Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
21.Meningkat Kekuatan!


__ADS_3

Ares duduk diantara mereka berenam dan terdiam cukup lama. Tidak ada percakapan apapun yang terjadi diantara mereka berenam namun keheningan itu dipecahkan oleh Selena.


"Ehem. Baiklah Tuan Zero saya tidak akan basa-basi lagi, Apa anda yang menyelesaikan Lantai satu tingkat kesulitan Chaos sendirian?."Ucap Selena dan menatap Dirinya dengan serius.


Mereka yang mendengar pertanyaan buru-buru Memasang kuping seakan-akan tidak ingin ketinggalan satu perkataan pun.


Ares menyesap Kopi Didepannya lalu menghela nafas pelan"Ya, itu aku, apa ada masalah?."Ucapnya sambil menaikkan sedikit alisnya.


Selena terdiam sedang keempat yang lain memasang senyum diwajahnya, Ketua Abraham menepuk tangannya, ia seperti mencoba mencair suasana.


"Baiklah kita sudahi semua keheningan ini, dan berikan penawaran yang ingin kalian berikan."Ucap Abraham tanpa basa-basi.


kelima orang itu tersenyum penuh Makna lalu mulai mengeluarkan selembaran-selembaran kertas entah dari mana, Kevin adalah orang pertama yang menyodorkan selembaran kertas itu padanya.


Senyum diwajahnya membuat Ares sedikit bernostalgia"Ehm! Baiklah aku Tidak akan berbasa-basi! Bergabung keguildku dan kau akan banyak mendapatkan keuntungan!."Ucapnya lalu mulai menjelaskan keuntungan yang akan ia dapatkan.


seperti tidak mau ketinggalan keempat ketua Guild lain juga mengajukan selembaran yang berisi kontrak, Mereka semua menjelaskan keuntungan-keuntungan yang dirinya akan dapatkan.


Pada dasarnya setiap kontrak yang mereka tawarkan tidak jauh berbeda dengan yang lain, yang membedakan adalah Masa kontrak dan Item-item yang dirinya akan dapatkan. Mereka juga akan menjamin keselamatannya jika terjadi sesuatu dan disini tertulis ia akan mendapatkan Asuransi yang akan menanggung semua biaya pengobatannya.


'Hmmmm..... Ini semua cukup menarik namun sayang sekali aku tidak memiliki niat untuk bergabung kesebuah Guild.'Batinnya sambil menggelengkan kepalanya.


Ares sudah sendiri sudah membaca setiap kontrak yang diajukan secara teliti dan ia tidak menemukan kejanggalan apapun, ini berarti mereka tidak memiliki niat apapun untuk memperbudak dirinya.


"Jadi, Guild mana yang ingin kau masuki?."Ucap Andreas sambil meminum segelas kopi.


Keempat Ketua guild lain menunggu jawabannya, Ares dibuat pusing karena hal ini'jika kutolak kesannya malah akan membuat ku angkuh dan sombong, lebih baik aku berdalih saja.'Batinnya sambil menatap Keenam orang didepannya dengan wajah Tersenyum.

__ADS_1


"Maaf, bukannya aku ingin menolak, namun aku perlu memikirkan ini matang-matang terlebih dahulu, dan lagi Luka-luka yang aku dapatkan belum sembuh sepenuhnya."Ucap Ares.


Selena tersenyum tipis mendengar ucapan Ares"Kalau begitu, biarkan Para Priest diguild saya mengobati and dan anda tidak perlu khawatir dengan biaya karena ini kami lakukan secara gratis. kami tidak mau Hunter hebat seperti anda mati karena hal sepele."Ucapnya sambil tersenyum tipis.


Ketua guild lain menggigit bibir mereka"Cih! keduluan lagi."Gerutu Arthur sambil melipat tangannya.


Ares Tertawa Kecil sambil menggaruk-garuk Tengkuk lehernya"Biarkan saya menolak tawaran anda, Karena Saya sudah memiliki Item-item yang dapat menyembuhkan Luka-luka yang saya derita."


"Baiklah kalau itu yang kau mau. Aku tidak akan memaksa."Ucap Selena sambil mengalihkan pandangannya.


Percakapan mereka terputus sampai disitu dan Ares pamit undur diri sambil memberi permintaan maaf. Ia berjalan masuk kekamar Penginapannya.


"Dia orang yang cukup tanggap dari yang kukira."Ujar Kevin sambil tersenyum.


Mereka semua setuju atas apa yang dikatakan Kevin, mereka juga amat kaget sewaktu mendengar berita penyelesaian Lantai 1 tingkat kesulitan Chaos dan lagi Hunter itu menyelesaikan dengan seorang diri.


Area Boss itu hampir hancur dan banyak sekali bekas tebasan pedang Diseluruh area, Mereka juga menemukan banyak sekali bekas-bekas Sabetan Pedang hampir Diseluruh area Boss. mereka semua pada dasarnya adalah seorang Hunter yang berpengalaman.


Mereka bisa tahu cara Hunter menyelesaikan Lantai 1 berdasarkan jejak-jejak pertarungan yang ada disana, dari yang mereka lihat Ares membunuh Floor Boss seorang diri tanpa bantuan orang lain.


Tidak ada jejak pemakaian Magic Spell ataupun jejak Pengaktifan Skill tipe Aggro yang dapat menarik perhatian musuh, ini berarti Ares menyelesaikan Lantai ini tanpa bantuan Magic ataupun Skill-skill yang berkaitan dengan dengan Aggro.


Mereka semua saja memerlukan party yang berisi 32 Hunter tingkat tinggi untuk bisa menyelesaikan Lantai satu kesulitan Chaos. Dan itupun mereka telah kehilangan cukup banyak Hunter dari satu kali penyerangan.


Mereka semua tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan Hunter yang setara dengan Party yang berisi Hunter-hunter tingkat tinggi.


Ketua Abraham memijit keningnya"Aku lupa untuk memberitahunya untuk datang KeAsosiasi Hunter untuk perbaruan Kartu Hunter."Ucapnya sambil terkekeh kecil.

__ADS_1


"hadeh... Pak tua kau ini pikunan sekali sih! lebih baik kau beritahukan dia mumpung dia masih belum lama pergi."Ucap Arthur.


Ketua Abraham tertawa kecil"Tidak, aku tidak ingin menganggu untuk sekarang, Aku akan titipkan saja pada pemilik penginapan untuk menyampaikan ini padanya jika sudah keluar kamar nanti."Ucapnya sambil melihat sekeliling.


"Ketua Abraham, Kudengar kau sendiri yang mengujinya saat ia pertama kali mendaftar menjadi Hunter. Menurutmu apa JobClass nya?."Ucap Kerja Gandhi Yang selama ini duduk diam disana.


Ketua Abraham terdiam cukup lama"Hmmm..... dia memiliki kemampuan pengendalian Mana yang luar biasa hingga titik dia bisa memadatkan Mananya lalu diubah menjadi senjata-senjata yang dia mau, Dia juga memiliki kekuatan yang menurutku setara dengan Warrior Lvl 200. Mungkin?."Tuturnya sambil mengusap dagunya.


Mereka semua terbelalak mata mendengar penuturan Ketua Abraham. Terutama Selena yang sampai bangun dari kursi. Mereka semua tahu mengendalikan Mana adalah Hal yang cukup sulit karena diperlukan Kontrol Magic yang sesuai untuk tubuh.


Untuk bisa memadatkan Mana diperlukan tingkat konsentrasi yang tinggi dan tingkat pengendalian Mana yang tinggi Pula. karena diperlukan banyak Mana untuk bisa Membentuk Mana menjadi sebuah Benda.


Selena adalah salah satu orang dikerajaan Gottlich yang mampu memadatkan Mana namun ia masih belum terlalu mahir dalam bidang ini.


"Jika aku mendengar dari penuturan mu, Zero bisa dipastikan memiliki Jobclass Magic Warrior atau mungkin Magic Swordman."Ucap Selena.


kedua JobClass itu adalah campuran dari JobClass Warrior dan Mage, Orang-orang yang memiliki Jobclass ini biasanya adalah orang-orang yang memiliki kemampuan Magic dan bertarung yang mumpuni, dan lagi untuk bisa mendapatkannya JobClass ini Cukup sulit dibanding JobClass Magic Tipe Lain.


Mereka melipat tangan mereka masing-masing sembari memikirkan JobClass yang sebenarnya Zero miliki.


"Baiklah, sepertinya lebih baik kita pergi karena kita sudah menarik perhatian lebih banyak Orang."Ucap ketua Abraham sambil melihat kearah Kerumunan orang-orang yang ada diluar.


Mereka semua mengangguk setuju lalu memutuskan untuk membubarkan diri dengan rasa ganjil didalam hati mereka.


**************


"Akhirnya mereka pergi juga."Ucap Ares lalu duduk diatas Kasur. ia lalu mengeluarkan Kristal yang ia dapatkan.

__ADS_1


Ares rebahan terlebih dahulu dan ia bangun beberapa saat kemudian"Baiklah mari kita lihat peningkatan Stat yang apa yang terjadi."Ucapnya lalu mulai menyerap Kristal itu.


__ADS_2