Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
67.Mendapatkan Ujian Class


__ADS_3

Akibat dari Duel Ares dengan Desmond menyebabkan kepanikan Diseluruh penghuni ibukota, Bagaimana tidak Mereka benar-benar melihat Dua sosok besar saling bertarung dan menghancurkan.


Getaran-getaran yang dihasilkan dari pertarungan Ares dan Desmond membuat beberapa bangunan menjadi rusak ringan bahkan ada yang sampai rusak berat, Tapi meski begitu tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam kejadian ini.


Dan akibat dari kejadian ini membuat tamu-tamu Istana seperti Para Raja dan bangsawan dibuat khawatir dengan keselamatan mereka, namun Raja Petersburg memenangkan mereka dan akhirnya menunda pemanggilan 4 Hero selama beberapa Hari.


Ares sendiri dicecar ratusan pertanyaan dari ayahnya, neneknya dan kakeknya, Ares hanya bisa menjawab dengan Tulus dan membumbuinya dengan sedikit kebohongan, dan akhirnya mereka semua mengerti kenapa Ares sampai berbuat begitu, meski neneknya sendiri masih mempertanyakan dalam Hati, bagaimana caranya Ares mensummon Golem seukuran itu?.


Sementara itu Lissa yang masih dalam keadaan syok Ares tenangkan, Mereka berdua lalu menghabiskan beberapa waktu bersama dan memperdalam hubungan mereka, Dan akhirnya tinggal sehari lagi sebelum Dipanggil 4 Hero.


********************


Untuk menjaga keamanan seluruh Tamu yang hadir, Raja Petersburg langsung menurunkan Prajurit-prajurit Elitnya untuk menjaga para Tamunya, ini dibuktikan dengan adanya banyak prajurit-prajurit elit yang berlalu lalang Diluar dan didalam Istana.


Dan untuk menambahkan kepercayaan para tamunya, Raja bahkan sampai mempekerjakan Satu Dari tiga Hunter Rank God's Knight untuk menjaga keamanan tamu-tamunya, Dia mengeluarkan Sangat banyak uang untuk memperkerjakan selama beberapa hari.


orang yang Raja pekerjakan adalah Seorang Hunter yang menyelesaikan dua lantai tingkat kesulitan Chaos sendirian dan pernah membabat habis pasukan Tiamat, Dia adalah Hunter dengan Julukan The Lord of the Swords of Heaven dia adalah Zero.


Ares sendiri dibuat tertawa begitu mengetahui Clonenya yang menyamar sebagai Zero dipekerjakan oleh Raja dengan bayaran sangat mahal.


Dan kali ini Ares sedang duduk didalam kamar sambil bermeditasi diatas kasurnya, Ares membuka matanya lalu bangun dari tempat tidur lalu mengikat rambutnya dan berjalan Keluar kamarnya.


Diluar Ares bisa melihat Beberapa prajurit sedang berpatroli didepan kamarnya, mereka lalu memberikan hormat pada Ares lalu melanjutkan patroli mereka.


"....Mmmmm..... Enaknya kemana ya? Lissa sedang keluar Ayah, kakek dan nenek sedang sibuk."Ares berjalan di koridor istana sambil mengusap dagunya, Ia lalu terhenti"Katanya disini ada perpustakaan, lebih baik aku kesana saja."Ares berjalan kearah perpustakaan dengan Bertanya-tanya Pada para pelayan yang lewat.


Setelah berjalan beberapa lama akhirnya dia sampai diperpustakan, Ares bisa melihat Pintu perpustakaan yang cukup besar dengan Ukuran Emas dan Pola-pola Aneh pada sisi pintunya, Dia lalu masuk kedalam dan menemukan Ratusan Rak buku berukuran besar tersusun rapi.


Saking banyaknya buku yang ada disini sampai Perpustakaan ini membuat 4 lantai lain akan agar Semua buku yang tersimpan bisa muat, dan ukuran perpustakaan ini sangat besar.

__ADS_1


Ares juga bisa melihat banyak Orang-orang Sedang membaca disana, Rata-rata adalah anak-anak Muda dari yang wanita sampai laki-laki.


"Melihat dari pakaian dan karisma yang mereka miliki sepertinya mereka anak-anak Raja Atau Anak Seorang bangsawan."Ares memperhatikan orang-orang yang sedang membaca buku.


"dari pada aku berdiri disini lebih baik aku ikut membaca buku, Tapi enaknya baca buku apa ya?."Ares mengusap dagunya sambil memperhatikan seluruh ruangan itu.


"kayaknya Buku Primatalogi akan menarik, Em? Apa ini?."Ares memperhatikan terdapat sebuah Buku yang bersinar dilantai paling atas.


Buku bercahaya itu berada dilantai paling atas dan berada dipaling Pojok, Buku itu seperti bercahaya dan menembus semua yang ada disekitarnya namun anehnya itu tidak dirasakan oleh orang-orang yang ada disini.


"Sepertinya aku mendapatkan Jackpot."Ares lalu Menaikki Tangga menuju keatas dan berjalan kearah buku yang bersinar itu, Ares sampai dilantai paling atas lalu menghampiri buku yang letaknya berada dipaling Pojok itu.


Ares melewati Rak buku panjang lalu mengambil buku yang bersinar itu, Ares memperhatikan buku yang ia pegang.


Buku itu berwarna Hitam dengan Pola Samar-samar disampul bukunya, buku ini berbau apek tapi cukup kokoh dari dugaannya.


"kenapa buku ini bersinar? ini seperti dia sengaja menunjukkan diri agar bisa dibaca, Tapi apa mungkin Sebuah Buku bisa seperti itu? ....mmm.... Melihat dari duniaku sekarang sepertinya ini cukup mungkin."Ares mulai membuka buku itu.


[ Selamat Anda terpilih menjadi Salah Satu dari sedikit orang yang bisa ikut dalam ujian Class ]


[ Jika anda menyetujui ikut dalam Ujian ini maka Anda akan dipindahkan secara langsung ketempat Ujian ]


[ Anda bisa mendapatkan Paling banyak Satu Class namun jika anda beruntung anda bisa mendapatkan Dua Class ]


"Hahahahahah.... Class Ya? Aku tidak menyangka Buku ini rupanya Sebuah sebuah Ujian untuk mendapatkan Class."Ares tersenyum tipis sembari tertawa kecil.


Berbeda dengan JobClass yang memiliki banyak level dan juga skill setiap naik level, Class adalah sesuatu yang sangat sulit didapatkan dan menjadi incaran seluruh Entitas diyggdrassil.


Untuk bisa mendapatkan Class, terlebih dahulu harus menyelesaikan ujian yang ada dan jika sudah selesai maka orang yang menyelesaikan Ujian berhak Memilih Class yang dia mau.

__ADS_1


Class memiliki cukup banyak perbedaan dari JobClass, Contohnya Class hanya memiliki Maksimum 5 Level dan Class tidak mempunyai Skill Aktif seperti JobClass, Class hanya akan menyediakan Skill Passif atau Special ability jika naik level.


Namun sama seperti JobClass, Class sangat sulit naik level bahkan jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan Jobclass Ultra Langka Diluar sana.


"...mmmm..... Butuh waktu lama untuk bisa menyelesaikan Ujian Class, Dan besok aku ada urusan, Apa tidak bisa ditunda?."Ares mengusap dagunya.


[ Anda tidak perlu khawatir karena Waktu diruang Ujian tidak sama seperti Disini, Satu detik disini sama dengan Sehari disana jadi anda tidak perlu khawatir soal waktu ]


"Oh? Cukup praktis, kalau begitu aku mau."Tubuh Ares perlahan-lahan Menghilang lalu masuk kedalam buku itu, buku itu tertutup lalu jatuh kebawah.


Ares menghilang dari sana yang menyisakan Buku yang ia Pegang saja.


******************


".....Mmmmm.... Jadi ini tempat Ujian Class? Lebih baik dari yang kuduga."Ares memperhatikan Tempat ujian yang mirip seperti Area latihan Didalam Kastilnya.


Disana terdapat sebuah Arena cukup luas dengan Seorang wanita Cantik Ditengahnya, Ares berjalan menghampirinya lalu wanita itu tersenyum pada Ares.


Parasnya jauh lebih cantik dibandingkan dengan Seluruh wanita yang pernah ia temui semasa hidupnya, Rambutnya yang berwarna emas dan kulitnya yang putih mulus membuat Kecantikan Wanita ini bertambah.


Namun Ares sendiri malah memasang wajah Datar sambil menyipitkan matanya dengan penuh Selidik. Ares Memperhatikan Wanita itu dari atas sampai bawah lalu membuat kesimpulan.


"Dia bukan manusia."Ucap Ares.


"Kau benar, aku bukan manusia tapi seorang Dewi tapi lebih tepatnya aku adalah Sisa-sisa Kepingan jiwa yang akan nenghilang ketika kau sudah menyelesaikan Ujian ini."ucapnya sambil Tersenyum manis.


"Aku adalah Dewi Lumia Gorbachev, Orang-orang biasa memanggilku Goddess of Chaos, dan Aku adalah Pemimpin Ras Human Chaos."Ucapnya dengan senyum diwajahnya.


Ares tersentak kaget lalu tersenyum tipis"kau bilang kau adalah Pemimpin Ras Human Chaos? Kalau begitu biarkan saya memperkenalkan diri, Saya Ares Von Dunkenheit, seorang Human Chaos."Ucapnya dengan memberi hormat.

__ADS_1


Dewi Lumia tersentak kaget lalu melesat dan menyentuh wajah Ares dengan kedua tangannya, Air mata mulai mengalir dari wajahnya, Dia lalu memeluk Ares dan membenamkan Wajah Ares didadanya yang besar dan empuk.


'JACKPOT!.'


__ADS_2