Another VR World Accident

Another VR World Accident
Chapter 35, Bergabungnya Forts & Ben


__ADS_3

"Kenapa malah menanyakan yang itu, kalau kau butuh orang untuk mengeledah setiap tulangnya minta diguild" David merasa risih dengan tatapan Forts juga sebenarnya David masih memiliki kurang lebih 50 ekor lagi dan meminta Tiger untuk menjualnya.


Forts kembali melanjutkan pekerjaanya sedangkan David memilih mengambar beberapa senjata dengan mekanisme bergigi atau yang lain, yang jelas sedang mengisi waktu sampai Virinda datang.


"Kak Forts apa kau didalam?" Sebuah suara yang datang dari luar dan menurut David akan ada masalah jika dia tidak segera menghidar.


Benar saja setelah suara itu datang, Forts tiba tiba lewat didekat David seperti angin dengan kecepatan 1km per detik dan disambut sebuah pukulan tepat diwajah dan terlempar ketempat David duduk tadi.


"Kak Forts bisa kau ubah sikapmu" Readben datang dari luar bersama dengan Virinda setelah menghajar Forts dengan satu pukulan saat Forts mencoba untuk memeluknay.


'Siscon' pikir David tapi tetap saja merasa kasihan dengan Forts juga keluarga Red ini karena memiliki salam pertemuan yang aneh.


"Kak Ben kenapa kamu datang dengan Virinda?" David mencoba menenangkan diri kembali.


"David, aku tadi mendengar dia meminta Merly untuk mengantarnya kesini untuk bertemu denganmu tapi aku menawarkan diri untuk mengantarnya karena ada beberapa urusan" Redben menjelaskan kedatanganya.


"Tapi kamu ini David.. baru saja kamu membangun Guild sudah merekrut banyak Gadis, apa kamu ingin membangun istana harem?" Canda Readben mengoda David.


"Tidak akan loh" lemas David menjawab.


"Jadi apa yang membawa orang sibuk kemari?" Tanya David menyigung Readben.


"Aku sudah membicaralanya dengan Forts juga sudah bertanya dengan Merly, katanya kamu memiliki Item yng bisa membuat Tim mu meningkatkan level dengan cepat, apa betul" Readben bertanya.


'Merly benar benar tidak bisa diandalkan' pikir David mengerutu.


"Sebenarnya aku juga memang sudah agak curiga karena kamu dan timmu memiliki peningkatan yang cepat jadi jangan salahkan Merly" Readben juga tidak ingin ada keslah pahaman antara David dan Merly.


"Seperti yang kamu pikirkan aku memang memilikinya tapi bukan item tapi memang skill dari lahir" David tidak ingin jika dia diburu karena dianggap memiliki item legend.


"Aku tidak akan mengambilnya jika itu item tapi aku dan Forts ingin bergabung dengan Guild mu" sesuatu yang mengejutkan datang dari mulut Readben.


"Oh alasan?" David langsung menuju kemode seriusnya karena ini juga menentukan nasibguildnya apalagi mereka dulu adalah keluarga terkenal.

__ADS_1


"Seperti yang kamu tahu, keluarga kami adalah keluarga penempa jadi kalau Forts dapat meningkatkan level Blackmitsnya saat bekerja untukmu maka kami akan bekerja untukmu" Jelas Readben.


"Alasan kak Forts untuk bergabung memang aku setujui karena memang aku ingin merekrutnya tapi bagaimana dengan Kak Ben?" David kembali bertanya.


"Aku bisa menjadi orangmu diguild petualang" ucap Readben dengan sebuah alasan yang mentap.


Jika David memiliki orang diGuild petualang itu akan mempermudah pekerjaan David jika ingin mejelajah ketempat atau kota lain karena Guild petualang tidak terikat dengan kerajaan tapi bisa masuk kerajaan manapun.


"Tapi jika begitu kamu tidak akan pernah bisa mendaftarkan namamu diGuild kami dan tidak akan mendapatkan lencana Guild" ucap David terhadap segala konsikuensi.


"Tidak masalah selama keluarga Red dapat kembali menjadi keluarga penempa" Redben pun sudah bertekad.


"Segitu percayanyakah kalian padaku?" Kali ini David tidak bisa menahan senyum canggungnay karena merasa tersanjung.


"Aku mempercayaimu" ucap Redben mantap.


"Huh.. aku seperti pengecut saja yang harus membiarkan adikku yang berbicara.. aku juga percaya padamu David" Forts tiba tiba datang menghela nafas dan meletakkan kepercayaan penuh pada David.


"Baik dengan ini kalian resmi bergabung denganku tapi aku harap bergabungnya kak Ben keguild kami tidak ada yang tau selain kita Ber empat" David pun memperingati agar tidak membocorkan ini.


"Virinda Class apa ynag kamu miliki setelah mendaftar diguild?" Tanya David.


"Assasint tuan" jawab Virinda yang memang David sudah mengstahuinya saat dia masuk tapi masih pura pura bertanya.


Job hanya akan terlihat saat orang orang mendaftar diguild dan job sudah ditentukan dari lahir.


Sedangkan umur Virinda dan keempat temanya memang yang paling dewasa di Mansion David yaitu Virinda 22 tahun sedangkan temanya yang lain 20 tahun semuanya dengan pistur tubuh yang memang semuanya hampir sama juga memiliki rambut serbah hitam dan kelopak mata hiyam seperti punya David jika tidak dalam keadaan transformasi jika dibalang mirip, mereka mirip orang asia.


"Yang lain?" David menanyakan job pelayanya yang lain.


"Assasint" jawaban singkat Virinda mengejutkan David.


"Ee- lainya lagi?"

__ADS_1


"Assasint"


"Lai-"


"Assasint"


"Semuanya Assasint?"


"Benar tuan" jawab Virinda.


David merasa ada yang janggal walau masih ingin bertanya tapi memilih untuk mengurungkan niatnya dan menanyakannya nanti saja.


"Datang keruanganku sore nanti" David meminta Virinda untuk datang keruangannya membicarakan mengenai ini.


"Kak Forts tolong buatkan aku dua puluh dark knife lagi juga ini sketsa untuk katrol dan model keretanya" David memberikan sketsa yang dia gambar tadi pada Forts.


"Baiklah tapi mungkin ini memerlukan waktu tiga hari untuk satu kereta kamu ingin berapa?" Tanya Forts.


"Hmm kita mungkin untuk sementara hanya butuh dua kereta untuk sementara, usahakan menggunakan bahan yang ringan tapi jangan sampai tidak dapat menampun orang" ucap David karena dia sudah berusaha untuk mengurangi beban saat merancan sketsanya.


"Itu mudah. Kita memiliki banyak bagan dari serigala angin disini untuk bisa menambah kecepatan pada rodanya" Forts juga menyanggupi pesanan David.


David segera kembali kemansion saat semua urusanya ditoko dan pemasukan batu mana untuk membuat Dark knife sudah beres.


Mansion ruangan David


"Jadi bisa kalian jelaskan masalah Job kalian?" David mulai mengintrogasi Virinda dan ntah kenap dia malah membawa pelayan yang lain keruanganya.


"Saya akan menjelaskannya kepada tuan" ucap Virinda menganbil nafas dan menenangkan diri.


"...sebenarnya leluhur kami adalah Assasint yang bekerja untuk raja terdahulu, leluhur kami memutuskan untuk pensiun disebuah desa kecil dan hidup disana dari generasi kegenerasi hingga keturunan mereka menjadi pemimpin desa termasuk saya adalah anak kepala desa disana dan mereka adalah sepupu saya, leluhur kami juga sebenarnya melarang kami untuk masuk kedunia Assasint tapi demi untuk balas dendam kami akan mengikuti tuan" jelasnya menunjuk para sepupunya yang juga sedang berdiri dibelakangnya.


"Balas dendam? Bukanya para bandit itu sudah mati?" Tanya David bingung.

__ADS_1


"Tuan tidak tau jika sebenarnya bandit itu hanya pion mereka untuk bersembunyi, dalang dibalik semua ini sebenarnya adalah Viscount Belarak yang menguasai kota Loyi.. mereka mengirim prajuritnya untuk menyamar menjadi bandit dan menyerang desa kami.. dia tau jika kami memiliki harta karun dari leluhur kami yang diwariskan secara turun temurun makanya ingin merampasnya, mereka tau jika hanya keturunan leluhur kami saja yang dapat membuka ruang rahasia dibawah desa, karena itulah mereka menghabisi seluruh warga desa dan menyisahkan kami" Virinda menjelaskan panjang lebar dan terdengar penuh dendam.


"Jadi para bandit itu adalah prajurti?" Tanya David memastikan karena mereka tidak mirip prajurit sama sekali.


__ADS_2