Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
173.Ritual Pemanggilan Demon King


__ADS_3

"Bagaimana dengan persiapan untuk ritual nanti?."


"Semua persiapan telah selesai, tumbal untuk ritual kali ini juga telah didapatkan. tinggal menunggu perintah Anda maka ritual akan segera dilaksanakan."


"Hehehe... bagus!! lakukan ritual saat ini juga! beritahu yang lain agar berkumpul ditempat biasa..."


"Baik Tuan."Ujarnya membungkuk lalu menghilang dari sana.


pria itu terkekeh kecil mendengar rencananya berjalan dengan lancar, dengan persiapan ritual yang telah selesai maka dirinya bisa membangkang Fraternal Brotherhood seperti sedia kala. dengan kekuatan yang mereka miliki nantinya tidak mustahil meratakan kota Rutherford nantinya.


Dia mengepal-mengepalkan tangannya lalu meninju tembok disampingnya"Tinggal sedikit lagi aku akan membalaskan dendam ini, dendam ini akan terus berada didalam hatiku..."Ujarnya dengan penuh amarah.


Dia bisa dengan jelas mengingat dimana Fraternal Brotherhood dihancurkan dengan mudah orang seseorang, seseorang itu bisa dengan mudah membunuh hampir semua anggota Organisasinya serta membunuh pemimpin Organisasinya dengan kejam dan keji.


Masih terasa segar diotaknya saat ratusan Pedang-Pedang raksasa berwarna oranye gelap menancap dan menghujami markas mereka hingga tidak berbentuk, dan membunuh semua yang mengenai Pedang raksasa itu. dan yang paling dia ingat adalah sosok seorang pria yang berdiri diujung Pedang raksasa itu, pria itu menatapnya dengan rendah seperti serangga dan tatapan terasa dipenuhi oleh teror.


Orang itu tidak lain adalah Zero The Lord of the Swords of Heaven yang merupakan Hunter Rank God's Knight, yang paling ditakuti dan disegani Hunter-hunter lain.


"Zero... kau adalah penyebab utama organisasiku runtuh dan penyebab utama kematian kakakku... ketika ritual ini sudah selesai kau akan kubunuh dengan cara paling kejam!!!."Dia berjalan dengan penuh amarah menuju tempat ritual dilakukan.


Dia berjalan menuju tempat ritual sendirian tapi dalam beberapa saat dibelakang terdapat beberapa orang, orang-orang itu adalah Orang-orang kepercayaan yang membantunya untuk membangun kembali organisasinya.


Mereka berhenti didepan pintu baja besar didepan mereka, salah satu dari mereka membukakan pintu itu dengan hormat dan mempersilahkan dirinya masuk.


ketika dirinya masuk sorak sorai menggema ditelinganya, itu adalah sorak sorai kebahagiaan karena dirinya telah datang dan sorak sorai untuk kebangkitan kembali Fraternal Brotherhood.


"Tuan persiapan sudah selesai."Ujar seorang pria sambil memberikan sebuah pisau padanya, dia tersenyum dan menerima pisau itu lalu mengalihkan pandangannya ketempat ritual.


Disana terdapat cetakan magic Circle besar dengan beberapa anak-anak didalamnya, mereka tampak gemetar dan tampak ketakutan dengan dirinya. dirinya berjalan kesana seketika suasana menjadi sunyi dan orang-orang mulai berdoa.


Dirinya sampai didepan anak-anak itu lalu berkata"Anak-anak... kalian adalah kunci bagi kebangkitan kami...jadi korbankanlah jiwa dan raga kalian untuk menjadi kunci kebangkitan kami..."Ujarnya sambil mengangkat kedua tangannya seakan-akan sedang berdoa.


"Amin."Semua orang mengatakan hal yang sama.


Anak-anak itu tampak semakin ketakutan dan tubuh mereka gemetar ketakutan, mereka saling memeluk satu sama lain dan memejamkan mata mereka.


"Wahai anak-anakku yang malang berkorbanlah untuk kebangkitan kami... semoga jiwa kalian berguna bagi kami semua.... Amin."


"Amin."


Dia dengan sangat lihai menggorok leher anak-anak itu satu persatu dan teriakan-teriakan kesakitan serta keputusasaan bergema disana, diiring dengan mereka yang selalu berdoa dan dirinya yang tampak sangat menikmati saat-saat memotong leher mereka perlahan-lahan...


Setelah memotong leher mereka darah dari anak-anak kecil itu mengalir dan mengisi cetakan magic Circle itu, dan dalam waktu beberapa detik cahaya kemerahan keluar dari sana dan magic Circle itu tampak sudah aktif.


Dia tersenyum lebar melihat pemandangan didepannya"Hahahahahahaha.... Akhirnya!! akhirnya!!! Kami bisa membalaskan penghinaan yang telah dia lakukan!! hahahahahahaha..."Suara tawanya menggema disana.


Magic Circle itu berputar dan mengeluarkan energi merah pekat yang tampak seperti darah, lalu beberapa saat kemudian sesosok makhluk muncul dari dalam Magic Circle itu.


tinggi 6 meter dengan tubuh sangat kekar serta sepasang sayap kelelawar raksasa dan tanduk panjang serta kobaran api dikepalanya, wajahnya tampak dipenuhi kemarahan dan Kemurkaan.


Dia adalah salah satu dari 22 Demon King, dia adalah Demon King of Wrath, Satan.


"Hahahhahahahahah.... Manusia jadi kau berhasil memanggil diriku ya, hahahahahahha bagus! bagus! hahahahhhah..."Suara tawa menggema ditelinganya semua orang.


semua orang yang ada disana tampak senang dengan kehadiran Satan, tapi disisi lain mereka takut Satan akan berbalik menghancurkan mereka. tidak ada yang tidak takut melihat sosok Satan secara langsung.


mereka biasanya hanya mendengar dari cerita-cerita orang yang pernah berhadapan langsung dengannya, tapi sekarang mereka melihat secara langsung bagaimana sosok Satan sebenarnya. Satan Dimata mereka seperti inkarnasi dari teror dan kemurkaan.

__ADS_1


Dirinya berlutut"Yang Mulia, kami berhasil memanggilnya anda jadi apakah boleh kami menagih janji anda sebelumnya."


Satan mendengus"Baiklah aku akan memenuhi janji tersebut, lagipula aku bukan Mahkluk yang akan ingkar janji. jadi siapa yang ingin kau bunuh."Ujarnya dengan seringai diwajahnya.


"Orang yang ingin kami bunuh adalah Hunter rank God's Knight, Zero The Lord of the Swords of Heaven yang pernah menghancurkan kami dulu. dengan sangat kami meminta kepada anda untuk membunuhnya, Yang Mulia."Ujarnya dengan penuh hormat.


Satan terdiam sesaat lalu mengangguk kepalanya"Aku akan membunuhnya, tapi sebagai gantinya aku ingin tumbal seratus kali lipat dari ini."


Dia terdiam lalu tersenyum"Untuk itu anda tidak perlu khawatir, karena kami sudah menyiapkan yang jauh lebih baik."Dia menjentikkan jarinya dan seketika, pada bawahannya menyeret ratusan anak-anak yang tampak sudah tidak berdaya dengan tangan dan kaki yang dirantai.


Jumlah anak-anak itu cukup banyak hingga membuat Satan mendengus senang, Satan melihat anak-anak itu seperti makanan baginya dan tidak sabar memakan mereka.


"Yang Mulia, ini hanyalah sedikit dari yang kami persembahkan padamu, sisanya akan kami berikan setelah anda bisa membunuh Zero."


"Hahahahhahahaha... Baiklah aku setuju!."Satan berjalan menuju anak-anak itu, lalu menoleh kebelakang"Kau seperti kakakmu ya, Marco."


"Ya, saya akan selalu mirip seperti kakak saya. karena saya adalah pengganti dirinya."Dia tersenyum tipis.


Satan menyeringai lebar lalu menggenggam tubuh anak-anak itu, suara tulang patah dan darah yang berdesis bisa terdengar jelas dibarengi dengan suara teriakan keputusasaan yang bergema ditelinganya.


"AAaaaahhhhhh.... Pemandangan ini! Pemandangan ini tampak sangat indah!! sayang sekali kakak tidak bisa melihat pemandangan indah ini."Ujarnya dengan senyum penuh kenikmatan.


************************


Disisi lain Selena dan saudarinya yang lain serta pada calon Hunter diantara kesebuah hutan yang jaraknya cukup dekat dengan kota, mereka dikumpulkan disebuah lapangan dengan beberapa pegawai Asosiasi Hunter disana.


"Kenapa kita disuruh kesini?."Regin terlihat heran, bukan cuma regina yang heran tapi juga saudari-saudarinya yang lain juga tampak heran.


karena baru pertama kali mereka melihat Ujian Hunter semacam ini, Marisa melihat sekeliling lalu berkata"Em.. jumlah peserta yang mendaftar sangat banyak, jadi Eemmm... perkiraanku Ujian kali ini akan dilakukan secara massal."Ujarnya dengan wajah datar, dia tampak terkendali tidak seperti Saudarinya yang lain.


"Eemm..Ku kupikir juga begitu."Ujar Grace gugup.


Rosse melihat sekeliling, tampak terdapat banyak calon Hunter yang memakai perlengkapan tingkat menengah yang mendukung dengan JobClass yang mereka miliki, Rosse dan saudari-saudarinya beruntung karena semua perlengkapan yang mereka pakai adalah perlengkapan terbaik yang Zero belikan sebelumnya.


Perlengkapan mereka tampak yang paling mencolok karena perlengkapan mereka memiliki kualitas terbaik, dan tentunya harga perlengkapan mereka sendiri tidaklah murah.


banyak orang menatap mereka dengan iri dan kagum karena perlengkapan yang mereka pakai, Rosse serta saudari-saudarinya yang lain tampak risih dengan tatapan mereka yang seakan-akan menusuk tulang mereka.


Tidak berselang lama seorang pria yang akan menjadi instruktur mereka datang, banyak orang berseru kaget melihat instruktur yang akan menguji kemampuan mereka, Rosse dan saudari-saudarinya tersedak nafas melihat pria itu.


Pria itu tidak lain adalah Zero sendiri, dia tampak mengenakan pakaian yang biasa dikenakan orang-orang berpangkat Eksekutif di Asosiasi Hunter, yang membedakan adalah sebuah Pin didadanya bertuliskan Supreme Executive berwarna merah dan emas.


"Baiklah kalian semua, kali ini aku akan menjadi Instruktur kalian dalam ujian Hunter kali ini. dan aku harap kalian mengeluarkan segenap kekuatan dan kemampuan mereka, karena itu akan menjadi kunci kesuksesan kalian."Ujarnya dengan tegas.


Seketika itu atmosfer disana menjadi panas karena para calon Hunter terbakar semangatnya, kecuali Rosse serta saudari-saudarinya yang tampak masih heran dan bingung dengan situasi saat ini.


******************************


[ Nama : Rosse Margaretha


Umur : 19


Ras : Manusia


Level : 89


Star Circle : 4

__ADS_1


Title : -


JobClass : Warrior Lvl 3. Fighter Lvl 4. ]


[ Nama : Alice Margaretha


Umur : 19


Ras : Manusia


Level : 89


Star Circle : 4


Title : -


JobClass : Elemental Mage Lvl 4. Mage Lvl 3. ]


[ Nama : Grace Margaretha


Umur : 19


Ras : Manusia


Level : 85


Star Circle : 3


Title : -


JobClass : Cleric Lvl 3. Inquisitor Lvl 1. ]


[ Nama : Marisa Margaretha


Umur : 19


Ras : Manusia


Level : 88


Star Circle : 4


Title : -


JobClass : Tank Lvl 4. Warrior Lvl 3. ]


[ Nama : Regina Margaretha


Umur : 19


Ras : Manusia


Level : 84


Star Circle : 3


Title : -

__ADS_1


JobClass : Assassin Lvl 5. Rogue Lvl 1. ]


__ADS_2