Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
121.Pengakuan Andromeda


__ADS_3

"Kau ini, ngomong apa sih? sudah jelas-jelas dia Makhluk summon dari skill Pedangku. kenapa malah kau menyangkut pautkan dengan Ego Weapon?."Ares merasa aneh dengan long Yuan.


Long Yuan yang masih memegangi perutnya berusaha bangkit"Itu cuman omong kosong! Tidak ada satupun makhluk Summon diyggdrassil yang dapat melihatku!."Ucapnya ngegas. dia terlihat kesal dengan Ares namun dia berusaha mengalihkannya.


"Tuan sepertinya dia sudah gila, apa lebih baik tidak kita bunuh saja dia?."ucap shadow general disampingnya, Ares memperhatikan shadow general disampingnya yang sudah siap mengayunkan pedangnya. namun ares menggelengkan kepalanya"Tidak, itu tidak Perlu. penjelasannya jauh terdengar meyakinkan jadi kau diam dulu. Sekarang coba kau jelaskan maksud perkataanmu barusan."Perintah Ares.


Long Yuan mendengus kesal"Seharusnya begini dari tadi!, aku sebelumnya lupa menjelaskan padamu jika aku tidak bisa dilihat orang sembarangan, hanya orang yang dapat izin dari ku yang bisa melihat diriku dan kau adalah orang pertama yang bisa melihatku, namun makhluk disebelahmu ini anehnya anehnya bisa melihatku dan lagi dia bisa menyerang ku yang mana serangan biasa tidak dapat mengenaiku."


"Hanya beberapa item diyggdrassil yang bisa melukaiku namun dengan entengnya dia mendaratkan tendangan padaku, Dari salah satu item terdapat satu item yang paling mungkin melihat dan melukaiku yaitu Ego Weapon."Jelasnya.


Ares mengusap dagunya lalu melirik kesampingnya, terlihat shadow general yang menahan diri untuk menebas Long Yuan. dia terlihat sangat kesal dengan Long Yuan sampai tangannya bergetar.


"Apa kau punya bukti konkrit tentang hal ini? kau tahu aku tidak bisa begitu saja mempercayaimu tanpa sebuah bukti."Ucapnya sambil mengusap dagunya.


Memang benar ucapan Long Yuan memang meyakinkan, tapi dia tidak bisa begitu saja mempercayainya apa lagi dia baru mengenalnya. bisa kakek tua ini membual untuk mendapatkan Pedangnya yang mana Pedangnya merupakan Item Rank Divine yang pernah dipakai seorang Dewa.


Long Yuan mendengus senang"Pukul aku! kau akan bisa melihat perbedaannya."Ucapnya lalu merentangkan kedua tangannya, dia terlihat ingin menjadi target bidikannya.


Ares tersenyum tipis"apa kau yakin?."ucapnya memastikan, dia tidak ingin long Yuan mati karena menerima Pukulannya, karena Long Yuan Ares bis mendapatkan banyak keuntungan.

__ADS_1


"ya! Pukul saja!."ucapnya yakin, Ares mengangguk pelan lalu melayangkan pukulan dengan tenaga penuh namun tangannya begitu saja menembus tubuhnya, dia seperti memukul angin barusan.


Long Yuan tersenyum bangga"Kan? apaku bilang! seranganmu tidak akan bisa mengenaiku namun tendangan Makhluk itu bisa dengan telak mengenaiku."ucapnya sembari menatap tajam Shadow general disampingnya.


ares yang masih belum puas memukul Long Yuan ratusan kali, dia menggunakan Aura, mana bahkan Chaos Energy tidak dapat mengenainya, semua serangannya seolah-olah ditiadakan atau menembus tubuhnya layaknya hantu. Ares lalu melihat shadow general disampingnya dan dia hanya bisa terdiam membisu saat ditanyai beberapa pertanyaan.


dia sempat menjawab beberapa pertanyaan nya namun beberapa kali juga dia terdiam tidak menjawab pertanyaan, Ares melontarkan pertanyaan terakhir"Kau sebenarnya siapa? Shadow general harusnya merupakan makhluk Summon dari skill Pedangku, kau harusnya Mahkluk summonku bahkan aku yakin karena terdapat Hubungan tak kasat diantara kita. Aku sebenarnya masih tidak yakin kau Ego Weapon karena Ego Weapon seharusnya mengambil Wujud manusia, dan akan kembali kewujud senjata saat digunakan."Ucapnya sambil menatap Shadow general itu.


shadow general itu diam membisu dan tubuhnya bergetar, sepertinya saat ini dia sedang bingung harus menjawab apa, dia terdiam cukup lama hingga akhirnya dia berbicara.


"Seperti yang anda dan orang tua Bangs** itu katakan, saya memang ego weapon namun berbeda dengan ego weapon lainnya, saya spesial. saya memiliki kesadaran saat anda pertama kali menemukan saya, kesadaran saya bangkit waktu itu."Ucapnya lirih.


Ares Mengangguk pelan, dia memang sudah menduga jika pedangnya bukan pedang sembarangan, ia meyakini hal ini karena pedang ini sempat beberapa kali menunjukkan dia memiliki kesadaran.


"Itu karena saya belum memiliki kekuatan yang cukup untuk berkomunikasi dengan anda, hingga akhirnya anda menyempurnakan saya dan memberi saya sebuah nama baru. sejak saat itu kesadaran saya menjadi utuh dan saya dapat membentuk kesadaran saya menjadi wujud seperti ini. Saya adalah pedang anda tuan! saya adalah Andromeda."Ucapnya Lirih. dia terlihat Takut sampai tubuhnya sedikit bergetar.


[ Pedang anda telah mengakui keberadaannya! ]


[ Rank Divine Diganti menjadi Rank Ego Weapon! ]

__ADS_1


[ Skill Memanggil Shadow general dihilangkan! ]


Aees mengusap dagunya melihatnya dan melihat Jendela System didepannya, Ares sama sekali tidak menyangka Pedangnya akan menjadi sebuah Ego Weapon yang mana senjata ini jauh lebih langka dibandingkan item rank Divine, kelangkaannya bahkan Setara dengan Rank Supreme.


Ares tersenyum lalu berkata"baiklah aku tidak akan mempermasalahkan hal ini, tapi aku akan bertanya satu hal. Apa kau pernah berpikir tidak merasa puas saat aku menggunakanmu?. "Ucapnya sambil tersenyum tipis. dia ingin melihat secara langsung bagaimana reaksinya.


Ares sebenernya cukup penasaran dengan Andromeda, karena Andromeda adalah senjata pertama yang dipegang dan gunakan didunia ini makanya dia menanyakan hal itu.


dia terlihat kaget dengan pertanyaan ares lalu dengan cepat menjawab"Saya! saya tidak pernah sekalipun berpikir merasa tidak puas saat anda menggunakan saya! sebaliknya saya merasa sangat puas setiap kali anda menggunakan saya! Saya merasa senang dan merasa bahagia dari lubuk hati saya yang paling dalam! dan tolong maafkan saya, saya tidak pernah memiliki maksud menipu Anda."Ucapnya pelan, Kalimat sebelumnya dipenuhi semangat tapi saat menuju Kalimat terakhir terdapat rasa sedih.


Ares tersenyum puas mendengar jawabannya, sebelumnya Ares berpikir akan memberikannya kepada Alpha atau salah satu Clonenya untuk digunakan, itu jika Andromeda merasa tidak puas jika ia gunakan. tapi mendengar penjelasannya membuat Ares merasa lega dan mengurungkan niatnya.


Ares menghela nafas lega"Begitu, ya? haaaa.....aku tidak akan mempermasalahkan ini penuh panjang lagi, aku memaafkanmu karena kau memang pada dasarnya tidak memiliki niat untuk menipuku."Ucapnya sambil tersenyum cerah.


Andromeda terlihat bergetar sesaat, jika dia memiliki tubuh fisik yang benar-benar seperti manusia, sudah dipastikan dia akan memeluknya dan menangis. tapi kali ini dia hanya Bergetar karena merasa senang dan bahagia ares mau memaafkannya.


Ares mendengus senang lalu menepuk-nepuk Bahunya dan dia memberikan tatapan tajam pada Long Yuan"Ditambah lagi, aku perlu mendiskusikan sesuatu yang sangat penting denganmu, tapi sebelum itu kita harus pergi dari sini karena tempat ini tidak akan bertahan lebih lama."Ucapnya lalu mengambil Magic Scroll dari storage Boxnya..


"Andromeda, kau bisa kembali sekarang, untuk anak-anak itu cukup serahkan padaku."Ucapnya ringan, Andromeda menyerahkan anak-anak yang dia gendong pada Ares lalu menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


"Oh? apa kau bisa sedikit mendekat? jarakmu cukup jauh dari cakupan magic scroll ini."Ucapnya pada Long Yuan, long Yuan mendengus kesal lalu mendekat pada Ares.


"{ Teleportation }."Mereka menghilang dari sana tanpa jejak. sementara itu long Yuan merasa sesuatu yang buruk akan menimpanya sebentar lagi yang membuatnya merasa cukup khawatir.


__ADS_2