Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
181.Senjata Baru


__ADS_3

Ares duduk diruang kerjanya sambil mengurus dokumen pekerjaan didepannya, isi dokumen ini adalah perizinan pembangunan bangunan, laporan keuangan dan lainnya serta laporan jumlah populasi monster diUtara dan masih banyak lagi.


Saking banyaknya ia berpikir mungkin akan membutuhkan waktu semalam untuk menyelesaikan semua pekerjaannya, meski begitu ia cukup beruntung karena memiliki Damon, Mary, Vlad dan Ulbert yang memiliki kemampuan administrasi luar biasa. dengan adanya mereka kebanyakan pekerjaannya teratasi tanpa perlu menginap diruang kerjanya.


Meski begitu dirinya tidak bisa terlalu bergantung pada mereka, karena jika dirinya terlalu bergantung maka kemampuan administrasi serta kemampuan mengurus wilayah akan tumpul. maka dari itu ia hanya mengizinkan mereka membantu disaat-saat yang penting atau atas perintahnya.


"Pekerjaan anda beberapa waktu ini sangat banyak, ya. apa anda tidak lelah? kalau anda mau saya bisa membantu anda."Ujar Ulbert sambil menuangkan teh digelas kosong dimeja kerja Ares.


Ares mengenal nafas pelan"Tidak perlu, Ulbert. aku tahu kemampuanmu itu luar biasa tapi sebagai seorang atasan aku tidak bisa membebankan semua pekerjaan ini pada bawahanku, terlebih lagi Vlad, Mary dan Damon sedang sibuk akhir-akhir. jadi maaf aku menolaknya."


Ulbert tersenyum pada wajah tengkoraknya lalu berkata"Sayang sekali kalau begitu, tapi kalau ini perintah anda memang saya bisa apa? hahaha... oh ngomong-ngomong Tuan, untuk apa anda mengutus Damon dan Vlad hanya untuk mengantarkan benda? kalau begitu bukannya Yuto juga bisa?."Ujarnya sambil mengingat ingatan beberapa hari lalu.


Beberapa hari lalu Vlad dan Damon diperintahkan untuk menjadi utusan yang mengantarkan benda pada salah satu bawahan Utama Ares, Ulbert sebenarnya tidak tahu benda apa itu tapi yang pasti itu adalah benda berharga sampai Tuannya memerintahkan bawahan terkuat dan terpintarnya untuk mengantar benda itu.


Sebenarnya Ulbert merasa iri dengan Damon dan Vlad yang diberikan pekerjaan penting seperti itu, ia juga mau diberikan pekerjaan itu untuk membuat Tuannya memuji saat menyelesaikan tugas.


"Alasan aku tidak menyuruh Yuto adalah karena dia tidak cukup kuat untuk melindungi benda itu, jika benda itu jatuh ditangan orang lain maka malapetaka yang tidak terhindarkan akan terjadi."


"Aahhhh jadi begitu, kalau begitu benda apa sebenarnya itu?."


"Itu adalah sebuah pedang, sebuah pedang yang dulu dimiliki oleh seorang bergelar Sword King. itu adalah Megatherium, pedang milik Sang Sword King."


"Pedang Sang Sword King?! bukannya didalam legenda pedang itu hancur saat melawan Deep Sea Dragon Lord dan Extermination Dragon Lord?!."Ujarnya dengan nada tinggi.


"Hahahaha.. Benar! memang didalam legenda pedang itu hancur tapi kenyataannya pedang itu tidak benar-benar hancur, setelah berhasil membunuh Deep Sea Dragon Lord dan Extermination Dragon Lord, pedang ini menghilang tanpa kabar hingga ditemukan seorang Entitas dan diberikan padaku sebagai persyaratan suatu perjanjian. pedang ini menjadi milikku tapi aku memberikan pada Alpha karena dia saat ini tidak memiliki perlengkapan yang cukup kuat."


Tuturnya sambil meminum teh ditangannya.


"Uumm ja-jadi begitu, kalau begitu bagaimana tanggapan anda tentang kekuatan yang ada didalam pedang itu?."


Ares melamun sesaat dan tersenyum lalu berkata"Entah? menurutmu bagaimana kekuatan dari sebuah senjata yang mampu membunuh dua True Dragon Lord sekaligus?."Ujarnya sambil menyeringai dan melirik Ulbert.


"Uueemmm..."


****************************


"Black Flame Strike!."


"{ Call Greater Magic Shield }!!!."


Dua serangan saling beradu yang menyebabkan kerusakan sangat parah, tameng transparan didepan Alpha hancur seketika. dia melompat mundur lalu membentuk pedang ditangannya dan memberikan serangan-serangan yang jauh lebih cepat dari serangan Satan.


Satan Kesulitan menangkis semua serangan Alpha yang membuat terpojok sedikit demi sedikit, Satan dengan kekuatan penuh memukul Alpha hingga terpental beberapa meter dan menyerang Alpha dengan sangat cepat.

__ADS_1


Setiap tinju dan pukulannya dihindari dengan mudah dan Alpha juga selalu memberikan luka parah disetiap luka yang dia sebabkan, tinju Satan Dan pedang Alpha saling beradu dan membunuh satu sama lain.


Alpha menghentakan kaki hingga tanah dibawahnya hancur lalu memasang kuda-kuda, kuda-kuda Satan menjadi goyah dan disaat yang tepat Alpha memberikan serangan-serangan telak pada Satan.


Satan memukul Alpha yang disaat yang bersamaan dan Alpha menahannya, Satan memanfaatkan momentum tersebut untuk membuat jarak dari Alpha.


"Cih! kau sebenarnya monster atau manusia sih?! bagaimana kau memiliki kekuatan seperti itu?!."


Alpha memasang kuda-kuda dan bersiap menyerang"Aku tidak ini mendengar itu dari iblis sepertimu."Alpha melesat dan menyerang kembali Satan dan Satan juga melakukan hal yang sama.


Pedang Alpha dan Tinju Satan saling bertubrukan yang menciptakan tekanan dan percikan disetiap saat berbenturan. Alpha mengayunkan pedangnya dan memberikan serangan-serangan yang memojokkan Satan.


Satan kembali terpojok yang membuatnya kesal, namun beberapa saat kemudian pedang Alpha hancur yang memaksanya mundur.


Satan Tertawa mengejek lalu berkata"Hahahah.. aku akui kau memang hebat tapi sayang sekali, senjatamu itu tidak mendukung dengan kemampuan yang kau miliki, ya."Ujarnya mengejek dan tersenyum bengis.


Alpha menggertak giginya, sebenarnya Senjata-senjata yang dia buat saat ini sudah sangat kuat hanya saja lawannya saat ini merupakan musuh alaminya. Senjata yang dibuatnya selalu hancur karena api Satan menganggu kepadatan Mana dalam senjatanya yang membuat durabilitas senjata menurun seiring waktu.


Memang tidak sulit membuat senjata-senjata lainnya hanya saja merepotkan jika selalu seperti ini, dia membutuhkan senjata yang tidak hancur dan memiliki durabilitas tinggi.


"Sial! andai saja Tuan memberikanku senjata maka tidak sulit untuk membunuhnya."Ujarnya lalu membentuk kembali pedang ditangannya lalu dan memasang kuda-kuda.


Tanpa menghiraukan Satan yang sedang mensatiri dirinya dia menyerang Satan dari segala arah, dia selalu menyerang dan berpindah-pindah tempat lalu menyerang kembali.


"{ Time Flow Control}!."Sedetik kemudian Waktu disekitar berhenti, dan beberapa milidetik kemudian dia memberikan ratusan serangan fatal pada Tubuh Satan lalu berpindah tempat kebelakang Satan.


Saat waktu kembali normal ratusan serangan fatal itu memberikan damage yang sangat berat pada Satan, luka-luka itu menyebabkan pendarahan yang tidak akan bisa dihentikan oleh Magic Mid Tier.


"Lagi-lagi kemampuan aneh itu!!!."Ujar Satan dengan kesal.


Nafas Alpha terengah-engah dan tubuhnya bergetar"Sudah kuduga aku tidak bisa menggunakan, Time Flow Control dengan tubuh seperti ini. tubuhku akan hancur perlahan-lahan jika seperti ini. tapi tidak masalah karena akhir dari pertarungan ini sudah ditentukan."Alpha menyeringai tajam melihat kondisi Satan yang tidak jauh lebih buruk darinya.


"Wah-wah... aku tidak mengira kau akan kesulitan melawan iblis itu ya, Alpha."


Suara Damon tiba-tiba muncul dikepalanya yang mengagetkannya"Damon, kenapa kau ada disini? apa ini perintah Tuan?."Ujarnya dengan suara pelan.


"Kau tidak perlu panik seperti itu, aku hanya mengantarkan benda ini padamu tapi sepertinya kau kesulitan, aku akan membantu sedikit."Damon Tersenyum lalu beberapa saat kemudian Vlad mengangguk puas.


Dibelakang Satan muncul seseorang yang diselimuti Energi gelap tanpa dia sadari yang langsung menggigit lehernya dan menghisap darahnya.


"AAARRRRGGGGGHHHH!!!!!!."Satan menjerit kesakitan dan menyerang Vlad yang ada dibelakangnya, Vlad menghilang sesaat kemudian dan muncul kembali disamping Alpha.


"Bagaimana?."Damon menaikkan satu alisnya.

__ADS_1


Vlad memasang wajah serius"Awalnya terasa manis tapi beberapa saat kemudian berubah menjadi sangat pahit, rasanya aku seperti memakan buah mahoni mentah-mentah."Ujarnya sambil menjulurkan lidahnya.


Damon terkekeh geli sementara Alpha tanpa penasaran dengan Vlad. Damon mendengus lalu mengeluarkan sesuatu dari Cincin Spatialnya.


Itu adalah Pedang panjang berwarna putih yang yang tampak berliku-liku dengan rune-rune kuno berwarna merah darah dibilahnya dan gagang berbentuk seperti kepala Naga, pedang itu tampak mengeluarkan semacam aura aneh dari dalamnya.


"Megatherium? pedang sang Raja Pedang?."Alpha menatap Damon dengan tidak percaya.


"Tuan mempercayakan pedang ini untuk kau pakai dan Beliau bilang ini adalah hadiah untukmu, gunakan pedang ini untuk menyelesaikan duel membosankanmu ini."Ujarnya sambil menunjuk kearah Satan yang tampak kesakitan.


"AAAAARRGHHHH!!!! AAARRRRGGGGGHHHH!!!! SIAPA ITU??!!! SIAPA ITU BANGST!!!..."Satan meraung-raug murka sambil memegangi lehernya yang terasa amat sakit.


Alpha mendengus senang lalu berjalan kearah Satan dengan Megatherium ditangannnya"Sudah saatnya aku menyelesaikan ini."Alpha memasang kuda-kuda dan mengalirkan Chaos Energy dan Mana dalam jumlah sangat besar kedalam pedangnya.


Satan yang merasakan bahaya dari arah belakang menoleh dan menemukan Alpha yang diselimuti sesuatu yang tampak sangat amat berbahaya, sampai membuatnya berkeringat dingin.


"Satan, tidak. Demon King Of Wrath Satan. ini adalah akhir bagimu."


Satan menyeringai lebar dan memasang kuda-kuda, kali ini Adrenalin benar-benar memuncak yang membuatnya menjadi sangat bergairah.


"Bagus-bagus!!! jadi kau sudah memutuskan untuk mengakhiri semua ini ya, mari kita akhiri semua ini!!!."Satan memasang kuda-kuda dan menyerang Alpha dengan kekuatan penuhnya.


Alpha menghela nafas pelan lalu berkata"{ Time Flow Control }."Seketika itu semua objek dari jarak 10 meter berhenti bergerak, Vlad dan Damon tampak kebingungan dengan fenomena yang mereka lihat sekarang.


Alpha menarik Megatherium dari sarungnya"Aku akan akhiri pertarungan yang membosankan ini."Dia mengayunkan pedangnya dan pada saat itu, semua objek sejauh satu kilometer bergetar amat kencang dan Chaos Energy bercampur dan terbawa angin.


Ledakan sangat besar terjadi saat Alpha mengayunkan pedangnya, tubuh Satan hancur berantakan dan tanah yang dia pijak terbelah dua menciptakan jurang raksasa dan langit malam saat itu ikut terbelah yang membuat bintang dan bulan terlihat begitu jelas.


Didepan Alpha saat ini hanya terlihat jurang lebar yang menembus hutan dengan hawa panas dari dalam jurang tersebut, cahaya bulan membuat pemandangan disekitarnya menjadi lebih dan dia bisa memastikan Satan mati saat menerima serangan tadi.


"Sudah selesai. aku harap Tuan suka Levelnya naik karena ini."Ujarnya sambil tersenyum sebelum jatuh pingsan, karena kehabisan Mana dan Chaos Energy.


***********************


[ Selamat Clone Anda Telah Mengalahkan Salah Satu Demon King! ]


[ Exp Yang Didapatkan Terpotong 30% Karena Clone Anda Yang mengalahkan Demon King ]


[ Anda Mendapatkan Sejumlah Besar Exp ]


[ Anda Naik Level ]


[ Anda Naik Level ]

__ADS_1


Ares memasang wajah kebingungan"Huh? Alpha membunuh Demon King? ini benar, kan?."Ujarnya dengan tidak yakin.


__ADS_2