Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
70.Quest yang mustahil untuk diselesaikan


__ADS_3

Ares terjatuh keras dilantai, ia mendengus senang lalu bangkit dan mengambil Buku Ujian Class yang membawanya waktu itu, buku itu sekarang bercahaya dan akhirnya Hancur berkeping-keping yang menjadi penanda Matinya Dewi Lumia Gorbachev.


"Aahhh.... Terimakasih Dewi karena berkatmu aku memiliki Kekuasaan yang tidak dimiliki orang lain."Ares tersenyum lalu keluar dari lorong Buku itu.


Ia lalu melihat suasana disini masih sama seperti waktu dia tinggal, Tidak ada perubahan besar disini yang berarti waktu disana dengan waktu disini memang jauh berbeda, Ares turun kebawah dengan perlahan dan berniat untuk pergi ke kamarnya.


namun ia terhenti karena masih terdapat banyak sekali pertanyaan dalam benaknya, seperti siapa The Eight Great Gods? Dan apa alasan mereka membantai ras Human Chaos? Semua informasi yang dia dapatkan saat ini sama sekali tidak sinkron dengan yang dia baca Dinovel.


Ares memang tahu terdapat sebuah perkumpulan yang disebut The Eight Great Gods namun informasi yang dia dapatkan itu sangat minim karena perkumpulan ini sangatlah jarang disebut.


Dan soal pembantaian besar-besaran Ras Human Chaos 3000 tahun lalu oleh the Eight Great Gods sama sekali tidak pernah disinggung atau disebut didalam novel, ini berarti Ares benar-benar Tidak bisa mengandalkan informasi yang ada didalam novel.


Ares Memijit keningnya lalu tersenyum pahit"Terlalu banyak informasi yang datang dan terlalu banyak informasi yang tidak diketahui, Huh? lebih baik aku cari saja Buku-buku yang menceritakan tentang mereka."Ares berjalan lalu mencari buku yang menjelaskan tentang The Eight Great Gods lalu menemukan satu buku yang katanya menjelaskan Mereka secara detail.


Buku itu cukup tebal dan berbau apek sama seperti Buku-buku tua pada umumnya, Buku ini memiliki sampul berwarna hitam dengan Tulisan The cruel story of The Ancient Six Great Gods. Ares membuka Buku itu dari halaman pertama dan mulai membacanya satu demi satu halaman.


Ares dibuat bingung dan heran setiap kali membaca setiap halaman buku ini, Ia tidak henti-hentinya berkomentar tentang buku yang dibaca sekarang, Beberapa jam kemudian Ares selesai membaca buku itu.


Buku ini sebenarnya menceritakan Tentang Enam Dewa-dewi Kuno yang menguasai dunia 7000 Tahun lalu, Enam dewa-dewi Juni itu memimpin Ras mereka masing-masing untuk menguasai dunia dan menghancurkan siapapun yang menghalangi mereka.


Enam Dewa-dewi Kuno tersebut memimpin Enam Ras berbeda-beda, Mereka digambarkan memiliki Kekuatan Fisik Luar Biasa dan kapasitas Mana tiada Tara, Mereka semua berhati dingin dan senang menyiksa Manusia-manusia Biasa.


Enam Dewa-dewi Kuno itu adalah, Adefagia Lord of Gluttony. Erebus Lord of darkness and shadows. Lumia Goddess of Chaos. Kratos The God of Strongest Physical power. Khronos Lord of Time. Uranus Lord of Heavens and Father of the Jotuns.


Mereka semua adalah Dewa-dewi Kuno yang menguasai dunia 7000 Tahun lalu dan akhirnya kepemimpinan mereka dilengserkan The Eight Great Gods.


The Eight Great Gods adalah Kumpulan Entitas mahakuasa yang merasa sangat terganggu dengan Perbuatan Enam Dewa-dewi Kuno, Mereka akhirnya membentuk sebuah perkumpulan dan akhirnya terbentuklah The Eight Great Gods.


Dengan seluruh kekuatan mereka enam Dewa-dewi Kuno berhasil dikalahkan dan seluruh Ras yang mereka pimpin dibantai habis-habisan sampai tidak tersisa, Sejak saat mereka dianggap pahlawan dan dewa yang membantu Ras lain dari kekangan Enam Dewa-dewi Kuno.


,


Setelah kejadian itu mereka menghilang seperti angin dan tiada satupun orang yang mengetahui kemana mereka pergi, namun banyak orang berkata jika mereka pergi hanya untuk menyembuhkan Luka dari pertarungan melawan Dewa-dewi Kuno dan akan kembali jika semua luka mereka Sembuh.

__ADS_1


"...mmm...ini jauh lebih rumit dari yang kuduga, aku tidak menyangka peran mereka sangat penting bagi Yggdrasil, Tapi kenapa kisah mereka tidak diceritakan didalam Novel? Apa ini karena butterfly Effect?."Ares mengusap dagunya sambil memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang ada Dikepalanya.


Namun ketika dia sedang berpikir notifikasi System terus berdering Dikepalanya yang membuatnya sulit untuk berkonsentrasi, Ares kesal lalu membuka Notifikasi System yang terus berdering Dikepalanya.


[ Selamat Anda mewarisi Posisi Dewi Lumia sebagai penguasa Baru ras Human Chaos dan penguasa baru Chaos ]


[ Anda menerima The Chaos God Emperor's Eyes ]


[ The Chaos God Emperor's Eyes


Tingkat : ?????


Persyaratan : mewarisi posisi penguasa dan mendapatkan Izin dari Dewi Lumia.


Mata yang menjadi bukti jika anda adalah penguasa baru Ras Human Chaos dan Chaos, Mata ini memiliki banyak kekuatan tersembunyi namun karena level anda yang masih rendah Dewi Lumia mengunci semuanya.


Special Ability :


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????


Terkunci : ???????

__ADS_1


Terkunci : ??????? ]


[ Anda mendapatkan Title King without people ]


[ anda menerima Quest dari Dewi Lumia! ]


[ The Revenge of the Six Ancient Gods.


Tugas yang diberikan Dewi Lumia kepada anda untuk membalaskan dendam mereka terhadap The Eight Great Gods.


Jumlah 0/8


Hadiah : Mendapatkan Salah Satu Special Ability Terkuat Dewi Lumia + Mendapatkan 3 skill Terkuat Dewi Lumia.


Gagal : Kehilangan Posisi Pewaris Dewi Lumia. ]


Ares pada awalnya senang melihat Notifikasi System bagian atas namun saat melihat kebawah wajahnya menjadi jelek, Bagaimana tidak?!.


Dia disuruh membunuh The Eight Great Gods yang merupakan Entita-entitas Kuat! Yang bahkan Ayah, kakek dan neneknya Hanya setara 2 dari salah satu The Eight Great Gods! Ini benar-benar Quest yang gila dan hampir mustahil diselesaikan.


Tapi Ares tersenyum lebar dan tertawa Kecil"Hahaha.....Dewi Lumia sepertinya tahu aku sangat suka Quest yang Mustahil diselesaikan, kalau sudah begini apa boleh buat? Terima."Ares menekan tombol terima.


[ Anda menyetujui Quest Ini, Quest ini tidak memiliki batas waktu jadi anda tidak perlu Khawatir ]


Ares mengangguk Puas lalu pergi dari sana karena hari sudah mulai Gelap, Ares sama sekali tidak menyangka dirinya akan mendapatkan banyak kekuatan baru hari ini. Ini membuat Ares menjadi lebih bersemangat untuk melihat Nasib Para Hero nanti.


"Tapi sebelum itu aku harus mendapatkan Berbagai macam informasi terlebih dahulu untuk membuat rencana Jangka panjang. Aku penasaran bagaimana perkembangan Damon dan Eizen disana dan bagaimana perkembangan Panti Asuhan yang aku buat, Aahhhh....ini membuat ku sangat senang."Ares tersenyum lebar sambil sesekali bersenandung kecil yang membuat Beberapa pelayan yang melihatnya lari ketakutan.


*************************


*Ilustrasi Karakter Ares Von Dunkenheit yang paling mirip dengan Imajinasi Writer.


__ADS_1


__ADS_2