
Setelah Ares sadar dia langsung mengambil alih semua pekerjaannya yang menumpuk saat dia koma, selama dirinya koma Delta menggantikan dirinya mengurus semua pekerjaannya dan dibantu oleh bawahannya yang lain. karena kerja keras mereka membuat pekerjaannya menjadi lebih ringan karena sudah beberapa sudah ditangani.
Disisi lain saat Ares koma para Kepala keluarga cabang mencoba segala cara untuk membuat Ares lengser dari kursi pewaris, mereka membawa Priest, dokter atau tabib untuk mengecek keadaan Ares dan memberikan laporan palsu jika Ares tidak akan pernah bangun. namun karena tindakan mereka Catherine yang saat itu sedang dalam kondisi marah besar langsung membunuh utusan yang datang.
Bukan cuma membunuh utusan dari Kepala keluarga cabang, Catherine juga membunuh serta memporak-porandakan kediaman mereka yang menuntut Ares lengser dari Kursi pewaris. 10 Kepala keluarga cabang beserta keluarga mereka dibunuh dengan cara dibombardir dengan magic { Mass Destruction Detonation Magic } yang membuat mayat mereka tidak ditemukan karena sudah berubah menjadi debu.
Setelah itu dengan kekuasaan Gerald dan Richard mereka menekan kekuasaan Kepala keluarga cabang yang menentang Ares menjadi pewaris, mereka mencopot semua kekayaan dan kekuasaan mereka sampai mereka menjadi seperti rakyat jelata. namun kabar baik untuk Kepala keluarga cabang yang mendukung Ares menjadi Kepala keluarga.
Karena mereka yang mendukung diberikan banyak sumber daya dan dukungan penuh dari keluarga Utama, meskipun begitu Gerald dan Richard memerintahkan Divisi Nightmare, Divisi Godslayer dan Divisi Dragon Slayer untuk memusnahkan mereka yang masih batu menolak Ares sebagai Kepala keluarga, setelah itu memerintahkan Divisi Heavenly Dragon dan Divisi Evil Eye's untuk mengawasi Kepala keluarga cabang yang memberikan dukungan.
Dengan ini pembasmian besar-besaran terhadap Kepala keluarga cabang yang menolak dilakukan selama seminggu, setelah dicari tahu terdapat 12 Kepala keluarga cabang yang menolak Ares menjadi Kepala keluarga Utama dan nasib mereka sudah ditentukan. mereka dibom menggunakan magic { Mass Destruction Detonation Magic } yang membuat tubuh mereka menjadi abu.
Para Kepala keluarga cabang yang awalnya berencana menentang langsung memihak dan mendukung Ares, namun mereka semua langsung mati setelah menyuarakan dukungan. bagi Gerald, Richard dan Catherine sekali mereka berpikir untuk berkhianat mereka pasti akan berkhianat suatu hari nanti, dari pada membiarkan mereka berkembang menjadi lebih kuat lebih baik memotong hingga ke akar-akarnya.
Terdapat banyak orang yang menjadi korban dalam pembasmian besar-besaran ini, Anak Kecil, Orang tua, Perempuan sampai ibu hamil dimusnahkan sampai jadi abu dan setelah dihitung setidaknya sepuluh ribu orang tewas dalam pembasmian ini beserta 23 Kepala keluarga cabang yang menentang atau awalnya berniat menentang. meskipun begitu Gerald, Richard dan Catherine masih memberikan kesempatan kedua kepada orang-orang.
Orang-orang itu selamat karena bakat, kemampuan dan kepintaran mereka yang dinilai layak mendapatkan kesempatan kedua, meski begitu mereka mendapatkan Cap sebagai pengkhianat dan akan selalu hidup dalam bayang-bayang ketakutan luar biasa serta akan diperas habis-habisan sampai mereka mati.
Setelah Pembasmian besar-besaran selama seminggu Para Kepala keluarga cabang yang awalnya memilih netral langsung memberikan dukungan kepada Ares dan memberikan banyak harta serta sumber daya sebagai hadiah. disisi lain terdapat beberapa Kepala keluarga cabang yang masih bersikap netral namun tidak dianggap pengkhianat namun, masih berada dalam pengawasan mereka bertiga.
__ADS_1
******************************
Hutan yang dipenuhi pepohonan rimbun sejauh mata memandang dengan aroma pohon dan tanah serta pemandangan pegunungan Eruptivgestein yang berada jauh membuat tempat ini terasa indah dan begitu menyegarkan, tempat ini terasa begitu cocok untuk dijadikan tempat wisata alam atau camping.
Tapi sebenarnya tempat ini dulunya adalah sarang Monster-monster ganas dan berlevel tinggi bahkan saking banyak monster-monster disini Tempat ini sampai diberi julukan Forest of Fierce Monsters.
Namun itu dulu sekarang tempat ini tidak lebih dari sebuah hutan setelah Ares beserta bawahannya dan Divisi Divine Phoenix melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap Monster-monster yang ada disini, sekarang tempat ini hanyalah sebuah hutan asri dengan pemandangan indah.
Damon berdiri disamping Ares menatap lurus kedepan, terdapat senyum misterius diwajah Tuannya yang membuatnya bertanya-tanya, apa yang akan Tuannya lakukan?.
"Tuan berdasarkan Survei yang kami lakukan selama beberapa waktu terakhir, tempat ini cocok untuk dijadikan kota dan tempat Pohon Dunia tumbuh, melihat tempat ini sendiri cukup strategis untuk dijadikan sebuah kota..."
Sebelumnya para bawahannya mengambil alih tugas untuk mensurvei tempat-tempat yang cocok dijadikan kota dan tempat Pohon Dunia tumbuh, setelah mensurvei banyak tempat-tempat diutara tempat ini dipilih, setelah dilakukan pemangkasan jumlah monster barulah tempat ini menjadi pilihan.
"Tuan jadi apa yang sekarang harus kami lakukan?."
"Huh? kau cukup diam disitu, aku akan menumbuhkan Pohon Dunia sekarang."
Damon tersedak nafas"Sekarang?! apa tidak terlalu mendadak?!."Ujar panik.
__ADS_1
Ares menggelengkan kepalanya"Tidak itu tidak terlalu cepat."Ares mengangkat tangannya lalu mengaktifkan Skill [ Summoning The World Tree ].
Seketika tanah disana bergetar hebat dan dari bawah tanah keluar tunas pohon yang pada awalnya kecil sekarang menjadi sangat besar hanya dalam beberapa kedipan mata, dalam waktu kurang dari satu menit sebuah Pohon Raksasa muncul tidak jauh dari mereka.
Pohon dengan tinggi lebih dari 100 meter dengan dahan pohon raksasa yang menjulang tinggi kelangit dan akar-akar yang mencuat keluar muncul di depan mereka, disana terdapat sebuah Istana besar berwarna putih yang menempel pada Pohon Dunia.
Istana itu terlihat begitu megah dan mewah dengan tangga kayu yang mengitari Pohon Dunia dengan kilaun cahaya dari pantulan sinar matahari membuat istana itu terlihat megah, indah dan mewah.
Dari kejauhan Pohon Dunia terlihat menjulang tinggi menembus langit dengan dahan pohon raksasa dimana-mana.
Damon yang ada disitu tidak bisa tidak berdecak kagum melihat Pohon Dunia dan Istana yang ada disisinya, sementara Ares banyak berkeringat karena mensummon Pohon Dunia"Aku...tidak...mengira...mensummon Pohon Dunia akan menghabiskan banyak energi..."Ujarnya dengan wajah berkeringat dan sedikit pucat.
"{ Full Recovery }!."Seketika rasa capek yang ia rasakan sirna.
Ares hanya diam memandangi Pohon Dunia yang ada didepannya lalu berkata"Dengan tumbuhnya Pohon Dunia akan membuat Utara menjadi pusat perhatian Yggdrasil, pada saat itu gunakan rencana yang kita buat sebelumnya. mengerti?."Ujar Ares melirik Damon.
"Mengerti Tuan!! saya akan mengkordinasikan hal ini pada yang lain secepatnya!!!."Seru Damon penuh semangat.
Ares mengangguk puas"Bagus dengan ini semuanya akan berjalan sesuai rencana, sekarang tinggal melihat apa terjadi selanjutnya..."Ares Tersenyum penuh makna.
__ADS_1