
Ares berjalan dilorong yang ada didalam Pegunungan Gerfroren dengan obor yang ada ditangannya untuk penerangan, Lorong yang ia lewati sekarang merupakan lorong yang mengarah Ketempat Ice Dragon Lord berada. dengan Armor yang terpasang dan pedang ditangannya dia dalam keadaan siap tempur disegala kondisi.
"Hhmm? apa itu?."Ares menyipitkan matanya melihat objek bergerak yang ada cukup jauh darinya.
Tiba-tiba sebuah proyektil batu melesat kearahnya dan ares dengan santai menangkis proyektil batu tersebut dengan pedangnya. Objek itu maju dan menunjukkan seekor monster laba-laba raksasa dengan mata yang dipenuhi niat membunuh.
"Huh? Tarantula Steel Claw? kenapa spesies monster seperti dia ada disini? seharusnya mereka tidak ada disini melihat iklim dari pengungkapan ini."Ujarnya pelan.
laba-laba didepannya mendesis keras lalu melesat dengan cepat Kearahnya lalu melompat tinggi dengan mengincar kepalanya, namun Pedangnya dengan mudah memotong monster itu menjadi dua dan darah hijau memuncrat keluar dari tubuhnya.
Ares hanya memandang sekilas lalu melemparnya dengan obor lalu kembali melanjutkan.
"Aku lupa tempat ini merupakan Gua tertutup, aku tidak bisa menciptakan sesuatu yang menimbulkan api karena jika percikan api muncul maka aku akan terkubur hidup-hidup disini."Ujarnya sambil menyeringai.
ketika dia sedang memperhatikan mayat monster tadi dia mencium aroma Gas metana yang terbawa udara, untuk dia cepat menyadari ini karena jika tidak maka ia akan mati karena sebuah ledakan besar dan terkubur hidup-hidup, menyalakan api ditempat yang tertutup ditambah udara disini tercampur dengan Gas metana sama saja mencari mati.
"beruntung bisa melihat dalam gelap jika tidak aku akan kerepotan kali ini, mereka datang lagi ya?."ujarnya sambil menyipitkan matanya.
Lima ratus meter didepannya terdapat Gerombolan Tarantula Steel Claw yang jumlahnya ratusan berlari kearahnya dengan penuh nafsu membunuh. Ares mendengus kesal dan menarik pedangnya lalu maju perlahan-lahan.
kurang dari semenit Gerombolan Tarantula Steel Claw sudah ada didepannya, mereka hendak menggigit dan memakan namun saat itu bares sudah memasang kuda-kuda lalu berkata.
"Dunkenheit Sword Art Bentuk Ketiga : Falling Star Light Incision."
__ADS_1
Ares menebaskan pedangnya dengan cepat seketika sebuah tebasan yang mirip seutas tali membunuh seluruh Tarantula Steel Claw yang ada didepannya dengan tubuh terpotong rapih bahkan Tarantula Steel Claw yang merayap diatas juga ikut terpotong rapih.
Darah keluar dari masing-masing mayat mereka dan mengeluarkan bau tidak enak, ditambah lagi mayat-mayat yang ada didepannya sama sekali tidak memiliki manfaat jika dikonsumsi. Ares hanya melihat mereka sekilas lalu pergi dari sana dengan pedang yang berlumuran dengan darah.
jalan yang dilalui lama kelamaan mulai ditutupi jaring laba-laba yang menandakan jika dia cukup dekat dengan sarang mereka, normalnya Ksatria yang melihat ini akan langsung mundur karena Ratu Tarantula Steel Claw merupakan salah satu Boss Monster yang cukup merepotkan. tapi tidak dengan ares yang mengetahui dengan seberapa kuat dirinya.
Menghadapi 100 Ratu Tarantula Steel Claw sekalipun tidak ada masalah baginya saat ini.
"Sial ini akan cukup merepotkan."Ujarnya sambil menyeringai tipis. Didepannya sekarang terdapat Ribuan Tarantula Steel Claw yang berlari kearahnya dengan sangat cepat, jumlah mereka sangatlah banyak sampai tidak bisa dilihat ujungnya.
Ares dengan santai menarik pedangnya dan menunggu mereka masuk kedalam area serangannya, ketika salah satu dari mereka masuk kedalam serangan Ares dengan cepat memasang kuda-kuda dan berkata"Dunkenheit Sword Art Bentuk keempat : Slashing Storm Full of Desolation."Ares menarik pedangnya dan melepaskan ratusan tebasan Pedang.
dari ratusan tebasan pedangnya tercipta sebuah badai yang membawa Gelombang tebasan pedangnya dan membunuh banyak Tarantula Steel Claw yang ada didepan, seperti sebuah badai yang langsung menerjang dan membunuh tanpa ampun yang membuat potongan-potongan tubuh Tarantula Steel Claw berserakan dimana-mana hingga akhirnya badainya berhenti.
"Meskipun tidak membunuh semua tapi jurus ini memang sangat mematikan, jika aku terkena jurus ini secara langsung aku akan langsung menahannya dengan tameng atau menghindar secepat mungkin."Ares lalu berjalan dengan pedang yang digenggam erat.
Masih tersisa banyak Tarantula Steel Claw yang masih hidup dan tidak merasa takut meski 80% dari Jumlah mereka mati didepan mata mereka sendiri. mereka menyerang tanpa ragu-ragu dan Ares menyambut serangan mereka dengan santai.
dia menebas Tarantula Steel Claw yang ada didepannya tanpa berpikir panjang lalu mengarahkan kemusuh yang baru lalu membunuhnya dan mengincar musuh yang baru lagi, dia melakukan itu selama beberapa kali hingga akhirnya jumlah mereka bisa dihitung dengan sekali lihat.
dari atas merayap Tarantula Steel Claw yang masih tersisa lalu melompat dan menggigit lehernya, namun tidak ada darah yang keluar atau taring dia menembus kulitnya. taringnya seperti menggigit kulit yang sangat tebal keras dan alot sampai bekas gigitannya saja tidak ada.
"Kenapa? kaget huh? gigitan kalian tidak akan bisa melukai sebanyak apapun kalian menggigitnya."Ujarnya lalu menangkap tarantula Steel Claw yang ada dilehernya lalu membunuh dengan cara dipegang erat-erat.
__ADS_1
Mereka yang masih ada didepannya maju tanpa ragu sedikitpun, mereka memberikan segala yang mereka punya untuk mengalahkan Ares tapi tidak ada satupun dari serangan mereka yang mendarat ditubuhnya. ares mengayunkan pedangnya lalu membunuh mereka dalam beberapa kali tebasan hingga mereka semua benar-benar mati.
Ares mengayun-ayunkan pedangnya untuk menghilangkan darah yang menempel"Cukup mudah namun ini baru permulaan."Ares menatap tajam kedepan. sekitar lima ratus meter darinya terdapat Tarantula yang ukurannya jauh lebih besar dengan seluruh tubuh yang dibalut eksoskeleton yang mirip seperti logam membuat mereka mirip seperti laba-laba yang memakai Armor Fullbody.
[ Steel Tarantula Knight Lvl 230~250 ]
jumlah mereka mungkin ada seratus ekor dan mereka berjaga sebagai pertahanan terakhir, mereka mendesis padanya dan salah satu dari mereka melesat lalu menyerangnya namun dia langsung terbelah ketika mendekat kearahnya.
"Aku puji keberanian kalian, tapi jangan salahkan aku karena ini adalah salah Ratu kalian karena membangun sarang dijalan utama menuju bagian dalam Gunung ini. jangan dendam padaku oke?."Ares langsung melesat.
dia mengayunkan pedangnya dan membunuh Steel Tarantula Knight yang ada didepannya dalam sekali tebasan, lalu memutar tubuhnya dan mengayunkan pedangnya lalu membunuh banyak dari mereka. dengan pedang yang terlumuri darah dia maju tanpa ragu-ragu dan mengayunkan pedangnya dengan cepat.
darah dari setiap dia menebas mereka memuncrat keluar dan menggenang dibeberapa tempat, Ares mengayunkan pedangnya dengan cepat seperti angin topan yang melibas apapun yang ada didepannya dan dalam sekejap Ares bisa membunuh mereka tanpa terluka sedikitpun.
"Baiklah kau selanjutnya."Ares menatap tajam jalan yang didepannya, jalan itu ditutupi oleh Jaring laba-laba tebal yang sulit ditembus senjata biasa.
namun Ares dengan mudah merobek jaring laba-laba itu dan mendapati jalan yang seharusnya ada didepannya sekarang, berubah menjadi kawah yang ditutupi oleh Jaring-jaring tebal yang ada disemua sisi dengan ratusan telur Tarantula Steel Claw yang ada dimana-mana, dan Ratu Mereka yang berdiri menatapnya dengan penuh nafsu membunuh.
[ Boss Monster : Tarantula Steel Claw Queen Lvl 460 ]
Ares mendengus dan melihat jalan yang terputus didepannya lalu melihat kearah yang lebih jauh, disana terdapat sebuah jalan yang ditutupi jaring-jaring tebal milik dia.
Ares menghela nafas lega"Setidaknya aku bisa mengetahui jika jalannya masih ada, sekarang tinggal membereskanmu saja agar aku bisa kembali melanjutkan perjalanan."ujarnya dengan suara dingin.
__ADS_1
"Dunkenheit Sword Art : Vertikal Slash!."