
Ares duduk diatas pohon yang menjulang tinggi sambil memegangi Panci penggorengan didepannya, sedangkan dibawahnya terdapat Death Samurai yang sedang berjaga.
"Akhirnya aku bisa mendapatkan salah satu item-item Itu, Syukurlah item ini belum diambil siapapun."Ucapnya sambil mengelus-elus Frying Pan itu.
Sebenernya Item yang Ares pegang merupakan Sebuah Item yang pernah dimiliki seorang Dewa. item ini dibuat dari pecahan Dinding Dimensi yang tidak dapat ditembus siapapun bahkan jika seluruh entitas terkuat diyggdrassil mencoba menembus dinding dimensi hasilnya akan nihil.
[ Worldly Fragmented Frying Pan
Tingkat : Normal
Persyaratan : Tidak ada
Sebuah Panci penggorengan yang dibuat dari pecahan Dinding Dimensi yang tidak dapat dihancurkan, sangat keras dan dapat memantulkan segala macam Serangan, Setiap makanan yang dimasak dengan panci ini rasanya akan menjadi enak dan akan mendapatkan Buff, Panci ini bisa dirubah ukurannya sesuai kebutuhan sang pengguna. ]
"sekarang tinggal beberapa item lagi, kuharap Item-item itu masih ada pada tempatnya, sekarang akan lebih baik jika Grinding dulu sambil menunggu malam."Ares turun kebawah lalu mencari tempat dimana Monster-monster berada.
setelah menemukan tempatnya Ares dan Death Samurai lalu melesat menuju tempat yang sudah ditetapkan, Ares berdiri diatas pohon sambil memandangi gerombolan monster yang ada dibawah.
Jarak antara dia dan Gerombolan monster itu cukup jauh namun dengan pengelihatan setajam silet ya Ares bisa melihat Gerombolan Monster disana. Mereka adalah Monster yang dikenal sebagai Gorgon.
Gorgon adalah seekor monster yang mirip seperti banteng, kulitnya sekeras baja dan tanduk cukup kuat untuk mematahkan Pedang Rank Rare, Mereka biasa hidup bergerombol dan saat ini didepannya adalah kawanan Gorgon.
Mereka terlihat sedang memakan Rumput dipasang rumput yang luas disana"Hmmm.....Lvl 150~230 Cukup lemah namun ini lebih baik dari pada tidak ada."Ares lalu mengambil Rapier bernama Lightning Striker.
Ares turun dari atas pohon, diikuti oleh Death Samurai Ares berjalan menuju kawanan Gorgon yang sedang makan, tidak lama kemudian kawanan Gorgon itu melesat menyerangnya.
Death samurai langsung melesat menyerang dan Ares tidak mau ketinggalan, Ares mengayunkan pedangnya dan seketika Beberapa Gorgon Terpotong, Ares tidak berhenti sampai disitu.
Dia mengayun pedangnya kesana-kemari layaknya sebuah topan, Ares menebas mereka menjadi dua dan Ares terus menghindari serudukan mereka..
Ares lalu melompat keatas dan mencengkram erat Pedangnya, Dia turun kebawah dan melakukan gerakan mengayun pedang sambil berputar, karena itu beberapa Gorgon mati dalam sekejap dan diikuti Gorgon yang mau menyerang.
Setelah beberapa jam pertarungan Tiada akhir, akhirnya Nere berdua menang dari mereka, Tumpukan Mayat Gorgon yang terpotong-potong berserakan dimana-mana.
Untuk mengantisipasi monster sangat kuat datang Ares menggunakan Void Eater untuk menkonsumsi mereka semua, Tubuh Ares menjadi sedikit lebih kuat lalu Ares membersihkan tubuhnya menggunakan Mantra { clean up } yang berguna membersihkan apapun.
setelah itu mereka lalu pergi masuk kedalam hutan, mencari Monster yang cukup kuat untuk mereka hadapi, setelah beberapa saat masuk kedalam hutan mereka lalu menemukan Dua Death Knight yang sedang Berjaga didepan Gua.
__ADS_1
Ares dan Death Samurai menghampiri mereka dan seketika itu mereka bangun lalu menggeram padanya.
"Jangan menggeram padaku."Ares menarik Pedangnya dan seketika itu langsung melesat menyerang.
Kuku panjang Dikaki depan mereka terangkat dan hendak menebas namun Death Knight itu terpotong menjadi dua bagian, Tubuh mereka terjatuh ketanah lalu menghilang seperti debu.
Ares memperhatikan Gua didepannya sambil
"Dari gerak-gerik mereka seperti sedang melindungi sesuatu, pasti ada barang berharga didalam."Ares masuk kedalam gua sementara Death Samurai berjaga Diluar.
Berbeda dari diluar, didalam gua terdapat Lorong panjang yang mengarah kedalam, Ares mengikuti lorong Gua itu dan dia menemukan ujungnya.
"Apa ini? Apa ada sesuatu dibalik batu besar ini?."Ucapnya sambil memperhatikan batu besar didepannya.
batu itu sangat besar sampai-sampai menutup Seluruh area Disekitarnya, Ares memperhatikan Batu itu lalu memutuskan untuk menghancurkannya, Beberapa Tusukan meluncur kearah batu itu namun itu hanya menimbulkan beberapa Goresan saja.
"Sudah kuduga batu ini bukan batu biasa, Kalau dengan kekuatan segitu memang tidak akan mempan namun jika Aku lebih serius."Ares memasang kuda lalu memusatkan fokusnya.
"Atomic Thurst!."Ares Menusuk batu dan seketika ledakan besar terjadi dan batu besar itu hancur berkeping-keping. Debu berterbangan disekitarnya lalu Ares masuk kedalam tempat yang ditutupi batu besar itu.
Ares lalu masuk kedalam ruangan yang kosong namun ditengahnya terdapat sebuah Altar dan diatas terdapat sebuah telur dan sebuah Kotak.
Itu adalah sebuah Jantung Unicorn, Jantung itu berwarna Biru muda dengan mana kuat disekel.
"dilihat dari tempat ini kemungkinan besar ini adalah Tempat persembahan Dark Mage untuk dewa yang mereka sembah, Melihat dia menggunakan Benda seberharga ini sebagai persembahan Sepertinya orang yang memiliki kedua barang ini merupakan seorang Bangsawan atau Saudagar kaya."Ucapnya sambil memperhatikan kotak berisi jantung unicorn itu.
setahunya Unicorn adalah seekor binatang yang dianggap sebagai Divine Beast, Unicorn memiliki Mana yang luar biasa besar dan Holy Power yang besar, biasanya Jantung mereka akan menjadi incaran dipasar-pasar gelap atau pelelangan.
Karena didalam jantung Unicorn terdapat Mana yang sangat besar bahkan Mana Stone tingkat tinggi tidak akan mampu menyaingi, Harganya sendiri sangat mahal bahkan nyawa orang yang membelinya saja tidak akan cukup.
Jumlah Unicorn yang sedikit dan harga jualnya yang sangat mahal menjadikannya Jantung Unicorn barang yang amat langka.
"Tapi orang dengan kebodohan macam apa yang meninggalkan barang seberharga ini disini? Apakah dia terlalu percaya diri dengan sistem pertahanan yang dia pasang makanya dia meninggalkan disini, Hadeh..... karena kebodohannya barang itu jadi diambil orang dan orang itu adalah Aku hahahahahahhahaahhahahaahhaha.........."Ares memasang senyum iblis.
Ares mengalihkan pandangannya pada Telur disampingnya, telur itu cukup besar dan terlihat seperti telur biasa, Namun Ares yakin jika Telur ini bukan telur biasa.
Ares menggunakan All-Seeing Eyes untuk melihat kebenarannya dan Seketika Jantung seakan-akan ingin keluar dari tubuhnya, seluruh tubuhnya bergetar dan senyuman di wajahnya semakin Lebar.
__ADS_1
"Telur Dragon, Orang yang menaruhnya Disini bisa dipastikan orang yang sangat amat Bodoh."Ucapnya sambil memegangi telur itu dengan mata Bergetar.
tidak perlu dijelaskan dragon adalah Entitas yang sangat kuat bahkan kekuatan mereka setara dengan dewa, DemiGod, Monarch dan Entita-entitas, mereka adalah Mahkluk mahakuasa yang bisa berdiri diposisi Baik atau jahat.
Dan sekarang Telur Entitas kuat itu berada ditangannya, Telur dragon adalah barang Ultra langkah harganya setara dengan sebuah kerajaan. Ini berarti pemilik dari dua benda ini merupakan orang Gila yang sangat Kaya.
"Hahaha..... Jantung Unicorn saja sudah sangat mahal sekarang Telur Dragon? entah aku mimpi apa semalam sampai bisa menemukan dua benda ini."Ares dengan cepat memasukkan dua benda itu kedalam Storage Box.
saat ia hendak pergi dari Ruangan itu tiba-tiba koneksinya dengan Death Samurai terputus, Ares buru-buru Menggunakan Perfect Stealth untuk bersembunyi lalu berdiri dipojok ruangan.
'Aku tidak tahu siapa yang membunuh death samurai tapi melihat dia langsung mati sepertinya orang itu ada pemilik tempat ini dan dia kemungkinan besar kuat sampai bisa membunuh Death Samurai berlevel 300 dalam waktu sekejap.'batin Ares sambil menunggu kedatangan orang itu.
Tidak lama kemudian Terdapat Beberapa orang masuk kedalam ruangan, Mereka semua memakai jubah hitam dan topeng yang menutupi wajah mereka, tidak Perlu menebak ia bisa tahu mereka adalah Dark Mage.
"BRENGS**!!!!!!!....... DIMANA TELUR DAN JANTUNG UNICORNKU!!!!......."Teriak salah satu orang itu yang seperti pemimpin mereka.
Ares mengambil Magic Scroll yang berisi Mantra Magic { Deadly Explosive } lalu melemparnya Ke gerombolan orang itu sedang Marah-marah karena benda berharga mereka diambil.
Ares pergi keluar ruangan itu lalu melempar mantra magic itu, Seketika terdapat Lingkaran Magic dibawah kaki mereka, sebelum sempat mereka kabur Mantra Magic itu sudah keburu Aktif dan meledakan semua yang ada didalam Ruangan.
Ruangan itu seketika hancur lebur dengan darah, potongan-potongan tubuh dan organ-organ tubuh bertebaran dimana-mana, Mereka semua mati dalam keadaan tubuh hancur berantakan.
"Heh! Ini salah kalian sendiri kenapa menaruh benda berharga seperti itu tanpa pengamanan yang kuat."Ares hendak pergi dari sana namun ia terpaku kesatu benda yang masih bergerak.
Itu adalah pemimpin kelompok tadi, namun sekarang kondisinya sangat Parah, Dia kehilangan setengah tubuhnya dan satu tangannya hancur, dia masih bisa bergerak Dengan cara merayap dengan Organ Tubuh yang hampir keluar semua.
"Aku...akan....hidup."Ucapnya lirih sambil merayap dilantai.
Ares tersenyum lalu menonaktifkan Perfect Stealth lalu menundukan tubuhnya, Dengan wajah penuh senyuman mata mereka bertemu.
"Kau... pasti... adalah..."
"benar, aku yang mengambil dua benda itu."Ucapnya sambil tersenyum lebar.
Pria didepannya terlihat amat Murka namun dia tidak bisa melakukan apapun, Seluruh item-item yang dia miliki hampir Hancur seluruhnya, dan tinggal beberapa item yang tersisa namun itu sama sekali tidak membantunya.
Ares terfokus dengan satu tangannya yang terdapat 2 buah cincin dijarinya, Ares mengambil pedangnya lalu memotong tangan pria itu lalu mengambil dua Cincin itu.
__ADS_1
"ARRGHHHH!!!!...... KAU.....KAU... ADALAH.... IBLIS!!!!!!...."Teriaknya sambil memberikan tatapan Kebencian mutlak pada Ares.
senyum diwajahnya semakin melebar"Terimakasih...."Ares menendang kepala pria itu hingga Hancur lalu pergi dari sana dengan Wajah Full Senyum.