan tersebut.


"Tidak terluka? Hng! Kau hanya beruntung kali ini tidak akan seberuntung itu! Water Spear!"


"Kau cukup bertele tele saat aku sedang kesal mati lah." Ucap David yang tiba tiba sudah berada di belakang iblis tersebut dan menggorok dada nya.


"Ekkhh... kenapa ada manusia se..kuat ini.." Ucap nya sebelum benar benar tumbang.


"Tapi ini benar benar merepotkan saat harus melawan mereka sebanyak ini." Ucap David melihat Tiger dan lain nya mulai kesulitan.


David menambah jumlah pedang terbang nya hingga berjumlah lima puluh. "Dengan ini pasti akan lebih mudah." Ucap David lalu kembali melakukan pembantaian tanpa ada yang bisa membalas nya lagi.


Tidak butuh waktu satu jam hingga yang tersisa di kota pelabuhan hanya mayat dan darah dari para ras demon tersebut meskipun mayat nya tidak banyak karena seluruh yang David kalahkan langsung ia telan mengguna kan skill Gluttony.


"Bersih kan seluruh mayat nya jangan sampai ada yang tersisa atau terbuang ke laut, itu bisa membuat ikan memakan daging iblis dan akan merepotkan jika nelayan tidak lagi ingin menangkap ikan karena nya." Ucap David.


"Baik tuan." Ucap Lily yang sudah memanggil seribu monster pemangsa daging menggunakan class skill nya yang kemudian memakan seluruh mayat iblis yang ada.


"Daerah ini telah bersih tuan, apa yang harus kita lakukan?" Bertanya Virinda setelah memberitahu kan bahwa tidak ada lagi iblis yang hidup di sekitar sini.


"Untuk sekarang wilayah Lugard dapat ku pastikan aman selama bukan raja iblis sendiri yang datang, yang membuat ku kepikiran adalah wilayah Vermilion." Ucap David tidak menjawab pertanyaan Virinda.


"Tuan David." Tiger datang bersama Moar.


"Bagaimana dengan kapal nya?" Bertanya David saat tadi ia menugaskan mereka berdua untuk pergi mengecek kapal di pelabuhan nya.

__ADS_1


__ADS_2