Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
93.Mendapatkan Item-item Berharga.


__ADS_3

"Hmmm.....Aku akan jelaskan secara singkat, Mulai sekarang Ulbert akan menjadi salah satu bawahan setiaku sama seperti kalian. tenang saja dia tidak akan menyerang kalian karena dia sendiri sudah bersumpah setia padaku."


Ulbert mengangguk"Benar kata Master, Saya meminta maaf atas tindakan daya dimasa lalu. Dari lubuk hati saya yang paling dalam saya meminta maaf Pada Senior Eizen, senior Damon dan Senior Mary. Maukah kalian semua memaafkan perbuat saya?."Ulbert memasang tampang memelas diwajahnya tulang.


Eizen dan Damon terpaksa memaafkan Ulbert Karena mau Bagaimanapun Ulbert sekarang sudah menjadi bawahan Tuan mereka, yang Secara tidak langsung bersaudara dengan mereka. Eizen dan Damon sudah memberikan jawaban tapi Mary terlihat enggan memaafkan Ulbert.


bagaimana tidak? Ulbert mengeluarkan mantra magic yamg hampir membunuh mereka semua, yang membuat Mary terpaksa menggunakan Divine tier magic untuk melawan balik magic Ulbert, dan hasilnya Level Mary turun drastis yang membuat mental menjadi Down untuk sesaat.


Ulbert memasang tampang sedih ketika Mary terlihat enggan memaafkannya, Dia terlihat sangat merasa bersalah kepada ketiga Seniornya dan berniat untuk menebus semua kesalahannya dimasa lalu dengan segala cara.


"Tolong! Maafkan perbuatan saya! Saya akan memberikan apapun yang Senior Mary mau asalkan Senior Mary mau memaafkan Saya!. Tolong maafkan saya!."Ulbert bersujud dengan membenturkan kepala dengan keras Ketanah.


"Maafkan saya, maafkan saya. maafkan saya. maafkan saya."Ulbert membentur-benturkan kepalanya Ditanah tepat didepan Mary.


Ares, Eizen dan Damon melihat kearah Mary yang saat ini kelihatannya sedang mempertimbangkan untuk memaafkan Ulbert. Ares tidak akan ikut campur dalam masalah ini karena mau bagaimanapun ini masalah yang dibuat Ulbert.


Ulbert terus Menggumamkan kata maaf didepan Mary sambil terus membentur-benturkan kepalanya Ditanah, Undead setingkat Ulbert memang memiliki ketahanan terhadap benda tumpul tapi melihat Ulbert terus membentur-benturkan kepalanya Ditanah sampai tanahnya Hancur cukup membuat mereka khawatir.


Setelah pertimbangan yang lama akhirnya Mary memutuskan untuk memaafkan Ulbert, dengan berat hati tentunya.


"Baiklah aku akan memaafkanmu, TAPI! apa yang akan kudapatkan jika aku memaafkan dirimu? Cepat jawab!."Mary melipat tangannya dan memberikan tatapan tajam kearah Ulbert.


"seperti yang saya bilang tadi, saya akan memberikan apapun yang Senior mau, saya adalah Master Alchemist level dan digudang penyimpanan saya terdapat beberapa item yang mungkin menarik bagi anda."


Mary mengusap dagunya lalu mengangguk pelan"Baiklah, jadi dimana gudang penyimpananmu?."Mary terlihat melihat sekeliling mencari letak pintu masuk gudang penyimpanan Ulbert.


"kalau itu anda tidak perlu khawatir!."Ulbert bangkit lalu mengarahkan tangannya kesalah satu Reruntuhan"{ Gravity Control }."Seketika itu reruntuhan bangunan yang ada disana langsung terangkat dan dengan satu kibasan tangan reruntuhan itu terbang jauh dari mereka. Ulbert lalu mengantarkan mereka masuk kedalam sebuah ruang yang memiliki pintu baja raksasa dengan mantra pelindung berlapis-lapis.


mereka semua masuk kedalam pintu itu dan pintu itu Mengarahkan mereka kesebuah Ruang bawah tanah, Ruang itu terlihat bersih dan rapih dengan beberapa Tumpukan dokumen dibeberapa tempat, dengan tabung-tabung kaca berisi senjata-senjata yang terpampang jelas dikaca.


"apa kau yang membuat semua item ini?."Ares masih tidak percaya melihat cukup banyak item Legendary yang tersimpan ditabung-tabung kaca.


"Ya, saya yang membuat semua item ini, dengan bawahan yang sama miliki saya bisa mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat Legendary Item dan saya juya membuat berbagai macam jenis Potion."Dia menarik salah satu rak yang berisi Potion-potion dengan berbagai warna.


Ares cukup puas dengan semua yang ada disini, Dia sekarang memiliki seorang Master Alchemist yang cukup handal dalam pembuatan Item dan Potion, dengan kekuatan Ulbert Ares tidak perlu lagi memusingkan masalah kualitas senjata diutara dan Potion-potion disana. karena dengan adanya Ulbert semua teratasi.

__ADS_1


"Tuan dan para Senior sekalian, mari saya antar anda Ketempat Item-item Masterpiece saya."


"item Masterpiece?."Damon memiringkan kepalanya.


"Benar, Item-item Masterpiece adalah Item-item yang saya buat dengan bahan-bahan terbaik dan saya mengorbankan banyak waktu untuk membuat mereka, mereka adalah item-item kebanggaan saya yang saya sendiri sangat enggan memakainya kecuali sangat amat terpaksa."Ulbert mengajak mereka kesebuah lorong lain disisi ruangan.


Lorong remang-remang dengan dengan beberapa cahaya magic menyinari lorong remang-remang Didepan mereka, Suasana Saat ini sama persis ketika mereka sedang berkunjung ke kuburan atau Ketempat-tempat angker.


"Tolong jangan jauh-jauh dari saya karena saya memasang banyak sekali jebakan-jebakan mematikan dilorong ini, Tolong dimaklumi master dan para senior sekalian."Ulbert menggaruk kepalanya.


Mereka langsung berjalan mendekati Ulbert karena mereka tidak mau, terluka karena terkena jebakan apa lagi Ares yang saat ini mengerutkan keningnya ketika melihat jebakan-jebakan yang Ulbert pasang, terdapat banyak sekali Jebakan-jebakan yamg dipasang dilorong ini dan hampir seluruh inci lorong ini dipasang Jebakan-jebakan yang cukup mematikan. Ares tidak bisa membayangkan jika dia salah menginjak salah satu jebakan yang ada disini.


setelah berjalan cukup lama mereka akhir tiba diruangan yang dimaksud, didepan mereka sekarang terdapat sebuah pintu metal berwarna hitam dengan ukiran-ukiran kuno disetiap sisinya, Ulbert menyentuh Pintu itu dan tidak lama kemudian Terdengar suara mesin menyela dari didalam tembok.


"Mengindentifikasi diri dengan Mana dan jiwa yang dimiliki? Kau cukup hebat dari yangku kira Ulbert."Puji Ares.


Ulbert salah tingkah dan hanya terkekeh kecil"terimakasih atas pujiannya tuan, memang agak sulit memasang Magic yang dapat mengindentifikasi Mana Dan jiwa karena proses pemasangannya sendiri sangat rumit, tapi itu tidak apa asalkan item-item yang ada dibalik pintu ini bisa amam."Ulbert menatap lurus kearah pintu yang terbuka secara perlahan.


"Nah mari kita masuk. Selamat Datang ditempat Item-item Masterpiece saya berada."Ulbert membuka tangannya dengan bangga sambil menunjuk pemandangan didepannya.


"Ini benar-benar kau yang buat semua?."Ares masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat, Terdapat setidaknya 5 Item Rank Mytich dan 7 Item Rank Legendary yang hampir setara dengan Rank Mytich.


Item-item ini disimpan dalam tabung kaca yang diberi pelindung berlapis-lapis dan beberapa Sihir perawatan lainnya, mereka semua dibuat kagum dengan Item-item yang dibuat Ulbert dan terus memuji Ulbert. Ulbert yang tidak lupa niatnya sebenarnya langsung menarik Mary kesebuah Tabung Kaca berisi sebuah Wand Atau Biasa disebut Tongkat sihir.


"Apa ini item yang mau kau berikan padaku?."Mary memperhatikan Wand yang ada didalam tabung kaca, Wand itu memiliki bentuk seperti Sebuah Ranting pohon berwarna hitam dengan Daun kecil diujungnya, Wand itu mengeluarkan Aura kehidupan luar biasa yang membuat Mary berdecak kagum.


"Tongkat Sihir ini saya buat dengan tidak sengaja karena pada saat itu saya sedang Gabut dan bosan, saya membuat Wand dengan bahan dasar Kayu World Tree dan beberapa bahan lainnya, entah apa yang membuat saya berpikir untuk membuat sebuah item yang berlawanan dengan elemen saya saat itu, saya terluka parah beberapa kali saat membuat tongkat sihir ini karena Aura kehidupan yang ada di kayu tersebut selalu menyerang saya. tapi setelah menghabiskan banyak waktu dan bahan akhirnya Tongkat sihir ini berhasil dibuat."


"Tongkat Sihir ini tidak bisa saya pegang karena berdiri didekatnya saja sudah memberikan Damage yang cukup besar apa lagi menyentuhnya, Saya Memindahkan Tongkat Sihir ini kedalam tabung kaca ini dan tidak Pernah saya gunakan atau saya sentuh."Ulbert menyentuh kaca tabung itu dan seketika kaca tabung itu langsung turun kebawah.


Aura kehidupan sangat kental langsung menabraknya yang membuat dia harus menggunakan Sihir Resistensi terhadap Aura kehidupan, Mary hanya menatap Tongkat sihir didepannya dengan mata melebar.


"Aura kehidupan ini bahkan jauh lebih besar dari Aura Kehidupan The Wood Staff of Heaven's Trees yang aku gunakan Dulu, Apa kau yakin ingin memberikan Item seberharga ini padaku?."Mary masih terlihat tidak percaya pada Ulbert.


"Seperti yang saya sebelumnya, Saya akan memberikan Item ini jika anda mau memaafkan saya jadi item ini sudah jadi milik anda sekarang. Ambillah."Ulbert mempersilahkan Mary untuk mengambil Tongkat Sihir itu.

__ADS_1


Mary mengangguk pelan lalu mengambil Tongkat Sihir itu secara perlahan dan dia memegangnya dengan Erat, Aura kehidupan sangat besar langsung masuk kedalam tubuh Mary yang membuat Mary merasa sangat senang sampai-sampai ingin bernyanyi dan menari.


[ Magic Wand of Worldly Wealth.


Tingkat : Mytich


Persyaratan : Lvl 500+


Sebuah Tongkat sihir yang dibuat dengan kayu Pohon dunia dan diolah oleh seorang Master Alchemist. Tongkat ini menyimpan Energi Kehidupan sangat besar karena Tongkat sihir ini terbuat dari Kayu pohon dunia dan beberapa bahan yang berkaitan lainnya.


Efek :


- Konsumsi MP akan berkurang 40%.


- Damage Sihir yang berkaitan dengan Energi Kehidupan akan meningkat 700%.


- Damage Sihir akan meningkat 200%.


- Dapat menggunakan Peningkatan Kekuatan selama 2 detik yang dapat mengkalikan Damage sampai 50x.


- Dapat menggunakan Peningkatan Kekuatan selama 1.5 detik yang dapat mengkalikan Damage sampai 100x.


- Sihir Buff yang anda Gunakan akan meningkat 500%.


- Sihir apapun yang anda gunakan akan menghasilkan True Damage.


- Anda akan dipenuhi Energi Kehidupan yang membuat anda jauh lebih kuat saat ada didalam hutan. ]


Mary hampir pingsan ketika melihat Opsi efek yang ada ditingkat sihir barunya, Ini bahkan jauh lebih baik ketimbang Staff lamanya padahal mereka berdua sama-sama Item rank Mytich tapi kualitas mereka jelas sangat berbeda. Tongkat sihir ini pastinya dibuat dengan bahan-bahan yang sama berharganya dengan Kayu pohon dunia.


"A-aku akan menggunakan Ini tongkat Sihir ini sebaik Mungkin."Mary mengangguk pelan dengan tangan bergetar.


"Um? Oke."Ulbert melihat Mary dengan aneh.


sementara Itu Eizen dan Damon sedang melihat-lihat Item lain yang ada diRuangan itu dengan mata serius. sepertinya mereka sedang mencari item yang bisa mereka pakai tapi sepertinya Item-item Disini tidak memiliki kecocokan dengan mereka. tapi mereka masih mempertimbangkan untuk mengambil salah satu item yang ada disini. Dan pada saat yang sama Ares menatap Sebuah Tabung Kaca Raksasa yang berisi sebuah Sarung Pedang hitam Legam yang diselimuti oleh Kegelapan.

__ADS_1


Ditangannya terdapat Sword Of Erebus yang terus bergetar, Ares mencengkram erat Pedangnya dan tersenyum lebar"Jadi ini ya? Sarung Pedangmu?."Ares menoleh kepedangnya dan pedangnya bergetar lebih kuat seperti orang yang mengatakan Iya.


__ADS_2