Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
148.Duel


__ADS_3

Ares memicingkan matanya sambil melihat kearah Barrier milik Ice Dragon Lord, dimatanya sekarang fia melihat Barrier itu melemah sampai titik dia bisa tembus dengan mudah. dia melihat kearah para Clonenya yang sedang membantai habis para prajurit monster.


"Delta."


"Ya Tuanku."Ujarnya sambil berlutut.


"Aku serahkan ini kepada kalian, jika mereka menyerah disaat-saat terakhir bunuh mereka hingga tersisa 50%. untuk jenis kelamin dan kekuatan mereka kuserahkan penilaiannya Kepadamu."Ujarnya sambil menatap dingin Kedua pasukan monster yang berlari kesana-kemari.


Delta mengangguk"Baik Tuan, anda bisa menyerahkan tugas ini kepada saya."Ujarnya dengan penuh Hormat. Ares hanya mengangguk puas lalu pergi dari sana seperti angin.


Dengan kecepatan penuh dia berlari menuju Barrier yang Ice Dragon Lord buat, tinggi besar dan kuat adalah penilaian pertama yang dirasakannya saat berhadapan langsung dengan Barrier itu.


"Kuat, sangat kuat, Urlate magic milik para True Dragon Lord memang tidak bisa diremehkan."Ujarnya sambil mengusap-usap Barrier itu cukup lembut dan mirip seperti jelly.


namun kekerasan, kekuatan dan ketahanan Barrier ini cukup untuk menahan banyak serangan sekaligus, dan yang paling penting Barrier ini bisa menyerap Damage dalam Jumlah yang cukup besar.


"Akan sulit merobek Barrier ini jika hanya menggunakan Tenaga fisik, Aura dan Chaos Energy yang paling bisa diandalkan saat ini."Ujarnya lalu menarik pedangnya.


Dia mengalirkan Aura kedalam pedangnya, Blood Stone mulai terbentuk dipedangnya yang lama kelamaan menyelimuti seluruh pedangnya. Dengan pedang dan kekuatan fisiknya dia merobek Barrier itu dengan sekali tebasan.


"Sudah saatnya aku masuk."Ujarnya sambil tersenyum dan masuk kedalam Barrier.


pemandangan pertama yang dia lihat adalah sebuah Es Raksasa seperti gunung dimana-mana, dengan senjata yang terbuat dari Es yang menancap dan berserakan dimana-mana. seluruh area yang ada didalam Barrier bisa dikatakan hancur berantakan.


"Barrier ini tranparans rupanya, aku masih bisa melihat langit meski ada didalam Barrier. Urlate magic sungguh menakjubkan!."Pujinya sambil melihat keatas.


tidak lama kemudian suara ledakan-ledakan besar terjadi hampir diseluruh tempat, Senjata-senjata es melayang-layang dilangit dan dengan cepat melesat entah kemana. Sebuah pilar cahaya biru muda muncul dan memusnahkan senjata-senjata es itu dibarengi dengan suara Auman Dragon yang memekakkan telinga.


Ares bergegas kesana dengan pedang yang digenggam erat, dia menembus Pepohonan, melewati banyak Senjata-senjata es dan banyak es raksasa berukuran gunung yang ada didepannya.


Dia sampai dan hanya melihat pemandangan yang tidak jauh darinya.


Disana terdapat Frost King yang seluruh Armornya dalam keadaan hancur dengan salah satu tangan yang hampir putus, terdapat luka Cakaran besar didadanya dengan ratusan luka lain disekujur tubuhnya.


sementara disisi lain, Ice Dragon Lord lebih parah, salah satu sayapnya terpotong dengan puluhan senjata es yang menancap diseluruh tubuhnya, mata kanannya tertancap sebuah pedang Es dengan luka sobek hampir diseluruh tubuhnya.


Mereka berdua memiliki sisa kekuatan dan teknik yang belum dikeluarkan, mereka ingin mengeluarkan kekuatan terakhir mereka disaat yang tepat.

__ADS_1


dengan nafas terputus-putus Frost King menyangga tubuhnya dengan pedang es yang dibuat"Kau sangat kau kadal, kenapa kau tidak mengeluarkan segenap kekuatanmu saat menghadapiku dulu?."Ujarnya sambil tersenyum lemas.


Ice Dragon Lord mendengus kesal dan berdiri perlahan"Aku tidak memiliki alasan untuk mengeluarkan kekuatan penuhnya saat berhadapan dengan makhluk rendahan sepertimu."Ujarnya sambil menyeringai tajam.


Frost King menggertak giginya melihat keangkuhan Ice Dragon Lord, dikondisinya saat ini dia masih bisa bersifat sombong dan angkuh. Namun Frost King tahu jika hinaan tadi hanyalah pancingan untuk membuat dirinya kehabisan kesabar.


Dan lagi Frost King masih tidak bisa bertindak gegabah karena Ice Dragon Lord masih belum mengeluarkan Urlate magic yang belum dia keluarkan. selama dia masih belum mengeluarkan itu Frost King akan sebisa mungkin untuk menahan diri dan bertahan dari serangannya.


"Kau mikir apa Brengs**!!!..."Ice Dragon Lord memutar tubuhnya dan menyabet Frost King dengan ekornya, Frost King langsung terpental dan menabrak pepohonan sejauh 100 meter.


Ice Dragon Lord tidak mau membuang-buang waktu, dia langsung memuntahkan Nafas Es miliknya yang menghancurkan apapun yang dia lewati, namun nafas es nya terbelah begitu sampai didepan Frost King.


"Kau menggunakan item lagi ya? hahahaha...kau jauh cukup pengecut dari yang kuduga."Ujarnya dengan seringai lebar diwajahnya, nafasnya mulai memburu dan tubuhnya bergetar.


Sementara itu Frost King mendengus kesal dengan sebuah Tameng besar ditangannya, Tameng besar itu lama kelamaan retak dan hancur berkeping-keping.


"Cih! walaupun cuma item sekali pakai item ini tetaplah berharga karena memiliki Rank Legendary, kau membuang-buang item-item berhargaku Ice Dragon Lord!!!."Serunya marah, Udara dingin berkumpul disekitarnya dan sebuah pedang Biru tua yang diselimuti hawa dingin luar biasa terbentuk ditangannya.


"Aku tidak mau menggunakan ini, namun kau yang memaksaku!!!."Dia melesat kearah Ice Dragon Lord dengan pedang ditangannya, Ice Dragon Lord mendengus kesal"[ Chain Boosted Magic : Mine Magic ]!!!."Ice Dragon Lord melompat mundur kebelakang, sementara Frost King menerjang cepat dengan pedang ditangannya.


saat dia melewati tempat ice Dragon Lord berada sebelumnya, tiga ledakan besar terjadi yang membuatnya terluka namun dia mengabaikan luka itu dan terus melesat dengan cepat, Dia melepaskan Tebasan-tebasan kearahnya. setiap tebasannya memotong tanah disana dan membuatnya menjadi kawah panjang yang membeku.


"Siap jika terus seperti ini { Reflection Protector Magic } tidak akan kuat menahan dan membelokkan semua serangan ini."Ice Dragon Lord mati-matian memutar otaknya memikirkan apa yang bisa dia gunakan.


MPnya saat ini tidak cukup menggunakan Mid Tier magic Beberapa kali, sementara Low Tier Magic tidak dapat memberikan Damage yang cukup besar untuk melukainya dengan parah. Dia melihat kedepan dan mendapati Frost King berada didepannya dengan pedang yang siap menebasnya.


Frost King mengayunkan pedangnya, Ice Dragon Lord menggertak giginya dan mengeluarkan nafas esnya. Namun nafasnya dengan mudah dibelah olehnya dan pedang itu dengan cepat mengarah padanya.


"{ Short Distance Teleportation }!!."Ice Dragon Lord menggunakan sisa MPnya untuk menggunakan Mantra teleportasi, seketika dia berpindah tempat tidak jauh dari sana. dengan tubuh yang diselimuti Rasa sakit dan lemas tidak membuat dia menyerah.


Frost King menoleh dan menatap tajam Ice Dragon Lord"Sampai kapan? sampai kapan kau terus menahan diri?."Tanyanya dengan wajah penuh tanda tanya.


Ice Dragon Lord hanya tertawa kecil dan melihat sekitar"Kau tidak menyadarinya ya? hahahaha... sampai kapan kau bersembunyi tikus kecil?!!!."Serunya marah. Frost King mengerutkan keningnya dan melihat sekitar, namun dia tidak merasakan apapun disekitarnya selain makhluk seperti serangga-serangga kecil.


"Apa kau Gil–?."


"Seperti yang diharapkan dari Keturunan True Dragon lord, kau bisa merasakan keberadaanku meski aku sudah menghapus semua hawa keberadaanku. Hebat! sangat hebat!."Ujar seorang pria yang datang entah dari mana. dia bertubuh tinggi besar dengan Armor hitam legam dan sebuah Pedang hitam Legam ditangannya.

__ADS_1


Frost King Sangat terkejut melihat ada orang lain disekitarnya"Bagaimana mungkin?! Kau jangan-jangan!!!."Dia melihat Ice Dragon Lord dengan penuh Kebencian, sementara itu Ice Dragon Lord hanya mendengus kesal dan menggelengkan kepalanya"Bukan, dia bukan sekutuku atau rekanku. dia orang yang dapat merobek Barrier yang kubuat tanpa meninggalkan jejak dan hampir tidak terdeteksi olehku. aku baru menyadari keberadaannya setelah mengamati sekitaran ku tadi."Ujarnya kesal. dia tidak membela diri namun hanya menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi.


Ice Dragon Lord sebenarnya sama sekali tidak merasa hawa keberadaannya, namun setelah dia memusatkan Indra penciumannya dia baru menyadari terdapat bau atau jejak mana selain mereka disini. awalnya dia menduga Frost King akan bermain curang kali ini namun, pikirannya berubah setelah dia melihat reaksinya tadi.


Ice Dragon Lord dan Frost King menatap tajam pria itu, Frost King mengerutkan keningnya melihat pria itu"Rambut Hitam Legam dengan mata merah darah dan tubuh tinggi besar, ini hanya dugaanku tapi sepertinya dia salah satu dari anggota keluarga Dunkenheit."


Ice Dragon Lord memicingkan matanya dan dia menyadari jika orang didepannya memang memiliki ciri-ciri yang sama dengan keluarga Dunkenheit.


Ice Dragon Lord menggertak giginya"Apa maumu!?."Tanyanya dengan wajah tidak senang, pria didepannya tersenyum tipis lalu berkata"apa mauku? mau ku adalah membunuh kalian berdua dan mempersembahkan kepala kalian kepada keluargaku, dan mereka juga berkata, Tugas kalian sudah selesai!."Ujarnya sambil tersenyum tipis.


Ketika mereka berdua mendengar perkataannya, jantung mereka seperti terjatuh dan nafas mereka memburu. Frost King yang memang tubuhnya sudah pucat menjadi tambah pucat dengan keringat dingin membasahi tubuhnya, sementara itu Ice Dragon Lord hanya terdiam tertegun mendengar perkataannya.


Frost King menggertak giginya, Hawa dingin berputar disekelilingnya dan urat-urat diwajahnya mencuat keluar.


"KAU MEMANG PUNYA HAK APA BERKATA SEPERTI ITU??!!!!!...."Serunya keras sambil mengacungkan senjatanya pada Ares, Ice Dragon Lord tersenyum tipis lalu berkata"Hei apa kau memiliki kekuatan yang cukup?."


Frost King mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan Ice Dragon Lord yang menurutnya tidak tepat, tapi dia akhirnya menanggapinya dengan sebuah anggukan.


Ice Dragon Lord tersenyum puas"Kalau begitu kita berkerjasama dulu untuk membunuhnya, baru setelah itu kita lanjutkan duel kita."Ujarnya pelan, Ice Dragon Lord mengkokohkan tubuhnya sementara Frost King tidak menjawabnya, tapi dia terlihat setuju dengan Ice Dragon Lord.


Ares yang berdiri disana hanya bisa tersenyum sambil mengusap-usap dagunya, Frost King dengan kondisinya sekarang tidak bisa bertahan lama namun yang menjadi pengecualian disini adalah Ice Dragon Lord, yang belum menunjukkan Urlate magic terkuat miliknya. selama dia belum menunjukkan Urlate Magicnya Ares tidak bisa bertindak gegabah.


Ares mengeluarkan Tameng berukuran sedang di lengannya dan memasang kuda-kuda.


[ Frost King Lvl 746 ]


[ Ice Dragon Lord Lvl 749 ]


Ares sedikit Khawatir dengan perbedaan Level mereka, namun Ares cukup percaya diri dengan Skill, kekuatan dan pengalaman yang dia miliki saat ini. Meski perasaan khawatir dihatinya tidak bisa menghilang.


"SERANG!!!."


Ice Dragon Lord dan Frost King bergerak, Ice Dragon Lord bergerak mundur sementara Frost King bergerak maju kearahnya. Frost King langsung mendaratkan Tebasan-tebasan kearahnya namun semua itu berhasil ditahan Tamengnya. Frost King memberikan serangan-serangan dengan kecepatan yang bisa dicapai.


Ares sambil menahan setiap serangannya dengan tameng, dia juga memberikan serangan kepadanya sambil mengelak dan menahan setiap serangannya.


Disisi lain Ice Dragon Lord dibelakang tersenyum lebar melihat pertarungan yang ada didepannya.

__ADS_1


"Sebentar lagi, sebentar lagi semuanya akan selesai."Ujarnya rilih.


__ADS_2