
Seorang pria raksasa duduk disebuah kursi sambil melihat ratusan layar monitor mengambang didepannya, monitor-monitor itu memuat gambar kehidupan sehari-hari para manusia, elf, Dwarf dan mahkluk lain diyggdrassil. dia terlihat mencatat dan mengawasi setiap makhluk-makhluk dilayar monitor itu.
Wajah terdapat 3 mata ungu gelap dengan Enam Lengan dan wajah yang terlihat seperti seorang pria tua membuat penampilan orang itu cukup menyeramkan. Dia menghela nafas panjang sesekali setiap dia mencatat.
Tiba-tiba salah satu layar monitor didepannya terlihat error dan beberapa saat kemudian kembali seperti semula, pria tua itu mengerutkan keningnya melihat kejadian barusan"Apa itu tadi? apakah System mengalami error tadi atau bagaimana?."Ujarnya keheranan, baru pertama kali dia mengalami sesuatu seperti ini yang membuatnya bingung dan keheranan.
Dia lalu segera mengecek kondisi semua monitor yang ada didepannya dan menemukan terdapat keanehan pada layar monitor berukuran paling besar. Dia menemukan banyak sekali keanehan pada layar monitor itu yang membuatnya mengerutkan keningnya.
"Ini pasti masalah besar, entah apa yang terjadi disana tapi aku tidak pernah melihat kasus seperti ini."Ujarnya sambil memperhatikan layar monitor didepannya, dia menghela nafas berat lalu melebarkan telapak tangannya dan dari tangannya muncul sebuah Mahkluk yang mirip seperti dirinya.
"Kau selidik apa yang terjadi disana sampai membuat System Error, jangan kembali sampai kau menemukan jawabannya."Perintahnya dan Mahkluk itu mengangguk lalu masuk kedalam monitor itu.
"Huuffffffff... baiklah aku harus kembali melanjutkan pekerjaan ini."Dia kembali mencatat sambil melihat layar monitor didepannya.
Hingga seseorang memanggil namanya"Hakim Agung Vorbei!! ada pesan darurat dari Palace of Destiny Laws!!."Seru seorang pria sambil menghampiri dia.
"Apa?! apa pesan daruratnya?! cepat katakan!!."
Pria itu terlihat takut saat melihat orang didepannya lalu menarik nafas sebelum berbicara"Berdasarkan yang para tetua katakan, sepertinya terdapat beberapa mahkluk yang mencoba membelokkan takdir dan hukum diyggdrassil."Ujarnya dengan tenang.
Pria itu seketika mengeluarkan tekanan yang sangat berat dan wajahnya terlihat mengerikan.
"Apa?! siapa Mahkluk bodoh yang berani membelokkan takdir dan hukum diyggdrassil, Apa dia tahu konsekuensi apa yang akan dia dapatkan nanti!? aahhkhhh... sudahlah! pimpin aku menuju istana."Perintah lalu bangkit.
"Ba-baik! mari ikuti saya."
**********************
Ares terbaring lemas dengan tubuh penuh perban disebuah tempat tidur mewah dan besar dengan ruangan yang mewah pula.
Ares perlahan sadar lalu bangkit sambil memegangi kepalanya"Dimana aku? dan apa yang terjadi padaku?."Ujarnya sambil memegangi kepalanya dan sesaat kemudian Ingatan-ingatan tentang pertarungan dengan Kalte masuk kedalam kepalanya.
__ADS_1
Ares tersenyum tipis lalu membaringkan tubuhnya"Aku menang, Aku sudah menyelesaikan hukuman yang diberikan Ayah, kakek dan nenek sebelumnya. Dan lagi aku sudah mencapai Level 700. dengan ini rencana dan kekuatan menjadi lebih kuat!."Ujarnya senang sambil mengepalkan tangannya dia lalu menyadari jika dia berada diruangan yang asing.
"Sebenernya dimana aku? dan berapa lama aku tertidur?."Ujarnya sambil melihat kekiri dan kekanan.
"7 Hari, kau tertidur selama 7 hari."Long Yuan muncul didepannya lalu duduk dikursi yang ada didekat tempat tidurnya, Wajahnya menjadi cerah saat dia melihat Long Yuan.
"Begitukah? aku sudah mengira akan tidur cukup lama tapi tidak menyangka akan tertidur selama seminggu."
"Itu wajar karena kau memaksakan diri untuk terus bertarung dengan luka yang sudah separah itu, orang-orang yang pernah kulihat biasanya akan mati atau tertidur selama berbulan-bulan namun kau hanya seminggu. Kau cukup beruntung nak memiliki regenerasi luka yang cukup cepat."Long Yuan memuji Ares sambil tersenyum.
Ares tersenyum tipis lalu merebahkan tubuhnya dikasur"Tapi dimana sebenarnya aku? apa jangan-jangan ini sarang musuh?!."Ares menarik pedangnya dan bersikap waspada, Long Yuan menggelengkan kepalannya"Kau berada disebuah Istana didalam pengungsi Gerfroren, menurut para bawahan yang membawamu kemari istana ini milik Ice Dragon Lord yang kau bunuh sebelumnya."Ujarnya sambil mengusap dagunya.
Ares tersenyum lega"Begitu ya, jadi mereka yang berhasil melakukan tugas mereka."Ares tersenyum bangga. jika dia berada diistana ini berarti keempat Clonenya berhasil menundukkan seluruh Monster yang ada disini dan ini berarti mereka juga menundukkan Para White Dragon.
Mulai hari ini pegunungan Gerfroren sudah ditaklukkan sepenuhnya olehnya, namun yang membuat Ares khawatir sekarang adalah bukti dirinya mengalahkan Ice Dragon Lord dan Frost King. Kalte sebagai mahkluk gabungan dari mereka berdua hancur tidak tersisa karena menerima serangannya sebelumnya.
Jika seperti itu ia tidak akan memiliki bukti kuat jika dirinyalah yang mengalahkan mereka berdua, Ares menenangkan dirinya lalu mendengar suara pintu diketuk lalu pintu itu terbuka yang menunjukkan Sosok Delta yang membawa nampan berisi makanan.
Delta kaget melihat Ares sudah sadar lalu berlari kearahnya"Tuan! anda sudah sadar?! apa tubuh anda baik-baik saja?! apa masih ada yang sakit?! jika ada katakan saja pada saya dan saya akan mengobatinya."Ujarnya panik sambil melihat Ares dengan Khawatir.
Delta mengangguk paham, lalu menjelaskan kejadian-kejadian yang ada selama Ares tertidur. Long Yuan hanya duduk disampingnya sambil mengusap dagu sedangkan Ares Tersenyum puas.
Berdasarkan apa yang dijelaskan Delta selama ia tertidur banyak perubahan yang terjadi diutara, terutama saat Ares mengalahkan Kalte seminggu yang lalu. setelah Kalte dikalahkan perubahan besar-besaran terjadi pada Utara.
Salju dan Es mulai mencair serta awan yang selalu menurunkan salju hilang tanpa bekas, udara menjadi lebih hangat yang membuat para penduduk bisa merasakan sinar matahari untuk pertama kalinya. kehangatan dari sinar matahari membuat pencairan Es dan salju diutara menjadi lebih cepat dan hanya dalam beberapa hari saja salju serta es yang menutupi seluruh Utara berkurang drastis.
Sebenarnya salju dan es masih dapat ditemui di dataran tinggi seperti pegunungan atau ditempat-tempat tertentu, namun fakta jika hampir 80% salju serta es mencair membuatnya tertutupi.
Namun karena salju dan es adalah Air tentu pencairan ini bisa menjadi musibah bagi mereka, Salju dan Es yang menumpuk selama ratusan tahun jika mencair akan menyebabkan banjir dahsyat. maka dari itu dibuatlah Saluran air raksasa dari jauh-jauh hari yang dibuat untuk mengantisipasi jika kejadian ini seperti ini terjadi.
Jadi bisa dikatakan semuanya bisa diantisipasi dengan baik oleh Ayah, kakek dan neneknya. meski begitu mereka tidak bisa begitu saja tenang karena ketenang ini bisa saja bersifat sementara yang membuat mereka harus tetapi waspada dan membuat banyak rencana untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak dinginkan dimasa depan.
__ADS_1
Ares sendiri sudah menduga hal-hal seperti itu akan terjadi dimasa depan jadi dia sudah terlebih dulu memberitahu ayah, kakek dan neneknya untuk membuat rencana Antisipasi yang saat ini masih diselidiki dan teliti oleh mereka.
Ares menghela nafas panjang"Apa hanya itu saja yang ingin kau beritahukan? jika masih ada katakan saja sekarang."Ujarnya sambil melihat wajah Delta. selama beberapa saat terakhir Ares memperhatikan wajahn Delta yang seakan-akan ingin mengatakan sesuatu, namun sepertinya dia takut atau segan untuk memberitahunya.
Delta tampak gugup lalu berkata"Tuan sebenernya ada yang ingin saya katakan, sebenernya Gamma tidak sengaja merusak senjata pemberian anda sewaktu melawan salah satu monster."Ujarnya lirih sambil menundukkan kepalanya, dia sedikit mengintip dan mendapati Ares mengerutkan keningnya.
Delta langsung bersujud saat itu juga"Tuan mohon maafkan kesalahan yang Gamma perbuat!! dia hanya tidak sengaja melakukan hal itu jadi tolong!! Maafkan dia Tuan!!!."Serunya sambil bersujud memohon pengampunan.
Ares terheran-heran melihat Delta sementara Long Yuan mengerutkan keningnya sambil melihat Delta.
Ares menghela nafas panjang lalu berkata"Panggil yang lain ada yang ingin aku bicarakan dengan mereka."Ujarnya sambil memijit keningnya. Ares sendiri pusing karena baru bangun pingsan dan langsung ditabrak informasi-informasi yang membuat otaknya harus mengolah informasi-informasi itu.
Delta tersentak kaget dan hanya bisa mengangguk lalu membawa yang lain kesini, Zeta, Gamma dan Epsilon terlihat lesu saat memasuki ruangan dan langsung berlutut didepannya. mereka seakan-akan menyerahkan diri mereka untuk menerima hukuman yang akan Ia berikan.
"Pertama-tama aku tidak mempermasalahkan jika salah satu senjata pemberianku rusak saat kalian pakai, karena jika salah satu senjata itu rusak, itu akan membuatku senang karena itu menunjukkan perjuangan kalian menjalani perintahku dengan sebaik mungkin. jadi aku tidak menyalahkan Gamma atau kalian."Ujarnya senang sambil tersenyum bangga.
Delta dan yang lain terlihat terharu mendengar perkataan Ares, delta bahkan sampai menangis haru mendengar hal itu.
Ares mendengus senang"Jadi kalian bisa bangkit sekarang, ada yang ingin aku berikan kepada kalian."Ujarnya sambil mengambil beberapa item diStorage Boxnya.
Ares memberikan mereka masing-masing Senjata baru untuk mereka pakai, Itu adalah senjata-senjata Rank Divine yang ia dapatkan dari Sylvester dahulu.
Ares memberikan Item Rank Divine bernama Long Arc of Solar Eclipse kepada Epsilon. lalu memberikan Item Rank Divine bernama Lunar Eclipse Sword kepada Delta. lalu memberikan Item Rank Divine bernama Golden Spear of Divine Judgment kepada Zeta, lalu yang terakhir dia memberikan Item Rank Divine bernama The Blood and Soul Sucking Giant Sword kepada Gamma.
Ares juga menyimpan senjata untuk diberikan kepada Alpha nanti.
Mereka semua melihat Ares dengan mata berbinar-binar dan harus, lalu bersujud didepannya sambil berseru"Kami berjanji akan menjaga dan menyimpan senjata yang anda berikan dengan Baik dan Terhormat!!! Terimakasih Tuan!!!."Seru mereka berbarengan sambil bersujud.
Ares mengangguk puas lalu menyuruh mereka untuk pergi, Ares merebahkan tubuhnya sambil menghela nafas panjang"Sekarang kau sudah tidak sibukkan, Kakek? jadi sekarang bisakah kau mengatakan darimana kau mendapatkan Kerangka Tulang Dragon Emperor?."Ujar sambil tersenyum kepada Long Yuan.
Long Yuan menghela nafas pelan"Sudah kuduga kau masih mengingatnya, Hufff... baiklah aku akan menceritakannya."
__ADS_1
************************************
Di-like dan Up-Vote ya!!! agar saya bisa semangat nulisnya.