
Selama ia ia berada dirumahnya, Ia selalu terpikir satu hal, Bagaimana Caranya mendapatkan Informasi Dengan Mudah?.
Mendirikan Sebuah Organisasi?
membeli?
Atau menjadi Seorang Raja?
Ares tidak dapat menemukan jawaban yang tepat untuk itu. namun tawaran yang diberikan Ketua Abraham membuatnya berpikir ulang, Ia lalu memikirkan masalah ini cukup serius dan mengambil beberapa Poin-poin Penting.
ada banyak poin penting yang ia dapatkan namun terdapat dua aspek yang membuatnya harus memikirkan ini matang-matang.
jika ia menjalin kontrak dengan Asosiasi Hunter maka ia bisa dengan mudah mendapatkan Segela macam informasi yang ada dimasa lalu dan bisa dengan mudah mendapatkan Informasi dai segala penjuru dunia.
Ia juga akan mendapatkan banyak sumberdaya untuk meningkatkan kekuatannya dan akan mendapatkan Banyak Uang yang bisa dia gunakan Sesuka hati, tapi sebelum memikirkan hal lain Ares terlebih dahulu memikirkan apa sisi negatif yang ia dapat.
"Apa Hunter Zero berniat menandatangani Kontrak dengan Kami?."ucap Ketua Abraham sambil menaikkan satu Alisnya.
"Itu tergantung, Tergantung apa yang akan kudapatkan, dan lagi terdapat beberapa Halaman yang harus diperbaharui lagi. apa tidak masalah?."
Ketua Abraham menatapnya dengan curiga lalu tertawa keras"Baiklah jika itu mau anda, Sekertaris Zenbo bawakan Kertas kontrak!.".
Tidak lama kemudian terdapat seorang Pria muda memakai kacamata hitam masuk sambil membawa kertas kontrak, Ia lalu memberikan kertas itu bersama sebuah pulpen.
"baiklah akan saya mulai."Ares mulai mencoret dan menulis apa yang ada di kertas kontrak.
Ia cukup serius dalam menulis itu sampai-sampai ia mengeluarkan Niat bertarung yang Cukup besar, sampai membuat suasana disana menjadi tertekan. sekretaris Zenbo Bergetar karena hal ini.
setelah lama menulis Ares lalu menyodorkan kertas itu dan menyuruh ketua Abraham membacanya. Kerutan-kerutan diwajah ketua Abraham semakin terlihatlah setelah membaca kertas kontrak itu. ia menaruhnya lalu mengeluarkan Niat membunuh.
Aura Membunuh itu bisa dirasakan sampai keluar Gedung Asosiasi Hunter dan Eizen yang ada diluar saat itu sudah siap melakukan perlawanan.
__ADS_1
Ares tersenyum tipis merasakan Aura membunuh yang menerpanya'Aura membunuh ini mengingatkan Ku ketika aku berhadapan dengan Waffen-SS Dan Allgemeine-SS, ahh... Pertempuran yang begitu Panjang sampai-sampai Aku tidak tidur 4 hari karena Dua pasukan itu menyerangku tanpa henti. Sungguh membuatku nostalgia.'Ares Tersenyum tipis mengingat kenangan-kenangan yang ia lakukan dulu.
Namun, Sesaat kemudian Tangannya mengepal'Dengan aura membunuh segini mau menekan Ku? mimpi! , aku akan tunjukkan sedikit Aura membunuh dari Seorang Assassin yang telah membunuh Jutaan nyawa dengan Tangannya.'Ares mengetuk-ngetuk Meja dan seketika Aura Membunuh luar biasa pekat keluar dari tubuhnya.
Aura membunuh itu membuat suasana diruang rapat menjadi mencekam dan Sekretaris Zenbo terjatuh dengan nafas terputus-putus dan wajahnya pucat. Hal itu juga terjadi pada seluruh Karyawan yang ada Digedung Asosiasi Hunter dan kebanyakan dari mereka pingsan karena tidak kuat.
Ketua Abraham menatap Ares dengan wajah Pucat dan nafas terputus-putus, Badannya juga bergetar karena hal itu.
'Aura membunuh yang luar biasa, berapa banyak nyawa yang dia cabut sampai bisa memiliki Aura membunuh sepekat dan sekuat ini?.'
Ketua Abraham menghela nafas pelan"Baiklah, Maafkan aku sebelumnya karena sudah arogan, Dan aku tidak akan basa-basi, Aku menyetujui semua yang ada didalam kontrak ini."Ucapnya sambil mengeluarkan wajah Pasrah.
Ares Tersenyum Lebar lalu menarik kembali Aura membunuhnya"Jadi. kapan aku bisa merasakan keuntungan-keuntungan dari kontrak ini? Dan posisi apa yang akan kudapat? Dan berapa Jumlah Saham yang akan kudapat?."Ucapnya sambil memasang senyum ramah.
"Untuk itu bisa saya pastikan secepatnya dan posisi yang akan ada dapatkan Adalah Supreme Executive yang merupakan Posisi ketiga Tertinggi disini setelah Posisi Vice chairman, dan anda akan mendapatkan Saham Asosiasi Hunter sebesar 20%."Tuturnya lalu juga menjelaskan Bagian-bagian yang Ia dapatkan nantinya.
Penjelasan dari ketua Abraham cukup panjang dan mereka juga berdiskusi tentang itu sampai larut malam, Setelah itu baru dicapai sebuah kesepakatan dan Ares resmi mulai sekarang menjadi Supreme Executive Diasosiasi Hunter Kerajaan Gottlich.
"Terimakasih karena sudah mengantar saya sampai luar Ketua Abraham."
Ares menerima kartu itu lalu melihatnya Aneh"Apa saja kegunaan kartu ini?."
"Kartu ini dapat membantu anda ketika anda menghadapi masalah yang berhubungan dengan politik dan kartu ini dapat melonggarkan Hukum-hukum yang Ada dikerajaan Gottlich, Jika anda dalam masalah tunjukan saja kartu ini."Ucap ketua Abraham sambil tersenyum.
Ares mengangguk Puas mendengarnya"Baiklah saya sepertinya harus pulang karena hari sudah larut, Selamat malam Ketua."Ucap Ares lalu pergi meninggalkannya.
Ketua Abraham menatap kepergian Ares dan Eizen lalu masuk kedalam Gedung Asosiasi Hunter beberapa saat kemudian.
************
"Baiklah karena masih belum terlalu malam sepertinya tidak masalah pergi Ketoko Blacksmith. Ayo Eizen."
__ADS_1
"Baik Tuan."
Ares pergi menyusuri jalan perkotaan yang masih dipenuhi orang-orang meski sudah malam dan disini juga terdapat banyak Pasangan yang sedang memadu kasih mereka.
Ares hanya diam tidak memasang wajah apapun dan terus berjalan ketoko Blacksmith Paling Populer dikota, Toko Blacksmith ini dikenal karena kualitas senjata yang mereka jual dan harga yang ditawarkan mereka juga Pas dikantong.
Toko Blacksmith ini bernama Eisenkohle. Ares masuk kedalam Toko itu dan seketika ia dibuat sedikitpun kagum dengan senjata-senjata yang dipajang disetiap sudut toko.
Kebanyakan Senjata-senjatanya ini memiliki tingkat Unique~Legendary dan terletak disetiap sudut toko, Dan dilantai dua mereka menjual Item-item Aksesoris seperti Cincin, kalung, Anting dan masih banyak lagi.
"Kau pilih senjata yang pas dan kau suka, Aku yakin pasti disini banyak senjata yang sesuai untukmu."
Eizen mengangguk paham lalu berjalan menuju tempat senjata-senjata dipajang, Ares hanya diam dan memilih untuk melihat-lihat item-item yang ada dilantai dua.
"Huh... kebanyakan item disini memang bagus namun tidak ada yang cocok untukku........?."Ares bisa merasakan Sword Of Erebus bergetar sesaat, meski Pedang Ini ada didalam Storage Box Ares masih tetap bisa merasakan getarannya.
"Kenapa dengan pedang Ini? Apa ia rusak?"Ares mengambil Sword Of Erebus dari Storage Box dan getaran yang ia terima semakin kencang.
"Apa yang kau inginkan? Beritahu aku."Ucap Ares dan ia bisa merasakan Sword Of Erebus sedang menunjuk ke sebuah Arah.
Itu adalah tempat Item-item Rusak, Tidak berguna dan Tidak teridentifikasi berada, Rata-rata Item-item yang dijual disini rusak dan mereka dijual dengan Harga yang cukup murah dibandingkan Item-item lain dilantai Dua.
Ares bisa Melihat beberapa Kota besar berisikan Pedang, Tameng, Mace, Belati, Cincin, Kalung dan masih banyak lagi, namun Dari semua itu Pandangan Ares terarah pada Suatu Item yang ditunjuk Sword Of Erebus.
Item itu berada Paling bawah dan cukup sulit untuk mengambil karenanya perlu memilah-milah Item-item disekitarnya terlebih dahulu, Setelah itu Ares dengan cepat mengambil sebuah Liontin dengan Tameng kecil Berwarna Hitam pekat.
"Apa ini yang kau maksud?."tanyanya sambil memperhatikan Liontin itu.
Itu adalah sebuah Liontin berwarna hitam dengan Tameng Kecil berwarna Hitam dan Jika ia lihat lagi, DiTameng Kecil itu terdapat sebuah Tulisan-tulisan Kuno.
Pedang Itu bergetar sekali lagi yang menandakan Iya, Ares menggaruk-garuk kepalanya lalu mengambil Uang dan membeli Liontin itu.
__ADS_1
sambil menunggu Eizen selesai memilih, Ares disibukkan dengan Liontin yang Ia beli barusan, Pedang Erebus berhenti bergetar dan juga telah mengkonfirmasi jika Liontin ini yang ia maksud.
"Jika Liontin ini adalah Item yang dipilih Sword Of Erebus maka bisa dipastikan Liontin ini adalah Item yang pernah dipakai Seorang selevel Dewa."Ucapnya sambil berasumsi.