
"Aku bisa membebaskan mu dari tempat ini dengan satu syarat" kata Zivana di depan ruang penyekapan Celine.
"Syarat apa?" Celine terlihat antusias mendengar wanita di hadapannya bersedia membantunya untuk keluar dari tempat aneh itu.
"Menikahlah dengan River"
"Apa?" Celine menyibakkan rambut panjangnya yang tebal ia takut salah mendengar perkataan yang baru saja di lontarkan oleh Zivana.
"Iya kau tidak salah dengar, aku bisa membebaskan mu asalkan kau menikah dengan River" kata Zivana tanpa beban.
Celine terdiam mencoba mencerna perkataan wanita di hadapannya.
"Apa kau terkena gangguan jiwa?" tanya Celine berhati-hati siapa tahu memang Zivana ini wanita tidak waras.
"Haha, jangan begitu dokter Celine aku baik-baik saja dan aku masih waras. aku harap kau mempertimbangkan penawaran dariku"
"Tunggu Zivana! apa maksudmu? bukankah pria itu suamimu lalu bagaimana aku bisa menikah dengan suami orang?!"
"Bisa saja, karena aku yang mengizinkan River menikahi mu"
"Tidak! lebih baik aku membusuk disini dari pada menikah dengan pria yang sama sekali tidak ku kenal apa lagi dia seorang kriminal!"
"Kau pasti mau Celine, pasti mau..." Zivana tersenyum ke arah Celine lalu berjalan pergi meninggalkan ruangan rahasia itu.
__ADS_1
Sementara di depan VC hospital Gang Loco bertemu dengan keluarga Van Camont yang sedang berkumpul. mereka sedang berunding untuk mencari keberadaan Celine.
"Kebetulan kita bertemu disini River, dimana Celine?" tanya Maxime yang kali ini sudah kehabisan kesabaran. kemarin ia membiarkan River karena ia pikir pria itu hanya menggertak Celine tapi sampai detik ini Celine tidak muncul dan tidak jelas kabarnya.
"Celine? aku tidak tahu" jawab River datar. ia melirik ke arah tuan Vegas yang menatapnya dengan tajam.
"Jika kau terbukti menculik putriku maka dengan tanganku sendiri akan ku ledakkan kepalamu!" kata tuan Vegas.
"Silahkan" River terlihat santai menghadapi keluarga Van Camont.
"Ayolah River, jika kau membawa kasus kematian Don ke jalur hukum aku juga bisa melaporkan mu atas penculikan dokter Celine!" Maxime kali ini berdiri berhadapan dengan River.
"Aku bilang silahkan! kita lihat saja siapa yang menang laporan dari ku atau dari rumah sakit mu ini"
River berjalan pergi menuju mobilnya di ikuti Khan dan anak buah Loco yang lain.
"Bukankah ini menarik Khan? kau lihat ekspresi orang-orang itu? mereka itu bodoh" kata River seraya tertawa di kursi belakang.
Khan yang duduk di samping sopir terdiam dan tersenyum kecil menanggapi ucapan bosnya.
"Jika kita sudah melapor dan memproses ke jalur hukum kenapa tidak kita bebaskan saja dokter Celine tuan?" Khan berbalik melihat ke kursi belakang.
"Tidak bisa! aku akan memberinya penderitaan sebagaimana ia membuatku menderita karena kehilangan Don"
__ADS_1
Di tengah perbincangan River dan Khan, Ponsel River berbunyi ada telepon dari Zivana.
"Nyonya menelpon tuan" kata Khan sembari menyerahkan ponsel pada River.
"Biarkan saja, dia sedang membuatku pusing! Zivana benar-benar sudah gila!"
"Maaf tuan tapi ada apa dengan nyonya Zivana?"
"Kau tahu dia meminta ku menikah lagi agar kami bisa memiliki keturunan"
Khan tidak terkejut karena bukan hanya sekali saja Zivana meminta River untuk menikah lagi.
"Lebih gilanya lagi ia memintaku menikahi wanita itu"
Khan langsung merasa tertarik dengan obrolan itu. ia menyimak baik-baik,
"Wanita itu? maksud anda.."
"Siapa lagi kalau bukan tawanan kita saat ini"
"Sepertinya kali ini saya setuju dengan nyonya Zivana tuan"
"Hei Khan apa maksud mu?! apa kau lupa siapa Celine Van Camont?! dia sudah membunuh adikku"
__ADS_1
"Ya tapi jika itu terbukti di persidangan nanti tuan"
Merasa kesal sekali dengan asistennya, River dengan cepat meraih senpi yang terselip di pinggangnya lalu menodongkan tepat di ujung hidung Khan.