Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)

Cinta Dokter 4 (Keluarga Van Camont)
Part 101


__ADS_3

"Kenapa kau ada di rumah ku?!" Lizard terkejut mendapati Lily dan kedua anaknya menyambut kepulangan Lizard dari rumah sakit.


Disamping Lizard tentu saja berdiri wanita menyebalkan Rachel.


"Aku nyonya rumah jelas aku ada di sini memang aku harus dimana?" jawab Lily.


"Nyonya rumah?! kau jangan bermimpi! Rachel adalah calon nyonya rumah dia akan menjadi istriku"


"Aku punya bukti jika aku adalah istrimu"


"Bukti apa lagi?"


Lily menyerahkan bukti pernikahan mereka serta foto-foto pernikahannya dengan Lizard dulu.


Kening Lizard berkerut mengamati foto pernikahan itu.


"Bisa saja itu rekayasa mu"


"Sudahlah lah Lizard sayang, jangan urusi dia lebih baik kita ke kamar dan kau bisa beristirahat"


"Sebentar, dimana Tim?"


Lizard meraih ponsel di kantung jasnya dan menelpon anak buahnya.


"Dimana ketua kalian?!"


"Ketua pergi ke pulau A tuan"


"Sial! untuk apa dia kesana? apa ada hubungan dengan pekerjaan?"


"Saya kurang tahu tuan sepertinya berhubungan dengan wanita"


"Wanita?! sejak kapan dia mendahulukan wanitanya di banding aku?"

__ADS_1


Lizard menutup telepon dengaan geram. ia memasukan kembali ponselnya kedalam saku jasnya.


Saat akan beranjak Zack tiba-tiba menangis meminta untuk ikut sang ayah.


"Hey kenapa anak mu menangis?" tanya Lizard sembari memandangi Zack.


"Zack ingin ikut ayahnya"


"Kalau begitu cepat berikan dia pada ayahnya dan kalian pergi dari rumah ku"


"Kaulah ayahnya Lizard!"


"Ahhh lagi-lagi kau berbohong!"


Kepala Lizard pusing ia bergegas ke kamarnya dan meminta Rachel pergi karena Lizard mau beristirahat.


Lily menangis di kamarnya rasanya kesal dan sakit hati bercampur aduk.


Aku harus bagaimana Lizard? kenapa jadi begini? kau melupakan ku dan anak-anak seolah kami bukan bagian dari hidupmu.


Lizard menuruni anak tangga dan kemarahan kembali terlihat di wajahnya saat ia memandang Lily masih berada di rumahnya.


"Kau lagi...?!" Lizard terlihat jengah.


"Aku membuatkan makanan kesukaan mu Lizard, ayo duduklah dan makan dulu"


"Aku tidak perlu makanan buatan mu, sekarang aku minta pergi dari rumah ku!"


"Tapi Lizard...." mata Lily berkaca-kaca ia tidak percaya Lizard benar-benar mengusirnya.


"Pergi! atau aku bisa bertindak lebih padamu!"


"Lizard ..." Lily tidak percaya semua ini, ia berlari menuju kamarnya dan mengemasi semua barangnya dan barang-barang si kembar.

__ADS_1


Lily duduk di atas ranjang menenangkan diri sembari menelpon Papa Rud.


"Halo Lily ada apa?"


"Pa bisakah papa jemput Lily dan anak-anak? Lizard mengusir kami"


"Keterlaluan Lizard! baiklah papa kesana. sekarang"


Lily mengancingkan koper dan membawanya turun ke lantai utama sembari menunggu papa Rud datang.


Lizard hanya memandang Lily dan si kembar yang terus rewel sejak tadi karena ingin ikut ayah mereka.


Tidak berapa lama mobil tuan Rud tiba di rumah Lizard, tuan Rud bergegas turun dari mobil dan menemui Lizard.


"Apa ini Lizard?! kenapa kau bisa meminta istri dan anak mu untuk pergi dari rumah ini?!"


"Istri apa lagi pa?!"


"Lizard! kau sedang sakit ...ingatan mu itu sakit dan kau melupakan banyak hal dalam hidupmu selama beberapa tahun ini. jadi pikirkan kembali Lizard..."


"Pa aku tidak mau tinggal dengan orang asing"


"Baik kalau kau masih bersikeras papa akan bawa Lily dan kedua cucu papa ke rumah. tapi ingat Lizard kau dan Rachel sudah tidak ada hubungan apa-apa jadi jauhi wanita itu!"


Tuan Rud menaikan koper Lily ke bagasi mobil dan membawa Lily beserta anak kembarnya ke rumahnya.


"Pa maaf ya Lily merepotkan papa" kata Lily sembari memangku Zack dan Bella di kursi belakang.


"Tidak apa Lily memang seharusnya ini papa lakukan. papa harap kau bisa bersabar dengan kondisi Lizard"


"Iya pa, tapi sampai kapan Lizard bisa mengingat semua kembali?"


"Sabar Lily..."

__ADS_1


Lily hanya terdiam memeluk kedua anaknya yang merindukan ayah mereka.


__ADS_2