
Ares selesai merancang Strategi lalu mulai menyiapkan Barang-barangnya. Ares terlebih dahulu menghabiskan jajanan yang ia beli dipasar karena jika dia tidak habiskan maka Jajanannya akan Membusuk diStorage Box.
Ares Selesai menghabiskan jajanan lalu mulai menjalankan Rencananya, Ia memanggil seorang Death Knight berlevel 290 Untuk menyerang desa Lizardman.
"Mari kita lihat Sehebat Bangsa Lizardman."Ucap Ares sambil mengawasi Death Knight yang berjalan Menuju desa Lizardman.
Langkahnya terhambat karena Medan yang dilalui cukup berlumpur, tidak lama kemudian Death Knight itu Berhasil melewati Rawa berlumpur itu dan beruntungnya dia tidak ketahuan.
Death knight dipenuhi lumpur itu berjalan kearah desa Lizardman, Terdapat beberapa anak-anak Lizardman yang sedang bermain tidak jauh darinya dan terdapat Seekor anak Lizardman yang melihat Death Knight itu.
"Apa itu? Monster Rawa?."Ucapnya heran melihat Death Knight.
Anak Lizardman itu memanggil teman-temannya yang lain lalu mereka menghampiri Death Knight, namun ketika mereka hendak mendekat Secara tiba-tiba Seluruh tubuh mereka tidak bisa bergerak dan mereka mendapatkan Debuff Fear dan confused.
Death knight mengangkat pedangnya lalu menebas anak-anak Lizardman itu, Anak-anak Lizardman itu mati dalam keadaan terpotong jadi dua, Tidak lama kemudian Terdapat beberapa Ekor Lizardman yang mengetahui kejadian itu.
Untuk sementara Death Knight itu ditahan oleh beberapa Ekor Lizardman Warrior, Mereka semua memegang Tombak mereka masing-masing dan mulai menyerang Death Knight.
Mereka menyerang dari depan sebagai pengalihan dan beberapa Lizardman lain menyerang dari sisi lain. Lizardman yang ada didepan Death Knight dibuat gemetar ketakutan namun ia tetap berdiri dan menyerang.
Lizardman itu memasang kuda-kuda lalu menyerang Death knight, Rentetan Tusukan Tombak berhasil ditahan oleh Tameng, Lizardman itu mendecih lalu Menusuk lebih cepat dari sebelumnya sambil memberikan isyarat kepada Lizardman lain.
Death knight itu dengan cepat menebas Lizardman didepannya menjadi dua lalu memutar tubuhnya dan menebas Lizardman lain disekitarnya.
"Hhmp.... mereka pikir strategi begitu mampu membuat Death Knight kalah? Cetek sekali akal mereka."Ucapnya sambil menggelengkan kepalanya.
Death masuk kedalam pemukiman Lizardman lalu membantai Mereka satu persatu, Para Lizardman yang melihat hal itu melakukan segala macam cara untuk melawan namun tombak mereka tidak bisa menembus Tameng Death Knight.
Dan juga setiap Lizardman yang ingin akan dibuat ketakutan bahkan kebingungan yang membuat mereka mati disana, Maka dari itu mereka menyerang Death knight dari jauh menggunakan panah atau batu.
__ADS_1
Namun semua serangan itu sama sekali tidak membuat HP Death Knight berkurang saka sekali, Death Knight berjalan lebih jauh dan membunuh serta Lizardman yang dia temui, Setiap Lizardman yang dia temui akan mati Terbelah menjadi dua.
Tidak butuh waktu lama Death Knight telah membunuh Banyak Lizardman, Semua darah mereka mengalir seperti sungai dan anggota tubuh mereka berterbaran Disemua tempat, Setiap Death Knight mengangkat Pedang pasti akan ada bunyi seperti tulang yang patah.
"Kenapa Pemimpin mereka tidak datang-datang? Apa dia kabur?."Tidak lama Ares berkata seperti itu terdapat seekor Lizardman berwarna putih memakai Zirah Tulang membuat Death Knight terpental.
Lizardman itu memiliki Zirah Tulang dan memegang sebuah GreatSword berwarna Hitam, Death Knight yang tadi terpental bangun dan kembali menyerang, Luka Lizardman itu mengangkat pedangnya lalu bersiap untuk menyerang.
Ketika Death Knight sudah masuk jangkauan serangannya, Sebuah Tebasan Pedang mendarat DiTameng death knight dengan Keras, Bunyi Logam saling bertabrakan terdengar cukup keras, Death Knight itu kembali terpental mundur namun Hp yang dia miliki berkurang sedikit.
"GreatSword itu jangan-jangan Memiliki kemampuan Knockback makanya Death Knight selalu terpental Ketika menahan Serangannya, Cukup menarik."Ares mengusap dagunya.
"Aku penasaran apakah dia bisa melawan Death Knight meski levelnya sedikit berbeda."Ucap Ares sambil melihat status Windows Lizardman itu.
[ Igor Sikorsky Lvl 266 ]
Death knight itu kembali menyerang namun kali ini dia tidak menahan serangan Igor namun menangkisnya menggunakan pedangnya lalu menggunakan tendangan yang membuat Igor terpental.
Pedang Death Knight dan Pedang Igor bertemu yang menimbulkan Efek Gelombang kejut yang menggetarkan Area Disekitar mereka.
Mereka berdua kembali menyerang dan kali ini adu pedang Terjadi, Pedang Death Knight dan Pedang Igor saling beradu dan kecepatan serangan mereka tidak bisa dilihat mata telanjang.
Tebasan, tusukan, Pukulan dan tendangan Mereka lakukan semua yang membuat presentasi kemenangan meningkat, Adu Pedang itu mereka membuat Rumah-rumah Disana hancur dan setiap area yang mereka lalui Rusak parah.
Meski mereka bertarung secara Setara namun dari segi Stamina bisa dilihat siapa yang akan menang, Undead pada dasarnya tidak memiliki Perasaan Seperti Capek, mengantuk, pegal atau beberapa hal lain yang dimiliki Makhluk hidup pada umumnya.
Mereka memiliki stamina tanpa batas yang bisa terus digunakan dan ini berlaku bagi seluruh Jenis Undead.
Death knight itu terpental dengan pedang yang masih mengarah pada Igor, Sementara itu Igor menancapkan Pedangnya Ditanah dan menatap Death Knight dengan Tajam.
__ADS_1
nafasnya terputus-putus dan Tangannya gemetar, Ini mungkin karena berat GreatSwordnya yang membuat dia dalam kondisi begitu. ya menilai dari kecepatan Tebasan pedang yang dia hasilkan dari pedang seberat dan sebesar itu ini bisa dimaklumi.
Igor terlihat berbicara sesuatu dengan bahasanya, dia berbicara cukup lama hingga tiba-tiba Sebuah ledakan Mana keluar dari tubuhnya.
"Hoh? Apa ini akan menjadi serangan terakhir?."Ucap Ares sambil mengawasinya dari atas pohon.
Igor lalu memasang kuda-kuda dan bersiap untuk menyerang, begitu juga Death Knight yang Memasang kuda-kuda Bertarung.
Mereka berdua bertatapan cukup lama hingga akhirnya mereka bergerak, Pedang Death Knight dan Pedang Igor saling beradu dan kali ini kecepatan Ayunannya meningkat jauh.
Tebasan-tebasan Pedang yang Igor berikan sangat cepat namun Tebasan-tebasan itu masih bisa diimbangi Death Knight, Mereka Berdua mengubah tempat bertarung dan setiap tempat bertarung yang lalui Rusak parah.
Pertarungan mereka berlangsung cukup lama hingga mereka terpental kerawa-rawa, Igor menancapkan GreatSwordnya dengan nafas terengah-engah dan tangan yang gemetar hebat yang membuktikan Jika Igor Adalah seorang Warrior sejati.
Igor menatap Death Knight dengan penuh rasa hormat dan takut, Kali ini Igor telah mencapai batasnya, Dia tidak bisa melanjutkan pertarungan lebih lama lagi dan dia memutuskan untuk mengakhiri semua ini dengan Seluruh kekuatannya.
Death knight juga Begitu, Hp yang dimiliki terkuras amat banyak dan saat ini dia dalam kondisi yang tidak baik, Pedang yang dia gunakan sudah mencapai batasnya dan jika pedang itu dipakai lebih lama lagi maka akan patah atau hancur.
Ares sudah mengirimkan perintah untuk mengakhiri pertarungan ini dengan satu serangan, Mereka berdua memasang kuda-kuda Bertarung dan bertatapan cukup lama. hingga akhirnya mereka berdua melesat dengan sangat cepat.
Igor mengayunkan pedangnya dengan cepat dan Death Knight juga mengayunkan pedangnya disaat yang bersamaan.
Igor mengayun pedangnya kearah Bahu Death Knight dan disaat yang bersamaan Death mengayunkan pedangnya kearah Pinggang Igor.
Pedang Igor mengenai bahu Death Knight dan disaat yang bersamaan Pedang Pedang Death Knight mengenai Pinggang Igor, Pada saat itu Waktu seakan-akan Berhenti dan persekian milidetik mata Death Knight dan mata Igor bertemu.
Ares yang bisa berbagi Pengelihatan dengan Death Knight terkejut dan kejadian ini mengingatkannya dengan Pertarungan melawan Red Lava Knight.
"Dia adalah seorang Warrior sejati."
__ADS_1
Pedang Igor menembus Bahu Death Knight dan disaat yang bersamaan Pedang Death Knight menembus Pinggang Igor, Pedang Igor membelah Tubuh death knight dan disaat yang bersamaan Tubuh Igor juga ikut terbelah karena pedang Death Knight, Tubuh mereka jatuh ketanah dan pertarungan berakhir Seri.
Ares Berjalan kesana lalu memungut pedang Igor lalu pergi dari sana, sebelum dia pergi Ares memperbaiki tubuh Igor yang terpotong menjadi dua, Ini dia lakukan untuk menghormati semangat juang yang Dia miliki.