Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
103.Sumpah Yuto Nagatomo


__ADS_3

Ares memegang erat gagang Frying Pannya, Yuto Menggeram keras lalu melesat menyerang dengan kecepatan yang cukup tinggi namun saat dia ingin memberikan serangan, Frying Pan ditangannya sudah lebih dulu mendarat diwajahnya.


Yuto terpental jauh dibarengi bunyi *Tang! yamg cukup keras, Yuto terlihat kebingungan dengan apa yang terjadi barusan, dia menggeleng-gelengkan kepalanya karena merasakan pusing setelah dipukul Frying Pannya.


"Gimana? mau lagi?."Ares tersenyum lebar.


Yuto memegangi kepalanya, dia menggeram lalu kembali melesat dan menyerang Ares, Ares kali ini memutuskan untuk menghindari semua Serangannya dan Fokus untuk menyerang balik saja, dari Ratusan serangan Yuto tidak ada satupun yang kena.


Padahal jarak mereka berdua sangat dekat namun dia tidak satupun dari serangan Yuto yang mengenainya, Ares mengakui dia memang cepat dan lincah tapi itu tidak cukup untuk mengenainya.


Serangan demi serangan dia berikan tapi tidak satupun dari Serangan-serangannya yang berhasil mengenainya, malahan hampir seluruh Serangannya ditahan dan diblokir oleh Frying Pan yang dia pegang. setiap kali Cakarnya menyentuh Frying Pannya dia akan langsung terpental entah kenapa.


Bingung adalah perasaan pertama dia rasakan sementara marah adalah perasaan kedua yang dia rasakan, rasa marah yang sangat membakar hati.


Dia menggeram keras padanya sementara dia nyengir sambil menutupi setengah wajahnya menggunakan Frying Pannya"Baiklah cukup main-mainnya."Dia melipat lengan bajunya lalu dia menghilang dari pandangannya.


dengan panik dia melihat sekitarnya namun tepat dari sampingnya dia muncul sambil mengangkat Frying Pannya tinggi-tinggi, Dia hanya nyengir lalu berkata"Sudah saatnya kau tidur."Dia mengayunkan Frying Pannya.


Dia sama sekali tidak bisa menghindar, seluruh tubuhnya tidak bisa bereaksi dengan kecepatan yang dia tunjukkan, Frying Pan itu dengan tepat mengenai kepalanya dibarengi bunyi *Tang yang cukup keras. dia kehilangan kesadarannya lalu tubuhnya kembali kebentuk semula.


kecuali ekornya yang tetap 4, Ares menggelengkan kepalanya"Percuma kau memiliki kekuatan seperti itu, jika kau sendiri tidak bisa mengendalikannya."Ares menyeret Yuto dengan kaki didepan.


tidak jauh dari sana terdengar para bawahannya yang sudah menunggu dirinya, dia langsung melemparnya kearah Eizen lalu menyuruhnya untuk menggendongnya lalu membawanya Ketempat aman, sementara itu adik Yuto akan diobati sedikit meski dia sudah mati.


Mereka semua pergi dari sana, namun Ares berhenti lalu menoleh kebelakang, dia mendapati terdapat sesuatu yang berkilau ditempat Red Cyclop itu mati. Ares berjalan kesana lalu mendapati terdapat sebuah sebuah Cincin.


"Apa ini Drop Item dari red Cyclop tadi?."


[ General Cyclop Ring


Tingkat : Unique


Persyaratan : 200+

__ADS_1


- Seluruh Stat + 30


- Ketahanan Mental sedikit meningkat


- Defense +20%


- Crit Damage bertambah 30%


- Crit hit bertambah 10%


- dapat menggunakan Skill Rage of Wrath ]


"Jadi red Cyclop tadi cuma Jendral ya? kusangka dia pemimpin karenanya levelnya paling tinggi dibandingkan yang lain, ini berarti Terdapat Cyclop yang lebih kuat memerintah mereka."Ares mengusap dagunya.


"Hanya terdapat beberapa Cyclop yang dapat menjadikan Red Cyclop bawahannya, Cyclop Champion."Ares tersenyum tipis sambil mengingat Monsters kuat satu ini.


Cyclop Champion adalah monster yang jauh lebih kuat dibandingkan Red Cyclop atau Blue Cyclop, dia mendapatkan Gelar Cyclop champion setelah mengalahkan 100 Red Cyclop dan 100 Blue Cyclop, monster itu memiliki kekuasaan untuk menggerakkan seluruh Cyclop yang ada dibawahnya dan menjadi Raja paea Cyclop.


**************


setelah membawa Yuto Ketempat aman, Ares menyuruh Ulbert dan Mary untuk mengobati Yuto karena Ares belum terlalu mahir menggunakan sihir Healing.


mereka mematuhi perintahnya namun terlebih dahulu mereka harus mengecek keadaan tubuh Yuto terlebih dahulu, dari hasil pengecekan tadi Yuto, dia mendapatkan cukup banyak luka dalam dan sepuluh tulangnya patah sementara lainnya mengalami retak dan terdapat beberapa luka memar ditubuhnya, terdapat luka disekujur tubuhnya yang seperti Luka melepuh namun agak berbeda, sementara tulang tengkoraknya retak dan tulang pipinya juga retak.


Ares tahu dua luka terakhir datangnya dari dirinya karena ares memukulnya terlalu kencang, Terutama tulang tengkorak yang retak karena Ares pukul barusan, mereka semua lalu menggunakan beberapa magic healing untuk mengobatinya dan proses pengobatannya cukup memakan waktu.


Ares terus memberikan suplai Potion MP kepada mereka karena mereka selalu kehabisan Mp setiap kali menggunakan Magic healing, dan tentunya Ares yang membuat seluruh Potion itu dengan kemampuan Alchemistnya.


setelah beberapa hari kemudian luka dalamnya sembuh walaupun cuma separuh, sementara luka-luka lain sembuh total beserta seluruh Tulangnya sudah kembali pulih, sekarang tinggal menunggu waktu untuk anak ini sadar.


sembari menunggu Ares menyuruh Damon untuk mencari informasi Boss Monster Dungeon ini, Damon langsung pergi ditemani oleh Eizen yang mengikuti dari belakang. Ulbert pergi dari sana untuk mencari bahan makanan sementara Mary menemani Ares disana.


mereka berdua duduk disamping api unggun sambil sesekali mengobrol tentang beberapa hal sambil ditemani secangkir Kopi dan Teh hangat. ares sangat menyangankan tidak membawa makanan kecil disaat-saat seperti ini.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Yuto bangun dan hal pertama yang dia rasakan adalah rasa sakit dan kedinginan yang menusuk Tulangnya, dia menjerit cukup keras sambil Bergetar karena kedinginan yang dia rasakan.


"Kenapa dengan Tubuhku?! kenapa terasa sangat sakit dan dingin sekali?!."Sia terlihat Kebingungan merasakannya.


Ares menghampirinya"Sepertinya kau tidak mengingat kejadian kemarin."Ares duduk didepannya lalu menyodorkan segelas teh hangat yang gelasnya cukup besar dan terbuat dari logam.


Dia menatap Ares curiga, namun dia sama sekali tidak menemukan niat permusuhan atau niat membunuh dari Ares. Yuto mengambil gelas logam berisi teh itu dengan tangan bergetar dan merasakan kehangatan dari gelas itu, walaupun tidak cukup mengobati dingin yang dia rasakan setidaknya ini lebih baik.


"permisi aku ingin bertanya, apa maksudmu mengingat kejadian kemarin? apa yang terjadi kemarin dan kenapa aku seperti ini?."Dia terlihat sangat Kebingungan dengan keadaannya saat ini.


namun beberapa saat kemudian rasa sakit luar biasa mengalir kedalam kepalanya, itu adalah ingatan terakhirnya dan Kepingan-kepingan ingatan lain yang jumlahnya tidak terhitung, Kepingan-kepingan ingatan itu masuk kedalam kepalanya yang membuat kepalanya terasa ingin pecah. dia menahan mulutnya agar tidak berteriak keras.


beberapa saat kemudian rasa sakitnya perlahan-lahan mulai hilang namun dia masih merasakan pusing Dikepalanya, hingga dia mengingat adiknya dan memegang kedua bahu Ares"Adikku! Dimana Adikku?!."dia bertanya dengan panik sambil menggoyang-goyangkan Ares.


Ares melepaskan tangannya, dia menghela nafas berat dan menggelengkan kepalanya, Ares menunjuk bagian terdalam Gua, disana terdapat seorang anak kecil yang ditutupi kain putih, Yuto berlari kesana dan menatap orang yang ditutupi kain itu dengan tubuh bergetar.


dia menarik kain itu dan mendapati adiknya sudah meninggal, saat itu dia memeluk adiknya dan menangis dengan keras, saat itu Yuto merasa dunianya telah runtuh dan hatinya hancur berkeping-keping, Adik satu-satunya dan yang paling dia sayangi terbujur kaku didepan matanya sendiri.


hatinya dipenuhi oleh kesedihan karena adiknya adalah satu-satunya orang yang membuatnya bisa bertahan sejauh ini, namun dia malah tidak bisa melindungi adiknya sendiri.


Dia menggigit bibirnya dan mengingat siapa orang yang membuatnya menjadi seperti ini"PETERSBURG!!! KARENA BAJING** ITU ADIKKU MENJADI SEPERTI INI!!! PETERSBURG!!! AKU BERJANJI AKAN MEMBUNUH DAN MENGHANCURKAN KERAJAANMU!!! AKU AKAN MEMBUAT KAU LEBIH SENGSARA DARI TINGGAL DI NERAKA!!! AKU AKAN MEMBUNUH SEMUA ORANG YANG BERKAITAN DENGANMU TANPA TERKECUALI!!!...."Dia menggendong Adiknya keluar dan menatap langit.


"AKU BERSUMPAH ATAS NAMAKU DAN KELUARGAKU AKAN MEMBUNUHMU BAGAIMANAPUN DAN APAPUN CARANYA!!!...."


Suara Yuto menggema Diseluruh hutan yang membuat Seluruh penghuni hutan sekali lagi merasakan rasa takut yang baru kemarin mereka rasakan, tapi kali ini merasa benar-benar merasakan ketakutan karena hampir seluruh kalimatnya berisi Kemurkaan dan kemarahan.


*****************


Hai Guys! Writer mau ngasih tahu nih referensi nama Yuto, Sebenarnya waktu writer memikirkan nama karakter ini Writer ingin memberi nama Guto namun karena saat itu bertepatan waktu Writer baca komik disuatu platform Hijau. dan memikirkan salah satu karakter disana mirip dengan ide karakter yang saya buat lalu merubah sedikit namanya, jadi saya menamainya Yuto Nagatomo.


namun saat iseng-iseng Search dimbak Google malah nama Karakter satu ini malah mirip dengan salah satu pemain sepak bola, saya ketawa ngakak dan gak tau ide saya benar-benar akan pas dengan nama orang.


Jadi maaf ya kalo ada yang merasa nama karakter ini mirip dengan nama orang itu, Writer benar-benar gak sengaja benarloh! wkkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwwkwkwkwk

__ADS_1


__ADS_2