
Ares mengayun-ayunkan pedangnya dengan cepat untuk menembus pertahanan Kalte, Kalte yang ada didepannya sekarang sangat berbeda yang sebelumnya ia hadapi. Ares hampir sama sekali tidak bisa membaca setiap pergerakannya yang mengharuskan mencari informasi yang lebih akurat tentang Kalte.
Long Yuan yang selama ini hanya berdiam diri juga ikut membantu, dengan memberikan beberapa petunjuk-petunjuk penting yang bisa dibuat menjadi senjata.
Tebasan demi tebasan dia lancarkan untuk menembus pertahanan Kalte, Tapi Kalte selalu bisa mengantisipasi setiap serangannya dengan cepat dan akurat. ini jauh lebih sulit dibanding pertarungan sebelumnya.
Entah sudah berapa ribu kali dia menebas dan menusukkan pedangnya, Semua jurus dan skill dia keluarkan untuk bisa mengalahkannya. Ares sebenernya ingin menggunakan kekuatan penuhnya namun dia tidak bisa melakukannya karena ia tidak bisa memperlihatkan Kartu As nya.
Ratusan, Ribuan, belasan ribu hingga puluhan ribu serangannya dia lancarkan dengan cepat dan kuat untuk membunuh Kalte, Kalte disisi lain menerima banyak sekali luka sayatan pedang ditubuhnya yang hampir memenuhi seluruh tubuhnya.
Ares disisi lain menerima beberapa serangan telak yang membuat Hpnya turun, Diarmornya juta terdapat banyak sekali bengkokkan dan bekas tebasan atau tusukkan. tapi tidak satupun yang bisa menembus Zirahnya.
Dikondisi saat ini Ares diharapkan dengan dua pilihan, Pertama menyelesaikan semua langsung dengan menggunakan kekuatan penuhnya atau yang kedua, membunuhnya dengan usahanya sendiri.
Ares tidak bisa memilih antara dua pilihan itu dan masih agak ragu, Keraguannya datang karena ia tidak mau kartu As nya terpakai saat lawannya sendiri belum memakai kekuatan penuh. maka dari itu Ares memaksa Kalte untuk mengeluarkan kekuatan penuhnya dengan cara membuatnya terpojok.
Kalte dengan melesat kekiri Ares lalu mengangkat satu tangannya, Seketika ratusan anak panah es melesat dengan cepat kearahnya dan dengan satu ayunan pedangnya ratusan anak panah es itu hancur berkeping-keping. Ares menoleh kebelakang lalu melesat kearah Kalte.
Tebasan dan tusukkan dia berikan namun beberapa dari serangan itu ditangkis, Kalte mengayunkan pedangnya dengan cepat lalu memberikan Tebasan-tebasan mematikan kepadanya. Ares menangkis semuanya lalu mengayunkan pedangnya dengan cepat dan kuat.
Mereka berdua saling bertukar serangan hingga menghancurkan semua yang ads disekitar mereka. Tanah yang terbelah, Pohon-pohon yang tumbang, tanah dipenuhi bekas tebasan dan tusukkan hingga hutan yang porak-poranda oleh mereka.
Meski begitu tidak satupun dari mereka yang memperdulikan hal itu, Mereka berdua saling bertukar serangan, jurus dan skill yang mereka miliki hingga salah satu dari mereka mati.
Kalte tersenyum tipis dan mengayunkan pedangnya dengan kuat hingga membuat tanah terbelah dan Ares mengayunkan pedangnya tanpa henti seakan-akan stamina didalam tubuhnya tidak pernah habis.
Ares menatap tajam Kalte yang berada jauh darinya, Tubuh Kalte seakan-akan bersinar dikelilingi energi berwarna biru tua. dia lalu melihat kearahnya lalu tersenyum. Energi biru tua yang ada disekelilingnya meresap kedalam dan seketika tubuhnya bersinar terang, dibarengi dengan angin kencang yang menabraknya membuat Ares berlindung dibalik Tamengnya.
sinar itu menghilang dan menunjukkan sosok Kalte yang terlihat sangat berbeda, Tanduknya menjadi lebih panjang dan sepasang sayap dibelakangnya dengan sepasang Armor Fullbody biru tua yang seperti sisik Dragon, Matanya hampir seluruhnya putih dengan dengan sebuah permata Biru Tua didahinya.
__ADS_1
"Itu adalah True Form nya, kali ini pertarungan akan menjadi lebih sulit. berhati-hatilah nak, dia jauh lebih berbahaya dari yang tadi."Long Yuan memperingatkan Ares karena tekanan yang Kalte pancarkan cukup kuat.
"Kakek Long, menurutmu siapa yang akan menang diantara kami?."
Long Yuan mengusap dagunya sambil memperhatikan Kalte"50 : 50. tapi itu hanya perkiraanku, ini bisa saja salah melihat kau belum mengeluarkan kekuatan penuhmu saat ini. Nak bertarunglah dengan serius, apa yang kau khawatirkan sampai enggan menggunakan kekuatan penuhmu?."Tanya Long Yuan penasaran.
dirinya sebelumnya sudah melihat pertarungan Ares dengan Kalte, Namun Long Yuan sendirian merasa Ares belum mengeluarkan kekuatan penuhnya yang membuatnya bertanya-tanya dan penasaran, kenapa Ares tidak mengeluarkan kekuatan penuhnya?.
"Tidak Kakek Long, aku tidak mengkhawatirkan apapun. aku hanya memikirkan sesuatu tadi."Jawabnya pelan.
Long Yuan menghela nafas"Baiklah aku tidak akan bertanya lebih banyak lagi, tapi bersiaplah dia melihat kesini."Ujarnya sambil melihat Kalte yang melihat kearah mereka.
Ares memasang kuda-kudanya dan menatap Kalte dengan tajam, Kalte tersenyum tipis lalu menghilang dari pandangannya lalu muncul kembali didepannya dengan tangan yang mengepal. Sebuah pukulan dengan telak menghantamnya dan Ares langsung terpental jauh kebelakang.
Ares terpental dan menabrak Gunung lava yang sudah membeku, dan tertancap disana. Ares melihat tangannya yang disilangkan.
Long Yuan yang masih ada disana mengerutkan keningnya melihat ekspresi wajah Ares.
"Nak, Kenapa kau tersenyum?."
*************
Kalte berjalan dengan santai kearah Ares, dengan senyum penuh kemenangan diwajahnya"Lemah, sangat lemah. baru dipukul gitu aja langsung mental, bagaimana jika aku pukul dengan keras? hihihi... pasti dia akan mati."Ujarnya dengan sombong.
Kalte didalam True Formnya ini mengalami peningkatan yanf sangat tajam, hingga membuatnya berevolusi menjadi Half dragon yang membuat seluruh Statnya naik drastis dan ini membuatnya lebih percaya diri. dia sangat yakin dengan kekuatannya yang sekarang dia bisa membunuh Ares dengan mudah.
"Pertama-tama aku harus membunuh dia dulu, lalu selanjutnya dengan kekuatan ini aku akan menguasai dunia! hahahaha...."Kalte tertawa keras.
dia lalu melihat sebuah lubang yang mirip sebuah terowongan yang ditutupi oleh Es tebal.
__ADS_1
"Jadi disini dia bersembunyi, sampai kapan kau mau terus bersembunyi disana tikus kecil."Ujarnya menghina.
Tiba-tiba energi aneh keluar dari sana, energi itu membuatnya merasa merinding dan Instingnya mengatakan untuk lari, tangannya berkeringat dengan wajah tersenyum.
"Apa ini—?!."
Sebuah Tangan Raksasa langsung memukulnya dengan keras hingga terpental jauh kebelakang, Sesosok pria keluar dari sana dan itu adalah Ares.
[ Anda mengaktifkan Skill Gigantification ]
[ Anda Mengaktifkan Skill Chaos Transformation ]
[ Anda mengaktifkan Skill Berserk ]
Dengan tinggi 5 meter tubuh yang membesar hingga mirip seperti Giant, dan Armor oranye gelap yang seperti menyala serta tubuh mata yang mirip seperti binatang buas, serta Energi oranye gelap yang mengelilingi tubuhnya dan pedang hitam raksasa yang diselimuti bayangan.
Mata merahnya menatap tajam Kalte yang berada cukup jauh darinya, dia menyeringai lalu menghilang dari sana yang membuat Kalte terkejut. lalu muncul kembali dibelakangnya dengan tiba-tiba dengan pedang yang berayun kearahnya. seketika itu ledakan besar terjadi dan semua yang ada disana hancur.
sebuah bekas tebasan raksasa menganga lebar saat ledakan besar itu terjadi, Kalte berada diujung sana dengan kedua tangan bergetar yang memegang pedangnya.
Ares tersenyum lebar dan menatap Kalte seperti seekor Binatang buas, Gigi Tajam dengan mata merah yang dipenuhi niat membunuh dan tubuh tinggi kekar seperti seorang Giant membuatnya terlihat seperti seekor Binatang buas yang bisa menghancurkan apa saja.
Dia tersenyum lebar lalu memasang kuda-kuda lalu mengayunkan pedangnya"Dunkenheit Sword : Vertikal Slash."Pedangnya berayun dengan cepat dan kuat, Ledakan besar terjadi lagi yang membuat sebuah Gelombang tebasan raksasa berwarna Oranye menyala.
Gelombang tebasan itu membuat hutan menjadi terbelah menjadi dua dan setiap objek yang terkena tebasan itu mati dengan tubuh hancur.
Kalte menatap Ares dengan penuh ketakutan sementara Ares berdiri gagah dengan pedang dibahunya dengan Energi Oranye gelap disekitarnya.
"Pertarungan yang sesungguhnya baru saja dimulai."Ujarnya dengan suara berat yang dipenuhi niat membunuh dengan mata merah yang terarah pada Kalte.
__ADS_1