Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
203.Last War II


__ADS_3

Para prajurit maupun penduduk yang berhasil diselamatkan dari pusat kota, hanya bisa menganga melihat fenomena diluar nalar mereka semua. diatas mereka atau lebih tepatnya diatas kota terdapat dua buah fenomena yang hanya bisa membuat orang bergidik ngeri sekaligus menganga melihatnya.


Itu adalah sebuah fenomena dimana Aura merah darah beradu dengan api hitam, kedua energi itu saling beradu satu sama lain seperti ingin menunjukkan dominasi mereka masing-masing dan fenomena itu hampir bisa dilihat semua orang disana, bahikan dari dua kota yang jaraknya cukup jauh sekalipun.


Aura berwarna merah darah dan api hitam itu saling beradu satu sama lain, kedua kekuatan itu saling membunuh satu sama lain dan ditengah-tengah itu semua terdapat dua makhluk yang saling membunuh satu sama lain.


Dua makhluk itu adalah pemilik dua kekuatan yang saling bentrok itu, mereka adalah Ares dan Dragster yang saling membunuh satu sama lain tanpa perduli fenomena apa yang mereka ciptakan.


Ares melesat cepat dan melayangkan banyak gelombang pedang kearah Dragster tapi semua gelombang pedang itu berhasil dipatah, pertukaran serangan sudah terjadi selama satu jam lebih tapi tidak ada satupun dari mereka yang tampak terluka parah.


Meski dibeberapa tubuh Dragster terdapat luka tebasan pedang yang lumayan dalam, tapi itu tidak digolongkan sebagai luka parah.


"Kapasitas Aura mu sungguh menakjubkan! Apa ini karena kau keturunan Dunkenheit?."Tanya Dragster disela-sela pertarungan mereka.


Ares menyeringai tipis"Siapa yang tahu? Mungkin ini karena aku sangat berbakat saja."Ares langsung melesat kearah Dragster, dia langsung melayangkan serangan-serangan ketitik buta Dragster.


Kecepatan serangan Ares terlalu cepat untuk diikuti mata telanjang, Dragster pada saat itu bahkan tidak bisa memprediksi kemana Ares akan menyerangnya dan benar saja.


Tanpa dia sadari Ares menyerang berkali-kali ditempat yang berbeda, Ares selalu berpindah tempat ketika menyerang yang membuat Dragster tidak bisa menebak kemana arah serangan Ares.


"Ughhh!!!! Brengs**!!!."Api hitam yang jauh lebih besar dan panas meledak dari dalam tubuhnya, Ares langsung melompat mundur dan menjaga jarak dari Dragster.


Dragster menatap Ares dengan penuh kebencian lalu mengarahkan pedangnya padanya"Sudah cukup main-mainnya!!! Hoooohhhhhh!!!!!."Dragster mengeluarkan api hitam didalam tubuhnya dan memanaskan ketitik suhu tertinggi yang pernah ia capai.


Kobaran api hitam disekitar tubuh membumbung tinggi dan panas dari api itu membuat kota yang ada dibawah mereka menjadi menguap, darah, air lumpur semuanya menguap karena hawa panas yang dipancarkan api hitam Dragster.


Hawa panas itu juga membuat Nature's Army kesulitan untuk bergerak bersama dengan iblis-iblis yang berada cukup dekat dengan pertarungan mereka.


Merasakan hawa panas dari Api hitam Dragster membuat Ares menjadi bersemangat"Api hitam itu sangat unik ya, bukan cuma panas tapi api hitam itu juga mampu menelan berbagai jenis energi. aku penasaran apa api hitam itu juga bisa menelan Chaos Energy?."Ujar Ares pelan, dia lalu melirik kearah Long Yuan yang berada disampingnya.


"Ada apa Kakek? Apa kau takut melihat api hitam itu?."


"Takut? Aku? Jangan bercanda kau, aku hanya berpikir pernah melihat api hitam ini di suatu tempat. tapi aku lupa dimana."Ujar Long Yuan yang berusaha keras mengingat tentang api hitam itu, dia mengobrak-abrik isi kepalanya dan mencari dalam ingatan paling dalamnya.


"Kau fokus dulu sana, aku mencoba mengingat-ingat lagi karena siapa tahu berguna."Long Yuan lalu menghilang masuk kedalam Andromeda.


"Sialan!! Beraninya kau bengong saat bertarung denganku!!."Dragster berdiri disampingnya secara tiba-tiba, Dia siap untuk menggunakan skillnya.


"[ Soul Ripper ]!!."Dragster menggunakan skillnya yang membuat kecepatan serangan menjadi jauh lebih cepat dan kuat.


Melihat pedang yang melayang cepat kearahnya Ares tersenyum lalu mengayunkan satu pedangnya"Vertikal Slash!."Ares mengayunkan pedangnya secara vertikal dan kedua pedang mereka saling berbenturan, menciptakan ledakan yang cukup besar yang cukup membuat mereka terpental mundur.


Dragster menatap pedangnya yang baru berbenturan, dibilah pedangnya terdapat sedikit retakan. meski tidak terlihat oleh mata tapi itu cukup mengkhawatirkan.


"Skill ku dipatahkan dan pedangku dibuat retak, ini akan lebih sulit dari dugaanku."


"Lebih sulit dari dugaanmu? Apa kau berpikir aku akan kalah dengan mudah? Tidak mungkin bodoh!."Ares langsung melesat cepat kearah Dragster yang langsung melayangkan serangan-serangan pada Dragster.


Kecepatan Ares hampir tidak bisa dilihat matanya, dia mengayunkan pedang kesana-kemari untuk membelokkan arah serangan Ares. tapi tidak semua serangan Ares berhasil ia tangkis.


Semakin lama ia tangkis kecepatan serangan Ares semakin bertambah lagi dan lagi, sampai tidak bisa diikuti matanya. ia bahkan tidak bisa merasakan hawa keberadaan Ares padahal ia sedang beradu serangan dengannya.


Dermaga demi serangan Ares dan Dragster lancarkan untuk membunuh satu sama lain, luka demi luka bertambah ditubuh mereka dan tanpa mereka sadari pertarungan mereka menyebabkan cukup banyak kerusakan.


Api hitam ditubuh Dragster membuat suhu dikota menjadi naik yang bahkan bisa dirasakan semua orang disana, hawa panas itu menciptakan banyak masalah terutama Ares yang berhadapan langsung dengannya.


'Ini gawat, Api hitam itu menghalangi Auraku untuk melukainya. jika seperti ini terus apa boleh buat.'


Ares memasang kuda-kuda dan langsung mengayunkan kedua pedangnya, Ayunan pedang Ares berhasil ditangkis tapi akibatnya Dragster terpental cukup jauh.


Dengan tangan yang menggenggam erat pedangnya dia menatap Ares"Kenapa dia menjaga jarak denganku? Apa dia sudah kehabisan Aura? Kalau iya itu bagus karena aku bisa bertarung dengan leluasa."Dragster tersenyum lalu kembali menyerang Ares.

__ADS_1


Dia mendekat dengan cepatnya tapi ketika dia menyerang Ares, sebuah tebasan vertikal mendarat ditubuhnya tanpa dia sadari. dia langsung terpental kebawah dan terpendam kerumah penduduk.


Dengan rasa terkejut dia meraba bekas luka ditubuhnya"Apa itu? Apa dia baru saja menyerangku? Tapi kenapa rasa sakitnya jauh lebih kuat dari sebelumnya?."Dia bangkit perlahan dan menatap bekas luka ditubuhnya, sebuah bekas luka panjang merobek seluruh bajunya.


Bajunya tidak penting, tapi bekas luka itu yang jauh lebih penting. Bekas luka itu menyala merah pekat seperti ada sesuatu didalam bekas luka itu.


Dan segera Dragster menyadari apa itu"Ini Bloodstone?! Apa dia sudah berada diranah bisa menciptakan Bloodstone?! Sial!! Ini gawat aku harus bertarung dengan serius!!!."Dragster melebarkan kedua sayapnya lalu terbang tinggi keatas.


Ketika sampai diatas dia menemukan sesuatu yang berbeda dengan Ares, Aura yang menyelimuti tubuhnya terasa lebih kental dari sebelumnya tapi yang membuatnya khawatir adalah Bloodstone yang menyelimuti kedua pedang Ares.


"Bloodstone ya? Jadi kau sudah mencapai ranah tertinggi dalam menggunakan Aura, itu menakjubkan!."Dragster tersenyum puas.


Ares mendengus senang mendengar pujian dari Dragster"Terimakasih atas pujiannya, jadi apakah sekarang kau siap untuk mati?."Ares tersenyum lebar sambil mengarahkan pedangnya.


Dragster hanya mendengus kesal mendengar perkataan Ares, dia lalu mengalirkan Api hitam didalam tubuhnya lalu mengalirkan kepedangnya.


Pedang itu terselimuti oleh api hitam yang tampak menyeramkan, dia lalu memasak kuda-kuda"[ Black Flame King Dragon Combo ]."Api Hitam ditubuhnya menjadi semakin besar dan langsung melesat terbang kearah Ares.


Tebasan demi tebasan pedang dilayangkan dengan sangat cepat kearahnya, Ares menerima semua serangan itu dengan santai. dia menangkis, menahan dan mengelak setiap serangan yang mengarah padanya.


'Skill Combo dia cukup hebat dari yang kukira, ini bisa dengan mudah membunuh seorang diranah Master dalam waktu sekejap. inikah kekuatan dari seorang Demon King? Kurasa tidak, dia masih belum serius dalam pertarungan ini! aku akan membuatnya bertarung dengan serius.'


Ares menggenggam erat kedua pedang ditangannya, dengan mulus dia membelokkan pedang yang terarah padanya dan menggunakan kesempatan itu menyerang Dragster.


Satu tebasan vertikal mendarat dengan sempurna ditubuhnya, tapi Ares tidak berhenti sampai disitu. dia mengayunkan pedangnya dengan kecepatan yang tidak masuk akal.


Puluhan bahkan ratusan serangan mendarat ditubuhnya dalam waktu sekejap, Dragster pada saat itu langsung melompat mundur dan menjaga jarak aman dari Ares.


Tapi Ares langsung menyerang tanpa pikir panjang, belum sempat Dragster bereaksi Ares sudah mendaratkan banyak serangan telak padanya. serangan-serangan itu mengenai seluruh tubuhnya yang langsung berubah menjadi critical hit.


Serangan demi serangan mendarat langsung ditubuhnya dan me jadi critical hit, stat defense Dragster memang tinggi tapi itu tidak ada apa-apanya dihadapan Andromeda yang bisa menembus seluruh pertahanan apapun. ini semua karena setiap ia beberapa kali ia menyerang maka damage yang dihasilkan akan menjadi true damage.


Jadi mau setebal apapun defense Dragster, tidak ada gunanya dihadapannya. dan lagi alasan Dragster tidak bisa mengikuti arah serangannya adalah karena Ares tidak menggunakan ilmu pedang, skill ataupun teknik apapun.


'Apa aku sudah menekannya? Kurasa tidak, mari kita tekan dia sedikit lagi!.'Ares tersenyum tipis.


Dia menggunakan kedua pedangnya untuk menyerang lebih cepat, serangan beruntun tanpa perlawanan membuat Dragster menjadi tertekan dan semakin tertekan.


'Bangsa*!! Kemana sebenarnya arah serangannya?! Kenapa aku tidak bisa memprediksi atau melihat?! Apa ini jarak antara aku dan dia?!.'Dia berkata dalam hati dikondisi digempur habis-habisan, dia mengepalkan tangannya dan rahangnya menggertak, ' Tidak!! Aku tidak akan kalah seperti ini!! Aku Black Flame Dragon Lord tidak akan kalah seperti ini!!."


"Aaaahhhhhh!!!!."


Teriakan dibarengi dengan ledakan Demonic Energy dan Api Hitam ditubuhnya, Demonic Energy dalam jumlah besar meledak dari dalam tubuhnya dan menjalar kemana-mana dan Api Hitam ditubuhnya menjadi semakin panas serta membesar hingga titik membuat bangunan dibawahnya meleleh.


Hawa panas itu juga bisa dirasakan oleh pasukan yang ada diluar kota, hawa panas itu membuat mereka mengakui pandangan mereka sejenak dan melihat tempat dimana sumber panas itu berada.


Api hitam membumbung tinggi dengan Demonic Energy yang menyatu didalamnya, pusat api hitam itu adalah Dragster yang ada ditengah api hitam itu.


"Sepertinya ini sudah cukup, aku akan memulai fase selanjutnya."Ares memasang kuda-kuda dan bersiap menerima serangan Dragster.


Dragster melebarkan mulutnya lagi, lagi dan lagi sampai berukuran cukup besar. dengan mulut terbuka lebar dia menggunakan dia berpikir cepat untuk menggunakan skill terkuat miliknya yang tanpa pikir panjang langsung dia gunakan.


Tapi ketika dia sedang mengaktifkan skill terkuatnya Ares tiba-tiba berdiri dihadapannya dan langsung mencekik lehernya.


Dengan senyum liciknya ia berdiri mencekiknya seraya berkata"Mau menggunakan skill ultimatemu? Jangan sekarang karena itu hanya akan membuat rencanaku gagal. maka dari itu kita akan bertarung ditempat yang sangat jauh dari sini agar rencanaku berjalan dengan lancar!."Ares mengencangkan cengkeramannya dan langsung melempar Dragster.


Dragster terbang sangat jauh dari sana karena dilempar Ares, tapi ketika dia mau merubah posisinya Ares muncul kembali dihadapannya dengan lengan yang siap memukulnya.


"Kita akan bertemu lagi disana."Ares memukul Dragster hingga terpental amat jauh, karena pertahanan kuat dari kulit naganya membuatnya selamat tapi bukan itu masalahnya.


Ketika ia terpental karena dipukul Ares, ia masuk kedalam portal yang langsung mengarahkan kehutan yang sama sekali tidak ia kenali.

__ADS_1


Kesampingkan hal itu sekarang ia melesat dengan sangat cepat dan langsung menghantam tanah, ledakan terjadi ketika ia menghantam tanah dan hasil hantaman itu sesuai dengan ledakannya.


Ia terkirim jauh kedalam tanah atau bisa dikatakan ia terpendam sangat dalam ditanah.


Ia langsung memuntahkan seteguk darah dari mulutnya"Apa-apaan dengan pukulan itu? Rasanya tubuhku dihantam meteorit besar! Aku tidak bisa seperti terus, aku harus memanggil bantuan!."Dia bangkit lalu melebarkan sayapnya dan terbang keatas dan mengesampingkan semua rasa sakit di sekujur tubuhnya.


Dia langsung mengeluarkan magic scroll dari cincin spatialnya, magic scroll itu berisi mantra Mid Tier { Two Way Direct Mirror } yang fungsinya kurang lebih sama dengan video call.


"Aku harus cepat-cepat menggunakan ini kalau tidak dia akan sampai kesini!."Dia menggunakan magic scroll itu, magic scroll itu terbang beberapa centimeter diatas tangannya sebelum hangus terbakar.


Sebuah layar kristal muncul dihadapannya yang memuat gambar seorang pria.


"Hmm? Apa ini Dragster? Kenapa kau menghubungiku tiba-tiba begini? Apa kau rindu padaku?."Ujar sosok dilayar kristal itu.


Dragster mengesampingkan rasa kesalnya dengan mengepalkan tangannya"Bukan itu yang penting sekarang!! Saat ini aku perlu bantuanmu secepatnya kalau tidak aku akan mati!!."Seru sambil memegangi dua sisi cermin itu.


"Mati? Kau? Hahahahahaha... bercandamu keterlaluan Dragster. sosok salah satu dari Great Demon King mati? Hahahaha... ini cukup membuatku terhibur!!."Sosok dilayar kristal itu tertawa lantang.


"Ini bukan candaan brengse*!! Cepatlah datang kesini kalau tidak-!!."Secara refleks Dragster melompat mundur dari layar kristal itu, dan benar saja. saat ia melompat sepersekian detik kemudian sebuah pedang itu terbang dan menghancurkan layar kristal itu.


Layar kristal itu hancur berkeping-keping sebelum Dragster sempat menjelaskannya.


"Wah wah wah... sepertinya kau ingin memanggil bantuan ya? Sayang itu tidak mungkin karena kau sekarang akan menjadi tikus percobaaku!."Ares tersenyum jahat dan merentangkan kedua tangannya seraya berkata, "[ Nature's Domains ]!."


Sebuah domain muncul tepat dibawah kaki mereka, domain itu memiliki ukuran yang cukup luas mungkin mencakup beberapa puluh meter.


Ketika domain itu berhasil diaktifkan beberapa jendela notifikasi muncul dihadapannya.


[ Anda Berada Didalam Cakupan Nature's Domains!! ]


[ Stat Strength, Dexterity, Vitality Dan Mana Bertambah (25%) Saat Berada Didalam Cakupan Nature's Domains ]


[ Semua Stat Makhluk Summons Anda bertambah 20% Dan Kecepatan Pemulihan MP Bertambah (10%) ]


"Oh? Ini jauh lebih baik dari perkiraanku? Bukankah begitu Dragster?."Ares melirik Dragster yang berada tidak jauh darinya.


Tampak Dragster jatuh berlutut dengan rasa sakit di sekujur tubuhnya yang semakin kuat, bukan hanya itu tapi dia mendapatkan banyak debuff mematikan.


[ Anda Terkena Debuff Paralysis ]


[ Anda Terkena Debuff Poisoned ]


[ Anda Terkena Debuff Confusion ]


[ Anda Terkena Debuff Stunned ]


[ Anda Terkena Debuff Rot ]


[ Anda Terkena Debuff Cursed ]


[ Anda Terkena Debuff Freeze ]


[ Anda Terkena Debuff Magic Interference ]


[ Attack Dan Defense Anda Berkurang (50%) ]


[ Peluang Gagak Dalam Merapalkan Mantra Bertambah 70% ]


[ Keberadaan Anda Akan Selalu Diketahui Pemilik Domain! ]


Dengan rasa sakit yang semakin parah ia menatap Ares penuh kebencian"Aku akan membunuhmu!!."Seru Dragster yang langsung mengeluarkan Demonic Energy dan Api Hitam didalam tubuhnya tanpa memperdulikan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

__ADS_1


"Mati kau brengse*!!!."Dragster mengambil ancang-ancang lalu mengepakkan sayapnya dan terbang melesat kearah Ares, "[ Black Flame Combo Attack ]!!."Api Hitam menyelimuti pedangnya.


Ares tersenyum dan mendengus senang"[ Time Flow Control ]."


__ADS_2