
Ares memicingkan matanya menatap asap tebal yang menutupi pandangannya, dari dalam asap itu keluar tangan raksasa yang langsung mencengkram tubuhnya dengan kencang. sosok dibalik asap hitam itu tidak lain Dragster sudah mengkonsumsi Fragment jiwa Demon God.
Dragster tersenyum lebar memandang Ares yang berada digenggaman tangannya"Kena kau tikus kecil... kali ini kau akan mati!!."Dragster mencengkram lebih erat Ares yang berada digenggaman tangannya, Ares hanya tersenyum merasakan tekanan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
"Dengan kekuatan seperti ini kau mau membunuhku?."Ares dengan mudah melepaskan cengkeraman tangan Dragster, Ares dengan mudah lepas dari cengkraman Dragster dan menjaga jarak *** jauh dari Dragster.
Dragster memandang tangannya yang gemetar, cengkraman tangan Dragster dengan mudah dilepas padahal dia yakin sudah menggunakan semua kekuatannya untuk menghancurkan tubuh Ares.
Dia memandang Ares yang berada cukup jauh darinya, tampak Ares sama sekali tidak terluka apa lagi merasakan rasa sakit setelah menerima cengkeramannya.
"Darimana dia mendapatkan kekuatan fisik sebesar itu? Apa ini karena magic item yang dia pakai?."Masih sulit untuk Dragster memercayai jika Ares bisa lolos dari cengkramannya tanpa menggunakan magic item ataupun skill khusus. Dragster tidak membuang-buang waktunya karena dia sendiri tahu waktunya tidaklah banyak.
Dragster melakukan gerakan seperti menarik pedang, dari ruang hampa keluar sebilah pedang yang lebih mirip api hitam berbentuk seperti sebuah pedang. pedang itu terlihat seluruhnya terbuat dari api hitam yang berasal dari tubuhnya sendirinya.
Dragster memandang pedang ditangannya sebelum tersenyum lebar"Meski pedang ini hanyalah tiruan tapi ini sudah lebih dari cukup untuk memenggal kepalanya!!."Dragster mengarahkan pedangnya pada Ares lalu memasang kuda-kuda menyerang, dipandang Ares Dragster tiba-tiba menghilang hingga muncul kembali tepat disampingnya.
Dengan pedang yang siap membunuh Ares dia mengayunkannya dengan kekuatan penuh"[ Fatal Strike ]!."Dragster disaat yang bersamaan menggunakan skillnya untuk menambah daya serangannya. Ares dengan sigap memutar kedua pedangnya dan menahan pedang Dragster yang terarah padanya.
Pedang Dragster terhenti diudara tertahan oleh kedua pedang Ares, Bloodstone yang ada kedua pedang Ares saling beradu dengan Api Hitam yang ada dipedang Dragster. adu kualitas pedang terjadi selama beberapa saat.
Sesaat setelahnya Dragster menarik pedangnya, dia menggunakan ilmu pedangnya untuk membunuh Ares dengan cepat. Ares juga menggunakan ilmu pedangnya untuk menghadapi ilmu pedang Dragster.
Mulai dari puluhan sampai ratusan jurus mereka keluarkan, gerakan demi gerakan mereka lakukan dengan kecepatan diluar nalar manusia. kecepatan serangan dari mereka berdua tidak bisa dilihat oleh siapapun yang ada disekitar mereka, meski sebenarnya tidak ada siapapun disekitar mereka saat ini kecuali Long Yuan yang tidak bisa dilihat siapapun selain Ares.
Mereka berdua saling beradu ilmu pedang dan bertukar puluhan bahkan ribuan jurus dalam waktu singkat. Gerakan demi gerakan mereka lakukan dan serangan demi serangan mereka lancarkan.
Ares dengan sangat cepat dan gesit menyerang Dragster dengan kedua pedang ditangannya, kedua pedang ditangannya berayun dengan cepat dan kuat menghadang serta menyerang Dragster.
Dragster tersenyum lebar merasakan dirinya perlahan terpojok karena ilmu pedang Ares, Dragster mengerahkan lebih banyak tenaga dan jurus yang dia miliki. tapi seberapa banyak dia mencoba Ares selalu bisa mengimbanginya bahkan melebihi dirinya.
Demonic Energy yang mengalir didalam pedangnya juga tidak bisa menghancurkan bloodstone yang dikedua bilah pedang Ares.
Dragster yang hanya menyerang saja mulai merasa frustasi, dia lu mengetahui lebih banyak lagi kekuatannya untuk mendorongnya menuju batasannya. lonjakan kekuatan bisa dirasakan dan dalam waktu sekejap situasi terbalik.
Ares mengerutkan dahinya sambil menghindari semua serangan yang terarah padanya"Serangannya tiba-tiba meningkat drastis dari sebelumnya, apakah dia ingin mengakhiri pertarungan ini dengan cepat?."Gumam Ares serius, dia lalu tersenyum tipis dan perlahan di mulai mengikuti alur serangan Dragster.
Ares dengan cepat mampu membaca pola serangan yang Dragster gunakan, bukan hanya itu dia juga mampu membaca kemana arah serangannya akan berakhirnya. ini semua berkat instingnya yang tajam.
Ares perlahan tapi pasti mulai memojokkan Dragster dengan jurus-jurusnya, dalam beberapa gerakan Dragster terpojok dan itu menjadi kesempatan Ares untuk menyerang Dragster secara telak.
"Dunkenheit Sword Art Dual Sword Style Bentuk Pertama : Double Piercing of Cosmic Energy!."
Ares menusukkan pedangnya secara bergantian dan dari tusukan pedang itu tercipta gelombang pedang raksasa berwarna biru gelap, gelombang pedang itu langsung menyerang Dragster dengan telak hingga terpental jauh kebelakang dan terseret ratusan meter.
Ares memandang kedua pedangnya, bloodstone yang menyelimuti bilah kedua pedangnya pecah dan hancur menjadi debu.
"Ini mungkin karena aku menggunakan lebih dari 2 energi didalam sebuah senjata, yang membuat salah satu energi menjadi tidak stabil dan berujung seperti ini. Sepertinya untuk saat ini aku tidak perlu menggunakan Chaos Energy, karena Chaos Energy yang paling sulit diatur."Ares menghentikan Chaos Energy yang mengalir kedalam kedua pedangnya. dan memfokuskan kedua senjatanya pada Aura dan Mana.
Ares mengalir Mana dalam jumlah besar kedalam kedua pedangnya lalu mengalirkan Aura dan membentuk bloodstone yang jauh lebih kokoh dari sebelumnya, dengan ini Ares sekarang tinggal perlu khawatir jika bloodstone-nya akan hancur lagi.
Disisi lain Dragster yang terpental jauh bangkit kembali, dia menatap Ares dengan penuh kebencian dan nafsu pembunuh.
"Padahal aku sudah menggunakan Fragment of evil, tapi kenapa aku masih kalah dalam adu kekuatan? Kekuatan sudah meningkat ratusan kali lipat tapi kenapa aku masih kalah?."Gumamnya penuh dengan kebingungan.
Dia bangkit dan menatap Ares dengan penuh kebencian dan nafsu pembunuh, pada saat itu dia yakin mau seberapapun ia mencoba melawan Ares pasti hasilnya akan sama saja. maka dari itu dia tidak akan membuang-buang waktu lagi.
Dragster menarik nafasnya dan mengeluarkan udara panas dari mulut dan hidungnya"Aku akan membunuhmu!!!."Dragster memusatkan seluruh Demonic Energy didalam tubuhnya untuk melakukan transformasi secara paksa.
Dragster merupakan Half-Dragon yang merupakan kawin silang antara Demon King dan True Dragon Lord, membuatnya tidak memiliki wujud dragon seperti ayah atau dragon lain karena dia seorang Half-Dragon.
Tapi semua itu sekarang tidak menjadi masalah karena menggunakan kekuatan Fragment of evil, dia bisa mendorong kekuatannya keluar dari batasannya. dengan Demonic Energy didalam tubuhnya dia akan merubah dirinya menjadi seekor Dragon dengan paksa.
Tubuh Dragster diselimuti asap hitam tebal yang menyelimuti seluruh bagian tubuhnya hingga membuat Ares terdiam melihatnya, pada saat itu langit menjadi gelap dan petir menyambar dimana-mana.
"Kenapa langit tiba-tiba berbuah warna, dan kenapa aku merasakan firasat buruk tentang hal ini."Ares memang merasakan firasat buruk, dan lagi melihat fenomena yang berada tidak jauh darinya membuatnya hanya bisa menonton prosesnya dengan hening.
Bukan karena takut, tapi karena dia merasa sesuatu yang buruk akan menimpanya jika dia melakukan sesuatu yang gegabah kala itu.
Demonic Energy dengan ganas masuk kedalam bagian sirkuit mana milik Dragster, dan memaksanya untuk menerima seluruh kekuatan yang dimiliki Demonic Energy itu. Dragster menggunakan semua Demonic Energy didalam tubuhnya untuk merekonstruksi tubuhnya menjadi sosok yang lebih superior dan selama ini ia idam-idamkan.
Suara tulang-tulang yang patah dengan suara kulit yang dirobek-robek terdengar begitu jelas, diiringi dengan suara tawa jahat. Ares pada saat itu hanya terdiam dan tidak sama memiliki niat untuk menyerang Dragster.
Ares bukanlah orang yang akan menyerang tanpa pikir panjang, sebelum dia menyerang dia akan terlebih dahulu menilai seberapa bahaya lawan yang akan dia hadapi. jika lawannya cukup kuat pada saat itu juga dia akan melakukan analisis dan membuat rencana dari informasi yang dia dapatkan.
Tetapi berbeda cerita jika dia menghadapi lawan yang sangat kuat, analisisnya memang bekerja untuk mencari berbagai informasi, tapi otaknya tidak bekerja dengan optimal untuk membuat rencana. ini semua karena informasi-informasi yang dia dapatkan dari Dragster sebelumnya tidak berguna untuk saat ini.
Dia sekarang memang menganalisis Dragster tapi informasi yang dia dapatkan sangatlah sedikit hingga tidak layak disebut informasi, dengan Informasi sesedikit itu sulit baginya untuk membuat sebuah rencana dan taktik.
Ditambah lagi pada saat ini instingnya benar-benar memperingatkan, tubuh berkeringat dan detak jantungnya meningkat. merasakan bahaya yang akan dia hadapi kedepannya.
"Sebenarnya makhluk apa yang akanku hadapu nanti?."Ujar Ares sambil tersenyum canggung.
Asap hitam yang menyelimuti Dragster mulai melebar dan dari dalam asap itu dia bisa melihat ungun gelap, dengan cepat asap hitam itu terbang ke langit dan dari bawah Ares bisa melihat sepasang sayap raksasa dan ekor panjang.
Langit mendung diatas mereka seakan-akan menyambut dengan lebar kedatangan Dragster.
__ADS_1
Asap hitam tebal yang menyelimuti menghilang begitu sampai keatas dan menampilkan sosok makhluk mengerikan.
Ukuran tubuhnya lebih dari 50 meter dengan sepasang sayap raksasa yang membentang sejauh 200 meter, cakar dikaki dan tangannya seperti berlian yang sangat tajam, sisik di seluruh tubuhnya berwarna hitam legam dengan Api hitam yang menyelimuti seluruh bagian tubuhnya.
Dikepalanya terdapat sepasang tanduk panjang nan tajam dengan kristal ingin gelap dikeningnya.
"Hahahahahahahah....!!! Hahahaha....!!! Jadi ini ya bentuk sejati seekor Dragon?! Rasanya sangat menakjubkan!! Hahahahahaha..."Dragster tertawa lantang, dan gelombang suaranya membuat hewan-hewan yang mendengar menggigil ketakutan.
"Aku menjadi tahu kenapa para Dragon Lord sangatlah kuat, pasti karena wujud ini!! Dan sekarang... Aku perlu menyelesaikan kewajibanku sebelum waktunya habis."Dragster melirik Ares dengan matanya yang tajam, kali ini Dragster benar-benar merasakan perubahan luar biasa dari tubuhnya.
Dragster bisa melihat sejauh puluhan kilometer dan bisa merasa berbagai Energy disekitarnya, terutama Ares yang berada dibawahnya.
Dari sudut pandang Dragster, Ares dipenuhi oleh Aura dan Mana dalam jumlah yang sangat besar. jauh lebih besar dari Lawan-lawannya sebelumnya.
"Menakjubkan... Jadi ini alasannya dia bisa menang dari segi apapun. Tapi dengan kekuatan sekarang aku akan membunuhnya!!."Dragster membuka lebar-lebar mulutnya.
Dragster membuka mulutnya, Itu tampak seperti ular yang akan menelan mangsanya. mulutnya perlahan membelah sampai celah mencapai lehernya yang panjang. bagian yang terbelah tergantung, seolah membuat rahang raksasa selebar beberapa puluh meter itu menelan dunia.
"{ Civilization's Breath of Annihilation }!!."
Itu adalah Urlate magic original yang Dragster kembangkan dan tidak pernah digunakan, ini merupakan versi asli dari ultimate skillnya.
Itu adalah mantra Urlate magic yang dianggap setara dengan Supreme Class Item Pasopath's arrow, ini merupakan kekuatan tak tertahankan yang dapat mencabut nyawa dari apapun yang disentuhnya.
*****************************
Ares secara jelas bisa melihat sesuatu yang hitam pekat dimulut Dragster. sesuatu yang membuatnya merinding bahkan saat dia menekan emosinya. itu adalah sesuatu yang luar bisa hingga naluri biologisnya membuat tubuhnya membeku beberapa saat.
"Itu terlalu berbahaya, terlalu mengerikan!."Kata Long Yuan dengan panik, dia baru saja keluar dari dalam Andromeda dan dihadapkan dengan pemandangan mengerikan seperti ini.
Ares saat ini dihadapkan dengan sesuatu yang melampaui kekuatannya sendiri. dia kehilangan ketenangannya dan mengambil tindakan tegas.
"Bangsa*....!!!"Ares menarik Shield Of Erebus dari storage boxnya, dan mengganti Andromeda dengan tameng tersebut.
Dragster mengeluarkan sesuatu yang tampak seperti seberkas cahaya hitam tebal. Cahaya hitam itu dengan cepat memusnahkan segalanya.
Bentuk dari Shield of Erebus berubah total menjadi lebih tebal, besar dan berat dari sebelumnya. kini tameng itu menutupi seluruh bagian tubuh Ares.
Hanya sesaat Ares merasa lega, tapi sesaat kemudian perasaan leganya menghilang.
Hanya beberapa menit, tidak. mungkin beberapa detik. karena dia terhubung secara langsung dengan Shield of Erebus, Ares bisa merasakan apa yang Shield of Erebus rasakan.
Kengerian!!
Tepat sebelum cahaya hitam itu menyentuhnya dirinya sendiri, Ares bisa merasakan gelombang dorongan yang sangat kuat dan beberapa milidetik setelahnya, dia merasa tekanan yang amat luar biasa.
Tamengnya dan cahaya hitam itu bertabrakan menciptakan ledakan dahsyat, dan seketika itu dunia menjadi putih.
********************************
Beberapa saat setelah Dragster melepaskannya nafas naganya, Dragster hampir kehilangan keseimbangannya dan hampir jatuh ketanah, beruntung dia berhasil menguasai dirinya dengan cara yang membuatnya tidak jadi jatuh kebawah.
Dibawah rasa lelah yang ganas, dia terbang dengan mengepakkan sayapnya dengan pelan untuk menghemat tenaga dan menjaga keseimbangannya.
Dragster menghela nafas panjang dan perlahan merasakan efek setelah dia menggunakan Urlate magicnya"Fragment of evil saja tidak bisa membuatku menambah jumlah penggunaan { Civilization's Breath of Annihilation }, jadi ini merupakan batasan dalam penggunaan Urlate magic, huh? Setimpal dengan kekuatan yang kudapat tapi terlalu banyak merugikan diriku."Kata Dragster dengan lemas.
Urlate magic { Civilization's Breath of Annihilation }yang dikuasai memang memiliki kekuatan destruktif yang diluar akal sehat, kekuatannya ini harus dibayar dengan mahal.
Bayarannya benar-benar sangat mahal bahkan menghabiskan segala yang Dragster kumpulkan selama ratusan tahun terakhir, tapi bayaran itu sebanding dengan apa yang dia dapatkan.
Dragster mendengus senang melihatnya hutan hijau dihadapannya kini berubah menjadi lautan magma yang terbakar, setelah menerima semua serangan itu Dragster yakin tidak ada satupun makhluk di dunia yang bisa selamat dari semua itu.
Tapi Indra dragonicnya yang tajam berkata lain.
Mata Dragster berubah menjadi kebencian total karena melihat sesuatu yang sangat dia benci.
Benar. Orang yang baru saja dia serang menggunakan Urlate magic terkuatnya masih berdiri disana. dia berdiri ditengah-tengah hutan yang telah menjadi lautan magma cair.
"Bagaimana mungkin?! Bagaimana caranya dia selamat?! Bagaimana bisa dia selamat setelah menerima semua itu?!."Kebencian dan kemarahan besar berputar didalam otaknya, sulit baginya mempercayai Ares selamat dari Urlate magicnya yang sangat kuat.
Satu-satunya alasan logis adalah Ares menggunakan item atau mantra yang setara dengan Urlate magic yang dia gunakan, setidaknya itu memiliki efek sebaliknya dengan Urlate magicnya.
Dragster menarik nafas panjang dan perlahan mengendalikan emosinya, satu-satunya alasan dia bisa bersikap tenang karena dia yakin dengan kekuatannya yang sekarang dia bisa mengalahkan Ares.
Dragster mengambil ancang-ancang menyerang"Dia pasti tidak baik-baik saja setelah menerima semua itu. dan ini kesempatanku untuk membunuhnya dengan cepat..."Dragster mengepakkan sayapnya dengan cepat dan terbang melesat kearah Ares.
Jika dipikirkan secara seksama dari sudut pandangnya, Ares bisa selamat karena sebuah item atau mantra sihir yang hebat. tapi itu tidak menutup kemungkinan Ares tidak terluka parah setelah menerima itu semua.
Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas didepan matanya, dia langsung menyerang Ares tanpa pikir panjang.
Yang dia tahu prioritaskan sekarang hanyalah membunuh Ares yang menjadi variabel berbahaya untuk kebangkitan Tuhan-nya. maka dari itu Ares harus dimusnahkan secepatnya dengan cara apapun.
Dengan mulut yang terbuka lebar dia menggunakan nafas naganya yang menggunakan kekuatan Demonic Energy didalam dirinya, dia terbang rendah dan mendekatkan diri pada Ares dari jarak aman.
"Dragon's Breath!!."
__ADS_1
Serangan kuat yang terarah pada Ares benar-benar mematikan, itu benar-benar mengarah padanya yang berada ditengah-tengah lautan api yang dipenuhi magma cair.
Ares yang berada ditengah-tengah lautan api disana hanya tersenyum lalu berkata"[ Summons Lord Of the World's Forest ]."
Seluruh tubuh Ares seketika bersinar terang benderang, pilar cahaya tercipta dengan kekuatan suci yang terasa begitu kental.
Area lautan api disekitarnya padam karena tekanan angin yang tercipta dari pilar cahaya yang muncul secara tiba-tiba, tapi bukan itu yang menjadi masalah.
Dari dalam tanah yang terdapat magma cair keluar banyak akar-akar pohon yang dalam sekejap menutupi seluruh area disana, Akar-akar pohon itu menciptakan lautan pepohonan baru yang jauh lebih kuat dan kokoh dari sebelumnya.
"Ini buruk!! Aku harus mundur!!."Dragster merasakan firasat buruk dan terbang keatas tanpa banyak pikir panjang, tapi ketika dia terbang akar-akar pohon dengan cepat menangkap kakinya dan langsung membantingnya kebawah.
Dia jatuh kebawah dengan keras hingga membuat area tempat dia jatuh menjadi sebuah cekungan lebar dengan Dragster yang berada didalamnya.
"Ugh... Seluruh tubuhku terasa sakit!!."Merasa fall damage yang cukup besar benar-benar membuat Dragster merasa kesakitan, ketika dia menyadarinya dia langsung mengepakkan sayapnya dan berusaha lagi terbang keatas.
Tapi akar-akar pohon dalam jumlah yang lebih banyak menangkap kakinya lagi. dia berusaha keras melepaskan akar-akar pohon yang mengikat kaki dengan berbagai cara mulai dari dibakar, ditebas, ditusuk dan ditarik sekuat tenaga. tapi tetap tidak bisa memutus akar-akar pohon Itu.
"Brengse*!! Kenapa akar-akar ini tidak bisa putus?! Terbuat dari apa akar-akar ini sebenarnya?!."Kata Dragster dengan frustasi.
"Terkejut?."
Sebuah suara yang paling dibenci Dragster terdengar begitu jelas, dia memandang kearah suara itu berasal yang merupakan tempat Ares berdiri sebelumnya.
Itu merupakan sebuah pohon raksasa yang jauh lebih besar dari pada pohon-pohon disekitarnya, pohon itu menjulang tinggi dengan batang yang tampak dibuat dari akar-akar pohon yang mengikat satu sama lain hingga menciptakan batang pohon raksasa.
Dari pohon itu juga memancarkan kekuatan alam yang begitu besar, hingga membuat langit menjadi terang kembali.
Dragster menatap tempat Ares berdiri yang kini menjadi pohon raksasa dengan penuh kebencian.
"Kau brengse*!!! Apa yang sebenarnya kau lakukan sialan?! Tunjukkan dirimu padaku, Anjin* Alam!!."Bentak Dragster dengan suara tinggi, rasa frustasi dan marah bercampur menjadi satu yang membuat hatinya terasa meledak.
Pertanyaan kasarnya hanya dijawab oleh suara tawa yang menggema, suara tawa itu terasa seakan Ares tepat berdiri didepannya tapi sebenarnya Ares tidak ada di manapun. dia tidak bisa menemukan keberadaan Ares dimana pun seolah Ares ditelan bumi.
Dragster menoleh kekiri dan kekanan untuk mencari keberadaan Ares, dia menggunakan Indra dragonicnya yang tajam untuk mendeteksi Ares tapi tidak bisa menemukannya juga.
"Bingung? Aku memaklumi kebingunganmu atas hal ini, tapi, aku tidak mempunyai banyak waktu untuk meladeni permainan bodohmu lagi. aku akan menyudahi perkelahian anak-anak ini."Kata Ares dengan suara menggema kesemua arah.
Tanah disekitar Dragster bergetar, akar-akar pohon dalam jumlah besar dengan berbagai ukuran keluar dari bawah tanah. Dengan cepat ujung dari setiap akar-akar pohon itu berubah bentuk menjadi berbagai macam bentuk senjata, kapak, pedang, tombak, belati, katana dan warhammer. terbentuk tepat diujung akar-akar pohon itu.
Dragster menahan nafasnya ketika melihat banyaknya akar-akar yang sama seperti yang ada dikakinya, membentuk menjadi berbagai macam senjata.
"Terkejut? Tapi sayangnya ini belum berakhir...."
Batang dari akar-akar pohon itu tampak sedikit bersinar kemerahan, dan dari ujung akar-akar pohon tersebut keluar Aura yang menyelimuti senjata yang terbentuk dari akar-akar pohon itu. belum sempat Dragster terkejut, dia dibuat terkejut kembali.
Akar-akar pohon yang diselimuti Aura itu sekarang berubah menjadi bloodstone, yang membuat Dragster lebih cemas hampir semua senjata dari akar-akar pohon itu membentuk bloodstone.
Suara tawa dari Ares menggema keseluruh tempat dan memekakkan telinga semua orang yang mendengarnya.
"Hahahahahaha.... Sekarang pertarungan yang sebenarnya akan dimulai, Ah tidak, aku salah bicara. Ehem, ehem. Sekarang pembantain akan segera dimulai!! Aku tidak sabar melihat bagaimana caramu melewati ini, Demon King of Black Flame Dragster."
Dragster menelan ludahnya dan matanya berubah menjadi kebencian total, Kebenciannya dia arahkan pada Ares.
"Jangan anggap remeh aku, Brengse*....!!!."
Dragster langsung maju dengan nafas naga nya yang siap membakar apapun, akar-akar pohon itu maju tanpa disuruh dan pertarungan antara. Dragster dan akar-akar pohon dunia terjadi.
Ledakan dahsyat tercipta akibat dari tekanan angin yang Dragster ciptakan, tapi itu tidak menjadi halangan bagi akar-akar pohon itu untuk membunuh Dragster.
"Ares, Kau Sampaaaahhhhh....!!!."Teriak Dragster dengan kebencian total.
Cakar, ekor serta mulutnya tidak berhenti menyerang akar-akar pohon itu. dia menghindari dan menahan setiap serangan yang terarah padanya sambil mencaci maki Ares.
Ares yang berada di suatu tempat yang tidak diketahui, hanya bisa tersenyum melihat pemandangan dari layar kristal dihadapannya.
"Ulurlah lebih banyak waktu selagi aku memulihkan diri, karena luka ini jauh lebih berat dari dugaanku..."
************************************
Hey Guys!!!
Writer udah ngambil keputusan untuk memilih salah satu diantara dua Arc ini.
Jadi Writer kemungkinan akan update sehari atau dua hari sekali.
Kok Updatenya sehari sama dua hari sekali bang?
Ini karena jumlah kata yang saya gunakan cukup untuk membuat dua atau tiga chapter dalam sehari. jadi mohon dimaklumi jika updatenya terkadang agak lama.
Atau kalian ingin saya update tiga hari sekali tapi chapter pendek-pendek?
Komen aja dibawah oke!!
Bye-bye
__ADS_1