
"sepertinya hari ini mau hujan"
"Ya, kau benar"
mereka berdua adalah Hunter yang ditugaskan untuk berpatroli didaerah-daerah yang sering dilalui monster.
Mereka berdua sering mendapatkan Quest seperti ini dari guild dan mereka sudah biasa melakukan hal ini, namun tempat biasa mereka berjalan saat ini memiliki iklim yang lembab dan teduh.
Namun sekarang tempat yang mereka lalui bersama saat ini hampir ditutupi Langit gelap yang terlihat Seakan-akan hendak hujan, dan lagi Suhu dingin mulai mereka rasakan.
"Kenapa Wilayah ini jadi seperti ini?. Apakah ini sering terjadi?."Ucapnya sambil melihat kiri dan kanan.
Temannya yang mendengar hal itu menggeleng kepalanya"Tidak, Kejadian seperti ini jarang terjadi disini dan lagi ini mengingat ku pada kejadian Waktu itu."
Temannya menaikkan alis"Apa yang kau adalah Tragedi 5 lalu?."Ucap temannya sambil bergidik ngeri.
Temannya hanya mengangguk"Ya, Ini sama persis ketika Tiamat bangkit."Ucapnya dengan nada rendah.
Tiamat adalah seekor Undead Dragon yang Pernah mengguncang kerajaan Gottlich dengan pasukan Undead yang ia bawa. Tiamat adalah seekor Dragon yang berubah menjadi Undead dari ritual Magic khusus yang dapat merubah Rasnya menjadi Undead.
Tiamat adalah Dragon yang dapat menghancurkan Kota-kota kecil yang ia lalui, Sisik yang jauh lebih keras dari baja dan nafasnya yang bisa membunuh Hunter Tank lvl 300 dengan sekali hembusan Nafas api.
Membuat Tiamat menjadi salah satu entitas yang mengancam Yggdrasil. Tiamat dulu hendak menyerang Kota Rutherford dengan pasukan Undead, namun lima Ketua Guild besar berhasil menghentikan hal itu dan menyegel Tiamat dengan sebuah Item tingkat tinggi.
Meski begitu kerusakan yang dialami kerajaan Gottlich amat lah berat, jutaan orang mati dalam peristiwa tersebut dan banyak dari mereka yang kehilangan tempat berlindung karena Tiamat menghancurkan kota mereka.
Sejak saat itu nama Tiamat dikenal sebagai Tiamat the Undead Dragon.
"Ugh.... Kuharap kejadian hal itu tidak terjadi lagi sekarang."
"Aku pun juga berharap Begitu."
Mereka Berdua melanjutkan patroli mereka sampai mereka Mulai memasuki tempat Tiamat disegel. nama tempat Tiamat disegel The Abyss of the Undead. Ditempat ini lah Lima Guild besar menyegelnya dengan item itu.
"Jadi ini tempatnya? Terlihat lebih mengerikan dari terakhir kali kuingat."Ucapnya sambil melihat jurang yang Menganga lebar itu.
__ADS_1
Jurang itu amat lebar dan mengeluarkan aura hitam dari dalam.
rekannya yang lain memandang jurang itu dengan mata menyipit"Ada yang aneh, Kenapa aura hitam dari dalam sana makin lama makin naik?."Ucapnya sambil melihat Aura hitam keluar dari jurang mulai naik kepermukaan.
Temannya yang lain menggaruk-garuk kepalanya"mungkin tertiup angin? Atau memang sudah begini dari dulu?."Ucapnya sambil memperhatikan jurang itu.
rekannya yang lain menarik pedangnya dengan wajah memucat, Ia mengarahkan bilah pedangnya kejurang itu.
"Hei Larilah menuju dan sampai jika Segel yang menyegel Tiamat telah rusak."
"Hah?! Apa maksudmu?."rekannya mencoba untuk berjalan namun ia malah didorong olehnya.
"CEPATLAH! LARI!"Teriaknya sambil menatap jurang itu.
Temannya hanya bisa lari secepat yang ia bisa meninggalkan rekannya, Tidak lama ia pergi Suara seperti retakan kaca keluar dari jurang itu.
Suara itu makin keras dan Suara Auman Dragon keluar dari dalam jurang, Dibarengi dengan keluarnya Undead-Undead dari dalam jurang.
"Sial! Sudah kuduga pasti akan Begini!."
"Kalau sudah begini apa boleh buat, Aku harus menahan mereka sampai bala bantuan tiba."Ucapnya lalu melesat kearah Gerombolan Undead itu.
Namun naas, Sebuah tombak menusuk menembus tubuhnya dan seketika ia mati disitu.
tidak lama ia mati. sebuah getaran yang asalnya dari jurang itu menggetarkan area disekitarnya. Getaran itu makin lama makin hebat dan sebuah Makhluk keluar dari jurang itu.
Itu adalah Seekor Dragon berwarna abu-abu dengan mata berwarna merah darah. Tubuhnya amat lah besar sampai-sampai Pasukan Undead yang keluar dari jurang mati kerena terinjak-injak.
Ia keluar dari jurang itu lalu memandangi langit yang mulai menghitam dan lalu ia tersenyum.
"AKU......KEMBALI....!!!!!!"Sebuah Teriakan keras menggetarkan langit dan Bumi keluar dari mulut Dragon itu.
Dragon itu melebarkan sayapnya lalu Terbang keatas langit, Ia Terbang lalu mengeluarkan Sinar Laser dari mulutnya yang membuat Langit terbelah karena nafasnya.
"Pasukan ku! Musnahkan Manusia! Bunuh mereka!."
__ADS_1
Dari dalam tanah keluar Undead-Undead dengan berbagai Tingkatan, Mereka semua berjumlah Ribuan dan dalam waktu sekejap memenuhi seluruh isi hutan. pasukan Undead dalam jumlah besar itu lalu berjalan dan setiap langkah yang mereka ambil membuat pohon-pohon disana menjadi layu.
Tiamat yang terbang diatas langit Tersenyum melihat pasukannya"Matilah kalian dalam penderitaan manusia."Ucapnya lalu terbang menjauh.
[ Tiamat The Undead Dragon Lvl 350+ ]
************
Ares duduk diatas Menara rumahnya sambil menatap tajam awan hitam yang sedang berjalan menuju kota. Jarak Antara awan itu dan kota bisa dibilang amat jauh namun kecepatan awan itu membuatnya khawatir.
"Damon, Eizen Bersiaplah kita akan pergi berperang."Ucapnya sambil menatap awan hitam itu dengan Khawatir.
"Tidak salah lagi, Itu adalah pasukan Undead dalam jumlah besar."Ucapnya sambil menatap tajam kearag Awan hitam itu menggunakan Teleskop jarak jauh yang baru ia buat.
Ares lalu turun dari menara rumahnya dan terbang kesana dengan cepat. Damon dan Eizen mengikutinya dari belakang sedangkan Ares mengeluarkan Sword of Erebus.
************
Berita tentang bangkitnya Tiamat telah tersebar kepenjuru Kerajaan Gottlich yang membuat kepanikan diantara mereka. Banyak warga yang mengungsi sejauh mungkin dan berlindung dari pasukan Undead Tiamat.
Asosiasi Hunter dan lima Guild Besar Bergerak cepat dengan mengirimkan Anggota-anggota Terbaik mereka untuk melawan Pasukan Undead Tiamat.
Guild-Guild lain juga mengirimkan anggota guild mereka yang lain untuk melawan Pasukan Undead Tiamat yang sedang berjalan kesini.
Satu Hari telah berlalu dan kerusakan yang disebabkan Pasukan Undead Tiamat telah terlihat, Pasukan Undead Tiamat telah menghancurkan banyak desa dan kota yang mereka lewati, Pasukan perlawanan yang dikirim lima Guild Besar hanya mampu mengulur waktu agar Warga yang Disekitar mereka bisa mengungsi secepatnya.
berdasarkan Penjelasan Ketua Abraham, Pihak kerajaan Gottlich telah mengirimkan pasukan dalam jumlah besar untuk ikut melawan dan kalau dihitung-hitung maka jumlah total pasukan yang mereka miliki sekarang.
Berjumlah Kurang dari 500.000 dan jumlah pasukan Undead Tiamat berdasarkan informasi yang assosiasi Hunter Dapat berjumlah 1.500.000 Pasukan Undead dan jumlah ini terus meningkat seiring banyak korban yang jatuh.
Lima Guild Besar dan Asosiasi Hunter dibuat kalang kabut karena hal ini, Banyaknya laporan-laporan yang datang membuat mereka sulit membuat rencana.
Maka dari itu mereka hanya bisa mengirim Anggota-anggota elit mereka untuk melawan Pasukan Undead Tiamat. Meski dibilang kalah jumlah namun banyak dari mereka yang berpikir optimis dan terus melawan balik.
Sementara itu Lima Guild besar, Pihak kerajaan Gottlich dan Asosiasi Hunter sedang membuat rencana perlawanan mereka.
__ADS_1