Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
190.Berita Diyggdrassil


__ADS_3

Ares bangun dari tidurnya dan menyadari jika hari sudah pagi, tampak dengan jelas cahaya matahari pagi yang menembus kain gorden dijendela dibarengi dengan terpaan angin pagi yang terasa begitu menyegarkan.


"Sudah pagi toh, aku harus cepat mandi dan berangkat kekastil Terrarium untuk menjemput Max dan Aisyah. Aahhh... akhirnya aku bisa berjumpa dengan mereka lagi."Ares tersenyum sambil membayangkan wajah anak-anaknya itu.


Sebelumnya dia mendapatkan hukuman dari ayahnya, hukuman itu membuatnya tidak bisa menemui Max dan Aisyah sampai mereka berumur satu tahun dan sekarang mereka tepat berumur satu tahun.


Selama ini ia hanya bisa melihat pertumbuhan mereka dari foto-foto atau Video yang dikirim sebulan sekali, foto-foto dan video itu disimpan dalam magic item khusus yang dapat memutar Video layaknya seperti dimonitor. dia sangat senang setiap kali melihat pertumbuhan mereka saat Neneknya mengirimkan foto-foto dan video baru tentang mereka.


"Max dari yang kulihat memiliki ketertarikan pada ilmu pedang dan pengendalian aura, Aisyah juga tampaknya memiliki ketertarikan pada ilmu sihir dan Alchemist. sebagai permintaan maaf aku akan memberikan mereka Magic Item yang cocok untuk mereka, dan juga sepertinya tidak ada masalah jika memberikan mereka Magic Item Rank Legendary."


Ares selesai berpakaian rapih lalu berjalan menuju tempat Teleport Magic Circle berada, ditemani oleh Damon, Mary, Eizen dan Ulbert mereka berangkat menuju kesana.


Sesampainya disana Mary langsung mengaktifkan Magic Circle Teleport, perlu beberapa menit untuk Magic Circle ini bisa aktif dan berfungsi.


Perlu banyak biaya untuk membuat satu Magic Circle seperti ini, diIstana ini Ares memiliki 3 yang ditempatkan dibeberapa titik diIstana ini.


Magic Circle itu mulai aktif dan beberapa saat kemudian item bersinar lalu mereka menghilang dari sana.


*******************************


Kota yang Ares buat merupakan salah satu kota terbesar yang ada diUtara, kota ini memiliki dibangun diatas wilayah seluas 700 hektar dan diperkirakan akan terus meluas seiring bertambahnya penduduk. kota ini dihuni oleh berbagai macam ras yang tinggal tanpa adanya dendam.


Kota ini dibagi menjadi dua Distrik, Distrik pertama mencakup 80% dari luas kota dan Distrik ini bernama Frieden yang menjadi tempat segala aktivitas berada. Distrik kedua mencakup 10% dari luas kota dan tempat ini menjadi tempat tinggal khusus bagi Dark elf atau Orc yang memiliki trauma terhadap Ras lain dan kebanyakan mereka yang tinggal disini adalah pendatang dari luar Utara, Distrik ini bernama Ruhig.


Kota ini sudah selesai dibangun sejak beberapa minggu lalu tapi masih dalam persiapan untuk peresmiannya, mereka sudah mendapatkan stempel izin dari Keluarga Kerajaan dan saat ini mereka bersiap untuk menyelenggarakan peresmian kota ini dibarengi dengan Festival.


Festival ini yang menjadi kunci lambatnya proses peresmian dari Kota ini, meski begitu Ares selaku Penguasa kota ini tidak mempermasalahkan hal tersebut dan memberikan banyak bantuan agar persiapan Festival selesai dilaksanakan.


Saat banyak orang yang datang dari luas Utara untuk mengunjungi Kota ini, mereka adalah Pedagang, bangsawan dan turis yang ingin melihat keindahan dari kota ini. destinasi utama dari Kota ini adalah Pohon Dunia dan Istana Edelstein yang ada ditengah-tengah Kota.


Pohon Dunia berada ditengah-tengah kota dan dilindungi oleh Tembok selebar 500 meter dengan banyak pos penjagaan dan Ksatria Khusus yang ditempatkan disana.


Ini tentu diperlukan untuk melindungi Penguasa kota dari berbagai macam bahaya, meski banyak orang tidak yakin makhluk macam apa yang bisa selamat jika menyerang kota ini.


Dibalik itu semua terdapat kabar yang menyebar keseluruh penjuru Yggdrasil, kabar itu tentang kejatuhan beberapa kerajaan selama Ragnarok baru berlangsung dan ini diikuti oleh meningkatnya jumlah populasi monster diYggdrassil dan pasukan Demon God yang terus melebarkan sayapnya.

__ADS_1


Baru beberapa bulan sejak Ragnarok berlangsung tapi sudah ada banyak Tragedi besar terjadi, seperti kekeringan berkepanjangan, gagal panen terus menerus, bencana kelaparan karena berbagai hal, meningkat populasi monster diyggdrassil dan jatuhnya banyak kerajaan. ini membuat banyak negara-negara lain menjadi waspada dan menyiapkan segala macam rencananya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


Negara-negara lain fokus untuk menambah jumlah kekuatan militer untuk bersiap menghadapi Pasukan Demon God yang akan datang, saat ini mereka merencanakan untuk melakukan pengembangan mendalam tentang Magic item. pengembangan ini diharapkan akan membantu mereka menghadapi pasukan Demon God.


Ares disisi lain telah mendapatkan Item-item yang dia incar sejak lama, ia juga telah mengumpulkan banyak pengikut setia dari kerja keras yang Alpah lakukan selama beberapa tahun terakhir. dia juga telah mengumpulkan beberapa tokoh-tokoh penting didalam novel untuk dijadikan sebagai bawahannya.


Ares juga telah mendapatkan izin dari ayah, kakek dan neneknya untuk melakukan pengembangan teknologi sihir yang ia dapatkan dari The Book of the Masters of the Engineers yang ia miliki dan ini akan dilakukan secara rahasia, ini ia harapkan akan membuat kekuatan militer Utara melonjak naik.


Gerald juga telah membuka banyak sekali tambang logam berharga diUtara, dibarengi dengan membuat banyak lahan pertanian ditempat yang mengandung banyak nutrisi yang baik untuk sayuran, ini dilakukan agar kebutuhan sayur mayur diUtara dapat terpenuhi.


Disisi lain pasukan Demon God sudah memulai melebarkan sayapnya, mereka juga mulai menempatkan banyak Demon King dibanyak peperangan. mereka juga memaksa ras lain untuk menjadi tentara mereka.


Disaat yang sama pula berita tentang bergeraknya Party Hero telah menjadi berita yang paling banyak dibicarakan, berdasarkan informasi dari Kerajaan.


Party Hero telah menyelesaikan latihan yang mereka laksanakan sebelumnya, dan saat ini mereka sedang menyelesaikan beberapa Dimensional dungeon yang ada diwilayah maupun luar Kerajaan. mereka saat telah menyelesaikan Dimensional dungeon seperti, Fiery bat cave, Corpse Palace, Forgotten Temple dan beberapa Dimensional dungeon lainnya.


Informasi-informasi lain tentang Party Hero sangat dirahasiakan sampai lima Keluarga besar sulit untuk mendapatkan informasi tentang mereka, Ares tidak terkecuali karena Vlad sebelumnya sudah menempatkan banyak mata-mata didalam Keluarga kerajaan dan mereka yang menjadi mata-mata memiliki akses langsung menuju informasi-informasi Party Pahlawan.


Berdasarkan informasi yang ada Party Hero saat ini dibagi menjadi dua tim, Tim pertama dipimpin oleh seorang Hero bernama Eric Clapton dan Viktor Yanukovych sebagai Wakil Ketua, Tim Kedua dipimpin oleh Alice Norin dan Danzel sebagai Wakil ketua. Tim mereka memiliki jumlah 8 orang dimasing-masing Tim.


Berdasarkan laporan yang diberikan Vlad sebelumnya Ketua dan Wakil Ketua dikedua Tim tersebut memiliki Level 180~140. tidak dijelaskan siapa pemilik Level tertinggi atau terendah diantara mereka tapi yang pasti ini pertumbuhan yang sangat mengerikan melihat mereka baru daja datang kedunia ini.


Mereka juga dilaporkan saat ini sedang melakukan raid disebuah dimensional dungeon yang ada disebuah wilayah dikerajaan ini.


Ares sendiri bisa memperkirakan mereka bisa mencapai level 500 hanya dalam waktu setengah tahun, ini membuat Ares menjadi resah karena khawatir mereka akan menjadi pengganggu direncana besarnya.


Maka dari itu ia meningkat kekuatan para bawahannya dengan semua uang yang ia miliki, ia membeli banyak sumberdaya yang berguna untuk memperkuat diri dan mempercepat mereka memasuki ranah baru.


Meski ini membuat dompet pendarahan tapi ini dia nilai cukup efektif, untuk mempercepat proses penguatan mereka.


****************************************


Sambil menatap pasukan Demon God dia berdiri tanpa ketahuan oleh mereka, dibelakangnya terdapat beberapa orang yang mengenakan jubah dengan penutup sepertinya.


"Tuan, pasukan Demon God telah kita temukan. apa kita harus melaporkan ini pada Yang Mulia?."

__ADS_1


"Huh.. itu tidak perlu, aku sendiri sudah lebih dari cukup untuk membereskan mereka."Dia tersenyum lalu mengambil Staff didalam Cincin Spatialnya.


Sebuah Staff dengan tampilan seperti iblis dengan orb merah darah terpasang rapih, Staff itu mengeluarkan aura gelap yang membuat siapapun yang melihatnya akan merasa tidak nyaman.


"Tuan, apa anda yakin mau menggunakan Staff itu?."Pria yang menanyakan itu tampak begitu khawatir, dia tampak gemetar ketakutan setiap kali melihat Staff ditangan pria itu.


Pria itu mengerutkan keningnya"Aku sudah mengeluarkan tentu aku akan menggunakannya, kau diam saja karena aku akan menyelesaikan ini dalam waktu singkat."Dia menancapkan Staffnya ditanah dan seketika itu tanah disekitarnya retak dan mengeluarkan warna merah dari dalamnya, retakan-retakan itu melebar dan merembet kearah pasukan Demon God.


Tanah bergetar dan tanah dibawah mereka kaki pasukan Demon God retak perlahan-lahan, Pasukan Demon God tampak tidak perduli tapi terdapat beberapa iblis yang tampak khawatir dengan hal itu.


"{ Earth Pit of Wrath }."


Seketika itu getaran Ditanah semakin kuat dan tanah dibawah kaki mereka retak semakin parah, dan disaat setelahnya jurang besar menganga dibawah pasukan Demon God. Pasuk Demon God masuk kedalam jurang itu tanpa ada yang selamat dan beberapa saat kemudian jurang itu kembali tertutup.


Suara tulang-tulang patah dengan teriakan-teriakan kesakitan menggema didalam jurang lebar yang perlahan tertutup itu, jurang itu tertutup sepenuhnya dan teriakan-teriakan kesakitan menghilang dibarengi darah yang keluar dari dalam tanah.


orang-orang dibelakang Pria itu bergidik ngeri melihat hal itu, mereka melirik kearah pria didepan mereka yang tampak begitu menikmati setiap proses yang ada.


"Sudah kubilang ini akan selesai tanpa perlu dilaporkan pada Yang Mulia, pasukan seperti itu tidak akan cukup untuk mengalahkan dan mereka tidak memiliki kelayakan untuk didengar oleh Yang Mulia. benar begitu bukan wahai teman-temanku?."Dia melirik tajam kearah orang-orang dibelakangnya.


Tatapan mata yang menusuk tulang begitu terasa saat pria itu melirik mereka, mereka hanya bisa mengangguk setuju dengan perkataan pria itu. pria itu tertawa keras dengan senyum tajam diwajahnya.


Pria didepannya merupakan Apostle sama seperti mereka dan dia merupakan anak dari seorang Demigod.


Pria ini adalah Isaka Trowman Apostle dari seorang Dewa bergelar Supreme Court Justice, Vorbei Blake.


Mereka mendapatkan Tugas untuk mencari orang didunia ini dan membawanya ke Plains of Ruin untuk dihakimi, mereka tidak tahu apa maksud dihakimi tapi yang pasti orang yang mereka cari memiliki sebuah kesalahan sampai disebut dihakimi.


Selama pencarian itu mereka dibebaskan untuk melakukan segala macam cara untuk menemukan orang yang mereka cari, asalkan identitas mereka sebagai seorang Apostle tidak ketahuan atau terekspos.


"Kita harus cepat mencari orang itu, Yang Mulia pasti telah menunggu kedatangan kita untuk membawa orang itu."


Isaka mendecakkan lidahnya mendengar perkataan rekannya"Ck! aku tahu! aku tahu! tidak perlu sampai mengulanginya berkali dalam sehari. jadi kita akan pergi ketempat dimana semua informasi berkumpul."


"Dimana Itu?."

__ADS_1


"Black market!."


__ADS_2