
Ares, Damon, Eizen dan Mary memicingkan mata mereka melihat pemandangan didepan mereka sekarang, didepan mereka sekarang terdapat banyak mayat elf yang berserakan didalam hutan dengan bekas luka tusukan dan tebasan pedang. dan juga diantara mayat-mayat elf terdapat beberapa Mayat dark elf yang kondisinya jauh lebih mengenaskan.
Seluruh tubuhnya dipenuhi anak panah dengan anggota tubuh yang tidak lengkap, Mary memasang wajah pahit sementara yang lain hanya terdiam melihat pemandangan didepan mereka.
"Melihat dari Mayat-mayat ini yang masih terasa hangat, perkiraanku mereka terbunuh sekitar sejam atau dua jam yang lalu."Ucap Damon sambil memeriksa suhu tubuh Mayat-mayat tersebut.
Ares menghela nafas berat dan menepuk-nepuk bahu mary lalu berkata"bukan waktunya bersedih sekarang, mereka pasti belum jauh dari sini."Ucapnya pelan, dia mencoba menyemangati Mary. Mary hanya tersenyum dan mengangguk pelan lalu mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka.
sepanjang perjalanan, mereka banyak menemukan anak panah yang menancap Dipohon atau ditanah yang jika Ares hitung jumlahnya bisa belasan ribu anak panah. ia tidak tahu kenapa pasukan elf sangat boros dalam menggunakan anak panah.
Setelah berjalan 30 menit, jejak para elf menghilang begitu saja seolah mereka terbang atau menghilang dari sini. namun tidak dengan jejak dark elf yang masih terlihat meskipun tersamarkan.
Ares memperhatikan jejak kaki yang tersamarkan tersebut lalu berkata"Kelompok Dark elf membelah diri menjadi dua kelompok namun mereka memiliki tujuan yang sama, aku tidak tahu mereka mau kemana tapi berdasarkan perkataan para pepohonan mereka mengarah kesana."Ucapnya sambil menunjuk kearah selatan tepatnya kearah perbukitan batu.
Mary menahan nafas melihat Ares menunjuk kearah selatan, Ares yang melihat Mary mengetahui sesuatu lalu bertanya"Mary apa kau tahu kemana mereka pergi?."Tanyanya. Ares mendekat kearahnya.
Mary menganggukkan kepalanya"sepertinya saya tahu mereka kemana, tempat yang mereka tuju adalah sebuah benteng yang ditinggal yang ada dibalik perbukitan batu disana. cukup sulit untuk kesana karena medannya yang terjal dan curam serta bebatuan yang licin membuat cukup Sulit untuk kesana. namun disatu sisi tempat itu merupakan tempat teraman dibandingkan tempat-tempat yang lain."Jelasnya sambil memandangi perbukitan batu yang jauh darinya.
Ares mengangguk setuju mendengar hal tersebut, tapi jika dipikir perlu waktu setidaknya seminggu untuk mereka sampai kesana karena mereka harus melewati banyak rintangan untuk sampai kesana, ditambah dengan mereka yang diburu pasukan elf membuat jumlah mereka kian berkurang seiring waktu.
'Aku tidak bisa membiarkan mereka mati begitu saja, setidaknya aku harus menyelamatkan banyak dari mereka sekarang.'Batinnya sambil mengusap dagunya. perlu banyak waktu untuk menemukan keberadaan mereka ditambah lagi harus berurusan pasukan elf bersenjata lengkap.
__ADS_1
Ares bisa menebak kelompok dark elf tidak akan bisa bertahan lama dengan persediaan makanan yang mereka bawa, dan lagi persediaan makanan itu harus dibagi dua saat ini..
"Mary, berapa jumlah total seluruh dark elf saat ini?."Tanyanya.
Mary memiringkan kepalanya lalu menjawab"Mungkin sekitar 15.000 dark elf namun, melihat dari korban jiwa yang kita temukan sebelumnya kemungkinan besar sekitar 14.500an dark elf."jawabnya singkat.
Ares mengangguk puas mendengar jumlah dark elf yang sangat besar menurutnya, sekarang dia berpikir untuk membagi kelompok menjadi dua saat ini. hal ini dia lakukan agar mempercepat proses menemukan kelompok dark elf yang terbelah.
Ares menyuruh mereka berkumpul dan menjelaskan rencana yang dia buat, tidak ada penolak dari mereka dan dibuatlah tim tersebut.
Ares bersama dengan Damon, sementara Mary bersama dengan Eizen.
"Baru setelah itu kita akan berkumpul dititik yang telah ditentukan, setelah aku serahkan penjelasannya kepadamu karena mereka pasti perlu penjelasan tentang kau yang mengakuiku sebagai Tuanmu. oh?! dan jangan lupa hindari pertarungan sebisa mungkin karena tugas kita adalah menyelamatkan bukan berperang, ditambah kau membawa dua bayi sekarang. paham kalian semua?."jelasnya sambil duduk dibatang pohon yang telah roboh.
Mereka semua saling memandang dan mengangguk"Paham tuan!."Ucap Ares serentak. ares mengangguk puas menanggapi hal tersebut lalu bangkit dan melihat ke langit. Langit yang mulai berubah warna menjadi tanda malam sudah dekat.
"Kita harus bergerak sekarang karena hari sudah mulai gelap."
Damon berjalan dan berdiri disampingnya sementara Eizen berdiri didekat Mary, sebelum mereka berpencar Ares berpesan kepada Eizen untuk menjaga Mary dan kedua bayi itu dan memprioritaskan mereka bertiga. setelah itu mereka berpencar ke masing-masing jejak kelompok dark elf yang mereka tuju.
"Damon gunakan skill penyembunyian diri milikmu."ucapnya pelan, dan menggunakan skill Perfect Stealth miliknya dan Damon menggunakan skill Shadow Of Concealment miliknya.
__ADS_1
Dengan kecepatan penuh mereka menyusuri jejak kelompok dark elf, hingga pada akhirnya jejak tersebut menghilang dan sama sekali tidak bisa dilacak. Damon bahkan menggunakan magic scroll berisi mantra pelacakan Tingkat menengah namun tidak berefek sama sekali.
"....mmmm.... mereka sepertinya memiliki Mage yang cukup ahli sampai mantra magic pelacakan tidak dapat menemukan mereka, apa yang harus kulakukan sekarang?."Gumamnya sambil duduk disalah satu dahan pohon.
Sebelumnya dia mengirimkan Delta dan Gamma untuk menjaga Mary dari jarak dekat dengan menggunakan skill Perfect Stealth, ini dia lakukan untuk mencegah Sesa yang tidak dinginkan terjadi. Ares mengusap dagunya lalu berkata"Zeta, Epsilon."Ares menggumamkan nama kedua Clonenya.
"Ya tuan!."Zeta dan Epsilon muncul didepannya. mereka berlutut dihadapannya.
"Zeta kau cari kelompok dark elf sementara Epsilon kau cari pasukan elf dihutan ini, beritahu aku jika kalian menemukan salah satu diantara mereka."
Epsilon mengangkat tangannya seolah-olah bertanya"Tuan, bagaimana jika kami menemukan mereka sedang berperang? apakah kami harus membantu salah satu dari mereka?."Tanya Epsilon.
Ares mengangkat satu alisnya, dia sebelumnya tidak pernah melihat Clone yang bertanya kepadanya namun sepertinya Epsilon Kasus khusus. Ares hanya tersenyum lalu berkata"jika kalian menemukan kelompok dark elf diserang oleh pasukan elf atau apapun itu, bantu mereka tanpa ketahuan. mengerti?."Ares menatap kedua Clonenya.
mereka semua mengangguk lalu menghilang dari sana seolah-olah tidak ada, Ares menghela nafas pelan dan bangkit dari tempat duduknya"Baiklah mari kita cari mereka, karena malam adalah waktu yang tepat untuk mencari mereka, karena tidak mungkin mereka bergerak dalam gelap."Ares sedikit meregangkan tubuhnya
lalu mengambil ancang-ancang lalu melompat sangat tinggi keatas, dirinya melompat begitu tinggi sampai seluruh permukaan hutan terlihat jelas dimatanya ditambah lagi Indranya berkali-kali lipat lebih tajam saat didalam hutan.
"Hmm...dimana mereka?."Ucapnya sambil memperhatikan hutan tersebut dari atas langit. Ares memicingkan matanya dan melihat cahaya dibarengi dengan asap yang jaraknya cukup jauh darinya. Ares dengan mata tajamnya bisa merasa banyak sekali Makhluk sedang berkumpul disana.
Ares Tersenyum lalu berkata"Ketemu!."
__ADS_1