
dengan kecepatan tinggi Damon dan Eizen melesat Dibalik bayangan pepohonan sambil mengikuti Red Cyclop itu dari belakang, Red Cyclop itu meraung-raung kesakitan karena kedua tangannya hilang.
mereka sekarang memasuki wilayah gunung yang selalu diselimuti awan petir, Disekitar gunung itu terdapat Hutan yang cukup luas yang ditutupi tebing-tebing tinggi dan red Cyclop itu Sekarang sedang berjalan melewati Tebing-tebing itu dengan hati-hati.
Damon yang bosan memutuskan untuk menempel pada bayangannya sementara mereka sibuk membuat taktik perang disana nanti, mereka sebenarnya tidak benar-benar membuat taktik perang tapi berpikir bagaimana caranya mereka menghabisi banyak Cyclop dalam satu waktu.
ketika mereka membicarakan tentang hal ini Damon tersenyum lebar seperti iblis, Eizen bisa menebak pasti Damon memiliki rencananya sendiri untuk bisa menyelesaikan semua ini dan Eizen lebih memilih untuk tidak banyak bertanya. red Cyclop itu melewati Tebing-tebing itu dan masuk kedalam sebuah hutan yang sama persis seperti hutan sebelumnya.
dari kejauhan mereka bisa melihat sebuah pemukiman para Cyclop yang terlihat hampir semua terbuat perlu kayu, pemukiman itu dikelilingi tembok kayu tinggi dengan Gerbang masuk yang dijaga satu red Cyclop dan Satu Blue Cyclop.
Red Cyclop itu langsung masuk dan melewati kedua penjaga itu dan dari sini mereka berdua bisa melihat, terdapat ratusan Cyclop biasa Berserker red Cyclop dan blue Cyclop yang sedang membangun rumah, para Cyclop yang melihat salah satu temannya terluka langsung mengerubunginya dan berusaha mengobatinya.
"Banyak juga, apa kita bisa melawan mereka semua?."Eizen sedikit ragu.
"Tidak ada masalah, mereka semua memiliki level rata-rata 100~300+. kita bisa mengalahkan mereka semua dengan mudah tapi tetap waspada!."
Eizen mengangguk pelan, Red Cyclop itu terlihat menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan seketika itu para Cyclop langsung menjadi ribut, mereka semua terlihat khawatir dengan keselamatan mereka yang membuat semua disana Menjadi lebih panik.
"WOOOOARRRRRRR!!!!!...."Teriakan yang memecah keheningan datang dari belakang.
para Cyclop memandang kearah suara itu dan langsung berlutut ketika melihatnya, itu adalah Seorang Cyclop yang memiliki tubuh lebih besar dari yang lain, dia berwarna abu-abu dengan tato dibeberapa bagian tubuhnya dan ditangannya terdapat sebuah Gada emas dengan duri-duri tajam.
[ Boss Monster : Cyclop champion Lvl 487 ]
"Huh? levelnya paling tinggi dari yang lain, tapi kenapa aku merasa dia jauh lebih kuat dari monster Level 400 keatas lainnya?."Damon bisa merasakan tekanan yang cukup membuat semua yang ada disana terdiam membisu.
"Sama seperti Tuan mungkin?."Eizen berpendapat.
Tekanan itu mirip seperti tekanan yang Tuannya pernah keluarkan, mereka berdua seperti melihat Tuan mereka versi Lite terendah tapi tetap saja mereka harus berhati-hati terhadap Monster ini.
Cyclop Champion itu langsung memarahi semua yang ada disana dan semua Cyclop yang ada disana hanya terdiam, mereka semua bergetar karena merasakan rasa takut dari tekanan yang dia keluarkan.
__ADS_1
setelah puas mengomeli mereka dia melihat kearah red Cyclop yang tadi, dia melihat Red Cyclop itu dengan penuh nafsu membunuh hingga dia berkata"Cyclop lemah harus mati!."dia mengayunkan Gadanya.
"Sial!."Damon langsung menarik Eizen dari bayangan Red Cyclop itu lalu bersembunyi dibayangan Cyclop yang lain.
sepersekian detik dia pergi dari sana, tubuh red Cyclop itu hancur dalam sekali pukulan, darah dan serpihan dagingnya terpencar kemana-mana.
Dia mendengus pelan lalu pergi dari sana, Para Cyclop yang melihat hal itu hanya bisa terdiam membisu karena ketakutan yang mereka rasakan lalu menguburkan mayat Red Cyclop tadi jauh didalam hutan, Sementara itu Damon dan Eizen berpindah kebayangan Cyclop champion yang sedang berjalan menuju Singgasananya.
Dia duduk di singgasananya sambil menatap rendah seluruh Cyclop disana, sebelumnya dia sudah menyuruh Cyclop kepercayaan untuk mengumpulkan semua Cyclop yang ada disini untuk mendiskusikan suatu hal, dan sekarang mereka semua dipanggil lalu berlutut dihadapannya.
"apa yang sebenarnya ingin dia lakukan?."Eizen melihat dari bayangan Cyclop champion.
Dia melihat Damon dan mendapati dia tersenyum lebar dengan tubuh bergetar"Entah apa yang ingin dia lakukan, tetapi, karena dia aku tidak perlu repot-repot untuk menarik perhatian lalu mengumpulkan semua Cyclop, dengan ini rencanaku akan berjalan dengan lancar."dia terkekeh kecil dan mengambil sebuah Magic Scroll dari Cincin Spatialnya.
"Magic scroll ini berisi Mantra sihir { Meteors fall of Destruction } yang merupakan Mantra sihir High Tier, Tuan yang memberikan Magic Scroll ini padaku sebelum kita pergi."Damon terlihat sangat senang sambil memandangi magic scroll itu.
Eizen memiringkan kepala"Jadi apa tujuan Tuan?."Eizen masih belum memahami arti semua ini.
Eizen bertepuk tangan sambil memberikan tatapan kagum padanya, mereka berdua mengangguk pelan sebagai tanda mereka akan segera memulai semuanya. Damon dan Eizen melesat keluar dari bayangan Cyclop champion dan berpindah kebayangan-bayangan benda atau makhluk hidup lain disekitar mereka.
dan dalam waktu sekejap mereka sampai disebuah tempat yang dekat namun tidak terdeteksi oleh mereka, itu adalah sebuah tebing tinggi dan dibawah mereka terdapat Cyclop champion berserta seluruh bawahannya yang sedang berlutut menghadapi pemimpin mereka.
Wajah tua Damon yang dipenuhi kerutan tersenyum lebar seperti iblis, Eizen yang melihat hal itu bergidik ngeri.
"Terimalah hadiah dari Tuanku, para Cyclop rendahan."suara itu dingin bagaikan es dan berat seperti gunung. terdapat kesenangan dan kegembiraan dari suara itu.
Damon menggunakan magic scroll itu dan magic scroll itu lenyap menjadi debu, tidak lama kemudian dari atas langit jatuh meteor raksasa yang membelah Udara dan memancarkan cahaya berkilau. para Cyclop yang melihat cahaya berkilau dari meteor itu buta untuk sementara bahkan Damon dan Eizen ikut terkena efeknya.
Para Cyclop menjadi panik karena mereka tidak bisa melihat, sementara itu meteor itu merobek udara dan melesat kearah mereka dengan cepat, ketika meteor itu sampai Ditanah sebuab ledakan yang sangat besar terjadi. ledakan besar itu menggetarkan seluruh area disana sehingga Tebing-tebing disana hancur dan roboh.
akibat dari ledakan besar Meteor itu mampu meratakan semua yang disentuhnya dan meratakan area disekitarnya, para Cyclop yang terkena meteor itu mati hingga menjadi abu sedangkan yang selamat terluka sangat parah.
__ADS_1
kebanyakan dari mereka yang selamat mengalami luka bakar Tingkat 4 yang ada diseluruh tubuh disertai efek Debuff, Blindness, Paralysis, Burning, Fear, Confusion. hampir dari mereka semua yang selamat terkena efek Debuff tersebut.
"Kebanyakan dari mereka yang mati adalah Cyclop biasa, Red Cyclop dan Blue Cyclop sementara yang selamat kemungkinan besar memiliki daya tahan diatas rata-rata."Damon memperhatikan mereka semua.
tebing tinggi yang mereka tempati tadi ikut Hancur dan roboh karena efek meteor tadi, sekarang mereka menggunakan Sihir tingkat menengah { Hover } yang dapat membuat mereka terbang. dan dibawah mereka sekarang terdapat para Cyclop yang terlihat Kebingungan dan meraung-raung keras merasakan sakit diseluruh tubuh mereka.
mendengar suara Raungan-raungan mereka membuat Damon merasa amat senang, tubuhnya bergetar setiap kali dia mendengar suara keputusasaan para Cyclop. Eizen hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah aneh Damon.
"Bunuh semua yang tersisa."Damon turun bersama dengan Eizen.
lalu mereka satu persatu membunuh Cyclop yang masih hidup, Damon membunuh mereka dengan cara yang cukup kejam yaitu dengan menusuk-nusuk mereka terlebih dahulu lalu membunuhnya sementara Damon lebih memilih untuk menghemat waktu dan membunuh mereka dengan sekali tebasan.
dalam waktu kurang dari 10 menit seluruh Cyclop telah mati, mereka lalu mengumpulkan drop item dari Cyclop yang mereka bunuh lalu disimpan didalam Dimensional Pocket yang diberikan Ulbert, mereka berdua tidak ingin item yang diberikan junior mereka tersimpan dan malah tidak terpakai maka dari itu mereka berdua menggunakan Dimensional Pocket.
"Hhmmm? kak lihatlah."Eizen menunjuk kesuatu tempat, Damon mengerutkan keningnya lalu melihat kearah yang ditunjuk Eizen dan mendapati Cyclop champion yang berdiri dengan tubuh gosong dengan luka parah disekujur tubuhnya.
"Huh? pantas tuan menyuruh kita berhati-hati padanya ini alasannya? dia masih bisa bertahan dari hantaman langsung Meteor tadi dan ini membuktikan jika dia cukup kuat untuk kita waspadai, tapi dengan kondisi Begitu apa dia wajib kita waspadai?."Wajah Damon kembali tersenyum lebar.
Dia berjalan pelan kesana dengan santai lalu merubah bentuk tangannya, Cyclop champion itu sepertinya menyadari Damon berjalan kearahnya lalu dengan cepat mengayunkan Gadanya namun Gadanya seperti menghantam sebuah gunung.
hanya dengan satu tangan Damon berhasil menahan gada itu, dia terlihat tidak terluka sama sekali malah dia terlihat sangat senang"kita akhiri ini sekarang."Damon mencakar Cyclop champion.
Cakaran-cakaran Damon dengan mudah mengoyak tubuh Cyclop champion hingga terpotong rapih lalu dengan satu Cakarnya dia memenggalnya dan menangkap kepalanya.
"Sisir semua daerah disini, jangan sisakan satupun barang-barang harga disini."
Eizen mengangguk pelan lalu pergi dari sana sementara Damon duduk diatas kepala Cyclop champion yang sudah terpenggal, lalu menatap gunung yang tidak jauh dari sini.
"Entah kenapa gunung itu seperti mengeluarkan Aura kehidupan, tapi apa hanya perasaanku saja?."Damon memang benar merasakan Aura kehidupan namun entah kenapa itu terasa amat samar sampai dia sendiri bingung.
"Aku akan memanggil tuan nanti, Tuan pasti tahu apa yang ada didalam gunung itu."
__ADS_1
dia turun dari sana lalu membantu Damon mengumpulkan barang-barang yang ada di pemukiman Cyclop satu persatu.