
"Sudah selesai?."Dewi Lumia melihat Ares yang Turun dari Arena, Jujur saja Dewi Lumia cukup terkejut Ares bisa menang dari Dark Knight yang merupakan Monster Lvl 500+ dengan berbagai macam Special Ability.
Dirinya pada awalnya ingin membantu Ares menyelesaikan ujian Class namun melihat Ares bisa melawan Dark Knight tanpa masalah membuatnya berpikir Ulang. Berkat pertarungan Dark Knight dengan Ares Dewi Lumia berhasil membuat Satu Item dari sisa-sisa Kekuatan yang dia miliki.
Ia tidak tahu ini akan berguna untuk Ares atau Gimana Tapi Dewi Lumia yakin jika Item yang dia buat akan berguna untuk Ares, Meski bayarannya adalah nyawanya sendiri selama Dia bisa melihat Ares hidup ia akan bahagia.
"Dewi, katanya System sisa hadiah dari penyelesaian ujian Class berada di Anda, Apa boleh saya memintanya sekarang?."
Dewi Lumia Tersenyum lalu mengangguk"Baiklah ini hadiahmu."
Rentetan Notifikasi System berdenging ditelinganya secara terus-menerus.
[ Selamat Anda mendapatkan Goddess of Chaos Spell Book ]
[ Selamat Anda mendapatkan God's Ring of Chaos ]
[ Selamat Anda mendapatkan The Blood of the Hundred Gods 1x ]
Ares cukup terkejut dia akan mendapatkan The Blood Of the Hundred Gods, Sebenarnya item ini adalah Item Material tingkat Divine yang merupakan Gabungan Dari Darah seratus dewa berbeda, Tidak ada yang tahu apa efek jika memakainya namun yang pasti orang yang memakainya akan memiliki Beberapa Special Ability.
Ares lalu memeriksa 3 Item yang tersisa. Dia cukup terkejut dengan Efek yang diberikan dia Item ini.
[ Goddess of Chaos Spell Book
Tingkat : Divine
Persyaratan : Menyelesaikan Ujian Class dan mendapatkan Izin dari Dewi Lumia.
Buku yang menyimpan mantra-mantra Magic yang pernah digunakan Dewi Kekacauan Lumia Gorbachev untuk memusnahkan Musuh-musuhnya, Buku ini berisikan berbagai macam Mantra Magic yang dapat membantu sang pengguna. ]
[ God's Ring Of Chaos
Tingkat : Mytich
Persyaratan : Menyelesaikan Ujian Class dan mendapatkan Izin Dewi Lumia.
Dengan cincin ini pengendalian Chaos Energy akan anda akan meningkat 90% dan anda akan kebal terhadap seluruh magic Berelemen Chaos, Skill Chaos Transformation akan meningkat 80%.
Summon Dark Knight
tipe Skill : Aktif
Cooldown : 24 jam.
Dengan skill ini anda dapat mensummon Dark Knight yang akan memiliki Lvl sama seperti anda. ]
melihat dirinya mendapatkan Banyak item tingkat tinggi membuat Ares menjadi senang dan sangat berterimakasih pada Dewi Lumia, Ares bahkan sampai bersujud didepannya untuk berterimakasih.
Ares pada saat itu benar-benar Menyembah Dewi Lumia dengan hati yang sangat tulus, Dewi Lumia pada dasarnya bisa merasakan niat tersembunyi orang lain dibuat Kagum dengan Ares, Ketulusan Hatinya sama seperti rakyatnya dimasa lalu.
Entah kenapa didalam hatinya terdapat sebuah beban berat yang terangkat, Walaupun dia tidak bisa menyelamatkan Seluruh rakyatnya dimasa lalu tapi sekarang didepannya masih ada satu rakyatnya yang masih Menyembahnya.
"aku memang tidak salah memilih."Gumam Dewi Lumia.
"Hah? kenapa Dewi?."Ares merasa dirinya mendengar Dewi Lumia berkata sesuatu tapi suaranya terlalu kecil untuk didengar, Dewi Lumia menggelengkan kepalanya lalu tersenyum pada Ares.
__ADS_1
"Ares maukah kau mewarisi posisiku sebagai seorang Penguasa?."
"......?????."Ares terbelalak mata mendengar perkataan Dewi Lumia.
Ares menolak dengan tulus tawaran Dewi Lumia, namun Dewi Lumia terus membujuk Ares untuk mewarisi posisinya, Ares sendiri berasal dirinya tidak layak menjadi Pewaris Posisi Dewi Lumia karena dia adalah seorang Rakyatnya sementara Dewi Lumia adalah seorang Penguasa.
Dewi Lumia tersenyum Tersenyum tipis dan merasa jika pilihannya benar saat ini, Dewi Lumia terus membujuk Ares untuk mewarisi posisinya sebagai seorang Penguasa dan Ares terus menolaknya dengan halus dan memberikan alasan yang sama.
Hingga pada akhirnya Ares menyerah dan menerima posisi Pewaris resmi Dewi Lumia, Ares lalu diberikannya sebuah Benda yang bernama The Chaos God Emperor's Eyes.
Dewi Lumia meminta kepada Ares terlebih dahulu untuk mencopot salah satu matanya, Ares mengizinkan Dewi Lumia untuk mencopot mata kirinya, namun Ares meminta pada Dewi Lumia untuk menyamakan Warnanya.
Dewi Lumia menyetujui Hal itu lalu tanpa basa-basi Memasang The Chaos God Emperor's Eyes pada Ares, Ares pada saat itu dilanda kesakitan luar biasa Dikepalanya, Dia merasa kepalanya seperti diinjak, dipukul, ditebas dan ditusuk Ribuan orang.
Ares pada saat itu benar-benar merasakan sakit Luar Biasa dan hampir pingsan beberapa kali, namun Dewi Lumia melarang Ares untuk pingsan karena jika Ares pingsan maka Proses transplantasi akan gagal dan Ares akan gagal mewarisi Posisinya.
Selama 7 Hari Ares merasakan sakit luar biasa itu dalam kepalanya, Jika bukan karena keuntungan yang akan dia dapatkan Ares mungkin sudah menyerah tapi karena dia sudah memikirkan keuntungan macam apa yang akan dia dapatkan dimasa depan membuat Ares harus bertahan selama mungkin.
"Selesai."Dewi Lumia tersenyum tipis dengan Tubuh pucat pasi dan Nafas terputus-putus, Dirinya kali ini Benar-benar Memberikan semua yang dia punya pada Ares.
"Toh pada akhirnya aku akan mati jadi tidak ada salahnya memberikan semua yang aku punya pada anak ini."Dewi Lumia mengusap Kepala Ares yang saat ini Ares pingsan disaat dia selesai melakukan Proses transplantasi mata.
Dewi Lumia tersenyum tipis merasakan Kekuatan yang dia miliki perlahan-lahan mulai menghilang, dan ini berarti jiwa yang dia miliki benar-benar hancur tidak tersisa dan dia tidak akan bisa dihidupkan kembali dengan cara apapun.
Dewi Lumia tersenyum kecut lalu membangunkan Ares dari pingsannya, Ares bangun dengan mata dipenuhi ketakutan dan ketika dia matanya bertemu Dewi Lumia dia Menghela nafas.
"Aaaahhh.....saya pikir saya sudah berada di neraka tadi. Jadi saya tidak mati ya?."Ares tersenyum cengengesan dengan tangan menggaruk-garuk kepalanya.
"Hahaha...kau memang belum mati, dan Selamat karena sudah mewarisi posisiku sebagai seorang Penguasa, Mata yang kau miliki saat ini merupakan bukti kau adalah seorang penguasa Ras Human Chaos, Ras Human Chaos akan tunduk padamu ketika melihat dirimu, ya walaupun Ras Human Chaos hanya tinggal kau saja sih tapi Banyak Kemampuan dari mata itu yang masih terkunci, Kau Perlu meningkatkan Levelmu untuk membuka setiap Special Ability yang masih terkunci."
Ares mengangguk mengerti lalu mengeluarkan Tiket Class yang dapat membuatnya memiliki Class, Tiket Class itu sama seperti tiket pada umumnya namun ini berwarna Emas.
"Kau hanya harus merobek Tiket itu satu persatu lalu kau tinggal memilih Class yang kau mau, aku juga akan merekomendasikanmu Class-class yang bagus dan cocok jika ada."Ucap Dewi Lumia yang Berdiri disampingnya.
Ares hanya menatap Tiket ditangannya dengan kosong lalu merematnya dan menyobeknya. Seketika didepannya keluar Layar pilihan berisi Class-class yang ada dan tersedia untuknya.
Dewi Lumia memuji Ares karena pilihan Class yang Ares miliki mengartikan Ares kuat dan berbakat. Ares lalu melihat-lihat Class yang ada satu persatu namun ia belum menemukan Class yang cocok, Dewi Lumia lalu membantu Ares menjelaskan setiap Class yang ada disana dan memberi tahukan Kelebihan dan kekurangan setiap Class yang ada.
Berkat penjelasan dan Rekomendasi Dari Dewi Lumia Ares bisa dengan mudah Mendapatkan Class yang cocok untuknya. Class yang Ares pilih Adalah The Cursed Sword King
[ The Cursed Sword King
Dengan Class ini anda dapat mempelajari segala macam gerakan pedang dengan Cepat dan bisa tetap tenang walaupun anda dikondisi terdesak, Setiap luka yang anda berikan pada lawan tidak akan bisa disembuhkan dengan Magic Healing Tier Menengah kebawah.
Special Ability : Damage Serangan Tipe Tebasan meningkat 400%, Damage serangan tipe Tusukan meningkat 350%, Damage serangan Tipe Tumpul meningkat 200%.
Cursed Attack
Tipe Skill : Passif
Dengan skill ini anda Setiap serangan yang anda berikan pada lawan tidak dapat disembuhkan dengan Magic Healing Tier Menengah kebawah. ]
[ Anda Memilih Class The Cursed Sword King ]
[ Stat Strength, Dexterity, agility Bertambah 50 secara permanen ]
__ADS_1
[ Anda mendapatkan Skill Passif Cursed Attack ]
Ares tersenyum Puas dengan Class yang ia dapatkan, Ares mengalihkan pandangannya kearah Tiket ditangannya lalu menghela nafas Berat. Ares merobek Tiket itu dan seketika didepannya keluar Layar pilihan berisi Class-class yang bisa ia pilih lagi.
"Dewi untuk Kali ini biarkan saya sendiri yang memilih."Ares Mengeluarkan Sinar mata penuh keyakinan, Dewi mengangguk Setuju lalu membiarkan Ares memilih Class yang dia mau.
Ares lalu menggeser layar pilihan dengan jarinya lalu mulai membanding-bandingkan setiap Class yang ada, Dia lalu melihat Special Ability dan skill Passif yang ada disetiap Class.
Ares menggunakan seluruh kapasitas otaknya untuk mencari skenario yang tepat jika ia memilih Salah Satu dari Class ini, Setelah memikirkan cukup lama dan matang akhirnya ia memutuskan untuk Memilih Class Master of Auras
[ Master Of Auras
Sebuah Class yang dapat membuat Pengendalian Aura anda meningkat dan pemahaman anda terhadap Sesuatu yang berguna dengan Aura juga akan meningkat, Damage yang dihasilkan jika menggunakan Aura akan bertambah.
Special Ability : Kapasitas Aura anda akan meningkat Tajam seiring anda berlatih Control Aura. Anda sekarang dapat memanifestasikan Aura menjadi Bentuk-bentuk yang anda mau, Tingkat pengendalian Aura anda juga akan meningkat dan pengetahuan anda terhadap Aura juga meningkat, Blood Stone yang terbentuk dari Aura akan terus bertambah kuat jika terus dilatih.
Supreme Aura Control
Tipe Skill : Passif
Dengan Skill ini Pengendalian Aura anda akan meningkat Tajam dan kapasitas aura anda juga akan terus bertambah kuat. ]
Dewi Lumia menatap Ares dengan wajah penuh dengan tanda tanya"kenapa kau memilih Class ini padahal banyak Class lain yang lebih kuat dari ini."
Ares tersenyum tipis lalu mengalirkan Aura ketangannya dan seketika Dewi Lumia mengerti kenapa Ares memilih Class itu, Setelah Ares selesai memilih Class tempat itu mulai sedikit bergetar.
"Huh? sepertinya sudah mencapai batasnya, Ares bisa kau keluarkan Pedangmu?."
"Oh baiklah."Ares memberikan Sword Of Erebus kepada Dewi Lumia dan seketika Dewi Lumia mengerutkan keningnya ketika melihat pedangnya.
"Ares dari mana kau mendapatkan Pedang ini?."
"Dari sebuah kastil diutara."Ares menjawabnya dengan Singkat.
Dewi Lumia lalu memberikan pedang itu kepada Ares lalu menatapnya dengan lekat"Pedang yang kau Gunakan itu memakai Wujud biasanya, Kau harus bisa mengeluarkan semua potensi kekuatan yang ada dalam pedang itu jika mau Pedang ini lebih kuat."Dewi Lumia mengalihkan pandangannya keliontin yang ada dilehernya."ini juga berlaku dengan Liontin yang ada dilehermu, Pedang dan Tameng yang kau miliki saat ini belum mengeluarkan semua kekuatan yang dimiliki, Kau harus mengeluarkan kekuatan mereka."Dewi Lumia memasang wajah serius.
"Bagaimana caranya?."Ares menggaruk kepalanya.
"Untuk hal itu aku tidak tahu, Mungkin Sisa-sisa pengikut Erebus tahu, oh dan Mahkota dan armor yang kau miliki saat ini sudah dalam keadaan Maksimal, Tapi jika kau ingin memperkuat mereka kau bisa berbicara ke White Dwarf di pegunungan Xperia."Tuturnya dengan Lembut.
jujur saja ketika Dewi Lumia menjelaskan kekuatan Sejati pedang dan Tamengnya jantung dia hampir copot, karena belum ada satupun orang yang dia temui mengenal pedang dan Tamengnya.
apa lagi Dewi Lumia mengatakan mahkota dan Armornya, Padahal dia saat ini belum memakai Night Armor Of Disaster ataupun Gluttony God's Crown. ini berarti Dewi Lumia memiliki banyak informasi tentang senjata-senjata yang dia miliki.
Namun untuk menjaga rahasianya Ares Memilih untuk diam dan mengiyakan semua pertanyaan Dewi Lumia, setelah itu Tempat itu mulai bergetar kencang.
"Sepertinya tempat ini sudah mencapai batasnya, Ares aku memilih Tugas yang harus kau kerjakan, ini sekaligus wasiat terakhir ku."Dewi Lumia mencengkram erat bahu Ares.
"Apa itu Dewi?."
Dewi Lumia menggelengkan kepalanya"Tidak ada waktu, Kau bisa Melihatnya di notifikasi System nanti, dan selamat tinggal Ares."Dewi Lumia mendorong tubuh Ares masuk kedalam portal Dimensi, sementara itu Dewi Lumia menatap tempat yang ia bangun dengan sisa-sisa Kekuatannya mulai roboh.
tangannya mulai menjadi tranparans, Dewi Lumia Tersenyum lalu mengepal-Mengepalkan Tangannya"Teman-teman Aku datang, dan jangan khawatir karena aku sudah menyerah tugas kita kepada Orang yang aku percayai."Tubuh Dewi Lumia Mulai menghilang dan tinggal sedikit lagi sebelum ia benar-benar menghilang"Ares tolong balaskan Dendam kami, Dan Eight Great Gods berhati-hatilah kalian karena Penerus kami akan membunuh kalian satu persatu."Dewi Lumia mulai Akhirnya menghilang seperti debu dan tempat Ujian Class berada runtuh dan akhirnya hancur.
Dewi Lumia salah satu dari The Ancient Six Great Gods mati seperti teman-temannya yang lain, jiwanya telah hancur lebur dan tidak bisa dihidupkan kembali, meski begitu Dia tetap merasa bersyukur dan senang karena setidaknya dia bisa menyerahkan tugasnya kepada orang yang dia percayai dan merupakan penerusnya.
__ADS_1