Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis

Assassin Terhebat Terjebak Di dunia Novel Sebagai Antagonis
90.Berburu Dihutan Leichnam III


__ADS_3

Ares sedikit terkejut ketika mengetahui dirinya membuka Special Ability kedua The Chaos God Emperor's Eyes. Ia pikirkan akan memerlukan waktu lama untuk membuka Special Ability kedua tapi malah lebih cepat dari perkiraan.


"Special Ability kedua ini cukup Bagus untuk mengcounter serangan lawan, apa lagi terdapat pengalian jika aku mengikuti syarat Aktivasinya. dengan dua Special Ability ini tidak akan sulit Mengalahkan seorang Demon King."Ucap Ares sambil berjalan menjauh dari sana. Tidak lama kemudian Mary, Eizen dan Damon menghampiri dirinya lalu berlutut.


"apa Semuanya sudah selesai?."Ares melihat kearah mereka yang berlutut didepannya, Mereka semua mengangguk pelan"Ya Tuan!, kami sudah menyelesaikan mereka semua. sekarang kita bisa kembali melanjutkan perjalanan kita."Ucap Damon dengan Nada Sombong dan tegas.


Ares mengangguk Puas lalu mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka masuk kebagian Terdalam Hutan Leichnam. Sementara itu disebuah kastil yang berada di bagian terdalam Hutan Leichnam duduk seorang Pria di singgasana kastil itu sambil menatap para bawahannya.


Dia memakai sebuah Jubah hitam yang kepalanya dikerudungi oleh Jubah itu dan Ditangannnya memegang sebuah Staff Berwarna Emas yang memancarkan Energi kematian dari dalamnya, Dia terlihat sedang menatap pintu yang ada diujung ruangan dengan kekosongan.


"APA?!."Dia berkata dengan sangat keras yang membuat Suaranya bergema Diseluruh ruangan, terdapat sebuah tanda tanya besar pada perkataan yang dia lontarkan.


"Semua Undead-Undead yang kukirim keperbatasan Mati bahkan Dullahan yang kusummon juga ikut mati?! Apa-apaan ini? Apa ada orang yang berani menyerang wilayah kekuasaanku?!."dia menghentakkan Staffnya dengan kencang.


"Siapa yang berani menginjakkan kakinya kewilayahku dia akan mati dalam kesengsaraan! dan aku akan pastikan itu!."Dia terlihat sangat marah.


tidak lama setelahnya tubuhnya tiba-tiba membengkak dan seluruh Jubahnya terbakar digantikan dengan Jubah Berwarna Hitam Legam dengan emas dipinggirannya, Dari kepalanya muncul sebuah tengkorak banteng dengan tanduk panjang dan mata yang mengeluarkan Cahaya merah. seluruh tubuhnya adalah Tulang dengan Sebuah Orb berwarna Hitam diperutnya. Dia mengeluarkan Api berwarna Merah pekat dari tubuhnya lalu berkata"Siapapun orang yang membunuh salah satu dari bawahanku, maka dari akan mendapatkan Penderitaan yang pantas dia dapatkan!."dia berpindah menghilang dari sana dan muncul lagi diatas istana yang dia tempati.


Dia mengangkat tangannya lalu berkata"Bangkitlah Wahai Prajuritku!."Dia menggenggam tangannya yang kosong, tidak lama kemudian tanah bergetar dan dari dalam Tanah keluar Undead-Undead yang memakai Armor Fullbody yang terlihat masih bagus dengan berbagai macam senjata ditangan mereka terdapat Ratusan Undead yang terlihat seperti Lich atau Elder Lich diantara mereka. dari tubuh mereka mengeluarkan Aura kematian yang cukup kuat.

__ADS_1


Orang itu mendengus senang melihat itu semua lalu berkata"Mari kita lihat, seberapa kuat orang yang menyerang bawahanku."Diwajah Tengkoraknya dia menyeringai.


[ Ulbert Heiliger Allerhöchster Lvl 754 ]


*****************************


"Tuan, apa anda merasakannya?."Mary melihat sekelilingnya dengan hati-hati.


Ares tersenyum dan mengangguk pelan"Ya, aku merasakannya, Aura kematian dihutan ini menjadi lebih pekat barusan. Sepertinya seseorang akan menyambut kedatangan kita nanti."Ares melihat kearah tempat Aura kematian itu berada.


Disana terdapat sesuatu yang mengeluarkan Aura kematian sangat pekat, itu terasa seperti kepulan asap hitam yang terbang ke langit dimatanya. Arahnya berada dibagian terdalam Hutan Leichnam yang merupakan sarang bagi Undead-Undead tingkat tinggi.


"Delta."


Delta langsung muncul didepannya Dengan kondisi berlutut"Ya Tuan?."Delta melihat Ares dengan Mata serius, Ares mengangguk pelan"Kau tahu apa yang harus kau lakukan, kan?."Ares tersenyum licik dan dibalas dengan Anggukan Delta.


"Ya Tuan, Saya mengerti apa yang harus saya lakukan."Delta langsung menghilang dari pandangannya, Dia menggunakan Perfect Stealth untuk bersembunyi lalu bergerak dengan sangat cepat kearah Yang Telah ditentukan.


Sementara itu Ares melihat kearah Mary Eizen dan Damon yang sedang mendiskusikan sesuatu"Apa yang kalian bicarakan Disini?."Ares tiba-tiba berdiri dibelakang mereka yang membuat mereka sangat terkejut, Mary bahkan sampai mengelus-elus dadanya karena Jantung berdetak kencang.

__ADS_1


"Ah Maaf Tuan sebenernya kami sedang mendiskusikan tentang rencana Kita selanjutnya, kami pada awalnya ingin memberitahu anda nanti tapi sepertinya tidak bisa."Damon menggelengkan kepalanya.


Ares mengangguk Puas lalu berkata"Jadi, apa rencana kalian Sudah selesai dibuat?."Ares cukup penasaran dengan Rencana yang mereka buat, mereka semua tersenyum masam dan menggelengkan kepala"Belum tuan, kami tidak memiliki cukup informasi tentang kekuatan dan jumlah musuh makanya kami tidak bisa langsung membuat rencana. Jika kami bisa mendapatkan Sedikit informasi tentang mereka kami pasti bisa membuat setidaknya Satu rencana dengan dengan rencana Cadangan."Tutur Damon.


Ares cukup terkejut mendengar mereka bisa membuat rencana dengan informasi yang sedikit, Kesampingkan kualitas rencananya Ares hanya melihat mereka dari loyalitas yang mereka berikan padanya. Membuat rencana dengan Informasi yang sedikit memang memiliki tingkat kegagalan cukup tinggi tapi setidaknya mereka telah berusaha untuk membuat sebuah rencana untuk melindunginya. Dan Ares menghargai itu.


Ares sendiri tidak bisa bergerak tanpa rencana yang jelas, makanya untuk kalian ini Ares akan menyerahkannya kepada mereka.


"Kalau begitu aku serahkan pembuatan rencana Kepada kalian, dan untuk informasi lawan Kalian tidak perlu khawatir, Delta nanti akan memberitahukan kepada kalian tentang informasi musuh."


Mereka semua terkejut dan menatap Ares"Apa benar tidak apa jika kami yang membuat rencana?."Ucap Damon khawatir, sebenarnya dia sendiri masih tidak percaya diri dengan rencana yang dibuat. dia takut rencananya malah akan membahayakan tuannya makanya dia mengajak Eizen dan Mary untuk bertukar Sudut pandang tentang rencananya.


"tak apa, aku serah pembuatan rencana Kepada kalian. Kalau begitu silahkan diskusikan ini dengannya."Ares menunjuk kearah Delta yang baru sampai.


"Berikan informasi musuh kepada mereka."Ares menepuk-nepuk Bahunya Delta sambil berjalan pergi dari sana. Delta hanya menaikkan alisnya melihat Ares lalu memberikan informasi yang dia dapatkan kepada mereka bertiga.


Mereka bertiga langsung memasang Wajah Serius ketika mendengar informasi yang disampaikan Delta. Menurut informasi Dari Delta terdapat setidaknya 400 Undead Tingkat tinggi Dan 1000 Undead Tingkat menengah kebawah sedang bersiaga Diseluruh pedalaman Hutan. Ini tentu sangat kontras dengan jumlah mereka saat ini.


Membuat rencana tidak akan berjalan dengan mudah jika mereka dihadapkan dengan Masalah yang jauh lebih besar, jika mereka perkirakan setidaknya terdapat 1500 Undead denvan berbagai macam Tingkatan yang menunggu mereka disana. Satu-satunya alasan kenapa mereka tidak mengerahkan Pasukan Undead itu karena bisa dipastikan Tuan mereka angkuh dan sombong.

__ADS_1


Dia angkuh karena memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dan Sombong karena memiliki jumlah yang jauh lebih unggul. Mary, Eizen dan Damon menemukan beberapa informasi penting dari Delta yang langsung merebahkan olah menjadi sebuah rencana penakluk. Mereka semua tidak bisa mengecewakan Tuan mereka karena tuan mereka sendiri yang memberikan Tugas ini kepada mereka. Mereka semua akan menggunakan semua yang mereka miliki untuk kemenangan kali ini.


__ADS_2