Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
161.Ujian Tomb of the Thousand Swords


__ADS_3

"Hei lihat itu! bukankah dia adalah Ares?! orang yang telah membunuh Frost King dan Ice Dragon Lord?!."Ujar salah satu orang yang melihat Ares berjalan.


Orang-orang yang ada disana mengalihkan pandangannya pada Ares, mereka menyipitkan matanya melihat Ares yang memiliki aura menakutkan disekitarnya.


"Iya itu memang Ares, baru pertama kali aku melihat dia secara langsung. karena kudengar dia menjalani latihan tertutup selama dua tahun terakhir yang membuat dia tidak pernah menemui Anggota keluarga cabang lain."Ujar salah seorang dari mereka sambil mengusap dagunya.


sebenernya sudah banyak rumor tentang Ares yang tersebar luas, salah satunya adalah Ares yang menjalani latihan tertutup selama 2 tahun dan beberapa rumor lainnya.


"Kudengar dia bahkan tidak pernah menyentuh wanita, tapi kenapa dia bisa punya anak? apa dia memiliki istri atau selir diluar sana?."Tanya seorang dari mereka.


berita tentang Ares yang memiliki dua orang anak sudah tersebar luas dan hampir semua orang mengetahui berita ini, tidak ada yang tahu itu anak siapa tapi jika dilihat dari ciri fisik manapun Kedua anak itu memang memiliki ciri fisik mirip dengan mereka. meski lebih mirip kearah Ares karena dia adalah ayahnya.


tapi yang lebih penting adalah fakta tidak ada yang mengetahui siapa ibu dari kedua anak itu, bahkan Kepala keluarga tidak memberikan informasi pasti tentang hal ini. yang membuat banyak spekulasi liar bertebaran dimana-mana tentang asal-usul kedua anak Ares.


Mulai dari Ares yang menjalani cinta terlarang dengan seorang pelayan, Ares yang jatuh cinta dengan Putri dari negeri yang sangat jauh dan masih banyak lagi. tapi tidak ada satupun dari itu benar-benar pasti kebenarannya.


Seorang dari mereka menatap Ares dengan tatapan permusuhan lalu menyeringai"Apa kalian tahu sebenernya kedua Anak dia berasal dari hubungan dengan pelayan berkasta rendah, aku pernah mendengar dia sedang menjalin hubungan dengan seorang pelayan wanita tapi setelah beberapa lama kabar tentang pelayan wanita itu hilang. aku yakin kedua anak itu berasal dari pelayan wanita itu."Ujarnya sambil menyeringai tipis.


mereka semua tersentak kaget mendengar omongan pria itu.


"Apa itu sungguhan?!."


"Hei apa itu benar?! keduanya anaknya berasal dari pelayan kasta rendah?!."


"Oy jangan menyebarkan hal yang belum pasti kebenarannya."

__ADS_1


Disana menjadi ribut karena persoalan Kedua anak Ares, meski begitu banyak dari mereka yang ikut berargumen dan malah menjadi menggosipkan hubungan anak-anak Ares.


Seorang ksatria menghampirinya lalu berkata"Tuan Muda, semuanya sudah berkumpul di lapangan latihan seperti yang anda suruh."Ujar Ksatria itu sambil membungkuk badannya.


Pria bernama Jeremy itu tersenyum"Bagus, aku akan pergi kesana secepatnya."


Ksatria itu mengangguk lalu pergi dari sana, Jeremy tidak bisa menyembunyikan senyumnya"Hahahah.. mari kita lihat apakah dia sekuat yang dirumorkan."


"Jeremy!."


"Oy Jeremy!! ada apa? apa ada masalah?."Tanya Seorang Pria sepantaran dirinya.


Jeremy menggelengkan kepalanya"Tidak aku baru saja mendapatkan kabar jika semuanya sudah berkumpul di lapangan latihan, ayo kita kesana kudengar Ares juga ada disana."Ujarnya mengajak mereka.


Mereka semua mengangguk setuju dengan ajakkan Jeremy, mereka berjalan menuju lapangan latihan secara bergerombol.


Ares menarik tali busurnya dengan lancar lalu melepas tali busurnya, seketika panah itu melesat lalu mengenai targetnya. Ares tersenyum puas lalu mencoba beberapa kali hingga anak panah dalam genggaman habisnya, semua anak panahnya menancap tepat pada sasaran yang membuat dirinya menjadi sedikit diperhatikan disana.


"Oy, yang benar saja 20 anak panah hampir tidak ada satupun yang melesat? siapa dia sampai bisa mempunyai kemampuan sehebat itu?."Tanya orang yang ada cukup jauh dari Ares.


Orang yang ada sampingnya mengerutkan keningnya lalu menyadari siapa orang yang kawan maksud"Apa kau tidak tahu? dia adalah Ares yang orang-orang bicarakan."Ujarnya sambil menunjuk Ares.


Orang itu terkejut mendengar perkataan Temannya"Sungguh?! apa itu benar-benar Ares yang dirumorkan?! pantas saja kemampuan memanah hebat rupanya dia Ares."Ujarnya sambil mengangguk memaklumi kebingungannya.


Area memang terkenal diantara mereka karena prestasinya yang mengalah Frost King dan Ice Dragon Lord serta melepaskan kutukan musim dingin abadi yang ada diutara, dia diidolakan sebagai seorang paulmi serta panutan orang-orang seumurannya meski banyak orang yang iri dengki dengan prestasinya.

__ADS_1


Semua orang melihat Ares dengan tatapan kagum dan penuh selidik, ini karena kemampuan Ares dalam memanah yang bagi mereka sangat hebat, bahkan orang dengan JobClass Archer tidak bisa menyaingi tingkat akurasi serta kecepatan tembaknya.


Itu yang membuat Ares menjadi pusat perhatian semua orang yang ada disana, Ares sedikit melirik dan mendapati banyak orang yang memperhatikan dirinya.


"Ugh! apa mereka tidak punya kerjaan? kenapa harus banget memperhatikanku..."Gumamnya kesal, jujur saja Ares sedikit terganggu dengan tatapan yang membuat menjadi sedikit tidak fokus.


Ares dibuat kesal lagi mendengar rumor-rumor tentang kedua anaknya, meski jarak antara Ares dan mereka cukup jauh Ares masih bisa mendengar suara mereka dengan jelas.


Mulai dari rumor kedua anaknya berasal dari pelayan wanita rendahan sampai seorang putri dari negeri jauh mereka bicarakan dibelakangnya, Ares menggenggam busurnya hingga hancur lalu melirik kearah mereka.


Tatapan tajam dengan nafsu membunuh terasa dengan jelas, mereka semua bergidik ngeri merasakan nafsu membunuh yang ares keluarkan dan tidak ada yang berani menatap matanya walau hanya 5 detik.


Ares menarik nafsu membunuhnya lalu mendengus kesal, dia berjalan kearah Arena pertandingan lalu mengambil sebuah pedang kayu lalu berkata"Siapa yang bisa mengalahkanku hari ini, dia akan mendapatkan Satu Senjata tingkat Legendary dan satu item Tingkat Epic."Ares menyeringai tipis dan menantang mereka semua.


Seketika itu suasan disana menjadi riuh karena Ares, hadiah yang Ares berikan senjata tingkat Legendary yang mana senjata setingkat ini sangat sulit didapatkan dan memiliki harga yang sangat mahal.


Dikeluarga Cabang sulit mendapatkan senjata tingkat Legendary karena harganya yang mahal dan sulit didapatkan, kalaupun ada itu hanya milik Anak-anak yang dianggap jenius saja. sementara anggota keluarga cabang lain hanya bisa memakai senjata tingkat Rare atau Unique saja.


Mereka semua melirik satu sama lain lalu mengangguk pelan, satu persatu orang naik keatas Arena lalu mengambil pedang kayu dan bersiap menghadapi Ares.


Ares mendengus senang lalu memasang kuda-kuda lalu mengalirkan Aura kedalam pedangnya"Bersiaplah, aku adalah orang yang tidak memiliki ampun."Ares mengayunkan pedangnya dan seketika ledakan terjadi didalam Arena.


Debu tebal berterbangan menutupi pandangan orang-orang yang menonton, ketika debu tebal itu menghilang semua orang kaget sekaligus tercengang melihat orang-orang yang ada diatas Arena.


Mereka semua terkapar dengan baju sobek dan tubuh dipenuhi luka lebam seperti bekas terkena pukulan benda tumpul, mereka semua terkapar dan merintih kesakitan dengn tubuh bergetar dipenuhi luka lebam.

__ADS_1


dan diantara mereka terdapat Ares yang berdiri ditengah-tengah Arena dengan pedang kayu yang dilapisi Aura, dia tersenyum tipis lalu berkata"Apa hanya ini yang kalian miliki?."Ujarnya memprovokasi mereka.


__ADS_2