Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
75.Menjadikan Irine Murid


__ADS_3

Seer adalah Sebuah JobClass yang dianggap sangat tidak berguna dari JobClass Mage yang lain, JobClass ini memilik magic Attack yang sangat rendah bahkan JobClass Enchanter saja jauh lebih baik dari pada JobClass ini, yang membuat JobClass ini sangat dipandang rendah seluruh Yggdrasil karena kemampuan.


Bukan cuma itu JobClass ini juga membuatp penggunanya mengalami peningkatan Stat yang rendah dan membuat JobClass ini menjadi JobClass paling rendah diyggdrassil. Tapi anehnya JobClass ini hanya muncul 100 tahun sekali yang membuat beberapa orang yakin jika JobClass ini memiliki kemampuan Tersembunyi.


Dan Ares adalah salah satu orang itu, dia malah sudah tahu kekuatan dari JobClass ini yang sangat penting bagi rencananya dimasa depan, bahkan JobClass yang dia miliki saat ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan JobClass Seer. Sebenarnya JobClass Seer memang tidak difokuskan dalam Pertarungan yang mengandalkan Magic Attack tapi JobClass ini difokuskan pada kekuatan melihat Masa depan.


Ya, JobClass Ini memiliki kekuatan yang Melihat Masa depan dengan sangat akurat, ini yang membuat JobClass ini sangat lemah dalam Magic Attack karena JobClass ini sangat memfokuskan penggunanya untuk melihat Masa Depan, Jika JobClass ini sudah mencapai Level Maksimal JobClass ini dapat melihat masa depan dunia didalam Otaknya.


Tidak ada yang tahu fakta ini selain Ares sendiri karena Orang Dengan JobClass Seer adalah Seorang Monarch Bernama Rias Albrighton yang JobClass dia sendiri tidak ada yang mengetahui.


Ares tidak bisa diam saja melihat Berlian yang belum dipoles kabur begitu saja darinya, Ares akan menggunakan seluruh kemampuan untuk bisa mendapatkan hati Irine bagaimanapun caranya.


Sang Raja yang mendengar permintaan Ares memandangnya Aneh dengan sambil mengusap dagunya, Raja Petersburg menghela nafas lalu mengangguk"Baiklah, Apa permintaan Kecil yang kau maksud?."Raja Petersburg tidak punya pilihan lain karena Ares adalah orang yang bisa merubah jalan pikiran para Hero.


Padahal niatnya adalah untuk membunuh Wanita itu karena dia sama sekali tidak membutuhkan Hero sampah seperti dia ada Dikerajaannya. apa lagi melihat hubungannya dengan Hero yang lain membuat Dirinya semakin yakin Jika wanita itu benar-benar Tidak berguna.


"Permintaan kecil saya adalah membuat Irine menjadi murid pribadi saya."


Seketika ruangan disana menjadi riuh dan memperdebatkan masalah ini, bahkan Ayah, kakek dan neneknya saja dibuat terkejut dengan perkataan Ares barusan, Raja Petersburg hanya melongo menanggapi perkataan Ares.


Dan orang yang paling membenci hal ini adalah Putra Mahkota yang terang-terangan memberikan Niat membunuh padanya, Ares hanya tersenyum menikmati keributan yang dirinya buat.


Irine hanya bisa menatap Ares dengan mata Bergetar, Entah dia terharu atau takut yang penting selama Ares bisa mendapatkannya Semua masalah yang ada dimasa depan tidak akan jadi masalah baginya.


"Anu, kalau boleh saya tahu kenapa harus saya? Padahal banyak teman-teman yang memiliki Jobclass lebih hebat dari pada saya, Kenapa harus saya?."Tanya Irine Lirih, Irine sama sekali tidak bisa memikirkan apa kemampuan yang bisa membuat orang Penting seperti Ares tertarik padanya.


Jika dilihat dari kecantikan dirinya tidak terlalu cantik dan tidak terlalu Jelek, Untuk kepintaran dia hanya bisa mendapatkan nilai rata-rata seperti murid pada umumnya, dan jika dibilang dari tubuh dirinya tidak seksi sama sekali, Jadi apa yang membuat Ares tertarik padanya?


Jujur saja Jika dibilang soal perasaan Irine sudah menaruh perasaan pada Ares sejak pertama kali bertemu namun ia Sama tidak menyangka Ares akan menjadikan murid.

__ADS_1


"Apa kau yakin? kau tahu bukan jika kau adalah seorang Swordmaster? Bagaimana caramu nanti memberikan bimbingan padanya?."Tanya Raja Petersburg.


Dari yang mereka lihat memang benar Ares adalah seorang Swordmaster yang bisa menggunakan Aura tapi akan sangat aneh jika seorang Swordmaster memiliki murid seorang Mage, Mereka semua belum tahu jika JobClass Ares sebagai World Disaster membuat bisa menggunakan Magic setara dengan Seorang Great Mage.


Karena Spesialis JobClass Ares bukan hanya sebagai Warrior tapi juga seorang GreatMage.


Mereka semua yang ada diRuangan itu mengangguk setuju dengan pertanyaan Raja Petersburg, mau bagaimanapun Ares adalah Seorang Swordmaster yang sudah cukup dikenal karena duelnya dengan Putra Mahkota, meski gelar Master belum diberikan padanya Secara resmi tapi Ares tetaplah seorang Swordmaster


"Bagaimana cara saya mengajar nanti itu adalah urusan saya, dan anda tidak perlu tahu bagaimana saya mengajarnya nanti."Ares membalas perkataan Raja Petersburg dengan dingin dan tegas.


Raja Petersburg menghela nafas pelan, sementara Putra Mahkota menggeram padanya.


"LANCANG! BERANINYA KAU BERKATA SEPERTI ITU KEPADA SEORANG RAJA!."Seru putra mahkota sambil menunjuk Ares dengan raut wajah kemarahan.


Ares tertawa kecil dan menatap Tajam putra mahkota"Memangnya kenapa? apa ada masalah?."Ares memberikan senyuman penuh maksa diwajahnya.


Putra mahkota dibuat Geram dan marah karena Ares, ayahnya merupakan orang yang peling dihormati dikerajaan namun orang didepannya ini malah terlihat tidak aama sekali menghormati Ayahnya sebagai seorang Raja dan Penguasa disini.


Raja Petersburg hanya bisa memijit keningnya melihat tingkah anaknya itu, Sementara Ares tersenyum menghina dan mengerutkan keningnya"Jika iya memangnya kenapa? apa kau punya masalah jika keluarga Dunkenheit memberontak?."Ucap Ares sambil memberikan wajah serius pada Putra Mahkota.


Ayahnya, kakeknya dan neneknya mengeluarkan Tatapan tajam dipenuhi permusuhan kepada sang raja dan putra mahkota, Putra menggertak giginya mendengar jawaban Ares.


"KAU BERANINYA!-."


"Cukup! Putra mahkota bisakah kau diam sebentar karena ini adalah urusanku sebagai seorang Raja, Kau tidak perlu ikut campur dalam urusan ini."Ucap Raja Petersburg yang menghentikan tingkah memalukan Putra Mahkota, Perbuatan yang dibuat putra mahkota benar-benar membuat Wajah raja Petersburg malu setengah mati, Jika disini tidak ada banyak orang pastinya dia akan memukul Putra Mahkota.


Putra mahkota Menatap ayahnya tidak percaya"Tapi ayah dia-."


"Diam!."

__ADS_1


Putra mahkota menelan ludahnya dan lalu terdiam dengan Mata penuh permusuhan, Raja Petersburg memijit keningnya dan mengalihkan pandangannya ke Irine yang terdiam tidak bisa berkata-kata disana.


"Baiklah, aku Setuju, Tapi bagaimana dengan Dia sendiri, apa dia mau menjadi muridmu?."Tanya Raja Petersburg sambil memberikan tatapan dingin ke Irine.


Ares mengalihkan pandangannya ke Irine lalu berjalan mendekat padanya, Irine saat itu seperti merasa terdapat sebuah tembok besar yang melindunginya tapi dia segera menyadari jika itu adalah Ares yang berdiri didepannya dengan gagah dan wajah penuh senyum manis.


"Lady Irine, Mungkin saat ini kau lemah tapi dengan kekuatan yang aki miliki, aku akan membuatmu lebih kuat dari para mereka, lebih kuat dari pada Mage yang ada Disini, jadi apa kau mau menjadi Muridku?."Ares melirik kearah para Hero yang menatapnya.


Irine tidak bisa menjawab, Ia sangat kebingungan dengan situasi saat ini, Rasanya otaknya Berputar-putar sangat cepat hingga dirinya sendiri tidak bisa menangkap perkataan-perkataan yang akan dia gunakan, namun ketika dirinya melihat Ares semua kebingungan itu digantikan dengan perasaan hangat dan aman.


Dia seperti merasa dilindungi sebuah Tembok besar yang membuat dirinya terlindungi dari segala serangan, Ia meneguhkan hatinya dan mengangguk pelan.


"ya, saya mau menjadi murid anda Tuan Ares."Irine menggapai tangan Ares, lalu tersenyum pada Ares.


Ares yang saat itu berhadap-hadapan dengannya dibuat sedikit terpesona dengan senyuman Irine, namun Ares langsung membuang semua perasaan itu dari hatinya, yang Ares mau sekarang adalah membuat Irine menjadi Alat yang berguna baginya dimasa depan.


dengan pengetahuan Ares tentang dunia ini ia akan menjadikan Irine Seorang yang melampaui Mage lain, dia akan menjadi seorang yang dikenal sebagai GreatMage.


Raja mengangguk"Baiklah jika begitu, mulai sekarang Irine resmi menjadi Muridmu dan kau bebas mengajarkannya apapun."Raja Petersburg mengucapkan dengan terpaksa karena dia tidak memiliki pilihan lain.


Rencananya untuk membunuh Irine agar tidak menganggu Murid lain menjadi sirna, Sebenarnya dia juga cukup senang Ares mengambilnya sebagai seorang Murid, 'toh dia pada dasarnya sampah mau diapakan juga akan menjadi sampah'Batin Raja Petersburg sambil menatap Irine.


Ares mengangguk Puas lalu mengajak irine pergi dari sana karena jika dia lebih lama disana, mungkin irine akan pingsan karena tertekan maka dari itu Ares mengajaknya keluar dan menyuruh pelayan untuk menyiapkan kamar untuk Irine, dia juga meminta kamar cukup dekat dengan kamarnya.


Sehabis itu Irine diantarakan kekamarnya sementara Ares kembali Keruangan tempat Ayah, kakek dan neneknya berada.


***********************


Author Up segini dulu ya, Kondisi kesehatan Author masih belum pulih ini aja lagi nulisnya sambil diinfus.

__ADS_1


Makanan rumah sakit hambar semua Cok! Males makannya jadi.


__ADS_2