Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
35.Mencari Pekerja Rumah


__ADS_3

Ares mengerutkan keningnya melihat tranformasi Damon, Damon bertransformasi menjadi Seorang Pria tua dengan Rambut berwarna putih lengkap dengan Janggut dan kumis berwarna putih pula, Tinggi badannya juga ikut bertambah dan menurutnya tinggi Damon sekitar dua meter lebih, Badan yang amat kekar dengan Baju Butler yang ia kenakan. sinar mata yang ia dikeluarkan Damon membuat ia terkesan seperti seorang Kepala pelayan keluarga kerajaan.


"kau mengambil referensi dari mana."Ucap Ares sambil memperhatikan Damon dari atas sampai bawah.


Damon tersenyum Canggung"saya mengambil Referensi dari Buku yang saya baca Diperpustakan, Buku itu menjelaskan tentang cara menjadi seorang Pelayan yang baik dan benar."Ucapnya sambil menundukkan kepalanya.


Ares mengangguk Puas mendengarnya dan menyuruh untuk terbiasa dengan tranformasinya yang sekarang, Ia lalu menyuruh Damon melakukan Aktifitasnya kembali sementara Ares kembali kekamar.


ia lalu memutuskan untuk mandi dahulu sebelum melanjutkan Aktifitasnya. beberapa saat kemudian ia selesai mandi dan dia keluar sambil mengusap-usap kepalanya Menggunakan handuk, ia lalu duduk diatas Kasur dan mengambil Stone Skill yang ia dapatkan.


"Hmmm.... Aku penasaran Skill Tipe apa yang akan kudapat, Aktif atau Passif?."Ares mencengkram Stone Skill hingga hancur dan tidak lama setelahnya Notifikasi System muncul.


[ Anda menggunakan Stone Skill! ]


[ Anda akan mendapatkan Skill yang akan dipilih secara acak! ]


[ Jumlah stat saat ini mempengaruhi Skill yang akan didapatkan! ]


[ Memilih Skill! ]


[ 3 ]


[ 2 ]


[ 1 ]


[ 0 ]


[ Selamat Anda mendapatkan Skill Perfect Stealth ]


Ares lalu melihat Efek dari Skill yang ia dapatkan dan cukup terkejut melihatnya.

__ADS_1


[ Perfect Stealth


Tipe : Aktif


Cooldown : None


MP Cost : 100 MP Persatu Jam


Versi yang lebih Superior dari Skill Stealth pada umumnya, Dengan Skill ini anda Aura kehadiran anda akan dilenyapkan sepenuhnya dan Anda akan menghilang dari pandangan Orang-orang. ]


Ares tersenyum Puas melihat Efek Skill itu dan merebahkan tubuhnya dikasur sambil memandangi langit-langit Kamar.


"Ah, aku lupa untuk mencari pelayan untuk bekerja disini, sepertinya aku harus kekota untuk mencari pelayan."Ucap Ares lalu mengambil pakaian dari lemari pakaian dan memasang Penutup wajah.


Ares berjalan di lorong istana sambil bersenandung kecil, Tidak lama kemudian Damon muncul dengan Wujud barunya.


"Permisi Tuan, Mau Kemana anda?."Tanya Damon sambil berjalan disampingnya, Ares menaikkan satu alisnya"Aku akan kekota sebentar, oh dan kau Tolong bersihkan kamar yang ada disini karena kamar-kamar itu akan ditempati oleh pelayan-pelayan nantinya."Ucap Ares.


Damon mengangguk Pelan"saya mengerti, kalau begitu saya akan membersihkan Kamar-kamar terlebih dahulu, Dan tolong jaga keselamatan anda."Ucapnya lalu menghilang menyatu dengan Bayang-bayang Istana.


Ares berjalan Ditengah-tengah kerumunan oran yang sedang berlalu lalang, Ares menembus kerumunan orang yang sedang berlalu lalang dan mencari tempat yang pas untuk nongkrong, Setelah berjalan beberapa saat ia akhirnya menemukan tempat yang pas untuk nongkrong.


Itu adalah sebuah Kafe dengan jendela kaca transparan yang mengarah kejalan. Ares masuk kedalam Kafe itu lalu memesan beberapa Makanan yang ada di menu lalu menatap Jalanan disampingnya sambil meyesap Kopi yang ia pesan.


"Ha...... Kemana aku harus mencari pelayan? Apa aku meminta bantuan Ketua Abraham saja? Ahh..... ini membuat ku pusing."Ucapnya sambil memakan Cake yang ia pesan.


Ares memperhatikan Jalanan kota yang dilewati banyak orang sambil Melihat-lihat Status Windows yang mereka miliki, Banyak dari mereka yang membuatnya tertarik namun belum cukup membuatnya ingin memperkerjakannya.


Ares duduk dikafe itu cukup lama hingga pandangannya Terarah pada Seorang Wanita, Dia adalah seorang Wanita cantik dengan Rambut Cokelat dan mata berwarna Hijau muda, Ia terlihat cukup muda namun sebenarnya usai cukup Tua ya seumuran dengan Ayahnya.


Wanita itu memiliki Dada yang cukup besar dan memakai pakaian yang biasa digunakan Rakyat biasa, ares memperhatikan Wanita itu yang sedang berbincang dengan Seorang Pria berperawakan Preman dengan tubuh Kurus.

__ADS_1


"Hoh?..... sepertinya mereka sedang berdebat."


Ares bisa melihat mereka berdua berdebat cukup lama hingga akhirnya perdebatan itu diakhiri dengan Wanita itu yang berjalan meninggalkan sang Pria Preman, tidak ada satu langkah Wanita itu berjalan Tiba-tiba Sekelompok orang datang membekap mulutnya lalu membawa pergi kedalam Gang gelap itu.


"Wanita itu pas untuk menjadi pelayan rumahku dan lagi JobClass yang dia miliki cukup membuatku tertarik."Ucapnya lalu menaruh 1 keping perak dan keluar dari Kafe itu.


Ia masuk kedalam Gang gelap dan menelusuri jejak yang ditinggalkan Sekelompok pria tadi, Tidak perlu waktu lama untuk menemukan mereka karena mereka pergi belum lama.


"Hhhmm..... sepertinya ini cukup Bagus untuk mencoba Skill baruku."Ucapnya lalu mengaktifkan Skill Perfect Stealth.


tidak lama skill itu diaktifkan, Tubuhnya dalam waktu sekejap menjadi tranparans dan jika ia duga hanya ia yang bisa melihat dirinya tranparans.


Ares mendekati Sekelompok Orang itu yang sedang mengikat kaki dan tangan wanita itu.


"Sial! Beraninya wanita jala** ini menolak ajakan ku! Apa dia tidak tahu siapa aku!?."Ucap Pria preman yang berdebat dengan wanita ini barusan.


"Tenanglah Boss muda, setelah ini kita bisa menikmati tubuhnya, tentu saja anda yang pertama."Ucap salah seorang dari mereka sambil mengusap Air liurnya.


Pria preman itu mengangguk sambil tertawa kecil, Ia lalu menjambak rambut wanita itu"Ini adalah balasan karena sudah menolak ku!"ucap Preman itu kesal lalu menjulurkan lidahnya"Tenang saja, Sehabis ini kau akan merasakan kenikmatan tiada akhir! Hahahahahah....... Cepat ikat dan bawa Dia! Setelah kita pakai lemparkan dia keluar kota!."


Wanita itu hanya bisa menjerit keras namun karena mulutnya dibekap ia tidak bisa berteriak, Ia meronta-ronta sekuat tenaga namun tendangan dari sang preman membuatnya terdiam meringis kesakitan.


"Dasar! Sudah seperti itu saja mau Melawan, lagian siapa suruh menolak ku beginikan jadinya."Ucapnya lalu menyuruh bawahnya untuk membopong Wanita itu.


Mereka semua Hendak berjalan namun Seorang Pria dengan penutup wajah menghalangi mereka.


"Hei brengs**! Minggirlah jika kau tidak ingin kena Masalah!."Ucap Preman itu sambil mengisap rokoknya.


Ares tersenyum tipis"Aku akan minggir namun bisakah kalian menyerahkan Wanita itu."Ares menunjuk Wanita yang mereka bawa.


Mereka semua Mengerutkan alis dan mengeluarkan Senjata mereka masing-masing"Cari mati ya kau rupanya! Serang!."Pria preman itu melesat kearahnya diikuti oleh bawahannya.

__ADS_1


Ares memadatkan Mananya dan memasang Kuda-kuda, Ares melesat kearah mereka dan Melawati mereka begitu saja, Sesaat kemudian sekelompok Pria itu mati dengan Kepala terpenggal dan kepalanya Jatuh menggelinding dibawah.


Wanita yang digendong itu juga ikut jatuh dan Ia merasakan seseorang berjalan dan tidak lama kemudian Sesosok Pria dengan penutup Menundukan tubuhnya, matanya dan mata pria itu bertemu.


__ADS_2