
Didalam Yggdrasil terdapat banyak Item-item dengan berbagai macam Rank dan memiliki kemampuan Spesial masing-masing.
Diyggdrassil sendiri biasanya orang-orang menilai kualitas berdasarkan Rank yang item yang dimiliki, Bagi mereka semakin Tinggi ranknya semakin kuat Itemnya, Namun kenyataannya banyak item rank rendah yang memiliki kemampuan spesial yang bahkan tidak dimiliki Item Setingkat Legendary ataupun Divine.
Item-item itu adalah item yang memiliki khusus seperti Menghilangkan Hawa keberadaan, memanggil Makhluk. Dan masih banyak lagi, namun jumlah Item-item seperti itu tidak banyak dan cukup susah dicari, kalaupun ditemukan seseorang bisa dipastikan Item-item itu akan dijual karena dinilai memiliki kualitas rendah.
"Hmm..... aku penasaran apakah Dungeon itu masih ada sekarang?."ucap Ares sambil melesat menembus pepohonan hutan.
Ia saat ini berada cukup jauh dari tempat ia tinggal, Membutuhkan waktu lama untuk kembali namun karena ia memiliki Magic Scroll { Greater Teleportation } ia bisa dengan mudah kembali kerumah.
Tempat yang saat ini ia incar adalah tempat yang bernama Dungeon Of Doppleganger, Dungeon ini adalah sebuah tempat dimana Monster-monster Doppleganger berkeliaran.
Doppleganger sendiri adalah sebuah monster yang dapat meniru bentuk Suatu Makhluk, Dan mereka akan memiliki 20% dari stat yang dimiliki Makhluk yang mereka tiru, namun mereka hanya bisa meniru wujud dan stat tapi tidak dengan Skill.
Monster ini merupakan jenis yang cukup Merepotkan karena mereka biasanya akan menyerang secara bergerombol dan gerakan mereka cukup lincah, Dan sisi yang paling tidak disukai monster ini adalah Exp yang diberikan bahkan jauh lebih sedikit dibandingkan membunuh Monster Level 70 kebawah, ini yang menjadikan Perburuan monster ini menjadi kurang diminati.
"Namun, Dungeon yang akanku kunjungi sekarang Jauh berbeda dengan Dungeon Doppleganger pada umumnya."Ucap Ares sambil terkekeh kecil, Setelah berjalan cukup lama akhirnya ia bisa melihat Pintu masuk Dungeon itu.
Itu adalah sebuah Kastil Tua ditengah Hutan yang hampir Diseluruh bagian sudah ditutupi tanaman merambat, Kastil Tua itu juga mengeluarkan Aura yang tidak mengenakan Bahkan bisa Ares rasakan dari jarak 50 meter.
Ares melihat kastil Tua itu dari atas pohon dan lalu tersenyum tipis"Sudah kuduga, Dungeon itu belum diselesaikan ataupun dikunjungi siapapun, Ini menjadi keuntungan tersendiri bagiku."Ares lalu turun kebawah dan mendarat ketanah.
"The Undead King's Ring Aktifkan."Seketika Didepannya muncul Layar pilihan berisi Undead-Undead yang bisa Dipanggil.
"Aku harus memilih yang mana? Death Warrior atau Death Knight? Oho? Rupanya dia juga ada disini."Ucap Ares lalu menekan layar pilihan dan seketika Lingkaran Magic berputar muncul didepannya dan menunjukkan Seorang Mahkluk.
Makhluk itu memiliki Penampilan seperti seorang Ghoul dengan Jubah Tudung Hitam yang menutupi seluruh tubuhnya, Ia memegang Sebuah Sabit Panjang, Ia juga mengeluarkan Aura Teror dari tubuhnya dan Ia memiliki ukuran yang jauh lebih besar darinya, Undead ini adalah Undead yang dikenal Sebagai Death Reaper.
__ADS_1
[ Death Reaper Lvl 197 ]
Kemampuan Spesial Death Reaper dapat membuat Makhluk yang terkena Serangannya akan mati dalam Waktu 7 hari jika tidak disucikan, Dan Aura Terror yang dikeluarkan akan menyebabkan Efek Debuff Confused dan Fear.
"Baiklah kau adalah Rekan ku untuk hari ini, Mari kita taklukkan Dungeon itu."ucapnya lalu berjalan menuju Dungeon Of Doppleganger diikuti Death Reaper dibelakangnya.
Ia sampai didepan Pintu masuk, Ares menggunakan Night Armor Of Disaster dan menggunakan Shield of Erebus lalu menggunakan Sword Of Erebus.
Ia sekarang menggunakan seluruh Equipment yang ia miliki dan dengan satu kali tendangan, Pintu istana itu roboh dan menampilkan Makhluk berwarna Hitam yang mirip seperti Manusia yang dilumuri lendir Hitam.
[ Lesser Doppleganger Lvl 100~145 ]
Mereka semua lalu merubah wujud mereka menjadi seperti Ares, Ares mendengus kesal lalu memerintahkan Death Reaper untuk membunuh mereka. Death reaper melesat kearah mereka dan dengan satu tebasan Para Doppleganger itu mati.
"Ayo! Masih banyak musuh yang harus kita Bunuh."Ucapnya sambil melihat Doppleganger-doppleganger yang memakai wujudnya dan melesat kearah mereka berdua.
Ares tersenyum tipis lalu mencengkram erat Pedangnya lalu memasang kuda-kuda Bertarung, Seketika Ares sudah ada dibelakang mereka dan Seketika Puluhan Doppleganger itu mati seketika.
Ares lalu melihat gerombolan Doppleganger lagi dan kali ini jumlahnya dua kali lipat namun level mereka lebih rendah dari sebelumnya.
Ares menyuruh Death Reaper untuk menyerang mereka bersamaan, Death Reaper melesat kearah mereka lalu mengayunkan sabitnya Kekanan dan kekiri lalu mengangkat Sabitnya dan melemparkannya.
Sabit itu terbang dan memotong-motong Tubuh para Doppleganger yang menyerang, Ares juga ikut menyerang mereka menggunakan Dunkenheit Sword art.
Ruangan Demi ruangan mereka jelajahi dan ribuan Doppleganger telah mereka bunuh, Namun semakin lama mereka disana semakin banyak Doppleganger yang menyerang.
"Kenapa mereka tidak ada habisnya? Mereka sepertinya berkembang biak terlalu banyak sampai-sampai Tidak ada habisnya."Ucapnya sambil mengayunkan pedangnya dan seketika Doppleganger itu mati terbelah.
__ADS_1
Ares bisa melihat Banyak Doppleganger yang sedang menuju kearah mereka, Ares tersenyum sedangkan Death Reaper memasang Kuda-kuda.
Tidak lama kemudian Muncul ratusan Doppleganger dari ujung lorong dan mereka memiliki penampilan sama seperti dirinya"Cih! menjadi populer itu sangat merepotkan ya?."Ucap Ares lalu melesat dan menebas Doppleganger-doppleganger itu.
Ratusan Doppleganger itu terpental ketika Ares mengayunkan pedangnya, Death Reaper juga menggunakan sabitnya Untuk memotong-motong Tubuh mereka.
Ares menebas-nebas mereka layaknya memotong Tahu, Walaupun mereka memakai Armor yang mirip sepertinya itu bukan berarti Armor yang mereka tiru juga memiliki Defense yang sama seperti armornya. Mereka tidak lebih dari seekor Semut yang memiliki Eksoskeleton sedikit lebih keras.
Maka dari itu ia bisa dengan mudah Membunuh mereka semua tanpa ada masalah, Jumlah Doppleganger itu makin lama makin menyusut hingga akhirnya ratusan Doppleganger itu mati semua.
Ares menyeka keringatnya yang bercucuran dan mengalihkan pandangannya pada Death Reaper yang sedang dalam posisi Siaga.
"Haaaa...... berapa kalipun aku membunuh mereka, tetap saja mereka datang lagi, Ini seperti melawan Pasukan yang tiada habisnya dan lagi Jumlah Exp yang mereka berikan amat sedikit bahkan Pasukan Undead Tiamat yangku bunuh kemarin jauh lebih baik dari mereka. Aduh..... Datang lagi."Ares menghela nafas berat mendengar Suara Ratusan Langkah kaki datang dari ujung lorong.
"Sudah saatnya aku menciptakan teknik baru."Ares memasang Kuda-kuda dengan posisi Pedang menusuk.
Ia lalu memvisualisasikan Ribuan gerakan-gerakan Tusukan didalam otaknya dan itu berlangsung selama beberapa detik namun didalamnya otaknya Ia telah memvisualisasikan Puluhan ribu Gerakan hingga dia menemukan gerakan yang sempurna.
ia menemukan gerakan yang sempurna dan tepat, ia lalu mengalirkan Chaos Energy dalam jumlah besar dan Mana yang ia lalu alirkan kedalam pedang dan ia pusatkan diujung pedang.
Ares melakukan itu cukup lama sampai Akhirnya Doppleganger-doppleganger itu terlihat dari ujung lorong. Jumlahnya bisa dipastikan ribuan dan itu dengan cepat memenuhi lorong, Mereka semua mengangkat Tameng mereka seolah-olah mereka tahu Serangan akan datang.
Ares tersenyum tipis"Dunkenheit Sword art : Atomic Thurst."Ares Melepaskan gerakan Tusukan dan seketika Sebuah Gelombang energi Tusukan Luar Biasa Melesat kearah Ribuan Doppleganger itu.
Ribuan Doppleganger itu mati ketika gelombang Energi Tusukan itu menerjang mereka. Hasil dari teknik baru yang Ares buat cukup mengerikan dari yang ia duga.
"Teknik ini berarti memiliki Spesifikasi Single-Target, dan Bukannya ini akan Sedikit berlebihan?."Ucapnya sambil melihat Lorong itu yang sekarang Hancur lebur dan mayat-mayat Dari Doppleganger musnah tidak tersisa.
__ADS_1
Ares melewati lorong itu dan baru menyadari serangannya menembus Tembok-tembok Istana, Ares melewati beberapa Ruangan yang tertembus serangannya dan dia mendapatkan Beberapa Peti Harta berisi Koin emas dan koin perak, sayang sekali namun Ares tidak menemukan Item-item Disini.
"Jika bukan karena Ring Of Doppleganger, Aku tidak Sudi pergi kesini."Ucapnya sambil mencengkram erat Pedangnya dan memasang tampang Marah.