
Ares menghampiri Pedagang Budak yang sedang berdiri menunggu kedatangannya, Dia memasang senyum diwajahnya lalu berkata"Bagaimana? apa anda tertarik?."Pedagang Budak itu memasang senyum lebar diwajahnya.
Ares mengangguk pelan"Ya aku akan membeli Budak itu, Berapa harganya?."Ares melipat tangannya.
Pedagang budak itu terkekeh kecil lalu berkata"Untuk Tuan Muda saya akan memberi harga Khusus, 5 Koin Emas saja."Pendatang Budak itu menjelaskan jika Harga yang dia berikan sudah sangat murah.
Dia menilai dari kondisi budak itu sendiri makanya dia memasang harga Murah, tapi Ares malah mengerutkan keningnya mendengar perkataan pedagang budak didepannya"5 koin emas untuk budak yang hampir mati? Lupakan, aku akan mencari Pedagang Budak lain saja."Ares melangkah kakinya melewati pedagang budak itu.
Pedagang budak itu terdiam ketika Ares melewatinya lalu berlari pelan dan menarik lengan baju Ares"3 Koin Emas! Saya sudah tidak bisa menurunkan Harga lagi karena itu adalah harga termurah yang bisa saya berikan."Pedagang Budak itu memasang wajah lemas dan lesu.
Ares Tersenyum tipis lalu mengeluarkan 3 Koin Emas dari saku bajunya"Aku ingin dia dibersihkan dulu Sebelum aku ambil, dan jangan lupa beri dia Pakaian yang layak."Ares menambahkan satu Koin Perak lagi.
mata pedagang budak itu bersinar terang lalu berkata"Percayakan saja pada saya! Saya akan membersihkan dia sampai terlihat mengkilap dan memberikan pakaian yang mewah padanya."Pedagang Budak itu tersenyum sangat besar.
"Tidak perlu memberikannya pakaian yang mewah, Beri saja dia pakaian yang bagus dan sebuah Jubah hitam, Sementara aku akan menunggu sambil Minum teh diatas."Ares lalu berjalan meninggalkan dia.
Pedagang budak itu mengangguk mendengar permintaan Ares, baru kali ini dirinya mendapat pelanggan yang menolak pakaian mewah, dia tidak Banyak tanya lalu menyuruh para pelayan yang ada disana untuk membawa Mary untuk dibersihkan.
Sementara itu Ares duduk disebuah ruangan yang berada cukup dekat dengan meja resepsionis, dia duduk didekat jendela sambil menikmati Teh Hangat yang mereka sediakan.
"Sekarang Bagaimana caranya aku mengobati Racun yang ada didalam tubuhnya? Racun Five Elements Lotus Flower merupakan racun yang hampir mustahil untuk disembuhkan, maka dari itu aku perlu beberapa bahan untuk membuat Potion yang dapat mengobati Racun Itu. Kebetulan sekali aku memilih Stok untuk membuat Potion dia. Sekarang aku tinggal mencari Tungku Potion yang biasa dijual dipasar."Ares menyesap tehnya.
"Aku akan Kepasar sehabis ini."Ares menaruh cangkir tehnya dan mengalihkan pandangannya pada Seorang pelayan yang membawa Mary.
Seperti apa yang dikatakan Ares, Dia dipakaikan baju yang biasa dengan jubah Tudung berwarna hitam, Sebelumnya Ares tidak bisa melihat wajahnya karena tertutupi oleh rambut namun sekarang dia bisa melihat wajahnya dengan jelas.
tubuhnya kurus kering tapi itu tidak membuat kecantikan yang dia miliki pudar, Dia masih tetap cantik walaupun terlihat kekurangan Gizi.
Tidak lama kemudian Pedagang Budak itu datang dengan membawa sebuah Tempat Cincin ditangannya, dia memberikan tempat cincin itu kepada Ares"Ini adalah Cincin budak, Fungsi dari cincin ini agar budak mematuhi semua perintah anda dan tidak dapat melukai anda, jika budak ini berani melukai anda maka dia akan mendapatkan Rasa sakit dikepala yang teramat sangat, cincin ini juga dapat memberitahu keberadaan budak yang kabur dan Cincin ini akan teringat dengan Jiwa anda, jika anda mati maka budak anda juga akan mati tapi tidak sebaliknya."pedagang budak itu tersenyum lebar dan melipat tangannya.
Ares mengambil tempat Cincin itu lalu memakainya dijarinya, saat ia memakai cincin itu Ares bisa merasakan suatu hubungan antara Dia dengan Mary. Ares tersenyum tipis"Kalau begitu aku akan pergi sekarang, ayo Mary."Ares berjalan keluar dengan Mary yang mengikutinya disamping.
__ADS_1
"Karena kau telah menjadi majikanku maka sekarang saya akan memanggil Anda Tuan atau Master."
Ares menaikkan satu alisnya mendengar perkataan Mary, dia terkekeh kecil lalu mengusap kepalanya dengan lembut"Terserah kau Saja."Ares berjalan didepannya dengan wajah penuh senyuman.
"Tuan, mau kemana kita?."Mary sebenarnya penasaran kemana mereka sekarang, karena ares sedari tadi hanya berjalan sambil menengok kanan dan kiri seperti orang mencari sesuatu.
"Aku akan mencari Tungku Potion terlebih untuk mengobati Racun yang ada di dalam tubuhmu dulu lalu kita akan pergi dari ibukota."
"Kita akan pergi kemana?."
Ares Menghela nafas panjang lalu menatap Mary"Kota Rutherford, kita akan kesana untuk menemui Bawahanku selain dirimu."Ares lalu berjalan menyusuri pasar dengan Mary disampingnya.
Mereka berdua berjalan cukup lama dan Ares memutuskan untuk membeli beberapa Jajanan untuk mereka makan dijalan dan kebanyakan jajanan yang dibeli dihabiskan Mary, Melihat Mary yang seperti orang kelaparan membuat Ares tidak tega dan membelikannya banyak Jajanan sampai dia kenyang, Ares sudah mendapatkan Tungku Potion dan sekarang mereka berjalan kearah Gerbang masuk ibukota.
Ares memasukkan Tungku Potion yang dia beli diStorage Box sementara ditangannya terdapat kantung belanjaan berisi jajanan yang Ares beli, disampingnya terdapat Mary yang sedang menikmati jajanan yang dia beli.
matanya berbinar-binar setiap kali dimemakan jajanan itu, Ares hanya tersenyum melihat Mary saat memakan Jajanan yang dia beli.
Mary mengangguk kencang lalu melihat Ares dengan mata berbinar-binar"Enak! semua makanan disini jauh lebih enak dari Makanan diAstria, Aku baru pertama kali mencoba makanan-makanan ini, Terimakasih Tuan karena membelikanku makanan."Mary tersenyum sambil menundukkan sedikit badannya.
Ares mendengus senang lalu memberikan kantung belanjaan yang ada ditangannya"Kita harus cepat pergi dari sini, Karena aku memiliki beberapa urusan sekarang."
Ares sebenernya memiliki urusan dibeberapa tempat karena tempat-tempat itu menyimpan benda yang dia butuhkan, rencana pengumpulan Item-item yang ia incar harus tersendat karena ia harus berlatih selama dua tahun dan sekarang Ares akan mengumpulkan Item-item Itu, karena dalam waktu beberapa Minggu kedepan Ragnarok akan dimulai. Ares harus bergerak cepat karena jika Ragnarok dimulai saat ia sedang mencari item-item itu maka ia akan kesulitan.
Ares melirik kearah Mary yang sedang memaka Jajanannya lalu berkata"Mary, apa kau bisa mengimbangi kecepatanku."Ares bertanya demikian karena dia ingin cepat-cepat Kekota Rutherford.
"Dikondisi Sekarang aku tidak bisa mengimbangi kecepatanmu, karena kelima Statku turun drastis yang membuat diriku sangat lemah sekarang."Mary mengunyah makanannya sambil melihat Ares.
Ares hanya tersenyum lalu menggendongnya"Bersiaplah kita akan keluar dari Ibukota."Ares melompat tinggi lalu mendarat diatap rumah, Ares menghela nafas pelan lalu melesat dari atap keatap rumah lain sampai Akhirnya mereka keluar dari ibukota setelah Ares melompati Tembok pertahanan Ibukota.
dengan sangat cepat Ares berlari menembus pepohonan hutan yang rimbun, Ares saat ini sedang mencari tempat yang cocok untuk membuat Potion, Dengan Bantuan Mary yang memiliki Jobclass sebagai Druid Ares bisa menemukan Tempat yang cocok. tempat ini adalah sebuah Gua yang letaknya cukup tersembunyi yang membuat Gua ini cocok dijadikan tempat tinggal sementara.
__ADS_1
Ares dan Mary masuk kedalam Gua lalu membuat Api unggun terlebih dahulu, Ares mengeluarkan Tungku Potion dari Storage Boxnya lalu mengisinya dengan Air secukupnya lalu diletakkan diatas Api Unggun.
Ares mengeluarkan bahan-bahan untuk membuat Potion lalu mulai mengolahnya"Potion yang ku buat kali ini membutuhkan banyak Sumberdaya berharga, Seperti Akar Pohon Smiling corpses. darah Dragon, Eternal Ice Ginger, Leaf of the Tree of Life dan beberapa bahan lainnya."Ares memasukkan bahan-bahan yang dia olah kedalam Tungku Potion lalu mengaduknya.
Mary hanya memperhatikan sambil duduk di dekat api Unggun, karena kondisinya saat ini membuat dia kesulitan untuk Berdiri, Ares Bingung Padahal tadi dia masih berjalan dan makan, kenapa sekarang lemas sampai tidak bisa berdiri?.
Ares menyingkirkan pikiran itu dari kepalanya dan fokus untuk membuat Potion, Setelah menunggu lama akhirnya Potion yang dia buat jadi. Hasilnya lebih sedikit dari dugaannya tapi ini lebih baik daripada tidak ada sama sekali.
Ares memegang Botol berisi Cairan berwarna Ungu cerah lalu berkata"Potion ini bisa menyembuhkan Racun Five Elements Lotus Flower didalam tubuhmu, dan dapat mengembalikan Setengah dari stat yang telah dimakan racun tersebut. kondisi tubuhmu saat ini juga akan kembali seperti sediakala."Ares memberikan Potion itu kepada Mary.
Mary menerima Potion itu dengan tangan bergetar dan menatap Ares dengan Mata berair"Terimakasih Tuan! Terimakasih! Saya akan terus mengabdikan diri saya pada anda sampai saya kematian menjemput Saya!."Mary menangis bahagia sekaligus terharu.
Dia bahagia karena Racun yang ada didalam tubuhnya bisa musnah dan dia dapat membalaskan dendamnya, dia juga terharu Karena Ares mau membuatkannya Potion dari banyak Sumberdaya berharga.
Ares terkekeh kecil lalu berkata"Tidak apa, Minumlah Potion itu sekarang karena aku penasaran debgan Hasilnya."
Mary Mengangguk kencang lalu meminum Potion itu dan Tubuh Mary sedikit bersinar yang lama kelamaan Tubuh yang kurus kering mulai kembali terisi, lalu Racun didalam tubuhnya mulai Hilang sedikit demi sedikit hingga akhirnya tidak tersisa.
Sekarang Penampilan Mary sangat persis seperti yang dijelaskan Dinovel, Kecantikan yang dia miliki semakin bertambah saat dia pulih Total, Dia sekarang menjadi Wanita yang sangat Cantik bahkan Ares yang hidup hampir Dua ratus tahun yang telah Banyak melihat wanita cantik, cukup mengakui kecantikan yang dia miliki.
Mary memegang wajahnya lalu dia tersenyum bahagia"Apa Wajahku sudah kembali seperti semula?."Mary memasang wajah penasaran.
Ares melipat tangannya dan terkekeh kecil"Ya, kau kembali seperti semula. Sekarang coba Kau cek Status Windowsmu."Ares cukup takjub dengan efek Potion yang ia buat.
Mary langsung melihat status Windowsnya dan tersenyum bahagia, Meski Statnya hanya kembali setengah ia tetap bahagia karena setidaknya Statnya masih kembali, walaupun cuman setengah.
"Meski Statku tinggal setengah dari Aslinya, ini lebih baik dari pada yang dulu, Sekarang aku bisa bertarung dengan mudah, Sementara aku hanya perlu membentuk lagi Star Circleku seperti sedia kala."Mary berpikir positif dan menyemangati dirinya.
Ares hanya tersenyum melihat Tingkah Mary, Mereka lalu memutuskan untuk tidur didalam Gua itu karena saat mereka keluar hari sudah cukup malam yang membuat mereka berdua harus tidur didalam Gua, besoknya mereka langsung melanjutkan perjalanan menuju kota Rutherford.
Mary bisa mengikuti kecepatan Ares karena stat yang dia miliki sudah kembali, walau cuman setengah dia tetaplah orang dengan level 700 keatas yang membuat Statnya pasti Cukup tinggi, Dengan kecepatan penuh mereka berlari menuju Kota Rutherford.
__ADS_1