
"Gigantification? Skill apa? kenapa aku terasa familiar dengan namanya? apa aku pernah mendengar naka skill ini sebelumnya? Eeemmm lupakan! lebih baik aku lihat dahulu deskripsi skill ini."Ujarnya lalu melihat deskripsi skill yang ia dapatkan.
[ Gigantification
Tipe Skill : Aktif
Cooldown : 3 jam
Waktu Penggunaan : 5 menit
Dengan skill ini Stat Strength, Dexterity, Stamina dan Vitality dikalikan 10,5 dan tinggi anda bertambah 5 meter serta ukuran otot tubuh anda bertambah besar seperti Otot seorang Giant. namun sebagai gantinya anda tidak dapat menggunakan magic apapun dan MP anda akan tersegel selama skill ini aktif. ]
mata Ares berbinar melihat deskripsi dari skill ini, dia mengusap dagunya sambil memasang senyum lebar diwajahnya"Khahaha.. mengkalikan ketiga stat sampai 10 kali lipat? bukannya ini skill cheat namanya? Statku saja sudah tinggi bagaimana jika dikalikan 10? kahahahahaha.....aku beruntung!!! aku beruntung!!!."Ujarnya sambil tertawa keras, senyum diwajahnya semakin melebar dan semakin mirip dengan iblis.
Jujur saja stat Ares saat ini saja sudah tinggi bahkan Statnya jauh lebih tinggi dibandingkan Orang-orang berlevel 700 pada umumnya, jika dia menggunakan skill ini sama saja membuatnya menjadi seorang monster. meski efek sampingnya tidak dapat menggunakan magic dan MPnya tersegel selama dia masih memiliki Aura dan Chaos Energy itu tidak akan jadi masalah.
Ares lalu mengalihkan pandangannya kemayat Tarantula Steel Claw lalu menggunakan Void Eater untuk menkonsumsi Mayatnya lalu pergi dari sana tanpa mengatakan apapun.
Ares berjalan sambil sesekali melihat peta yang ada ditangannya, selama beberapa jam dia berjalan dengan peta ditangannya sebagai penunjuk jalan. hingga akhirnya dia berhenti dan mengerutkan keningnya melihat jalan yang ada didepannya.
"Apa ini?! seharusnya hanya ada satu jalan disini tapi kenapa bisa ada empat jalan?! sial!! ini pasti ulah monster-monster disini Membuat jalan seenak jidatnya saja!!."Gerutunya sambil sesekali menginjak-injak tanah karena kesal.
melihat jalan yang didepannya saja sudah dirusak bukan tidak mungkin semua jalan disini juga sudah dirubah, dengan ini peta yang ada ditangannya menjadi tidak ada gunanya. Ares melempar peta itu kebawah lalu menginjak-injak sambil mengatakan sumpah serapah.
Ares berhenti sesaat lalu mengusap dagunya"Jika seperti ini aku tidak punya pilihan lain selain mengikuti arahan dari alam."Ares mengambil tongkat lalu meletakkannya Ditanah dengan posisi menancap.
tidak lama kemudian tongkat itu mulai bergoyang-goyang dan akhirnya jatuh, Tongkat itu jatuh kearah jalan yang ada dipaling ujung, Ares lalu tersenyum"Yosh!!! berarti aku hanya tinggal kesana!!."Ares berlari dengan semangat empat lima kearah tongkat itu jatuh.
**************
__ADS_1
Ares menatap Monster-monster yang tidak jauh darinya, mereka sedang berbaris rapi layaknya seorang Prajurit sambil menatap keempat sosok yang ada didepan mereka.
empat ekor Dragon yang kulitnya seputih salju berdiri dengan gagah didepan Monster-monster yang berbaris rapi itu. Ares menyipit matanya dan menemukan beberapa ekor dragon lain dibelakang mereka yang ukurannya lebih kecil.
"Melihat dari situasinya saat ini sepertinya mereka sedang melakukan pertemuan. dan jika aku lihat-lihat lagi sepertinya Dragon-dragon disana merupakan Istri-istrinya dari Ice Dragon Lord sementara yang ada dibelakang mereka sepertinya anak-anak mereka. tapi dimana Ice Dragon Lord?."Ujarnya pelan sambil mengawasi mereka semua dari kejauhan.
Sebelumnya, dia tidak sengaja menemukan tempat ini setelah mengikuti Monster-monster Humanoid yang berjalan secara bergerombol, dengan mengikuti mereka Ares tiba ditempat ini secara tidak sengaja.
"Aku cukup beruntung tidak langsung membunuh mereka, Ohhh?! jadi dia Ice Dragon Lord?."Ujarnya sambil tersenyum.
Seekor Dragon raksasa berjalan dengan langkah pelan, disekitarnya terdapat hawa dingin yang cukup untuk membuat Monster-monster disana kedinginan. dia berdiri dengan dan menatap rendah monster-monster yang ada didepannya.
"Berlututlah kalian makhluk-makhluk rendahan!."Suara dingin yang dipenuhi kekuatan terlontar dari mulutnya, rasa intimidasi luar biasa keluar dari tubuhnya yang membuat semua monster-monster disama bergidik ketakutan dan berlutut didepannya.
Ice Dragon Lord mendengus senang dan menatap angkuh mereka semua, dia seperti seorang bangsawan besar yang memandangnya rendah semua mahkluk yang dia lihat.
"Wajar sih diangkuh, karena pada dasarnya ras dragon sangat membanggakan diri sebagai ras terkuat dan mereka berdiri dipuncah rantai makanan. terlebih lagi dia memiliki darah True Dragon lord yang mengalir didalamnya nadinya."Gumamnya pelan.
salah satu dari mereka maju lalu berbicara dengan lantang dan tegas, Ares hanya bisa mendengarkan dari belakang sambil sesekali mengusap dagunya dan mengangguk-angguk.
"Hhmm.. jadi seperti ya? ini cukup rumit tapi disatu sisi sangat menguntungkan bagiku."
perseteruan antara Ice Dragon Lord dengan Frost King sudah mencapai puncak dan saat ini mereka sedang mempersiapkan segala keperluan untuk berperang dengan Frost King. jujur saja situasi ini sangat menguntungkan baginya karena jika salah satu dari mereka mati atau terluka itu membuat keuntungan yang sangat besar baginya.
"Dengarkan ini baik-baik, setelah perang selesai aku berniat untuk melebarkan sayapku dan menguasai daerah-daerah diluar Jajaran pegunungan ini. aku sama sekali tidak berniat untuk terus terkurung disini selama sisa hidupku! Aku ingin kita bisa bebas dari sini Setelah kita memenangkan perang ini! jadi kerahkan seluruh kekuatan kalian dalam peperangan kalian ini!!!."Suara tegas dan dingin bergema ditelinga mereka.
suara itu merupakan suatu ciri khas yang hanya dimiliki penguasa yang memerintah dalam waktu lama, dengan sangat cepat suara itu membangkitkan semangat para monster dan mereka berseru kencang menyuarakan nama Ice Dragon Lord berkali-kali hingga suaranya membuat area disana bergemuruh karena suara mereka.
Ice Dragon Lord membusungkan dadanya lalu mengeluarkan Auman keras sebagai tanda peperangan akan segera dimulai, Istri-istri dan anak-anaknya melihat Ice Dragon Lord dengan bangga.
__ADS_1
"Sungguh keangkuhan yang luar biasa, tapi inilah yang menarik, semakin dia memandang tinggi dirinya semakin sakit pula saat terjatuh nanti."Ujarnya sinis lalu mengambil Magic Scroll didalam Storage Boxnya.
Magic scroll ditangannya merupakan salah satu magic scroll yang berisi mantra magic High Tier { Atomic Particle Explosion }. Ares tersenyum tipis"Bersenang-senang selagi kalian bisa karena kesenangan kalian akan sirna sebentar lagi."Ujarnya lalu Magic Scroll ditangannya lenyap terbakar api.
Dia memasang para monster sebagai target bidikannya, seketika itu Magic Circle raksasa muncul diatas mereka lalu memuntahkan banyak sekali Partikel-partikel cahaya.
Para monster tertegun melihat partikel-partikel itu dan mengira ini hadiah dari Ice Dragon Lord, sementara disisi lain Ice Dragon Lord berseru panik menyuruh mereka untuk lari secepatnya namun, kecepatan turun Partikel-partikel cahaya itu lebih cepat dari perkiraan.
Ketika partikel-partikel Cahaya itu jatuh ketubuh monster-monster atau ketanah, Seketika itu rentetan ledakan-ledakan luar biasa kuat terdengar dari segala penjuru, Partikel-partikel cahaya itu meledak ketika bersentuhan dengan sesuatu yang daya ledaknya cukup membunuh ratusan monster dalam sekali waktu. Rentetan-rentetan ledakan besar terdengar diseluruh tempat dan akibat dari Ledakan itu membuat Pegunungan Gerfroren bergetar dan mengakibatkan longsor salju dibeberapa bagian.
Rentetan-rentetan ledakan besar itu menyebabkan banyak sekali Monster mati tanpa meninggalkan apapun karena saking kuatnya ledakan tadi, banyak Monster-monster yang terluka parah dan kebanyakan dari mereka kehilangan anggota tubuh mereka, banyak sekali anggota tubuh yang berserakan dimana-mana karena ledakan tersebut.
Hampir 60% dari total monster yang ada disana musnah atau mati sementara sisanya terluka parah sementara sisanya lagi selamat karena bisa melarikan atau jauh dari sana.
Ice Dragon Lord menatap kekacauan yang ada didepannya dengan murka"SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI!!!!!."Suaranya bergema disana. kemurkaannya karena bidak-bidak caturnya musnah membuat kemurkaannya semakin membara.
"Kekeke....Hahahahah....Hahahahahaha...."Suara tawa bengis dan dingin bergema disana.
"Hahahaha...Raizel bagaimana hadiah yang kuberikan kepadamu ini? menakjubkan bukan? Hahahahahaha.... Raizel!!! bersenang-senanglah selagi kau bisa karena sebentar lagi aku akan membuatmu dan seluruh keturunanmu musnah dari dunia!!! hahahahahahaha....."Suara dingin dan bengis itu menghilang.
Ice Dragon Lord menggertak giginya dan hawa dingin luar biasa keluar dari tubuhnya dibarengi dengan Nafsu membunuh yang begitu pekat.
"WINTER!!! AKU BERJANJI ATAS NAMA DRAGON EMPEROR AKAN MEMBUNUHMU DENGAN KEJI!!!!...."Suara keras dibarengin Auman nyaring terlontar dari mulutnya.
Ares yang melihat semuanya dari kejauhan tidak bisa tidak tersenyum lebar melihat reaksi Ice Dragon Lord serta kekacauan yang ada didepannya.
"Sekarang tinggal menunggu waktu saja. Kekekek... Frost King maafkan aku karena sudah memfitnahmu ya, hahahahah...."Ujarnya sambil tertawa kecil lalu menghilang dari sana tanpa jejak.
sementara itu diistananya, Frost King sedang duduk sambil melihat-lihat berkas-berkas ditangannya hingga ia bersin-bersin beberapa kali yang membuatnya terheran-heran"Apa ini? apa ada seseorang yang sedang merindukanku atau sedang membicarakanku? atau aku sekarang terkena Flu?."Ujarnya heran.
__ADS_1
Riki yang tidak jauh darinya hanya bisa terdiam sambil membatin'Apa makhluk dengan Resistensi es yang hampir mutlak bisa terkena Flu?.'Batinny keheranan.