
Ulbert dan Yuto mengawasi Pasukan kerajaan Astria dari kejauhan, didepan mereka terdapat sebuah cermin yang menunjukkan gambar pasukan tersebut dengan jelas. ini adalah salah satu magic Supervision yang bernama { Surveillance Mirror }. dengan sihir ini mereka berdua tidak perlu turun tangan langsung untuk mengawasi pasukan elf dari jarak aman.
"Wooaahhhh... Banyak sekali elf yang ada disana, apa mereka benar-benar mau mengerahkan pasukan sebanyak itu hanya untuk membunuh Dark yang ada didalam hutan? jumlah ini menurutku terlalu banyak menilai Populasi Elf diyggdrassil saja cukup sedikit."Ucap Yuto sambil melihat Cermin didepannya.
Memang benar, jumlah populasi elf Diyggdrassil jauh lebih sedikit dibandingkan Ras-ras lain seperti Beastman dan semacamnya. itu karena Ras elf dikenal sangat sulit untuk hamil yang membuat populasi mereka jauh dibawah ras lain Padahal mereka bisa dibilang ras unggul.
Ulbert mengangguk setuju, menurutnya juga mengerahkan pasukan sebanyak ini sangatlah berlebihan untuk karena Lawan perang mereka adalah Ras yang memiliki populasi dibawah 20.000.
"Pasti ada alasan dibalik semua ini, tidak mungkin orang yang dikenal sebagai Elves king bertindak gegabah sekarang. pasti dia memiliki maksud tersembunyi sekarang."Ucapnya berpendapat. bukan cuman dirinya saja yang berpikir seperti ini, Tuan mereka juga mencurigai terdapat sesuatu dibalik semua ini.
tapi informasi mereka terlalu sedikit untuk bisa membuat kesimpulan, Ulbert dan Damon juga berusaha keras untuk mendapatkan berbagai macam informasi tapi, kerajaan Astria memiliki System yang cukup rumit yang membuat mereka hanya mendapatkan informasi yang terpecah-pecah.
"Sulit untuk menyimpulkan semua ini dengan informasi yang kita miliki saat ini, Aku akan mengerahkan lebih banyak lebih banyak Undead intelijen untuk mendapatkan informasi lebih."
"kalau begitu aku akan menyisir daerah-daerah sekitar sini dulu, pinjamkan beberapa Undeadnu terlebih dahulu."
Ulbert lalu mensummon 30 Undead-Undead tingkat menengah yang memiliki kemampuan Stealth dan penyerangan diam-diam. Yuto lalu pergi dari sana ditemani Undead-Undead itu sementara Ulbert tetap disana mengawasi keadaan pasukan elf dari cermin tersebut.
"Mari kita lihat sejauh apa tindakan pengamanan mereka saat ini."Ulbert mengarahkan pengelihatan Cermin tersebut lebih jauh sampai ketempat Tenda Elves king dan putra mahkota berada.
Tiba-tiba Cermin tersebut pecah berkeping-keping, Ulbert sama sekali tidak kaget melihat hal tersebut dan sudah menduga ini akan terjadi.
"Seperti yang kuduga, mereka memasang banyak mantra magic pertahanan dan mantra magic Anti-surveillance ditempat-tempat penting. disituasi normal aku akan panik dan kaget tapi melihat lawanku adalah Elves king ini bisa dimaklumi. lebih baik aku pergi dari sini dulu sebelum mereka datang."Ucapnya lalu Bangkit dan dibawah kakinya terdapat lingkaran Magic besar"{ Teleportation }."Ulbert menghilang dari sana meninggalkan keheningan saja.
Tidak lama setelah di pergi, beberapa elf datang ketempat itu dan menggeledah seluruh tempat itu.
__ADS_1
"Yang Mulia! orang yang memata-matai kita sudah kabur menggunakan sihir teleportasi, melihat dari reaksi Mana disini sepertinya dia belum pergi lama dari sini."Ucap salah seorang elf kepada elf didepannya.
elf yang dia ajak berbicara barusan adalah Elves king Edison. Rambut putih panjang dengan wajah tampan namun terlihat dingin. dia dengan cepat menyuruh para elf yang lain untuk menyisir dari jarak 10 km dari sini.
Elf-elf tersebut melaksanakan tugas mereka sementara Edison hanya diam disana.
dia menggerakkan hidungnya seperti sedang mengendus sesuatu"Bau apa ini? kenapa baunya begitu busuk seperti mayat? Aroma ini jangan-jangan adalah milik seorang Black Mage atau Necromancer. ya pasti salah satu dari itu."Ucapnya yakin lalu menyentuh tempat cermin tadi berada.
"Orang yang memata-mataiku pastilah bukan orang biasa, dia bisa menggunakan Sihir Supervision padahal disekitar sini sudah dipasang banyak magic Anti-surveillance tapi, bagaimana bisa dia menggunakan magic Supervision dari jarak seperti ini?."Ucapnya penasaran.
Menurutnya sendiri, orang yang memata-matainya pastilah orang yang memiliki Spesialisasi sebagai seorang Mage tipe Supervision yang membuat Magic Anti-surveillance menjadi tidak bekerja, namun melihat Magic Anti-surveillance masih bekerja barusan membuatnya bertanya-tanya.
Setelah dia berpikir beberapa saat hanya satu yang dia bisa pikirkan.
sebenernya ada banyak yang dia pikirkan tapi hanya beberapa yang mungkin terjadi, ini masih belum pasti tapi tidak ada salahnya membuatnya pendapat seperti ini.
"Huh! aku tidak tahu siapa dia tapi di cukup berani untuk mengusikku, yang berarti dia memiliki orang-orang kuat dibelakangnya. Huh? aku penasaran siapa mereka."Edison pergi dari sana dengan menggunakan sihir teleportasi juga.
jauh dari sana, Ulbert Diteleportasikan kesebuah tempat yang tidak asing baginya. ini adalah Desa dark elf suku Oakheart tinggal dulu yang sekarang hanya sebuah tempat penuh tragedi saja.
"Fufufu...cepat tanggap juga dia ya? langsung mengirim pasukan dalam jumlah cukup banyak setelah mengetahui tempat persembunyianku, Elves king bukanlah seseorang yang bisa disinggung begitu saja melihat kekuatan dari Negera ini serta dirinya sendiri. meski Mary sudah tidak menjabat tapi kekuatannya tidak bisa dianggap remeh."Ucapnya pelan.
Ulbert memang mengetahui Edison memang kuat tapi kekuatannya saat ini tidak setara dengan Mary dalam keadaan penuh. kekuatannya kali ini hanya bisa dianggap sebagai kuat namun tidak lemah. yang membuatnya kuat bukanlah kekuatannya tapi kelicikan dan Kepintarannya yang tidak bisa ditebak.
"haha... mari kita lihat siapa yang jauh lebih licik disini."Ia menggenggam Erat Staffnya dan melihat kelangit lalu mengirimkan pesan keundeadnya untuk memberitahu kondisinya.
__ADS_1
sementara itu ia menulis surat kepada Tuannya untuk secara langsung turun tangan dalam urusan ini. dia ingin menggunakan kekuatan penuhnya hanya untuk sekali ini saja. setelah mengirimkan surat tersebut Ulbert melanjutkan aktifitasnya seperti biasa yaitu mengawasi pergerakan pasukan elf dari jauh.
Jauh didalam hutan Ares sedang duduk bersama dark elf lain yang sedang duduk disekitaran api unggun, mereka membakar daging dari binatang yang mereka tangkap untuk dijadikan makanan dan Ares ikut serta kali ini.
dengan membakar daging kelinci yang dia dapatkan lalu dilumuri lelh bumbu rahasianya, dia membakar kelinci tersebut yang membuat bau dari kelinci bakar tersebut menyebar ke sekitarnya. para dark elf menatap kelinci bakarnya dengan mata berbinar.
"Woahh.. Tuan! Bumbu apa yang kau lumuri sampai baunya sangat harum seperti ini? pasti rasanya sangat enak!."Ucap salah seorang dark elf yang melihat kelincinya dengan mata berbinar.
Ares tersenyum bangga"Kukuku...aku sudah tahu kalian akan berkata seperti itu, kalian sepertinya belum tahu bumbu rahasia yang aku buat dan kesempurnakan sangat lama, butuh kesabaran untuk bisa menyempurnakan bumbu ini dan jadilah seperti yang sekarang. pakailah sesuka kalian!."Ares melemparkan botol berisi bumbu rahasianya tersebut.
dengan segera botol bumbu itu menjadi bahan rebutan dark elf lainnya, mereka menggunakan ketangkasan dan kecepatan mereka untuk bisa mendapatkan botol berisi bumbu rahasia itu hingga, pada akhirnya Fiora berhasil mendapatkannya tanpa kesulitan apapun.
dia langsung memakai semua bumbu dibotol itu lalu membakar daging buruannya sendiri, tidak lama dari itu Aroma yang sama persis dengan aroma daging Kelinci bakar Ares menyebar. para dark elf lain hanya bisa merasa iri dengan sementara yang lain hanya bisa makan daging buruan mereka dengan mencium aroma wangi tersebut.
Ares hanya bisa terkekeh pelan melihat pemandangan tersebut, Damon menghampirinya lalu membisikkan sesuatu lalu dia bangkit dan pergi dari sana.
"Tuan, berdasarkan Surat yang dikirim Ulbert dia berkata : ingin menggunakan kekuatan penuhnya untuk mengalihkan perhatian agar kita bisa kabur dengan aman, sementara itu untuk Dark elf-dark elf yang menjadi tahanan pasukan elf Ulbert dan Yuto akan bekerja keras untuk membawa mereka kembali."Ucapnya sambil membaca surat ditangannya.
Ares hanya mendengarkan sambil merenung. membuat Ulbert mengeluarkan kekuatan penuhnya sama saja membuat seluruh hutan menjadi tanah kematian, namun disatu sisi ini merupakan usulan yang cukup baik karena bisa menjadi pengalih perhatian yang baik.
Ares harus memikirkan ini matang-matang agar dia tidak salah langkah. setelah beberapa saat berpikir Ares menyetujui usulan tersebut.
'Bukan karena aku ingin, memang terdapat usulan yang lebih baik dari ini tapi tidak ada salahnya memakai usulan dari bawahan sendiri. untuk membuat yang lain dapat mencontoh hal ini.'Batinnya yakin.
dengan itu Ulbert mendapatkan persetujuan dari Ares untuk menggunakan kekuatannya penuhnya, sebagai catatan Ulbert diharuskan menggunakan Sihir Ilusi untuk menyembunyikan identitasnya sebagai seorang Undead.
__ADS_1