
Sewaktu pertama kali Ares mendapatkan Sword Of Erebus, Ares sudah mengetahui jika sarung pedangnya sekarang merupakan sarung pedang yang dibuat dengan Kulit Naga dan bukan sarung pedang asli dari Sword Of Erebus sendiri. Sword of Erebus tidak bisa mengeluarkan kekuatan Aslinya jika sarung pedang yang dia gunakan berbeda dengan pedangnya.
Kekuatan Asli Sword Of Erebus akan bangkit jika sarung pedangnya berhasil ditemukan dan dipasangkan, maka dari itu Ares datang kesini karena ingin mengambil sarung pedangnya. sekarang Sarung Pedang itu tepat berada didepannya.
Sarung pedang itu terlihat bereaksi ketika melihat pedang Ditangann Ares yang berarti benar jika dia adalah pasangan pedangnya, Ares mengangkat tangannya dan dalam sekejap sarung itu langsung berpindah tempat ketangannya.
"Jadi kau yang selama ini dicari-cari dia?."Ares menatap sarung pedang Ditangannnya, jika dilihat dari dekat sarung pedang ini terlihat terbuat dari Logam metal tapi sangat ringan bahkan tidak memiliki berat sama sekali. Terdapat ukiran-ukiran Kuno yang ukuran sangat kecil disisi depan dan belakang sarung pedang itu. Ukiran-ukiran kuno itu berwarna Ungu gelap yang terlihat agak bercahaya.
Ares tidak mengerti apa arti ukiran-ukiran kuno yang ada disini tapi karena efek dari cincin yang dia pakai membuat dia bisa memahami arti dari ukiran-ukiran itu.
"Disetiap langkah ada tujuan disetiap tujuan ada harapan Dan Disetiap harapan pasti ada kepastian hanya perlu ketabahan dan kesabaran."
"jadilah apa adanya. tidak merendah walau tak punya dan tidak malu walaupun kekurangan. sebab orang yang menghargai apa yang ia miliki lebih baik daripada orang yang memaksakan diri untuk sebuah pujian."
Ares langsung bisa memahami arti kata-kata itu dan hanya bisa tersenyum saat membacanya, Kata-kata ini kemungkinan besar ditulis oleh Erebus sendiri tapi dia tidak Pernah tahu jika Erebus memiliki kepribadian seperti ini. Ares mengangguk puas lalu melepaskan pedangnya dari sarung lamanya lalu melemparkannya kesamping.
"Sekarang bangkitlah kekuatan sejatimu."Ares memasukkan Pedangnya kesarung pedang yang seharusnya dan seketika ledakan Mana yang sangat besar terjadi saat pedang itu disarungkan.
Pedang itu melayang dan mengeluarkan Aura berwarna Ungu gelap yang kelihatan berputar sangat kencang disekelilingnya, itu terlihat seperti yang benang-benang tipis yang saling terhubung dan berputar dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Ares hanya bisa berdecak kagum dengan pemandangan indah didepannya.
[ Anda berhasil menemukan sarung Pedang Sword Of Erebus yang telah lama hilang! ]
[ Kekuatan kegelapan dan bayangan masuk kedalam Sword Of Erebus! ]
[ Kekuatan Sejati Sword Of Erebus telah bangkit! ]
[ Sword Of Erebus sangat senang mendapatkan kembali sarung pedangnya! ]
[ Sword of Erebus telah menjadikan Ares Von Dunkenheit sebagai satu-satunya Tuannya selain Dewa Erebus ]
[ Anda berhak memberikan nama baru kepada Sword Of Erebus! ]
[ Sword of Erebus meminta nama baru karena anda adalah tuannya yang dia akui! ]
Ares terkejut mengetahui Pedang ini menginginkan sebuah nama Baru, padahal nama yang saat ini dia pakai merupakan pemberian dari pemilik aslinya. Ares tidak terlalu memusingkan hal sepele seperti itu dan mencari nama baru yang bagus untuknya.
Ares mengusap dagunya"Nama, nama, nama ya? Apa nama baru yang cocok untuknya?."Ares memikirkannya sambil mengusap dagunya.
"Andromeda."
[ Anda memilih Nama Andromeda sebagai nama baru! ]
[ Nama Item Sword Of Erebus telah diganti menjadi Andromeda! ]
Ares senang melihat pemandangan didepannya, Didepannya terdapat sebuah pemandangan seperti sebuah Gambar galaksi yang pernah dia lihat Dibumi dulu, Pemandangan didepannyalah yang membuat Ares memutuskan untuk memberi nama Andromeda karena pemandangan didepannya mengingatkannya pada Sebuah Galaksi.
Pedang itu menyerap kegelapan dan bayangan yang dalam sekejap langsung terhisap semua, Pedang itu turun Secara perlahan-lahan dan berhenti didepannya. Sekarang pedang ini terlihat sangat kuat bahkan tekanannya sampai membuat Mary, Eizen dam Damon tidak bisa berdiri.
Ares menghela nafas berat lalu Mencengkram Erat Pedangnya lalu menariknya keluar, Seketika Aura Ungu gelap keluar dari bilah pedangnya yang sesaat kemudian lenyap entah kemana. sekarang pedang itu terlihat lebih tajam dan terdapat beberapa ukiran-ukiran kuno yang Malas Ares baca.
__ADS_1
"Nama Baru, pasti terdapat kekuatan baru jugakan."Ares lalu melihat Opsi Efek Pedangnya.
[ Andromeda.
Tingkat : Divine
Persyaratan : level 1 dan mendapatkan Shield of Erebus.
Pedang yang terbuat dari kegelapan dan bayangan, Pedang ini membuat sang pengguna Mengendalikan kegelapan dan bayangan sesuka hati. Pedang ini mengikat jiwa sang pengguna yang membuat siapapun kecuali sang pengguna tidak dapat menggunakannya.
Efek :
- Physical attack meningkat 800%
- Stamina meningkat 500%
- Movement Speed meningkat 200%
- Movement Speed meningkat 500% saat berada ditempat gelap atau saat dimalam hari.
- tidak akan pernah patah atau tumpul karena pedang ini terbuat dari Kegelapan dan bayangan.
- Setiap Lima kali menyerang Diserangan selanjutnya Damage yang anda berikan Akan berubah menjadi True Damage.
- Meningkatkan peluang mendapatkan Critical hit sebesar 60%
- Damage Critical hit meningkat 900%.
- Mendapatkan Magic Damage Reduction yang membuat Damage yang diterima sang pengguna akan berkurang drastis jika diserang Magic Attack.
- Pengguna dapat membuat Pedang ini terbang dan menyerang dengan Mana sebagai bayarannya.
- Dapat menggunakan Skill Control of darkness and shadows sesuka hati.
- Mendapatkan Ketahanan Mutlak terhadap Dark Magic.
- [ Tausendfach ] Dengan Skill Ini Damage Yang Anda Hasilkan Akan Dikalikan 1000x selama 2,5 Detik, Cooldown 5 Jam.
- Dapat Mensummon Satu Shadow General yang stat dan levelnya mengikuti sang pengguna, Shadow General akan menghilang setelah sehari disummon. ]
Ares tersenyum puas dengan Opsi Efek gak ngotak dari Pedang satu ini"Pedang yang dibuat dan dipakai oleh dewa memang Efeknya Diluar akal sehat semua ya. Aku bahkan tidak tahu jika Pedang ini memiliki kekuatan seperti ini karena dalam novel sekalipun tidak pernah dijelaskan atau diperlihatkan. ini akan menjadi sebuah pelajaran bagiku."Gumamnya sambil menggenggam Erat Pedangnya. dia lalu menaruh pedangnya dipinggulnya lalu berjalan berbalik.
Dia mendapati Eizen dan Mary yang membantu Damon untuk berdiri"Apakah tekanan yang dikeluarkan Andromeda memang sekuat itu?."Ares Bingung karena dia sendiri tidak merasakan tekanan yang Pedangnya keluarkan.
Saat Mary menarik Damon secara tidak sengaja Dia melepas Ring Of Doppleganger milik Damon, yang membuat wujud asli Damon menjadi berubah total.
Mary kaget bukan main melihat seekor Semut Hitam Humanoid dengan jari-jari yang sangat tajam Muncul tiba-tiba didepannya, Dia langsung memukul Damon hingga terpental keujung ruangan dan dengan cepat menggunakan Magic.
"{ Bullet Explodes! }."Mary langsung menggunakan Mid Tier Magic yang cukup merusak untuk menyerang Damon, pada saat yang tepat Ulbert langsung menggunakan { Mirror Damage Penetrator } untuk menahan Magic Mary.
__ADS_1
Ares langsung menghampiri Mary lalu menjelaskan tentang wujud Asli Damon kepada mary, ketika Mary mendengar penjelasan Ares dia langsung berlari kearah Damon yang menancap di dinding lalu menyembuhkan Luka Damon dan meminta maaf padanya. Damon memaafkan Mary dan masalah itu Selesai.
Mary membantu Damon untuk berdiri lalu memakaikan kembali Ring Of Doppleganger dijari Damon, Wujud Damon kembali seperti semula lalu mereka menghampiri Ares yang ada didekat Eizen.
"Jadi apa kalian sudah selesai?."
"Ya Tuan, kami sudah selesai!."ucap mereka serempak.
Ares bisa melihat mereka mengambil Item-item yang cocok mereka gunakan, Eizen mengambil Sebuah Item bernama True Dragon Souls Ring yang dapat membuat penggunanya mendapatkan kekuatan yang Setara dengan True Dragon dan dengan beberapa Opsi Efek lainnya. Sementara itu Damon mengambil sebuah Item bernama The Glove of Souls yang membuat penggunanya bisa merusak jiwa seseorang sedikit demi sedikit dan terdapat beberapa Opsi Efek lainnya.
Ulbert sama sekali tidak terlihat keberatan melihat Eizen dan Damon mengambil Item-item Masterpiecenya, Dia malah terlihat sangat senang ketika mereka mengambil Item-item ciptaannya dan terlihat beberapa kali Tertawa bahagia.
'Entah kepribadiannya yang berubah atau bagaimana, tapi ini cukup membuatku khawatir dengannya.'Batinnya sambil memperhatikan Ulbert yang tertawa kecil melihat Eizen, Damon dan Mary yang sedang berdiskusi.
Ares lalu memanggil Ulbert dan Ulbert pun datang kearahnya.
"Ada yang bisa saya bantu Tuan?."
"Ulbert besok kita akan pergi dari sini, kita akan pergi ketempat Tinggalku, Utara Kerajaan Gottlich Wilayah Kekuasaan Archduke Gerald Von Dunkenheit yang merupakan Ayahku."Ares melipat tangannya sambil melihat Ulbert.
Ulbert kelihatan syok, entah Syok karena mengetahui Ia anak Seorang bangsawan Besar atau syok karena harus meninggalkan Item-item tersayangnya. Ulbert mendehem pelan lalu berkata"Baiklah Tuan, Saya mengerti. Saya akan membawa semua barang-barang yang ada disini."Ulbert langsung menerimanya Tanpa banyak bertanya.
"Apa kau yakin? Kita tidak mungkin bisa membawa semua Item-item dan Barang-barangmu."Ares merasa agak sedikit tidak enak. dia merasa tidak enak karena harus meninggalkan barang-barang dan Item-item Ulbert yang telah menemaninya dalam waktu lama.
Ulbert tertawa kecil lalu mengeluarkan sesuatu dari Jubahnya, Itu adalah sebuah Kantung yang cukup besar yang biasa dibuat menyimpan Koin Perunggu atau emas. tapi yang berbeda terdapat sebuah simbol aneh dikantong Itu.
"Dimensional Pocket? Apa kau sendiri yang membuat benda ini?."
Dimensional Pocket adalah sebuah item yang sama seperti Cincin Spatial. yang membedakan adalah benda ini memiliki daya tampung lebih banyak dan dapat memuat segala macam barang-barang Asalkan itu bukan benda hidup. Harganya sendiri cukup mahal tapi lebih terjangkau dibandingkan Cincin Spatial.
"Benar, Saya sendiri yang membuat Item ini! Item ini adalah yang saya buat khusus! Ini tidak sama seperti dimensional Pocket pada umumnya, Dimensional Pocket yang saya buat mampu memuat sangat banyak barang, kira-kira Daya tampung Dimensional Pocket buatan saya setara Dengan 10 Dimensional Pocket yang dijual dipasaran."
"Saya memiliki banyak Dimensional Pocket seperti ini, jadi saya bisa membawa semua benda-benda dan Item-item yang ada disini!."Ulbert dengan bangga membusungkan dadanya.
Ares bertepuk tangan pelan sambil berkata"Ooooohhhhh....."tidak lama kemudian Ares memberi Ulbert waktu sehari untuk membereskan semua barang-barangnya. Mereka semua lalu diantar menuju sebuah lorong lain yang berisi sebuah kamar yang jumlahnya 8 ruangan.
mereka semua masuk kedalam kamar yang mereka pilih sementara itu Ares memperhatikan Ulbert yang berjalan keluar dari lorong ini.
"Ulbert, kesini sebentar."
Ulbert menoleh kebelakang lalu menghampiri Ares"Ya Tuan? Apa anda memerlukan sesuatu?."Ulbert berdiri didepan Ares.
Ares menghela nafas berat lalu menepuk-nepuk Bahunya"Gunakan Semua perlengkapan terbaikmu saat semuanya sudah selesai nanti."
Ulbert memiringkan kepalanya"Baik Tuan, saya akan menggunakan Semua Perlengkapan terbaik saya nanti."Ulbert sempat bingung dengan Ares tapi dia lebih memilih untuk tidak banyak bertanya, dia tahu pasti Ares memiliki maksud tersendiri makanya dia menyuruh seperti itu.
Ares mengangguk Puas"Bagus! sekarang Kembalilah."Ares masuk kedalam kamar secara perlahan sementara Ulbert baru meninggalkan pintu kamar Ares beberapa saat kemudian.
Ares duduk diatas Kasur sambil memijit keningnya yang terasa cukup pusing"Aaahhhh..... Bagaimana caraku menjelaskan Pada Ayah, kakek dan nenek jika aku memiliki Bawahan Seorang Undead? ditambah lagi aku membawa Eizen yang merupakan seorang AutoMaton, Damon yang Seekor Insect dan Mary yang seorang High Elf. orang-orang biasa mungkin tidak akan menyadari Identitas mereka tapi Itu akan berbeda jika mereka dihadapkan dengan Ayah, kakek dan nenek."
__ADS_1
"Aku bisa menjelaskan tentang Eizen, Damon dan Mary dengan Detail dan mudah, tapi yang menjadi masalah adalah Ulbert. Ulbert mungkin akan langsung dibunuh jika dia berpapasan dengan Ayah, kakek dan nenek walaupun Ulbert bisa menggunakan sihir Ilusi untuk mengelabui orang-orang tapi itu tidak akan bekerja pada mereka. Aku harus memikirkan ini matang-matang terlebih dahulu. Aku harap waktunya cukup."Ares mulai membuat berbagai macam skenario diotaknya dengan segala informasi yang dirinya miliki setiap anggota keluarganya.