Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
136.Undead king Army Vs Elves king Army


__ADS_3

Lautan Undead didepan mereka mengeluarkan Aura kematian yang menusuk dan membuat sesak nafas. banyak elf yang ketakutan melihat lautan Undead yang terlihat tidak terhitung tersebut.


beberapa jenis Undead seperti Skeleton Dragon, Wraith dan yang lainnya berterbangan diatas langit yang membuat mereka semua menjadi tidak yakin bisa mengalahkan mereka semua, meski pasukan yang dibawa Elves king memiliki kemampuan perang Gerilya yang hebat tapi melihat ini semua membuatnya tidak yakin.


Pria yang diduga sebagai pengendali dari semua Undead itu, duduk disebuah Kursi yang terbuat dari berbagai macam tulang dan duduk dibarisan paling depan. dia memegang Staffnya sambil memberikan senyum bengis kearah mereka.


'Apa ini? kenapa mereka tidak kunjung menyerang Juga?.'Batin para elf. bahkan Elves king juga berpikiran sama.


"Kukuku...kalian pasti bingung bukan kenapa aku tidak menyerang kalian? jawabannya mudah, aku ingin merasakan rasa takut kalian lebih lama lagi baru. setelah itu aku akan memusnahkan kalian semuan!! tanpa tersisa!!!."


Suara berat dan dingin yang bisa didengar semua orang, Para elf menjadi bergidik ngeri mendengar suara pria itu.


"Sebelum itu, aku ingin bertanya siapa kau sebenarnya? dan apa alasanmu membantu Bangsa kotor itu?."Elves king yang ada dibarisan paling depan memberanikan diri untuk bertanya, dia dilindungi oleh beberapa Ksatria elit disisinya.


"Siapa aku tidaklah penting, dan lagi kalian bukannya satu ras? kenapa saling menghina dan memusuhi sama seperti manusia? oh!!? apa jangan-jangan kalian takut kepada mereka? Kalian takut mereka berkembang terlalu besar dan bisa menandingi kekuatan kalian ya? makanya kalian ingin membantai mereka agar kalian tidak memiliki saingan, iya? Khuhuhuhuhu.....kalian jauh lebih kotor dari yang kuduga, apa kalian benar-benar Elf yang disucikan semua orang itu?."Ulbert mulia memprovokasi mereka.


niatnya adalah membuat mereka terprovokasi yang membuat mereka bergerak hanya dengan emosi saja, dengan itu kekuatan pasukan mereka tidak akan terorganisir dengan baik.


Elves king mengepalkan tangannya dan memberikan tatapan permusuhan pada Ulbert. Hampir seluruh elf yang ada disana termakan omongan Ulbert.


Putra mahkota berjalan dengan emosi meledak-ledak lalu mengerahkan pedangnya"Bangsat!!! kau pikir kau siapa berani menghina kami kotor!? Dan kau adalah yang paling kotor disini!!! Kau adalah Orang kotor yang menggunakan Undead sebagai pasukan!!! apa kau tidak punya cermin dirumahmu?!."Ucapnya marah. para elf mengangguk saat Putra mahkota berkata seperti itu.


dilihat dari manapun, Undead adalah Ras yang paling kotor karena mereka adalah Orang-orang mati yang bangkit karena Dark Magic. Sementara itu. Ulbert memiringkan kepalanya lalu berkata.


"Bocah siapa kau? kenal kagak dateng main marah-marah aja kayak udah jagoan. s


Oh?! aku ingat Siapa kau!!! kau adalah Putra Mahkota Galtor Dien Willhelmine!!! kalian sungguh-sungguh membuat bocah ingusan seperti dia sebagai Putra mahkota? Khuhuhuhuhu... kalian sungguh tidak punya otak!!!."


Ulbert terus memprovokasi Elves king dan Putra mahkota. Elves king hanya diam dan mengepalkan tangannya sementara itu. Putra mahkota murka dan menggenggam pedang ditangannya dengan erat.

__ADS_1


"Kau Kepar** Bajing**!!! Beraninya kau menghinaku!!!..."Putra mahkota langsung melesat kearah Ulbert dengan cepat.


"Galtor Jangan!!!."Elves king berusaha menghentikannya, tapi Putra mahkota terlalu marah untuk bisa mendengarkan suara Ayahnya.


Dengan pedangnya dan melesat dengan cepat dan tiba di depan Ulbert. Putra mahkota tersenyum menyerangnya dengan serangan terkuatnya namun, Tubuhnya secara tiba-tiba terpotong menjadi 3 bagian dan jatuh kebawah.


"Galtor!!!!."Elves king menjerit menyebutkan nama anaknya, didepan matanya sendiri anaknya terpotong menjadi 3 bagian.


Ulbert tertawa kecil lalu berkata"Terimakasih Jin dan Jun."


"Tidak. masalah. Tuan. sudah. menjadi. tugas. kami. untuk. menjaga. anda!."Sebuah suara patah-patah menjawabnya.


Disamping muncul dua sosok Undead. Tubuh yang terlihat seperti mayat yang sudah mengering dengan pakaian putih yang sobek-sobek, dan wajah yang hampir membusuk dengan tanda salib terbalik ditengah wajah mereka, dimasing-masing tangan mereka terdapat Sabit panjang yang dilumuri darah.


mereka adalah pelayan pribadi Ulbert yang merupakan Undead tingkat tinggi, yang lebih dikenal sebagai Death Reaper.


"Tuan. Apa. mereka. adalah. musuh. yang. akan. kita. hadapi?."Tanya Jin dan Jun berbarengan. Ulbert mengangguk pelan menanggapi pertanyaan Mereka berdua.


Pasukan Undead Ulbert juga bergerak maju dan kedua pasukan saling serang. ulbert terbang keatas dan menghilang sementara pasukan Undead terus menyerang pasukan elf tanpa kenal lelah.


Elves king dengan bantuan para Jenderal-jenderalnya membuat strategi untuk memenangkan Pertempuran ini. kedua Pasukan menggunakan semua skill yang mereka miliki dan pertarungan hebat antara pasukan tersebut tidak terhindarkan.


Beberapa Skeleton dragon dari atas menyeburkan nafas apinya yang membakar banyak Prajurit Elf, Para prajurit elf tidak bisa berbuat banyak saat Undead-Undead yang berterbangan diatas mereka menyerang. karena mereka tidak dilatih untuk perang seperti ini.


Suara pedang yang saling beradu, suara ledakan, suara Jeritan minta tolong, terdengar didalam Medan orang.


Ulbert dengan mudah memasuki bagian belakang pertahanan pasukan elf, dia menemukan puluhan dark elf yang dikurung dan diikat dengan rantai serta sekujur tubuh mereka dipenuhi luka penyiksaan yang cukup banyak.


"Apa kalian tidak apa-apa?! apa kalian masih bisa berdiri?!."

__ADS_1


salah satu dark elf yang dirantai menoleh kearah Ulbert. "Siapa kau?."Tanyanya dengan wajah lemas. Ulbert tidak banyak omong dan langsung menghancurkan rantai-rantai yang mengikat mereka.


Para dark elf tersebut terjatuh lemas, tubuh kurus mereka dipenuhi bekas luka yang membuatnya sedikit khawatir.


"{ Chain Magic : Light healing }."Ulbert menggunakan mantra magic penyembuh yang sudah diperkuat. sedikit demi sedikit para dark elf bisa berdiri dan memantapnya"Te-terimakasih Tuan karena sudah menyelamatkan kami."Ucapnya mereka semua.


Ulbert hanya mengangguk lalu menyuruh mereka berkumpul menjadi satu"Aku tidak akan banyak omong, Teman dan rekan kalian sudah menunggu jauh dari sini, aku adalah orang yang diutus oleh Tuanku untuk menyelamatkan kalian. kalian akan diteleportasikan menuju tempat Dark elf lain berada sekarang.""Ulbert menghentakkan Staffnya ketanah. sebuah lingkaran sihir berwarna biru muda muncul dibawah kaki para dark elf tersebut.


Para dark elf terlihat kebingungan dengan penjelasan singkat Ulbert, lalu hendak bertanya namun Ulbert sudah terlanjur merapalkan mantra sihir tersebut.


"{ Small Teleportation }."


Lingkaran sihir teleportasi itu menyala lalu Dark elf yang ada didalamnya menghilang.


"Dengan ini aku bisa kembali kemedan perang."Ulbert menghilang dari sana.


***********


Jin dan Jun mengayunkan sabit mereka Secara beriringan, setiap mereka mengayunkan Sabitnya terdapat puluhan bahkan ratusan elf yang mati dengan kepala terpenggal, Ayunan Sabit mereka berirama seperti seperti alunan musik.


"Kak. sudah. lama. ya. kita. tidak. ikut. kemedan. perang?. rasanya. sedikit. bernostalgia. dengan. masa. lalu."Ucap Jun sambil mengayunkan sabitnya dan memotong-motong elf yang ada didekatnya. Jin yang berada didekatnya mengangguk"Kau. benar. Jun. sudah. sangat. lama. kita. tidak. seperti. ini. rasanya. cukup. membuat. bernostalgia. sepertinya. Tuan. sudah. mulai. mengalami. perubahan."Ucapnya sambil mengayunkan Sabitnya. dengan satu ayunan sabitnya para elf yang ada didepannya mati dengan kepala terpisah.


Jin dan Jun bergerak seperti topan yang memotong kepala serta tubuh musuh-musuhnya. Setiap mereka mengayunkan sabit terdapat banyak elf yang mati dengan tubuh terpotong atau kepala terpisah.


anggota tubuh, organ dalam darah dan suara yang meminta tolong, terdengar dengan jelas ditelinga pasukan elf. Dari atas langit turun seorang elf yang membawa sebuah GreatSword bergerigi ditangannya lalu mengarahkannya kearah Jin dan Jun.


Jin dan jun menyilangkan sabit mereka untuk menahan serangan Elf tersebut, dengan satu dorongan mereka elf tersebut terpental mundur.


Jin dan Jun mengarahkan sabit mereka kearah elf itu. Elf itu memakai pakaian kemiliteran dengan banyak bintang kehormatan didadanya dia juga memakai topi aneh. dia bangkit dan jubahnya berkibar layaknya sebuah bendera.

__ADS_1


"Siapa. kau?."


"Heh.. Jendral pertama Kerajaan Astria, Heinz Guderian. mulai sekarang aku yang akan melawan kalian!."


__ADS_2