
Fiora dengan kesal berjalan mengikuti dark elf yang ada didepannya, dari kejauhan terdapat sebuah kerumunan yang merupakan para dark elf yang sedang berkumpul. kerumunan dark elf itu terbelah saat salah satu dari mereka melihat Fiora.
"Ketua."Seorang dark elf menghampirinya dengan wajah Khawatir, Fiora hanya mengangguk dan berkata"aku tahu. aku akan menangani hal ini."Ucapnya sambil berjalan cepat.
Hal pertama yang Fiora lihat adalah seorang pria yang terlihat bersinar diantara kerumunan dark elf, rambutnya panjang dengan maya berwarna merah darah yang terlihat menusuk dan disebelahnya terdapat pria tua dengan tubuh tinggi kekar dengan pakaian setelan.
tidak ada yang berani mendekat kedua orang itu, semua dark elf menatap kedua pria itu dengan curiga.
Fiora menghampiri mereka lalu berkata"Apa kalian orang yang mengaku sebagai Pendeta pohon dunia dan utusan Ratu Mary?."Ucapnya langsung, Fiora sama sekali tidak menyembunyikan niat membunuh kepada dua orang tersebut.
Dua orang tersebut mengangguk lalu berkata"Ya benar, aku adalah Ares Von Dunkenheit Seorang Pendeta pohon dunia. Sedangkan yang disebelahku adalah Damon yang merupakan orang utusan Ratu kalian."Ucapnya memperkenalkan diri.
Fiora menatap tajam pria bernama Ares tersebut, tingginya mungkin sekitar 185 cm melihat ia harus melihat keatas untuk bisa melihat wajahnya dengan jelas. pakaian yang ia pakai mirip seperti yang dipakai Archbishop Gereja-gereja yang ada diYggdrassil namun dia terasa lebih kuat. dan terdapat Aroma Hutan dan alam dari tubuhnya.
Sementara Pelayan yang ada disampingnya hanya tidak memiliki sesuatu yang spesial jika ia lihat, tapi karena dia datang jauh-jauh kesini kemungkinan orang tua ini pastilah kuat.
Fiora terbatuk kecil lalu berkata"Aku tidak akan basa-basi dan akan langsung keintinya! apa bukti kalian berdua adalah Pendeta pohon dunia dan Utusan Ratu Mary! Aku peringatkan sekali jika kalian berbohong kami semua akan membunuh kau berdua sekarang juga."Ucapnya mengancam. Bagi Fiora yang sedang dalam situasi terdesak.
Kedatang mereka berdua seperti mimpi disiang bolong yang membuatnya tidak bisa begitu saja percayalah kepada mereka, memang Pria bernama Ares yang ia perhatikan dari tadi mengeluarkan Aroma wangi seperti embun pagi di pegunungan atau Perhutanan. namun ia tidak bisa begitu saja percaya.
'Ayo mana buktikan!!!.'Fiora malah menjadi tidak sabaran.
Pria bernama Damon merogoh-rogoh kantung bajunya dan memberikan sebuah surat padanya"Apa ini?."Tanyanya curiga. Fiora hanya membolak-balik surat tersebut dan mengendus-endusnya.
"Surat itu adalah surat yang diberikan Ratu kalian kepadaku, Surat ini dibuat karena melihat kelompok kalian terpecah menjadi dua yang membuat dia menulis surat ini. Terserah kalian mau percaya atau tidak aku hanya bisa menyampaikan ini, untuk selebihnya kalian bisa tanyakan kepada dia nanti."Ucapnya sambil menjelaskan.
Fiora terkejut begitupun semua dark elf yang ada disana, kerumunan dark elf tersebut satu persatu mulai berpendapat yang membuat situasi disana menjadi ramai. melihat situasi yang akan menjadi tidak kondusif Fiora berseru :
"Diam!!!!."suaranya menggelar dan terdengar ditelinga mereka semua, kerumunan dark elf yang semula berisik sekarang terdiam berkeringat dingin karena Fiora.
__ADS_1
Fiora menatap surat didepannya lalu menoleh keDamon"Sebelum aku membaca surat ini, dimana Ratu Mary saat ini?."Tanyanya dengan memberikan tatapan tajam dan curiga kepada Ares dan Damon.
Damon hanya menghela nafas pelan lalu berkata"Ratu kalian sedang bersama rekan kami, mereka sedang mencari kelompok dark selain kalian. saat ini belum ada kabar apapun tentang mereka namun aku bisa menebak mereka masih mencari keberadaan Kelompok dark elf lain. selebihnya kalian bisa membaca surat tersebut."Damon menunjuk kearah Surat yang dipegang Fiora.
Fiora hanya terdiam dan merasa gundah, semua yang ada disini sekarang rasanya seperti mimpi disiang bolong yang rasanya sulit untuk dipercayai. namun entah kenapa didalam hatinya menyuruhnya untuk percaya dan membaca surat tersebut.
"Baiklah aku pegang kata-katamu!."Fiora pergi dari sana diikuti oleh beberapa dark elf.
sementara Ares dan Damon ditinggal, dengan tatapan para dark elf yang menusuk tulang.
"Jadi? siapa diantara kalian yang ingin aku sembuhkan?."Tanyanya sambil melihat sekeliling, tapi tidak ada satupun dark elf yang mau maju kedepan hidup seseorang maju.
"Aku akan maju."Seorang dark elf berjalan kearahnya, dia dibantu Temannya berjalan untuk sampai didepannya lalu duduk.
Ares memperhatikan Dark elf itu dari ujung rambut hingga ujung kaki, lalu menggelengkan kepalanya"Entah apa yang terjadi padamu hingga kau seperti ini. Tulang kaki sebelah kananmu hampir semuanya remuk dan aliran Mana dalam dirimu juga sangat kacau itu seperti sebuah Jaring laba-laba. Aku benar, kan?."Ucapnya tersenyum.
Dark elf didepannya tersentak kaget sambil bergumam"Bagaimana bisa?!."Gumamnya kaget. para dark elf yang disekitar juga menjadi riuh yang membuat situasi kembali menjadi ramai hingga semua terpecah saat sebuah tepukan tangan sangat kencang tiba-tiba bergemuruh seperti petir.
sekarang tidak ada siapapun dark elf disini yang berani membuat suara bising. Ares menghela nafas panjang lalu melanjutkan perkataannya"Normalnya kau akan mengalami cacat secara permanen, tapi kau beruntung aku ada disini."Ucapnya sambil tersenyum.
Dark elf terkejut lalu berkata"A..apa kau kau bisa menyembuhkanku? kau serius?!."Ucapnya tidak percaya, luka yang dia derita sangatlah fatal dan kalaupun dia bisa sembuh tidak ada jaminan ia bisa kembali berjalan.
Ares tersenyum dan mengangguk pelan"Ya, aku bisa menyembuhkanmu, kemarilah."Ares menyuruh dark elf itu mendekat dan dark elf itu mendekat kearahnya, Ares memegang kepalanya dan memejamkan matanya lalu terlebih dahulu membenarkan terlebih dahulu Aliran Mana yang kacau didalam tubuhnya.
Tidak perlu waktu lama untuknya memperbaiki aliran Mana dia dan sekarang tinggal menyembuhkan Kakinya.
'Ugh!!!... jujur saja jika aku memiliki sebuah pilihan lebih baik aku mengamputasi kakinya, karena kakinya sudah tidak memiliki harapan untuk disembuhkan. tapi demi mempererat kepercayaan mereka lebih baik aku menggunakannya saja.'
Ares menggunakan mantra yang ada disalah satu cincinya"{ Ultimate Healing : Full Recovery }!."Ares menggunakan Metamagic yang dapat memperkuat efek Mantra tersebut.
__ADS_1
Dimata para dark elf sekarang, tubuh dark yang Ares sentuh seperti dikelilingi kekuatan alam dan untuk sesaat dia terlihat sedikit bersinar. tidak ada yang tidak ternganga melihat pemandangan didepan mereka.
Ares melepaskan dark elf tersebut lalu menyuruhnya untuk berdiri secara perlahan, dark elf itu ragu untuk berdiri meski ia merasakan aliran Mananya sudah kembali seperti semula. Damon yang kesal langsung menarik tangan Dark elf itu.
Dark elf itu secara ajaib berdiri, dia melihat kebawah dan menemukan kakinya masih utuh tanpa merasakan rasa sakit sama sekali. dengan bahagia dia melihat kearah Ares lalu bersujud dan berkata.
"Saya bersujud dihadapan Sang pendeta pohon dunia!! dan saya meminta maaf atas perlakuan tidak sopan kami sebelumnya!!!."dia berseru kencang dengan mengeluarkan banyak Air mata.
para dark elf yang melihat hal tersebut perlahan-lahan mulai bersujud dan berkata"kami bersujud dihadapan Pendeta pohon dunia!!."Semua dark elf disana bersujud dihadapannya. Ares hanya tersenyum dan mengangguk puas melihat hal tersebut.
dari kejauhan ia melihat Fiora berserta para dark elf lain terkejut dengan apa yang mereka lihat, salah seorang dark elf lalu memberitahu mereka dan mereka semua selain Fiora bersujud sementara Fiora berlari kearahnya.
dan berhadapan dengannya, terdapat sebuah rasa takut dan lega dimatanya lalu ia berkata sambil bersujud"Saya Fiora Doppelschwert selaku ketua kelompok dark elf kedua bersujud kepada Tuan dari Ratu kami dan Pendeta pohon dunia, Ares Von Dunkenheit."Ucapnya sambil bersujud.
arws tidak tahu apa isi surat itu tapi melihat dari reaksinya, sepertinya itu sesuatu yang dapat membuat mereka paruh kepada Ares.
"Bangkitlah terlebih dahulu, aku kesini bukan untuk mendapatkan perlakuan seperti ini."
mereka semua bangkit dari sujud mereka dan melihat Ares dengan mata kagum dan berbinar-binar, Fiora terlihat panik karena memperlakukan Ares dan Damon tidak sopan sebelumnya. dia takut Ares akan memberi hukuman berat dirinya.
namun tangan Ares mengusap rambutnya Fiora lalu berkata"Tak perlu sepanik itu Fiora, aku mengerti kewaspadaanmu sebagai seorang pemimpin dan aku memaafkanmu, tapi terlebih dahulu bisakah kau antarkan aku menuju tempat Dark elf yang sedang sakit atau terluka? aku ingin menyembuhkan mereka sekarang juga."Ucapnya halus dan lembut
suara halus Ares begitu menenangkan hatinya dan hati para dark elf lain, mereka semua merasa malu karena tidak menyambut kedatangan Ares dengan layak sebelumnya.
sementara itu Long Yuan memasang wajah Jijik melihat Ares"Meehhh...lihat wajah tebal itu, aku yakin kau sama sekali tidak memiliki rasa malu sekarang! kau kemanakan sikapmu seperti ini sebelumnya? hah?."Long Yuan terlihat mencibirnya dan mempertahankan secara bersamaan.
namun Ares hanya bisa memendam rasa ingin memukulnya saat ini, jika bukan karena ada para dark elf yang ada disini sudah pasti Ares akan menarik pedangnya dan menebas-nebas long Yuan apapun resikonya.
Tiba-tiba terbesit sebuah ide didalam otaknya pada saat itu'Kenapa aku tidak suruh Andromeda untuk memukulinya saja? aku memang tidak bisa memukulinya tapi Andromeda kan bisa!.'Ares tersenyum tipis.
__ADS_1
namun dimata Damon dan Long Yuan senyumannya saat ini lebih mirip seperti seorang Iblis yang tersenyum licik. sementara itu Long Yuan merasakan sesuatu yang sangat buruk akan menimpanya entah darimana itu.
*******************