
Butler William sedang berjalan dikastil Archduke dengan wajah datar dan hati gemetar, ia sekarang sedang berjala. menuju tempat Raja yang dia layani.
Yap siapa lagi kalau Bukan Gerald Von Dunkenheit, Jika ia ingat Ia sudah dan seluruh keluarganya sudah mengabdikan diri pada keluarga Dunkenheit sudah sangat lama bahkan sebelum Kerajaan Gottlich terbentuk.
Keluarga mereka adalah keluarga adalah sebuah Keluarga dimana Seluruh Anggotanya Seorang Assassin, Mereka semua dilatih sejak kecil untuk melayani dan melindungi keluarga Dunkenheit.
Mereka semua adalah orang-orang Dengan level Intelektual tinggi dan bisa mengerjakan berbagai macam tugas dengan Cepat, William adalah seorang dari keluarga itu, dia memiliki nama Lengkap William De Attentater.
William sudah mengenal Gerald sejak ia masih kecil, Mereka berdua biasa pergi bersama layaknya seorang Master dan pelayan. Namun sejak Mantan kepala Keluarga Dunkenheit pindah disini semuanya berubah.
"Sudah kubilang cara ini jauh lebih baik!."
"Lebih baik katamu?!."
Richard dan Gerald mengangkat meja kerja hingga dokumen-dokumen Yang diatasnya berterbangan dimana, Walliam hanya bisa tersenyum Kecut melihat pemandangan didepannya.
Samurai terhebat sedang berdebat dengan SwordSaint. Mereka berdua mengeluarkan Aura yang Cukup Mencekam yang membuat seluruh Istana menjadi tertekan.
William menghela nafas dan air mata keluar disudutnya'Nyari duit kok susah amat yak? Kudu banget ngeliat pemandangan kaya gini tiap hari.'Batinnya sambil tersenyum pasrah.
William datang dan menengahi mereka berdua, Mereka berdua menjadi lebih Tenang lalu mereka bertiga mendiskusikan semua ini dengan baik-baik.
Sampai akhirnya mulut Richard berulah.
"Oh, Gerald, apa maksudmu hanya istrimu yang menganggapmu manusia?."Ucap Richard dengan wajah serius.
Seketika Gerald dibuat terdiam oleh kata-kata Richard. suasana disana menjadi mencekam dan menyesakan.
"Itu bisa ku jelaskan."Ucap Gerald sambil tersenyum canggung dan menggaruk tengkuknya.
Richard menggenggam pulpen ditangannya hingga Hancur, Keluar Aura Sangat menakut dari sebelumnya, Dia menatap Gerald dengan mata penuh tanda tanya.
William mengingat hal ini, Hal ini dimulai ketika Gerald berumur 4 Tahun, waktu itu ia sangat tertarik dengan buku-buku Terutama buku novel. dia sangat menyukai buku Novel sampai dia menemukan buku terkutuk itu.
Buku yang menceritakan tentang seorang bocah yang tidak dianggap keluarganya sendiri, Entah terinspirasi atau apa tapi semenjak saat itu sifatnya menjadi dingin dan dia selalu berlatih seorang diri.
__ADS_1
Richard yang selalu mengajarkannya berperang dibuat heran dengan kelakuan anaknya yang selalu mencoba mengayunkan pedangnya sampai tangannya tidak bisa bergerak.
Richard saat itu memperingkatkan Gerald untuk tidak berlebihan saat latihan, namun dia tidak pernah menggubris setiap perkataannya dan terus berlatih sampai seluruh tangannya Kapalan.
Latihan Gila-gilaan yang dia lakukan membuat tubuhnya menjadi tinggi kekar.
Richard juga mengajarkannya cara menggunakan Aura yang membuat kekuatan tempur Gerald meningkat tajam, setelah dinilai sudah cukup kuat untuk melawan monster Richard memperbolehkan Gerald untuk pergi berburu Diluar.
Namun, Setelah Beberapa hari dibiarkan berburu Gerald selalu pulang dengan badan dipenuhi bekas luka dan pedang yang dia bawa selalu patah.
ini terjadi terus menerus selama beberapa tahun sampai hingga akhirnya Richard melarang Gerald untuk pergi berburu, Richard melakukan hal ini karena ia Khawatir dengan kondisi kesehatan Gerald.
meski Istrinya bisa merapalkan Mantra Magic untuk menyembuhkan tetap saja sebagai seorang Ayah dia khawatir dengan kondisi anaknya, dia sudah melakukan segala macam cara agar anak mau bercerita tentang permasalahan namun Gerald tidak pernah menjawab ataupun menggubrisnya.
dan Semakin dia dilarang semakin dia sering pergi berburu, bahkan dia pernah tidak pulang satu Minggu yang membuat Richard dan istrinya harus turun tangan sendiri mencarinya.
Setelah ketemu Ibunya yang marah langsung mengikat kaki dan tangan Gerald dengan Rantai lalu menelanjanginya dan dikurung dikamar, ini dia lakukan agar Gerald tidak pergi keluar lagi.
namun besoknya ketika dia hendak memeriksa Dia Menemukan William yang diikat dengan tubuh telanjang dan dia dalam keadaan pingsan.
Seisi Istana dibuat Heboh, Richard dan Istrinya membentuk tim khusus untuk mencari keberadaan Gerald, Gerald akhir ketemu sang bersembunyi dibalik Air terjun, Saat hendak ditangkap Gerald mampu menghasilkan Semua Tim khusus yang Gerald dan istrinya buat dalam waktu sekejap.
istrinya memanggil Golem berukuran besar lalu menangkap Gerald dan dibawa pulang, Dan kejadian ini terus terjadi sampai Gerald beranjak dewasa dan akhirnya mewarisi Posisi Archduke.
setelah mendapatkan posisi Archduke, Entah dia sadar atas kelakuannya atau bagaimana yang membuat dia menjadi Malu setiap mengingat masa lalunya, Bahkan dia melarang pelayan disana untuk membicarakan tentang masa kecilnya dulu.
Sekarang Gerald duduk didepannya sambil mengalihkan matanya kearah lain, Bocah bandel itu sekarang sudah menjadi sosok pria gagah pemegang Title SwordSaint yang menyaingi dirinya.
'Ahhh..... anak-anak Selalu cepat besar ya?.'Batin Richard sambil menatap anaknya lalu tersenyum.
"Baiklah, aku tidak akan menceritakannya pada ibumu, Namun Apa yang akan kudapatkan jika aku tidak memberitahunya?."Ucap Richard sambil tersenyum penuh Makna.
Seketika itu Gerald memucat dan nafasnya tidak teratur, Gerald pada dasarnya masih memiliki rasa takut dengan ayahnya namun, ibunya ada sumber ketakutan Mutlak dirinya.
Ayahnya dan seluruh penduduk wilayah Utara sangat takut dengan ibunya sampai-sampai Ibunya menjadi orang yang dirumorkan setara dengan Demon God, Memiliki Kapasitas Mana yang melampaui Semua Mage, Great Mage dan bisa menggunakan 900 Jenis magic sesuka hatinya.
__ADS_1
sebenernya tidak ada tahu pasti berapa jumlah magic yang bisa digunakan ibunya bahkan ayahnya dan Kerajaan Gottlich sendiri masih menebak-nebak, Alasan dia tahu jumlahnya adalah karena dia pernah diberitahu ibunya.
ini tentu Membuatnya kaget bahwa ketika ibunya mengatakan hal itu jantungnya serasa keluar, Bagaimana tidak?! Great Mage Terkuat saja hanya bisa menggunakan 200 Jenis magic dan ArchMage Diseluruh Yggdrasil saja yang paling Banyak hanya mampu memiliki 400 Jenis magic.
Bahkan jika dia dan ayahnya menggabungkan kekuatan untuk mengalahkannya ibunya mereka tidak bisa menang meski mereka memiliki level 999+.
Gerald juga memiliki kenangan buruk tentang ibunya yang membuat dia amat takut dengan ibunya. Gerald berpikir Ama keras dan akhirnya menemukan solusinya.
"Aku akan memberikan 5 botol Wine koleksiku bagaimana?."Ucapnya sambil dengan nada serius.
Richard Mengelus janggutnya sambil menatap Gerald lalu dia menggelengkan kepalanya"Tidak mau, berikan aku sesuatu yang lebih penting dari itu."Ucapnya sambil memasang senyum lebar.
Gerald lalu tersenyum'Kena kau.'Ares lalu mengambil sesuatu dari kantong bajunya lalu memberikannya kepada ayahnya.
Itu adalah sebuah buku dengan sampul yang terlihat sudah Usang, Richard mengerutkan keningnya lalu mengambil buku itu lalu membacanya, dan seketika dia memucat dengan raut wajah ketakutan.
"Da-Dari mana ka-Kau dapatkan semua i-ini?."Ucap Richard terbata-bata.
sebenernya buku itu berisi tentang foto-foto ayahnya dengan wanita lain, ayahnya sendiri dikenal sebagai Playboy, dia selalu berkencan dengan wanita-wanita Muda dan cantik, meski begitu dia tidak sampai meniduri mereka.
dia hanya mengajak mereka berkencan saja. Tapi tetap saja ini bisa dibilang perselingkuhan, Jika buku ini jatuh ke tangan ibunya maka nasib ayahnya akan menjadi taruhannya.
'Jika buku ini Jatuh ketangan Catherine maka aku akan mati saat itu juga, lebih baik aku amankan dulu buku ini.'Batin Richard dengan wajah penuh ketakutan.
"Ehm! kalau begitu bisakah masalah ini kita anggap damai?."
"Damai? Bisa kenapa tidak?."
Richard menghela nafas lega.
"Kalau begitu aku akan Simpan buku ini, apa tidak masalah?."Ucap Richard dengan wajah Full Senyum.
"Ambillah jika kau mau."
seketika buku itu menghilang dan sekarang berada ditangan Richard, Richard mengantongi buku itu"Kalau begitu aku pergi dulu."Dia berjalan pergi keluar dengan wajah penuh senyuman.
__ADS_1
Dari belakang Gerald mengeluarkan Lima Buku yang sama seperti yanv dibawa Richard, Gerald tersenyum lebar sambil menggunakan Mantra Magic { Delivery } untuk mengirim buku-buku itu Ketempat Ibunya berada.
William yang melihat semuanya dari tadi hanya menghela nafas panjang dengan memasang wajah Pasrah'Semoga anda bisa selamat tuan besar.'