
Satu minggu berlalu dan hari ini adalah hari penghukuman dimana telah berkumpul banyak warga diarena pertarungan dimana tempat tersebut biasanya dijadikan tempat turnamen sihir untuk setiap penemuan baru namun tidak jarang pula dijadikan arena hukum.
Saat semua penduduk memenuhi tempat duduk, sepuluh tempat pemenggalan telah siap dilapangan.
"Untuk semua penduduk Magiccary Empire yang selama ini telah merasakan siksaan akibat menteri ini mari kita balaskan dendam kita!" Teriak seorang yang terlihat seperti komandan kesatria.
"Balaskan dendam warga!!"
"Bunuh menteri!!"
"Balaskan dendam warga!!"
Bersamaan dengan teriakan para warga berbagai batu juga meluncur kearah lapangan membuat sepuluh tersangka babak belur sebelum penghukuman terakhir.
Meskipun antek antek nya ada banyak tapi semuanya sudah David musnahkan dan hanya menyisahkan sepuluh orang ini sebagai bukti pada rakyat saja.
"Baik semuanya! Sesuai perintah ratu Vexana! Atas pemberontakan sang menteri dan persekutuanya dengan musuh umat manusia maka dengan ini seluruh penduduk kerajaan Magiccary Empire menyaksikan penghakiman pada pengkhianat umat manusia, hukuman dimulai!" Teriak komandan kesatria tadi.
"Oo!!!"
Berbagai teriakan para warga menggema saat satu persatu kepala terputus dan menyemprotkan banyak darah.
Dengan itu Magiccarry Empire telah bebas dari genggaman sang menteri dan kembali menjadi tanggung jawab ratu Vexana.
"Hari ini semua warga telah menyaksikan hukuman untuk menteri yang telah bersekutu dengan musuh umat manusia yaitu ras Demon, dan sebagai permintaan maafku karena telah melalaikan tanggung jawab, saya ratu ke delapan Magiccarry Empire, Vexana Van Vircherry berjanji akan membangkitkan kembali keuangan dan kesejahteraan kerajaan ini serta membebaskan pajak warga selama setengah tahun!" Ucap ratu Vexana mantap namun dibalik semua itu saat ini kekayaan para menteri yang dipenggal sangat cukup untuk menggantikan pajak warga.
"Hidup ratu Vexana!"
"Hidup Magiccary Empire!"
"Hidup ratu Vexana!"
Setelahnya Vexana kembali mengumukan pernikahannya yang akan dilakukan pada besok hari didepan istana kerajaan dimana semua warga dapat menyaksikannya.
...
Hari berganti dan matahari kembali terbit dari arah timur mengingatkan David akan sebuah acara yang sudah pernah ia lakukan namun seberapa banyak pun ia melakukannya tetap saja David merasa gugup terlebih hari ini ia harus menikahi sang ratu kerajaan dengan identitas Alfa yang akan menjadi Alfa Van Vircherry dengan warna rambutnya yang serba ungu.
"Tuan David memang hebat bahkan dapat mencuri hati ratu Vexana." Puji Lily.
__ADS_1
"Setelah ini mungkin giliran anda lah, nona Lily." Canda Virinda.
"Eh? Tuan mana mungkin suka padak-" ucapan Lily terpotong karena mengigit lidahnya.
"Nanti akan kucarikan hari." Tapi David menganggap serius candaan Virinda.
"Serius?" Virinda Merly dan Lily langsung melotot kearah David seakan tidak percaya.
"Sudah waktunya." Ucap David setelah memperbaiki kerah pakaiannya dimana seroang pelayang datang menjemput.
"Silahkan lewat sini yang mulia Alfa." Ucap pelayan tersebut mengantar David.
Disesi ini hanya Virinda yang bertugas sebagai pelayan tetap Davidlah yang mengikutinya hingga dilapangan dimana telah terdapat banyak bangsawan serta penduduk kerajaan diluar pagar.
"Bukankah dia masih terlalu muda?"
"Tapi dia berhasil mengalahkan satu demon king."
"Kurasa kekuatanya lebih kuat dari penampilannya."
Tentu beberapa bangsawan langsung memberikan penilaian pada David namun David tidak terlalu memperdulikannya dan tetap berjalan kearah ratu Vexana yang sudah berdandan rapi dengan gaunnya yang sangat indah.
"Uwaa... ini bisa menjadi momen terindah."
"Harus kuingat dengan baik."
"Tampan sekali."
Berbagai putri bangsawan mulai terpesona dengan aura yang David keluarkan saat mencium tangan sang ratu.
Kembali David berdiri tepat disamping Vexana dan membiarkan Vexana mengandeng tangan kirinya.
Berbagai janji pernikahan mereka ucapkan sebelum mereka resmi menjadi pasangan suami istri dan David menjadi raja Magiccary Empire sebagai Alfa Van Vircherry namun tetap saja ratu Vexana Van Vircherry lah yang memegang kekuasaan tertinggi.
Pesta terus berlanjut dengan perjamuan besar yang diadakan serta ucapan selamat dari para petinggi kerajaan termasuk yang mendukung pembelot entah kenapa David masih merasakan niat buruk darinya namun saat ini David tidak ingin terlalu memikirkannya dan melanjutkan pesta hingga selesai.
...
Malam hari setelah pesta tepatnya dikamar Queen & King.
__ADS_1
"Apa sekarang kita sudah terbilang abadi?" Bertanya Vexana saat berbaring dan berpikir.
"Kenapa kamu berpikir begitu?" David kebingungan dengan pertanyaan mendadak Vexana saat dia mengistirahatkan tubuhnya.
"Yah jika aku mati kau bisa menghidupkan ku kembali dan jika kamu mati aku bisa menghidupakn mu kembali bukankah ini yang disebut cinta abadi?" Ucap Vexana dalam teorinya.
"Tolong jangan mengatakan hal menyeramkan seperti itu sebagai sesuatu yang romantis Vexana, jujur saja aku tahu bagaimana rasanya mati namun aku tidak ingin merasakannya lagi." Ucap David yang ingat dengan jelas rasa sakit yang jauh lebih sakit dari pada saat menganti tangan kirinya.
"Yah aku paham hal itu, untuk waktu satu tahun ini aku adalah abadi sebelum kembali menjadi manusia." Ucap Vexana sedikit tersenyum.
"Mana ada makhluk yang abadi jika hanya satu tahun Vexana." Ucap David menanggapi candaan kecil Vexana.
"Benar juga yah." Setelah itu suasana tiba tiba canggung dan lama mereka tidak mengeluarkan suara.
"David." Panggil Vexana menggunakan telunjuknya pada lengan David.
"Hm?" David menoleh melihat telinga merah Vexana.
"Kamu.. boleh melakukannya." Ucap Vexana tidak dapat menahan malunya.
"Jika kau mengizinkan maka aku akan melakukannya." Ucap David langsung berbalik dan memeluk ratu Vexana.
...
Keesokan harinya David merekrut beberapa orang untuk masuk kedalam tim pembangun keuangan kerajaan serta tim lainya, semuanya bekerja dibidang mereka masing masing dan memperbaiki sistem kerajaan sesuai arahan David.
David juga meminta Virinda untuk mengawasi Duke yang mendukung pembelot yaitu Duke Erdgar dan mencari informasinya.
Meskipun segala uang yang dimiliki kerajaan dikumpulkan satu persatu namun tetap saja David harus menyiapkan potion sendiri untuk menyembuhkan beberapa warga yang terkena wabah kutukan demon.
Yang membuat David pusing saat ini adalah dia tidak dapat bekerja sama dengan kerajaan lain karena keuangan kerajaan yang sangat merosot, tapi tetap saja David memiliki satu solusi kecil dimana dia ingin menjadikan kerajaan ini sebagai penyiap suplai persenjataan untuk perang melawan ras demon.
Dengan kata lain David ingin membuka perdagangan senjata keluar kerajaan meskipun ini sangat berisiko karena bisa saja senjata yang mereka jual bisa menyerang balik namun itu dapat David pikirkan nanti, saat ini David haru fokus pada peningkatan kualitas barang milik Magiccarry Empire.
Jika perdagangan ini sukses tentu nilai barang dan keuangan kerajaan ini akan kembali pulih kurang dari satu tahun.
Beberapa hari kemudian Virinda berhasil mengungkap tujuan Duke Erdgar yang ternyata berniat mengambil posisi raja namun saat ini semuanya digagalkan oleh David.
Meskipun sudah mengetahui hal tersebut David tetap memilih diam karena saat ini tidak memiliki alasan untuk memusuhi Duke Erdgar namun jika Duke Edrgar mulai mengusik atau mengganggu David maka disaat itulah David akan membalas.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian setelah pernikahan David dan Vexana berlalu, sistem keuangan dan dana kerajaan kembali normal tentu pemerintahan juga menjadi lebih baik dalam mengatur warga berkat kerja sama Vexana dan David, selain itu negosiasi penjualan senjata juga telah berhasil dengan negara terdekat seperti Fertiland Empire dan Holytrit Empire meskipun sempat kandas saat negosiasi surat bersama Holytrit Empire namun semuanya tetap berhasil dicapai.