Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
88.Berburu Dihutan Leichnam


__ADS_3

"Jadi ini Hutan Leichnam?."


Ares menatap lurus kearah Sebuah hutan yang mengeluarkan Aura Gelap dan pepohonan yang ada disana hampir seluruhnya mati, Terdapat banyak tengkorak-tengkorak Manusia yang berceceran didalam hutan hingga beberapa ada yang menjadi gunungan Tengkorak. Terdapat beberapa Skeleton yang mondar-mandir didalam hutan dengan memegang Pedang Ditangannnya.


Jauh didalam Hutan Ares bisa merasakan Aura kematian yang luar biasa besar, Ia tidak tahu apa itu tapi itu sesuatu yang buruk.


"Hutan ini sama seperti Reputasinya. Mengerikan."Ares menarik Pedangnya lalu berjalan didepan mereka bertiga, mereka masuk kedalam hutan dan ketika mereka menginjakkan kaki didalam hutan Ares bisa merasakan Aura Kematian masuk kedalam tubuhnya.


Aura Kematian itu berusaha untuk mengumpulkan kelima Inderanya yang bisa membuatnya tersesat didalam Hutan lalu mati, Tapi Aura kematian itu langsung ditekan oleh Aura dan Chaos Energy didalam tubuhnya yang membuat Aura kematian itu tidak jadi memasuki tubuhnya.


Sementara untuk ketiga bawahannya terlihat tidak mengalami kendala atau kesulitan apapun, Karena mereka adalah Ras Yang memiliki kekebalan atau ketahanan Tinggi terhadap Aura kematian, jadi mereka tidak akan mengalami masalah jika lama-lama didalam Hutan.


"Persiapkan diri kalian, Musuh-musuhnya sudah Datang."Ares menunjuk kearah sekumpulan skeleton yang berlari kearah mereka.


Eizen langsung menarik pedangnya sementara Damon sudah mengubah bentuk tangannya kebentuk aslinya, Damon sekarang memiliki tangan yang dipenuhi Kuku-kuku tajam dan terlihat dilapisi oleh Eksoskeleton yang sangat keras, Sementara Itu Mary langsung mengambil sikap siaga dan bersiap untuk merapalkan Mantra Magic.


Kumpulan Skeleton itu datang kearah mereka dengan cepat, Damon dan Eizen langsung menerjang dan menyerang mereka dengan kekuatan penuh, Kumpulan Skeleton itu tidak bisa berbuat banyak ketika Eizen dan Damon menyerang mereka.


Eizen mengeluarkan ketrampilan pedangnya yang dengan mudah menghabisi Para Skeleton yang ada disekitarnya, seperti tidak mau kalah Damon juga mengeluarkan keterampilan Membunuhnya.


Dia bisa dengan mudah mengatasi setengah dari jumlah skeleton yang menyerangnya dan menghabisi mereka semua tanpa masalah, melihat tidak ada lagi skeleton yang mereka bisa hadapi membuat mereka berjalan lalu berlutut didepannya.


"Tuan. Semua musuh telah kami kalahkan."


Ares mengangguk Puas"Kerja bagus!."Ares memberikan mereka Jempolnya kepada mereka, Mereka berdua bergetar karena senang mendapat pujian darinya.

__ADS_1


Mary hanya diam dan menyipitkan matanya seperti orang yang sedang melihat sesuatu"Ini aneh, Skeleton yang kalian hadapi cukup lemah untuk penghuni Hutan Leichnam. Kemana Monster Undead yang lain?."Mary baru menyadari jika Monster-monster yang Eizen dan Damon hadapi Cukup lemah.


Biasanya disini terdapat beberapa Undead tingkat menengah seperti Skeleton Knight, Skeleton Mage dan Skeleton Cavalry, tapi kali ini dia tidak bisa menemukan Undead-Undead setingkat itu disini. Dengan Salah Satu Skill dari JobClass Lord of the Forest membuatnya bisa mendeteksi Objek apapun dari tempat dia berdiri.


Cakupan Skillnya cukup jauh yang membuat dirinya bisa mendeteksi Objek apapun yang bergerak dan langsung bisa mengetahui Jenis dan nama Monster itu dari pergerakannya, Dari yang ia rasakan dia tidak menemukan Undead-Undead Tingkat menengah disini..


"Kemungkinan besar karena kita masih ada diluar Hutan makanya kita tidak menemukan Undead tingkat menengah, Kita harus masuk lebih dalam agar bisa menemukan Undead-Undead setingkat itu disini."Ares pun juga memperhatikan, tapi dia tidak mempermasalahkan hal itu karena mereka masihlah diwilayah paling luar hutan.


"Begitu, kah?."Mary masih belum bisa menyingkirkan perasaan Ganjil dalam hatinya, meski begitu dia tetap mengikuti pendapat Ares dan memilih untuk tidak terlalu memikirkannya, meski itu tetap saja mengganggunya.


Tidak lama setelahnya Ratusan skeleton berlari kearah mereka, Sepertinya mereka kesini karena mendengar suara pertarungan Eizen dan Damon. Eizen dan Damon bersiap untuk menyerang mereka namun mereka semua memilih untuk memperhatikan Mary.


Dikedua telapak tangan Mary terbentuk sebuah Lingkaran Magic berwarna Hijau yang berputar dikedua telapak tangannya, Dia terlihat sangat Fokus. Eizen dan Damon yang merasakan perasaan tidak enak langsung mundur dari sana dan berdiri disampingnya sambil menatap Mary.


Ratusan skeleton itu mendekat kearah mereka tapi sepertinya Mary masih menunggu mereka masuk kedalam Area Serangannya, Suara mereka mulai terdengar yang menandakan mereka semakin mendekat dan saat mereka sudah cukup dekat dari mereka Mary berkata"{ The Earth God's Wrath: The Squeezing Stone }."Dari Sisi Kanan dan kiri Ratusan Skeleton tersebut Keluar sebuah Tembok Batu.


Mereka semua bisa mendengar Suara tulang-tulang patah dari kedua dinding yang menyatu tersebut, Mary membalikkan badannya dan tersenyum pada mereka"Bagaimana? Hebat bukan?."


Mereka semua mengangguk sambil bertepuk tangan dan tersenyum pada Mary"Hebat! Kerja bagus Mary!."Ucap Ares memuji.


"Hebat!!!..."Eizen dan Damon berkata secara berbarengan sambil bertepuk tangan.


Mary memasang senyum sombong sambil membusungkan dadanya"Cuma Musuh segitu doang kecil! Aku pernah menghadapi jutaan dari mereka sendirian saat jadi ratu dulu. Tidak usah Khawatir kalian dapat mengandalkanku lain kali!."Mary tersenyum sombong karena Ares, Eizen dan Damon memuji dirinya.


"Kalau begitu aku mengandalkanmu Mary!."Ares tersenyum dan memberikan jempolnya pada Mary, Mary hanya mengangguk sambil tersipu malu yang membuat Ares, Eizen dan Damon Kebingungan melihatnya.

__ADS_1


Mereka lalu memutuskan untuk masuk lebih dalam lagi yang membuat mereka menghadapi berbagai macam Monsters Undead yang ada didalam Hutan. Skeleton Knight, Wrath Skull, Skeleton Cavalry, Skeleton Mage, Lich sampai Elder Lich mereka bisa atasi dengan mudah.


Mereka semua bisa masuk kedalam hutan dengan mudah berkat bantuan Mary yang bisa mendeteksi Monster yang berada diwilayah cakupan Skillnya, ini membuat mereka dengan Mudah menemukan Monsters-monsters Undead tingkat menengah sampai tinggi. Karena ini juga Ares berhasil menaikkan Levelnya cukup banyak dan mendapatkan cukup banyak Poin Stat.


Sekarang mereka saat ini sedang berteduh dari hujan yang ada diluar Gua, Mereka bisa saja melanjutkan perjalanan dan terus masuk kedalam tapi Ares memilih untuk beristirahat sejenak sambil menunggu Hujan reda. Dan kelihatannya Hujan tidak akan Reda.


Petir sangat kencang bergemuruh dilangit. Angin hujan sangat kencang menerpa Pepohonan yang menyebabkan beberapa Pohon tumbang bahkan ikut terbawa Angin dan Air Hujan yang turun sangat deras seakan-akan Langit sedang menangis.


mereka semua pada akhirnya terpaksa untuk tinggal didalam Gua itu. Sebagai pencegahan Mary memasang Barrier pelindung berlapis-lapis dipintu masuk Gua agar Air maupun benda-benda lain tidak ikut masuk kedalam Gua.


Didalam Gua Eizen dan Damon memutuskan untuk memasak makan dengan bahan yang disediakan Ares, Dengan sangat cekatan mereka semua mengolah bahan-bahan mentah itu menjadi makanan-makanan yang terlihat enak dan menggugah selera. kebanyakkan makanan yang dibuat mereka memiliki Efek dapat memberikan Buff ketika dimakan.


ini karena JobClass Cooking Chef mereka berdua sudah cukup tinggi, apalagi Damon yang JobClass Cooking Chefnya sudah mencapai maksimal yang membuat dia berhasil mendapatkan JobClass Master Chef yang dapat membuat segala jenis makanan dari bahan apapun dan dapat memberikan efek Buff Ketika dimakan.


Ares mengambil sebuah Karpet cukup lebar untuk alas mereka duduk dan satu persatu hidangan yang mereka buat ditaruh ditengah-tengah karpet, semakin lama Makanan yang diletakkan semakin banyak, yang menggunakan Ares berpikir apakah mereka bisa menghabiskan ini semua?.


"Hoohh.... Makanan yang kalian buat jauh lebih baik ketimbang Makanan yang dibuat istana kerajaanku dulu. Aku tidak sabar mencobanya."Mary sudah tidak sabaran untuk menyantap hidangan yang ada didepannya, dia terlihat beberapa kali menjilati bibirnya.


"Kami berdua merasa tersanjung mendengar hal itu, kalau begitu mari kita makan."Eizen dan Damon mempersilahkan Mary dan Ares untuk makan.


Dengan kecepatan penuh Mary langsung mengambil piring paling besar dan mengambil semua makanan yang dihidangkan, Dia menaruh semuanya sampai piringnya penuh dengan makanan. Dengan Senyum dan Air liurnya dia berkata"Selamat makan!."Dia memasukkan makanan itu satu persatu kedalam mulutnya.


Matanya berbinar-binar setiap kali dia memakan makanan baru. Eizen dan Damon yang melihatnya Hanya bisa tersenyum bangga masakan mereka disanjung oleh seorang Ratu. Ares hanya menghela nafas pelan lalu memakan makanannya.


"Um? Enak juga makanan kalian berdua. sepertinya tidak sia-sia kalian belajar memasak setiap hari."Ares tersenyum bangga kepada mereka. Setiap Makanan yang melewati mulut Ares menyebabkan berbagai macam Jenis Buff. Mulai dari peningkatan Regenerasi HP dan Hp. meningkat Ketajaman Kelima Indera sampai menaikkan Stat mereka sebesar 20%.

__ADS_1


Ini adalah makanan terenak dan terbaik yang pernah dimakan, Koki dikeluarganya yang dikenal Sebaga Master Chef bahkan tidak bisa membuat makanan seperti ini. ini membuat Ares bersyukur memberikan saran kepada mereka untuk mempelajari cara memasak.


__ADS_2