
Ares mengeluarkan beberapa magic scroll yang didalamnya terdapat Magic Spell High Tier dan juga mengambil beberapa Magic Scroll lain.
"Untuk mencegah mereka memancing Monsters maka aku harus melakukan banyak pencegahan dan Lagi ini adalah Pertama kali aku melakukan Assassination didunia ini."Ucapnya lalu menggunakan Magic Scroll itu satu persatu.
"{ World Wall }"
Seketika Sebuah lingkaran Magic berputar muncul Dimarkas Guild Sea Of Evil lalu menjadi sebuah kubah barrier transparan yang mengurung Guild Sea Of Evil.
"{ Lesser Dexterity }."
"{ Lesser Agility }."
"{ Greater Luck }."
"{ Unmatched tenacity }."
"{ Ultra Strength }."
"{ Diamond Skin }."
"{ First Knockback }."
Ares menggunakan Magic Scroll yang menyimpan Magic Buff yang memberikan Peningkatan Kekuatan cukup signifikan"Lumayan."Ucapnya sambil mengepalkan tangannya.
Ares lalu memanggil Undead tingkat tinggi untuk membantunya dan dia memilih Undead yang ingin dia panggil. Ares menggeser layar pilihan sambil mengusap dagunya dan akhirnya ia menemukan Partner yang pas.
"dari banyak Undead yang ada disini ada beberapa yang membuatku tertarik namun kali ini aku akan memilihmu."
Tiba-tiba Lingkaran Magic berputar muncul didepannya dan tidak lama kemudiaan muncul Seorang Undead dari sana.
Undead itu memiliki penampilan seperti seorang Assassin lengkap dengan penutup wajah yang menampilkan Mata yang dipenuhi kematian, Ia memegang sebuah Pedang Pendek dan ia terlihat cukup Keren jika Ares nilai.
[ Death Ninja Lvl 199 ]
alasan Ares memilih Undead ini karena ia memiliki kemampuan Stealth yang cukup hebat dan memiliki Passif Skill yang dapat menggandakan Damage jika menyerang dari belakang.
"Kalau begitu mari kita habisi mereka."Ucap Ares sambil tersenyum lebar sambil memandangi Markas Guild Sea Of Evil berada, mereka lalu menghilang dari sana seperti angin.
*********
Ares menyuruh Death ninja untuk membereskan semua anggota guild yang masih tertidur sementara dirinya akan melawan Danron.
__ADS_1
Pada malam itu, banyak darah yang jatuh namun tidak ada suara atupun teriakan yang terdengar dari sana, Banyak nyawa yang melayang namun mereka sendiri tidak tahu kenapa mereka mati.
Death Ninja memotong Kepala mereka, menikam, menusuk, Mencekik sudah dia lakukan dan semakin banyak dia membunuh semakin Senang Dia, Dia amat menikmati saat pedangnya memotong Kepala mereka secara perlahan dan amat menikmati Raut Wajah mereka sebelum akhirnya mati.
Ares hanya bisa tersenyum melihat Undead itu, Ares juga ikut membereskan Anggota Guild Sea Of Evil karena akan merepotkan jika mereka menyerang Disaat yang bersamaan. Setelah melakukan pembantaian besar-besaran itu Ares dan Death ninja mengintai Tenda Danron.
Tenda Danron, Ares dan Death ninja menyelinap masuk kedalam tenda dan melihat Danron sedang tertidur lelap dikasurnya'Ini akan jauh lebih mudah dari dugaanku.'Batin Ares lalu menyuruh Death ninja untuk maju dan menyerang lebih dulu.
Undead ninja berjalan secara perlahan lalu Mencengkram Erat Pedangnya, Dia menusuk Danron dengan cepat namun Tinju Danron menghantam dia hingga terpental keluar Tenda. Ares buru-buru mengambil jarak dan memperhatikan dia dari jauh.
Tusukan death ninja hampir mengenai lehernya itu dibuktikan dengan adanya luka dilehernya dan darah mengucur dari situ.
"Pantas aku seperti merasakan kehadiran seseorang, rupanya kau ya?."Ucap Danron sambi mengusap lehernya yang masih berdarah.
Death ninja menatap tajam Danron sambil memasang kuda-kuda Ala Assassin, Ares memuji Daya tahan Undead ninja, Danron mengerutkan keningnya melihat musuh yang ia hadapi.
"Undead? Apa disekitar sini ada Dungeon Break?."Ucapnya sambil memperhatikan daerah sekitar namun ia tidak menemukan adanya tanda-tanda Dungeon Break.
Death ninja kembali menggunakan Skill Stealth miliknya dan menyerang Danron dari segala arah, namun dari manapun ia menyerang Danron bisa dengan mudah menebak arah serangannya.
Dengan ninja Melancarkan Serangan-serangan Kombinasi yang membuat Danron cukup kerepotan namun itu hanya membuatnya kerepotan sementara, Dari Danron keluar energi berwarna merah tua yang menyelimuti tangannya.
Danron mengepalkan tangannya dan memukul Death ninja hingga terpental amat jauh dari, Ares terkejut melihat Danron bisa menggunakan Aura.
Aura adalah salah satu dari 5 Divine Power yang ada diyggdrassil, dari 5 Divine Power aura adalah Yang Paling umum namun tidak banyak yang bisa menggunakannya dan jarang yang bisa mengendalikan Aura, Ares sendiri belum bisa menggunakan Aura karena ia belum tahu cara kerjanya.
Danron Tersenyum Lebar lalu mengambil Dua kapak dari dalam tendanya dan melesat kearah Death ninja, Dua kapak itu dialiri dengan Aura yang membuat efek Destruktif yang dihasilkan jauh lebih besar dari biasanya.
Death ninja terlihat amat keteteran bahkan Danron saat itu baru mengeluarkan sedikit serangan, Kecepatan dan kekuatan Danron meningkat pesat ketika ia menggunakan Aura dan tidak sampai 5 Menit Death ninja sudah Sekarat dan HP yang ia miliki Sudah hampir habis.
"Apa cuman begini kekuatanmu? Memalukan! Dengan kekuatan segini beraninya kau menyerang Guildku sendirian dan lagi sampai kapan mereka tidur padahal disini sudah sangat Berisik."Ucapnya sambil mengarahkan salah satu Kapaknya dan memandangi Tenda-tenda anggota Guildnya.
"Aneh, kenapa mereka tidak keluar? Apa mereka minum terlalu banyak sampai-sampai tidak bisa bangun?."Ucapnya menyipit matanya.
"Karena mereka semua sudah mati."Ucap Ares yang muncul tiba-tiba dibelakang Danron.
jantung Danron habis copot dan buru-buru menoleh kebelakang, ia mendapati seorang Pria dengan Armor Full plate berwarna hitam dengan Penutup wajah, Dia menggunakan Pedang yang bilahnya hitam legam dan ditangan yang satunya terdapat Tameng hitam Kecil yang menempel.
"Apa maksudmu?."Ucap Danron sambil mengambil sikap Waspada.
Orang didepannya mungkin adalah seorang Assassin yang hebat dalam menggunakan Stealth, ini terbukti ia tidak bisa merasakan keberadaannya sama sekali bahkan ia tidak bisa merasakan Tanda-tanda Kehidupan padanya.
__ADS_1
Ini benar-benar membuatnya berpikir ia sekarang sedang berhadapan dengan Undead seperti Lich atau Death Knight, Danron menelan ludah lalu kembali bertanya"Aku tanya, Apa maksudmu?."Ucapnya sambil mengarahkan kapaknya.
Ares tersenyum tipis lalu tertawa kecil, Ia lalu mengeluarkan Tatapan mata yamg dipenuhi niat membunuh"Apa kau Tuli? Sudah Kubilang mereka semua mati, Dan merasa terhormat karena kau akan menjadi yang pertama."Ucapnya ares dan memperkuat cengkraman pedangnya.
Danron memasang kewaspadaan extra dan bersiap-siap menyerang Ares"Penjelasan terlalu mengada-ada, Bagaimana mungkin anggota guild ku yang berjumlah ribuan mati melawan Kalian Berdua, kau hanya membual saja!."Ucapnya lalu menyerang Ares menggunakan kedua Kapaknya.
Kedua kapak itu mengandung Kekuatan Destruktif yang besar dengan telak menghantam Ares, Debu-debu Berterbangan yang membuat Danron sulit melihat, Namun ketika debu itu menghilang ia Membelalak mata.
Ia melihat sebuah Tameng yang menahan serangan Kapak Gandanya, Danron buru-buru mengambil jarak dan menatap tameng itu tajam. Tameng itu mengecil dan menjadi sebuah tameng kecil yang menempel pada lengan.
"kau sudah mengambil start dan sekarang giliran ku."Ucap Ares lalu Bersiap mengeluarkan skillnya.
Danron dibuat pucat pasi merasakan Aura yang dikeluarkan Ares, Ini adalah aura yang tidak akan pernah ia lupakan ini adalah Aura kematian yang mendekat. Danron dengan panik berlari menjauh dari Ares dan dalam waktu sekejap jaraknya dan Ares terpisah cukup jauh, namun ia masih bisa merasakan aura kematian itu bahkan ia bisa merasakannya dengan jelas sekarang.
Ares memasang Kuda-kuda dan memusatkan konsentrasinya"Haaaaaa.........Aktifkan Skill."Pedang Ares menyala terang.
Mata Ares terbuka dan terpusat pada Danron yang sedang berlari penuh putus asa.
[ Anda Mengaktifkan Skill Fate-Breaking Reality Slash ]
Sebuah Tebasan berbentuk X menyala dan berukuran besar mengarah ke Danron yang sedang berlari dan ketika Danron terkena Tebasan itu tubuhnya Terpotong menjadi beberapa bagian dan hancur seperti debu saat jatuh ketanah.
Tebasan itu tidak berhenti terus menabrak pepohonan dan akhirnya berhenti Ketika menabrak sebuah Gunung, Namun hal mengerikan baru saja dimulai, Sebuah Retakan yang makin lama makin besar membuat sebuah Lubang hitam Yang menghisap semua yang ada disekitarnya.
Bahkan gunung yang menjulang tinggi itupun ikut terhisap masuk dan Seluruh Pepohonan yang berada di jarak 1000 meter tercabut dan terhisap masuk kedalam, Monster yang ada disini juga ikut terhisap masuk dan Ares yang berada cukup jauh dari sanapun Hampir terbang kesana namun ia Beruntung karena death ninja berhasil berpegang kebatu yang cukup kokoh dan berat Yang membuat ia tidak jadi terhisap.
Lubang Hitam itu setidaknya berada disana selama 30 Menit sebelum akhirnya menghilang bersama benda-benda yang ia hisap.
Ares mengelap keringatnya melihat efek Skillnya yang Amat mengerikan"Haaaa........ Apa-apaan Tadi? Skill itu bisa memecah ruang dan membuat Black Hole? Ini jelas melawan hukum Ruang dan waktu namun melihat aku berada di dunia yang dipenuhi Misteri Ini bisa dimaklumi."Ucapnya lalu berdiri dan melihat Tempat black Hole itu berada tadi.
tempat yang dulu pepohonan sekarang menjadi Tanah gersang dan Gunung yang menjulang tinggi sekarang rata dengan Tanah dan hanya menyisakan Bebatuan-bebatuan Saja.
"Haaaa...... Aku harus menggunakan skill ini dalam keadaan penting saja karena melihat efek yang ditimbulkannya membuatku ragu menggunakan skill ini lagi meskipun bisa membunuh Makhluk apapun."Ucapnya lalu meninggalkan Tempat itu karena disana sudah tidak ada apa-apapun.
**********************
Informasi Skill yang Ares Pakai :
Skill : Fate-Breaking Reality Slash .
Tipe Skill : Aktif.
__ADS_1
Cooldown : 48 Jam.
Anda meluncurkan sebuah Tebasan lurus yang dapat menghancurkan Dan membunuh apapun bahkan Jiwa dari musuh yang terkena serangan ini akan hancur Lebur Tak tersisa.