Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
98.Great Forest of Giant Trees


__ADS_3

[ Anda memasuki Dimensional Dungeon! ]


[ Anda memasuki Dimensional Dungeon Great Forest of Giant Trees! ]


[ Bunuh Boss Monster dan dapatkan item-item Berharga! ]


[ Anda baru pertama kali memasuki Dimensional Dungeon! Drop Rate party anda bertambah 20% ]


[ Semoga Beruntung! ]


"Jadi ini Dimensional Dungeon?."Ares melihat Sekitarannya yang dipenuhi Pepohonan-pepohonan Raksasa yang sangat besar dan tinggi.


melihat pepohonan disini mengingat Ares pada sebuah Pohon Bernama Sequoia yang merupakan pohon terbesar diduniannya dulu. tapi ukuran pohon itu masih tidak ada apa-apanya dengan pepohonan raksasa yang ada disini. Ares mengetuk-ngetuk salah satu batang pohon.


"Cukup keras tapi tidak cukup keras untuk Setara dengan besi, Sayang sekali tapi pepohonan disini tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi bahan Sky Ship yang akanku buat nanti."Ares berjalan kearah para bawahannya yang sedang berkumpul.


"Jadi, kemana mereka?."


"Ya tuan, berdasarkan dari jejaknya mereka sepertinya membagi pasukan menjadi beberapa Kelompok dan sekarang kelompok-kelompok itu sedang mencari keberadaan Dua makhluk yang mereka cari."Ucap Ulbert.


"Begitu ya."Ares mengusap dagunya.


Mereka lebih mementingkan kedua makhluk yang mereka cari ketimbang membunuh Nos monster terlebih dahulu, memang jika Bossnya dibunuh terlebih dahulu mereka tidak akan memiliki cukup waktu untuk mencari mereka, tapi jika Bossnya tidak dibunuh Para Monster yang ada dibawah kendali Boss Monster akan selalu datang dan menyerang mereka. membagi pasukan menjadi beberapa Kelompok adalah pilihan yang tepat tapi juga tidak cukup bagus.


"Tuan apa yang harus kita lakukan?."Damon bertanya.


"Kita serang salah satu kelompok yang berada paling jauh dari kelompok lain, lalu korek seluruh informasi dari mereka dengan cara apapun!."


Prioritas mereka saat ini adalah mendapatkan informasi sementara mereka akan mengurus sisanya belakangan, Mereka semua setuju lalu pergi kesalah satu Kelompok yang berada paling jauh dengan kelompok lain.


*******************


"Kakak, aku lapar."Ucap seorang anak laki-laki sambil memegangi perutnya. Dia terlihat berumur 6 tahun dengan telinga seperti rubah putih dengan yang terlihat sangat mirip seperti manusia.

__ADS_1


dia menarik lengan baju pria didepannya, dia memiliki penampilan yang sama seperti anak itu tapi dia memiliki dua ekor berwarna putih Ditubuhnya.


"kau lapar ya? sebentar kakak akan mencarikan makanan untuk dimakan."


Dia berjalan keluar Gua dengan Hati-hati lalu dengan cepat melesat kedalam hutan dengan sembunyi-sembunyi, dia berkeliling daerah situ sambil menyembunyikan diri. dari jari-jarinya tumbuh kuku yang terlihat tajam dan kuat.


"Aku harus cepat-cepat mencari mangsa."Dia berlari lebih cepat dan menemukan seekor rusa yang terlihat sudah bermutasi karena Energi Sihir.


Ukuran tubuhnya lebih besar dari rusa pada umumnya tapi dia memiliki Level yang cukup rendah. saat rusa itu lengah dia langsung berlari menerjang rusa itu dengan kuku-kuku tajamnya dia dengan mudah merobek tubuh rusa itu dan Seketika rusa itu mati.


"Ini akan cukup untuk beberapa hari, kami harus bertahan hidup selama mungkin sampai orang-orang dari klan kami datang."


dengan tenaga Lengan yang luar biasa dia langsung menggendong Mayat rusa itu lalu pergi dari sana secepat mungkin dan dalam waktu beberapa menit dai sampai di Gua. Disana terdapat adiknya yang terlihat menunggu kedatangan sambil memegangi perutnya.


"Kakak!."


anak Kecil itu berlari kecil dan memeluk kakaknya dengan Erat, mereka lalu memakan daging itu dengan lahap setelah kenyang adiknya tertidur dipangkuannya. Dia mengusap-usap kepalanya dengan lembut dan memasang wajah sedih.


"Sudah 3 hari kami disini tapi orang-orang klan kami belum juga datang, Sampai kapan kami ada disini? Monster-monster itu kemungkinan besar sedang mencari kami diluar sana sementara prajurit kerajaan Pasti mengirimkan pasukan untuk mencari kami."Dia menatap api unggun didepannya dengan sedih.


"Kami harus bertahan hidup bagaimanapun caranya."Dia meneguhkan hatinya.


Yuto Nagatomo dan adiknya Ryuu Nagatomo merupakan salah satu orang yang berasal dari keluarga Utama Diklan Snow Fox. mereka adalah kerabat dekat dari keluarga Utama yang membuat mereka diakui sebagai anggota keluarga Utama.


mereka berdua memiliki bakat Bertarung yang cukup hebat sampai-sampai orang-orang Klan mereka selalu memuji mereka, hingga akhirnya ketua Klan menyuruh mereka menyelidik sebuah Dungeon yang baru-baru ini mereka temukan dan singkat cerita mereka malah bertemu Prajurit Kerajaan dan malah ditangkap dan dijadikan budak oleh mereka.


Selama dipenjara Yuto mendapatkan sebuah pesan rahasia untuk kembali ke Dungeon tempat mereka ditangkap, Yuto dan adiknya berhasil kabur dan masuk kedalam Dungeon ini tapi Orang-orang dari klan Snow Fox belum juga datang sampai sekarang.


mereka berdua hanya bisa berharap agar Orang-orang Dari klan mereka cepat sampai karena, monster-monster disini semakin lama semakin ganas dan kuat sampai dia sendiri tidak bisa menghadapinya dan memilih untuk kabur saat bertemu dengan mereka.


"Menjadikan tempat ini sebagai tempat bersembunyi akan terlalu berbahaya, karena bisa saja mereka menemukan kami disini, aku perlu tempat bersembunyi lain."Yuto mengusap dagunya memikirkan tempat yang cocok untuk mereka bersembunyi.


tidak ada tempat yang aman didalam hutan ini karena hampir seluruh hutan ini diisi oleh Monster-monster Berlevel tinggi, jika kalian berpikir bersembunyi didahan pohon raksasa maka kalian bodoh! karena terdapat terdapat banyak sekali monster yang bisa terbang disini. mereka bisa saja dimangsa oleh Monster-monster itu walaupun mereka jika dibawah cukup berbahaya.

__ADS_1


"Cara satu-satunya adalah terus bergerak agar lokasi kami tidak terlacak, aku harus pergi dari sini saat Ryuu bangun nanti."Yuto entah kenapa ikut mengantuk melihat adiknya tidur, dan lama kelamaan dia tidur dalam posisi duduk.


Sementara itu diluar Gua lebih tepatnya tidak jauh darinya dari mereka bersembunyi terdapat sekelompok prajurit yang sedang berjalan menyusuri pepohonan hutan.


"Dimana Dua makhluk itu sebenarnya? Sudah lebih dari 12 jam kita mencari mereka tapi belum satupun dari kelompok ini yang menemukan jejak mereka. Apa mereka sudah kabur?!."Borg kelihatan sangat kesal karena ini.


mereka sudah berjalan selama 12 jam nonstop dan terus diserang Monster tanpa henti, Tenaga mereka sangat terkuras karena hampir setiap saat mereka selalu diserang Monster-monster Kuat yang membuat kekuatan tempur mereka menurun. Mereka membutuh istirahat tapi mereka belum menemukan tempat yang cocok untuk beristirahat.


"Hey! Lihat ada gua disana."Salah seorang Ksatria menunjuk Gua yang cukup jauh dari mereka.


Gua itu terlihat cukup tersembunyi karena disekitarnya ditutupi tanaman rambat yang menutupi seluruh pintu masuk Gua.


Borg menyipit matanya sementara Alphonse menatap Benda seperti Kompas ditangannya. Alphonse tersenyum lebar saat arah jarum kompas itu mengarah keGua tersebut.


"Disana! Disana Dua Mahkluk itu bersembunyi!."Alphonse menunjuk kearah Gua sambil tersenyum lebar.


"Sungguh!."Borg terlihat kaget mendengarnya.


Borg menyuruh para Prajurit yang ada untuk bersiap siaga untuk mengepung Gua tersebut. Borg Dan Alphonse beserta seluruh prajurit disana bergerak dengan cepat kearah Gua tersebut.


Yuto yang ada didalam gua terbangun karena mendengar banyak suara langkah kaki dan dia langsung tersadar jika suara langkah kaki yang dia dengar sangat mirip seperti suara langkah kaki yang dimiliki Ksatria. Yuto langsung menggendong Adiknya tanpa basa-basi dan langsung berlari keluar Gua.


Diluar Gua dia menemukan cukup banyak prajurit dengan pakaian lengkap dan beberapa Mage yang menemani mereka"Cih ketahuan ya?!."Yuto langsung berlari menjauh dari mereka.


Para prajurit yang melihat mereka berdua berlari langsung mengejar mereka berdua. Mereka semua masuk kedalam hutan dan kejar-kejaran terjadi diantara mereka. Borg sebagai ksatria terkuat disana dengan cepat berhasil berlari didekat Yuto.


"Mau lari kemana Kau!."Borg mengayunkan pedang kearah Yuto.


Borg tahu dia tidak bisa membunuh Yuto karena perintah tapi dia diizinkan melukai dan melumpuhkan Yuto dengan berbagai Cara. Dia akan melukai kaki Yuto yang membuat kecepatan geraknya berkurang.


Sebuah sabetan pedang mendarat dikaki Yuto. Yuto menahan rasa sakit dikakinya dan terus berlari walaupun kakinya terluka malahan karena luka itu kecepatan gerak Yuto menjadi bertambah cepat!.


*The Power Of Kepepet.

__ADS_1


Borg, Alphonse dan prajurit yang lain terkejut melihat kecepatan lari Yuto yang luar biasa cepat, Borg langsung menyuruh para Mage disana untuk memberikannya Buff yang membuat kecepatan Larinya juga ikut bertambah.


sebelum melesat pergi Borg memberikan instruksi untuk mengumpulkan semua kelompok yang terpecah untuk mengejar Yuto dan adiknya sementara dia akan mengejar Yuto sendirian, Borg sama sekali tidak ingin kesempatannya Hilang karena Yuto maka dari itu dia akan menangkap mereka berdua dengan berbagai cara.


__ADS_2