
Dewi Lumia mengusap-usap kepalanya sambil menahan air matanya yang sudah tidak terbendung, Dia lalu mengusap Air matanya lalu menatap Ares dengan Lekat, Tatapan matanya seperti seorang ibu yang terpisah Lama dari anaknya.
Ares sendiri sebenarnya tidak tahu apa yang terjadi namun firasatnya ia harus mengikuti alurnya. Dia lalu memencet-mencet Wajah Ares dengan Mata sembab.
Dia lalu tersenyum penuh bersyukur melihat Ares.
"Ehm, Bagaimana caramu bisa selamat dari pembantaian Besar-besaran 3000 Tahun lalu? Harusnya seluruh Ras Human Chaos sudah Mati dan tidak ada yang selamat. apa kau adalah keturunan dari Human Chaos yang selamat?."Dewi Lumia menatap mata Ares dengan lekat.
Ares tersenyum pahit lalu mengangguk pelan, Ares lalu mengarang cerita soal kelahirannya dan asalnya, Dia menceritakan jika ayah dan ibunya telah mati sejak dia masih kecil dan Ares dibesarkan dipanti asuhan sampai umur 15 tahun Rasnya berubah menjadi Human Chaos.
Ares memberikan Bumbu kebohongan yang terdengar seperti sebuah kenyataan, Ares menceritakan kisah karangan masa kecil dengan menangis tersedu-sedu, Ares menceritakan secara panjang lebar kisah hidupnya dari awal sampai akhir.
Dewi Lumia dibuat terharu dengan Pengorbanan Ares selama ini, Ia sama sekali tidak menyangka Terdapat Human Chaos yang masih hidup setelah pembantai besar-besaran itu.
Dia merasa sangat kecewa terhadap dirinya sendiri karena tidak bisa melindungi rakyatnya sendiri, Dan sekarang Ras Human Chaos hanya tinggal Ares dan Lumia saja.
Lumia pada dasarnya emang seorang Dewi tapi ras Aslinya adalah Human Chaos yang berarti ia juga seorang Human Chaos, Dan sekarang Didepannya terdapat Satu-satunya Human Chaos yang masih Bertahan Hidup sampai sekarang.
Didepan sekarang duduk seorang Anak yang menanggung beban seluruh Ras Human Chaos.
"Jangan menangis Ares, Dan maaf Aku tidak bisa membantumu saat kau kesulitan."Lumia mengusap-usap rambut Ares, Ares mengusap air matanya lalu menatap Lumia."Tolong jangan salah diri anda, Ini salahku kenapa aku sangat lemah dulu, Tapi anda tidak perlu khawatir karena saya yang sekarang adalah Orang yang cukup kuat untuk menjaga diri sendiri."Ares Tersenyum bangga.
Lumia Tertegun saat melihat Ares, Melihat Ares mengingatkannya pada Rakyatnya sebelum akhirnya dibantai oleh The Eight Great Gods. Lumia merasa sangat tidak berguna sebagai seorang pemimpin karena dia bahkan tidak bisa membantu Satu-satunya Human Chaos yang tersisa.
Namun kali ini Lumia bertekad untuk membalaskan semua Dendam yang dia punya pada The Eight Great Gods, Meski dia saat ini akan musnah saat Ares menyelesaikan ujian ini tapi Dia masih memiliki sisa-sisa kekuatan yang bisa membantu Ares.
Dan juga membantunya untuk membalaskan dendamnya, Lumia lalu menyuruh Ares untuk bangun lalu memintanya untuk menyelesaikan Ujian Class saat ini.
Ini dia lakukan untuk mengulur waktu agar dia bisa membuat sebuah item yang dapat membantu Ares meski nyawanya sendiri sebagai bayaran, Toh pada akhirnya dia akan mati saat Ares menyelesaikan ujian ini jadi tidak ada salahnya.
************
Ares masuk kedalam Arena pertarungan dengan gagah berani, Dibelakangnya terdapat Dewi Lumia yang melambai-lambaikan tangannya dengan senyuman manis diwajahnya.
' Sepertinya dia sangat mempercayai cerita karanganku, Aku penasaran Hadiah macam apa yang akan dia berikan padaku nantinya, Aku penasaran."Ares mengambil Sword Of Erebus dari storage Boxnya lalu berjalan ketengah-tengah Arena.
__ADS_1
"Jadi apa yang harus kulawan?."Ares memperhatikan tidak lawan diatas Arena.
Tiba-tiba Muncul seorang Ksatria dengan Armor Fullbody berwarna hitam dengan pedang Ditangannya, Ksatria itu muncul secara tiba-tiba yang membuat Ares kaget dan bertanya-tanya, Apakah dia lawanku?.
Ares memperhatikan Ksatria itu cukup lama dan Seketika Ksatria itu memasang kuda-kuda Bertarung.
[ Dark Knight Lvl ???? ]
Ares mengerutkan keningnya ketika dia melihat banyak tanda tanya dilevel Dark Knight itu, Ares dengan berspekulasi jika lawannya sekarang memiliki Lvl Jauh diatasnya namun Ares masih bisa bersikap tenang karena Dirinya saat ini terbantu dengan Stat dan Aura.
"Baiklah kita mulai pertarungannya."Ares dengan cepat melapisi permukaan Pedangnya dengan Aura lalu berubah menjadi Blood Stone, Ares melesat lebih dulu dan menyerang Dark Knight itu dengan Pedangnya.
Dark Knight itu berhasil menghindari semua serangan yang Ares lemparkan namun itu masih permulaan karena Ares masih belum serius, Dark Knight itu maju dengan pedangnya yang tajam bertabrakan dengan Pedangnya.
Suara Dentingan logam yang menusuk telinga terdengar, Ares memasang Kuda-kuda lalu memberikan serangan-serangan terbaiknya yang dibalas dengan Tebasan-tebasan Pedang Dark Knight itu.
Mereka berdua saling adu pedang dengan sengit, Tidak ada satupun dari mereka yang terlihat akan kalah, Ares mengeluarkan Jurus-jurus Dunkenheit Sword Art yang dia pelajari, Seketika itu dark Knight dibuat kesulitan menahan dan menghindari serangan Ares.
Dark berusaha untuk menyamai jurus dan kecepatan Ares namun Dia selalu gagal ketika ingin menyamainya. Dark Knight lalu mundur lima langkah darinya lalu memasang kuda-kuda kembali.
Dari Tubuhnya Keluar Aura hitam pekat yang mengelilinginya, Dia kembali maju lalu menebaskan pedangnya secara Vertikal lalu Ares juga Menebaskan pedangnya secara Vertikal.
Pedang Ares tertahan pedang Dark Knight yang membuat Ares harus mengambil jarak, Ares menatap tajam dark Knight itu dengan tajam sedangkan Dark Knight itu bersiap menyerang kembali.
Ares dan Dark Knight melesat secara bersamaan dan sebuah suara Dentingan Pedang beruntun terdengar Diseluruh Arena, Itu adalah suara Pedang Ares dan pedang Dark yang saling beradu dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Mereka berdua saling menebaskan pedangnya dengan kecepatan tinggi yang membuat mereka harus berhati-hati ketika hendak menyerang, Ares menebaskan pedangnya secara Vertikal namun serangannya berhasil Ditangkis dengan mudah.
Ares lalu menggunakan gerakan tipuan yang membuat Dark Knight itu kesulitan menangkis serangan Ares Sampai akhirnya Dark Knight itu Maju kearah Ares tanpa berpikir.
Ares mengerutkan keningnya melihat dark Knight itu, Dark Knight itu lalu menusuk Ares dengan cepat namun Ares berhasil mengantisipasi Serangan itu, Ares mundur beberapa langkah.
"Sulit juga, Kalau begitu aku harus lebih serius."Ares Mencopot Gelang-gelang Berat yang dilengannya dan juga kakinya, Ares tersenyum lalu mengambil Kuda-kuda"Saatnya Serius!."Ares menghilang dari sana dan muncul lagi disamping Dark Knight.
Ares Mengayunkan pedangnya kedark Knight itu dan seketika Dark Knight itu terpental cukup jauh, Ares kembali Melesat dan mendaratkan Tebasan-tebasan Pedang ketubuh Dark Knight, Dark Knight mendengus kesal lalu menyerang Ares kembali.
__ADS_1
Pedang Ares dan Pedang Dark Knight saling beradu dengan kecepatan tinggi, Mereka saling bertukar Serangan ratusan kali yang membuat Arena disana hancur berantakan, Dark Knight terpental kepojok Arena dengan Pedang yang terpotong menjadi dua.
Melihat Pedang Dark Knight itu bisa bertahan dari serangan Pedang Rank Divine, Bisa dipastikan pedang itu setidaknya memiliki Rank Legendary atau Mytich.
Dark Knight sudah dalam keadaan Buruk, Dia mendapatkan banyak luka-luka Tebasan dan tusukan pedang, Armornya Rusak parah disekujur tubuh.
Tapi meski kondisinya sudah seperti itu dia masih berusaha melawan dengan Sisa-sisa kekuatan yang dia miliki, Dark Knight mengangkat Tinjunya dan mengajak Ares bertarung tangan Kosong.
"Jika itu pilihan mu, baiklah."Ares memasukkan Sword Of Erebus lalu memasang kuda-kuda bertarung, Ares melesat maju dan mendarat Pukulan dikepala Dark Knight itu dengan beruntun.
Pukulan-pukulan berat dan beruntun mendarat ditubuh dark Knight itu seperti Sebuah Meteor, Dark Knight itu memukul Ares dengan kekuatan yang dia miliki namun setiap pukulan yang dia lemparkan selalu berhasil Ares hindari dengan sempurna.
Ares terus mendaratkan Pukulan-pukulan Ditubuhnya dengan cepat dan akurat, Setiap Pukulan yang Ares lemparkan selalu tepat mengenai Kepala Dark Knight dengan telak, Sampai akhirnya sebuah pukulan telak mendarat dikepala Dark Knight dan seketika dia jatuh seperti Boneka yang putus talinya.
"Huh? Sudah selesai?."Ares Mendengus senang lalu berjalan pergi dari sana, Namun Dark Knight itu kembali berdiri dengan Tinjunya yang terangkat.
Dark Knight itu sekarang sudah dalam kondisi terburuk, Armornya hancur parah dan Tubuhnya sudah mencapai batas, Meski begitu dia masih berdiri dan mengangkat kedua Tinjunya lagi, Dia tahu jika dia kembali melawan dia akan mati namun itu lebih baik dari pada mati sebagai seorang Pecundang.
"Hmp, kau jauh lebih gigih dari yang kuduga."Ares mengangkat Tinjunya lalu tersenyum Lebar. "Berbanggalah dirilah kau karena bisa merasakan Skill yang aku gunakan."Ares melesat kearah dark dengan Tinjunya yang siap melayang.
[ Anda mengaktifkan Skill Catastrophic Strokes ]
Tinju Ares Diselimuti Aura yang menyala seperti Bara api, Pukulan beruntun mendarat Ditubuhnya dengan Telak, Pukulan-pukulan Ares mendarat Ditubuhnya dan menghancurkan Armornya sedikit demi sedikit.
Ares lalu mendaratkan pukulan dikepala Dark Knight itu yang membuat Dia seperti Samsak tinju sekarang, Ares lalu mengepalkan tangannya dan melemparkan Tinju yang mengarah ke dagu bawah Dark Knight.
Pukulan itu mendarat di dagunya dan seketika Kepala Dark Knight itu melayang keatas dan jatuh diarena, Tubuhnya masih berdiri dengan Mengangkat Kedua tangannya lalu jatuh dan akhirnya mati.
"Selesai juga."Ares berjalan lalu memasang kembali Gelang-gelangnya lalu turun dari Arena.
[ Selamat Anda telah mengalahkan Boss Ujian Class ]
[ Anda mendapatkan Tiket Class 2x ]
[ Anda mendapatkan peningkatan Stat 5 Permanen ]
__ADS_1
[ Sisa hadiah yang akan anda dapatkan bisa anda minta pada Dewi Lumia ]
[ Dimohon Agar berhati-hati saat memilih Class karena Class yang anda pilih berpengaruh dengan masa depan ]