
Setelah pertempuran itu selesai, Ares memutuskan untuk kembali kerumah karena menurutnya tidak ada gunanya jika terlalu lama disana. Dan lagi ia masih belum mengetes Kemampuan Bertarung Eizen.
Tidak perlu waktu lama untuk sampai kerumahnya karena kemampuan Khusus Star Moon Necklace yang ia dapat dulu. Ares mendarat ketanah secara perlahan lalu ia disambut oleh Damon Dan Eizen yang langsung berlutut Didepannya.
"Selamat datang Tuan!."
"Selamat Datang Tuan!."
Ucap mereka berbarengan, Ares tersenyum melihat mereka telah mengakrabkan diri dengan Baik. Ares lalu menyuruh Damon untuk melaporkan apa saja yang terjadi selama ia tidak ada.
Dan seperti dugaannya, Terdapat Orang-orang Dari Asosiasi Hunter yang membawakan surat untuknya namun karena Ares menyuruh Damon untuk tidak menunjukkan diri Membuat orang-orang dari Asosiasi Hunter itu kembali.
Sebenernya Alasan Ares tidak membolehkan Damon untuk menunjukkan diri karena Bentuknya yang masih berupa Monster Semut, Sebenarnya ia bisa saja menyuruh Eizen untuk mengambilnya namun melihat Eizen masihlah anak baru membuat Ares berpikir ulang.
Pada dasarnya Damon memiliki penampilan Seperti Semut Humanoid yang berjalan Dengan dua Kaki dan memiliki Aura-aura Hitam disekelilingnya. Ini yang membuatnya takut Damon akan diserang oleh mereka.
"Aku harus mencari atau membuat Item Transformasi nanti, Akan ribet jika aku selalu menolak kedatangan seseorang."Ucap Ares sambil berjalan menuju Area Latihan.
Ares tiba diarea latihan, Area latihan diistananya bisa dibilang tidak besar tapi juga tidak kecil. Pas lah untuk sekedar berlatih saja.
"Eizen maukah kau bertanding melawan makhluk panggilan ku? Untuk mengetes Kemampuan Bertarung mu."
Eizen mengangguk pelan"baik Tuan. saya mau tapi, sebelum itu Senjata apa yang harus saya gunakan?."Ucap Eizen sambil memiringkan kepalanya.
Ares terdiam cukup lama sambil mengusap dagunya"Coba kau ingat senjata apa yang biasa kau gunakan?."Ucap Ares, Dirinya hanya memastikan karena Eizen sendiri pernah bilang ia masih memiliki ingatan tentang pertarungannya dulu.
Eizen terdiam disana cukup lama tidak lama kemudian ia tersentak seperti mengingat sesuatu.
"Kalau saya Ingat, Saya sering Menggunakan Pedang Panjang yang digunakan dengan Dua Tangan."
Ares mengusap dagunya"Two Handed Long Sword ya? Baiklah Sebentar."Ares lalu memeriksa Storage Boxnya lalu mencari Pedang itu.
"Ah! ketemu!."Ares menarik Pedang itu dan menampilkan sebuah Pedang Panjang.
Pedang itu memiliki Panjang hampir sebahunya dan memiliki berat yang tidak terlalu buruk, Pedang itu memiliki kekerasan dan ketajaman yang cukup untuk merobek Zirah Biasa jika ia yang pakai.
"Aku cuma Bisa memberimu pedang ini dulu karena Aku tidak memiliki Pedang yang sesuai dengan Deskripsimu, Aku sendiri yang akan membuatnya nanti dan sekarang pakai ini dulu."Ares lalu memberikan pedang itu pada Eizen.
Eizen menatap pedang itu cukup lama lalu tiba-tiba memasang kuda-kuda Bertarung. Kuda-kuda yang ia pasang seperti kuda-kuda Seorang Ksatria yang telah melewati banyak pertarungan.
"Saya Siap!."Ucap Eizen Tegas, Jubah merahnya tertiup angin dan membuat seperti seorang Ksatria sejati.
"hoh? Baiklah, Eizen dengarkan! Kau saat ini masih belum memiliki Jobclass, Namun, Dengan kekuatanmu saat ini aku percaya kau bisa Setara dengan Warrior level 50 keatas, sementara Lawan yang akan kau hadapi nanti memiliki level diatas 100. Jika kau tidak kuat kau bisa menyerah dan tenang itu tidak akan membuatku marah. Mengerti?."
__ADS_1
Eizen Mencengkram pedangnya dengan erat lalu mengangguk"Mengerti Tuan!."
Ares Mengangguk Puas lalu melirik kearah Cincin yang baru-baru ini ia dapatkan"The Undead King's Ring Aktifkan."Seketika sebuah layar pilihan muncul didepannya.
Layar itu memuat isi Undead yang dapat ia panggil, Ares mengusap-usap Dagunya lalu ia menekan salah satu pilihan dan sebuah lingkaran sihir muncul tidak jauh dari tempat Eizen berdiri.
Lingkaran sihir itu berputar dan seketika memanggil sebuah makhluk, Makhluk adalah seekor Skeleton yang memakai zirah Compang-camping, Ia memakai Helm dan matanya dipenuhi niat membunuh, Ia membawa sebuah tameng ditangan kirinya yang menutupi sepertiga tubuhnya, Ditangan kanannya terdapat sebuah pedang berkarat yang mengeluarkan Aura gelap.
dia adalah salah satu dari banyak Undead Legendaris yang dikenal bisa menghancurkan sebuah Kota Kecil sendirian, Dia adalah Death Knight.
...[ DEATH KNIGHT LVL 179 ]...
...VS...
...[ EIZEN LVL 0 ]...
Eizen menatap Death knight itu dengan tajam sambil mengarahkan bilah pedangnya padanya. Damon yang ikut menonton hanya bisa melihat Adik barunya itu dengan khawatir.
"BAIKLAH! DUEL DIMULAI!."
**********
Eizen melesat dan melakukan Tusukan-tusukan yang berhasil ditahan oleh Death knight dengan mudah, Death knight ia maju satu langkah dan mengayunkan pedangnya Vertikal kearah Eizen.
Eizen dengan lihainya menghindar lalu menyerang balik death knight dengan Tusukan-tusukan pedang yang telah mengenai tubuhnya.
Death knight itu Memasang Tamengnya untuk menahan Serangan Eizen namun, Sebuah Pukulan menghancurkan tameng Death knight itu hingga Death knight itu terpental kebelakang.
"Hoh? Serangan tipuan? Tidak buruk."Ucap Ares sambil tersenyum Puas.
Tameng Death knight itu kini hancur namun Death knight itu kembali menyerang Eizen. Eizen tertawa kecil lalu ia mengangkat kakinya lalu mengeluarkan Tendangan yang menghancurkan Area latihan.
Death knight itu kehilangan kecepatannya dan saat itu Eizen Melakukan gerakan Menusuk, menebas, berputar. selama beberapa Menit.
Death knight itu mengeraskan dagunya lalu, Mengayunkan pedangnya kesegala arah, namun itu malah membuat Eizen semakin cepat dan lihai hingga akhirnya Death knight itu kalah dengan satu tebasan Horizontal yang membuat tubuhnya terbelah dua.
Ares dan Damon berdiri lalu memberikan tepuk Tangan, Eizen menatap Ares lalu berlutut dengan pedang ditangan kanannya.
"Hebat! Hebat Eizen!."Ucap Damon.
Eizen Menggaruk-garuk kepalanya menganggapi pujian yang diberikan Damon. Damon lalu menghampiri Eizen lalu menepuk-nepuk Bahunya sambil tertawa bangga.
melihat pemandangan mereka membuat Ares mengingat kembali Ingatannya dikehidupan sebelumnya"Ahh.... Jika Yuto ada disini mungkin ia akan senang melihat ini."Ucap Ares sambil tersenyum tipis lalu menghampiri mereka berdua.
__ADS_1
"Jadi, Apa kau sudah memutuskan JobClass apa yang akan kau pilih?."Ucap Ares tanpa basa-basi.
Hasil yang didapatkan Eizen dari pertarungan melawan Death knight cukup banyak, Level saat ini naik 46 dan ia sudah bisa memilih JobClass yang ia mau sekarang.
Eizen terdiam menganggapi pertanyaan Ares, Ia lalu mengeraskan kedua tangannya dan memilih satu dari banyak JobClass yang ada didepannya.
Damon menatap Eizen dengan khawatir sedangkan Ares tersenyum tipis melihat pilihan Eizen.
"Jadi, JobClass apa yang kau pilih?."
Eizen berlutut didepannya"JobClass yang saya Pilih Adalah Calamity Knight ."Ucapnya lalu menjelaskan tentang JobClass yang ia pilih.
Ares sendiri sudah tahu apa itu JobClass Calamity knight namun ia hanya tahu Garis besarnya saja.
berdasarkan yang ia baca, Calamity knight adalah sebuah JobClass yang membuat stat Strength dan Agility naik pesat dan Setiap Serangan yang dihasilkan tidak dapat disembuhkan dengan Potion Healing namun dengan Magic Healing tingkat menengah keatas.
dan Jika Seseorang terkena satu sayatan dari pemilik JobClass Calamity knight maka orang itu akan mendapatkan Nasib buruk selama 3 hari.
"hoh? Jadi kau harus hati-hati saat mengayunkan pedangmu karena aku tidak mau terkena nasib buruk Selama 3 hari."Ucap Ares sambil tertawa kecil.
Eizen tersenyum canggung sedangkan Damon tertawa keras sambil menepuk-nepuk Bahu Eizen.
*****************
[ Nama : Damon
Ras : insect
JobClass : Assassin Lvl 4. Cooking chef Lvl 4.
Level : 166
Star Circle : 3
Title : The Ant Lord Of Shadow. ]
[ Nama : Eizen
Ras : AutoMaton ( Ancient ]
JobClass : Calamity knight Lvl 1. Cooking Chef Lvl 1.
Level : 46
__ADS_1
Star Circle : None
Title : None. ]